00:02Kenapa si Kuanian ini mainnya gak biasa ya?
00:05Ngapain dia main gak sesuai aturan?
00:06Mungkinkah dia masih ingat kejadian waktu SMA dulu dan sengaja melawanku?
00:10Aduh, aku sangat sayang pada sofa ini.
00:15Dua hari lalu, aku masih berbaring di sini tidur.
00:20Lihatlah demi kita sebagai teman lama, kau jual saja villa ini pada aku deh.
00:25Oke?
00:26Tidak bisa.
00:29Kenapa anak ini keras kepala sekali?
00:31Sepertinya hanya jurus terakhir yang bisa kugunakan.
00:44Kasih yang tampan, Bossi, Tuan Si, mohon padamu.
00:51Aku tidak bisa.
00:53Jika aku setuju, maka aku tidak punya alasan lagi untuk bertemu dengannya.
01:01Aku tidak tahan bagaimana ini.
01:07Kakak?
01:09Begini saja.
01:11Aku hanya menyewakan satu kamar.
01:13Kamar yang biasa aku tempati.
01:16Oke?
01:17Hanya menyewa satu kamar.
01:21Boleh juga.
01:22Lagipula kakak sudah memohon pada si Kuanian.
01:25Seperti itu dia tetap tidak bergeming.
01:26Sepertinya dia tidak suka perempuan.
01:29Tenang saja.
01:30Aku jamin tidak akan mengganggu kehidupanmu.
01:32Kalau suatu hari kau membawa pacarmu pulang, kau bilang saja aku ini...
01:36Aku...
01:37Aku...
01:37Aku ini adalah...
01:43Petugas kebersihan di rumahmu.
01:48Mengganggu kehidupan normamu.
01:49Aku sangat senang.
01:51Oke?
01:52Baiklah.
01:53Kalau begitu sudah beres.
01:54Soal uang sewa, kau bicarakan saja dengan adikku.
01:57Aku mau tidur dulu.
01:58Serahkan padamu.
02:00Tuan Si, terima kasih sudah bersedia menyewakan rumah pada kami.
02:04Uang sewa 100 ribu sebulan oke.
02:06Sen Iskanda kan?
02:07Benar.
02:09Tidak usah sungkan begitu.
02:10Sekedar formalitas saja.
02:11Kau kelola saja perusahaanmu dengan baik.
02:13Itu lebih penting dari apapun.
02:16Anda benar.
02:19Ada hal lain.
02:21Kalau tidak ada, silakan kembali dulu.
02:25Ada satu hal lagi yang perlu aku sampaikan soal kakakku.
02:29Sebelum dia melakukan perjalanan waktu, dia dan Gujin kerana berpacaran.
02:34Sekarang tiba-tiba kembali.
02:35Pasti di dalam hatinya masih menyukai Gujin kerana.
02:39Jadi, mohon diperhatikan saat menonton TV.
02:42Jangan menonton drama Gujin kerana.
02:46Baik, aku tahu.
03:04Ya ampun.
03:07Aku bangun tidur jam 4 sore lebih.
03:15Baju yang aku beli kemarin sudah aku kirim ke villa.
03:17Masih butuh apa lagi?
03:19Suruh Jiang Tangra saja yang beli.
03:20Tuan Si juga investorku.
03:22Orangnya lumayan baikku.
03:23Lagipun, dia tidak suka perempuan.
03:25Kakak tidak perlu khawatir.
03:26Dia tidak punya niat buruk padamu.
03:27Si Kuanian suka laki-laki?
03:29Serius kah?
03:31Ceritakan lebih lanjut.
03:32Itu semua rumor.
03:32Ditambah pengamatan aku semalam tidak bisa dipastikan.
03:35Aku hanya bilang saja, biar kau tenang.
03:37Kau tidak punya bukti apapun.
03:39Lu berspekulasi tentang orientasi seksual orang.
03:41Itu tidak baik.
03:42Aku sudah tahu salahku.
03:45Aku akan langsung bertanya nanti.
04:02Si Kuanian.
04:05Kau tidak pergi kerja hari ini.
04:09Pulang kerja lebih awal hari ini.
04:11Oh.
04:13Baju itu dikasih adik kedua aku.
04:15Bajunya ditaruh di mana?
04:16Aku mau mandi.
04:16Oh.
04:17Seharusnya Bibi sudah bereskan dan menaruhnya di lemari.
04:21Bibi memang perhatian.
04:24Ngomong-ngomong.
04:25Kau suka laki-laki atau perempuan?
04:28Aku tidak bermaksud apa-apa.
04:30Aku cuma penasaran ingin bertanya.
04:31Buat persiapan mental.
04:32Siapa tahu suatu hari nanti kau bawa laki-laki besar pulang
04:34biar aku tidak kaget.
04:35Aku suka perempuan.
04:38Kau suka perempuan?
04:39Kenapa sudah lama tidak pacaran?
04:41Kau sudah hampir kepala tiga.
04:53Belum bertemu yang cocok.
04:55Hmm?
04:56Baiklah.
04:57Kalau begitu,
04:59aku mandi dulu ya.
05:17Adik kedua aku nanti malam menjemputku untuk makan malam.
05:20Pulang agak malam.
05:21Nanti malam kau bukakan pintu untukku ya?
05:22Eh, tunggu sebentar.
05:24Hah?
05:30Tambahkan wicatku.
05:32Ingat beritahu aku kalau sudah pulang.
05:33Oh, oke baik.
05:40Sudah.
05:41Sampai jumpa.
05:55Kak, aku suruh jangtang rapesan restoran favoritmu dulu.
05:58Oke.
06:05Bukankah itu Gujinkrana?
06:07Jangan sampai membuat kakak sedih.
06:09Ya ampun, sudah 11 tahun.
06:11Gujinkrana banyak berubah ya?
06:12Menjajikan sekali.
06:14Ya ampun, kalau tahu begini,
06:15lulaku tidak akan gegabah menerimanya.
06:17Seharipun tidak menikmati cinta.
06:18Malah meninggalkan catatan kriminal.
06:20Kakak,
06:21restoran sudah dipesan lewat sana.
06:23Ah.
06:28Hanya dengan melihat foto saja,
06:30kakak sudah sesedih ini.
06:31Ternyata dia masih sangat menikahi Gujinkrana.
06:34Kakak,
06:35apakah kau sudah bertanya orientasi seksual Tuan Xi?
06:38Sudah.
06:39Dia suka perempuan.
06:41Perempuan?
06:41Hmm.
06:44Di seluruh kalangan keluarga Kair Kota Ji,
06:46entah kenapa,
06:47banyak wanita yang mengejarnya.
06:49Dia tidak bergeming.
06:51Itu karena dia belum bertemu yang cocok.
06:53Hmm.
06:53Benar juga.
06:54Orang hebat seperti dia,
06:56pasti punya standar tinggi.
06:58Ah.
06:59Kakak,
07:00bagaimana menurutmu tentang dia?
07:04Maksudmu apa?
07:05Jangan bilang kau ingin aku mengejarnya.
07:07Jangan gila.
07:11Setidaknya,
07:12si Kuan Ye yang lebih baik dari Gujinkrana.
07:14Cara terbaik untuk melupakan suatu hubungan adalah memulai hubungan baru.
07:19Kakak bukan mengejar,
07:21tapi bisa mencari tahu kelebihan apa yang ada padanya.
07:25Tidak ada waktu.
07:26Aku masih punya banyak urusan.
07:28Aku harus mencari adik keempat kita.
07:30Dan juga kuliah.
07:33Hmm?
07:35Kuliah ya?
07:36Hmm?
07:36Tapi sudah 11 tahun berlalu.
07:38Nilai ujian masuk perguruan tinggi dulu sudah hangus.
07:41Laju pula soal ujian masuknya.
07:42Juga sudah banyak berubah.
07:43Moira kok yakin ingin ikut ujian masuk lagi?
07:45Iya, tentu saja.
07:47Aku punya rencana hidup sendiri.
07:51Tapi,
07:52aku masih perlu merepotkan kaji yang tarah untuk membelikan materi.
07:55Oke.
07:56Kakak,
07:57kau ingin masuk SMA mana?
07:58Akan ku urus untukmu.
08:00Adikku Jinkrana ada di SMA 1,
08:02tapi bukan berarti ada keempatku juga ada di SMA 1.
08:04Anak nakal elit berkelahi.
08:06Kan tidak hanya berkelahi dengan anak sekolah sendiri.
08:08Harus pergi ke SMA 1 dulu untuk mencari tahu.
08:11Tunggu kabar dariku.
08:12Kak Jiang Tangrah,
08:13bisakah kau menemani ku ke SMA 1 nanti?
08:15Hmm? Tidak masalah.
08:17Kakak,
08:18pertimbangkan apa yang ku katakan.
08:20Kau bisa mencoba menceritahu kelebihan yang ada pada si Kuan Nien.
08:27Putra lingkaran elit kota Jink,
08:30kau,
08:30cerewet sekali.
08:35Huh.
08:39Takku sangka tempat aku habiskan 3 tahun SMA bisa berubah sebesar ini.
08:43Gedung-gedung ini semuanya sumbangan Tuan Si.
08:45Setiap gedung ada logo grup SS.
08:48Atas nama perusahaannya memberi sumbangan ya?
08:50Takku sangka orang ini cukup sayang
08:53pada almamaternya.
08:54Dulu kalian berdua,
08:55sama-sama Primadona dan Pangeran Sekolah yang terkenal.
08:58Takku sangka,
08:59musuh bebuyutan dulu sekarang tinggal di fila yang sama.
09:02Kak Jiang Tangrah,
09:03kau tahu urusanku dengan si Kuan Nien.
09:05Tentu saja.
09:06Kalian berdua toko legendaris.
09:08Huh.
09:09Sekarang hanya dia yang jadi.
09:12Aku tidak.
09:13Tapi,
09:14aku yakin.
09:15Aku,
09:16pasti,
09:17akan bangkit kembali.
09:19Lin Moira,
09:20semangat.
09:22Apakah Tuan Si masih menganggapmu sebagai musuh bebuyutan?
09:25Aku tidak tahu ya,
09:26menurutku sih kau masih menganggapnya musuh bebuyutan.
09:28Pastilah.
09:29Dia satu-satunya orang di SMA yang berubu juara pertama dariku.
09:33Kau tidak tahu,
09:34sebelum dia pindah ke SMA 1,
09:35aku juara pertama mutlak di sekolah.
09:37Mungkinkah aku tidak menganggapnya musuh bebuyutan?
09:41Walaupun,
09:42jarak kami berdua sekarang cukup jauh.
09:44Tapi manusia itu,
09:46harus punya impian.
09:48Kau satu-satunya juara Olimpiade Sains Wanita di Kota Jing dalam 20 tahun terakhir.
09:52Moira,
09:52aku percaya padamu.
09:55Ngomong-ngomong,
09:55kaji yang tarah.
09:57Apakah kau tahu adik Gu Jing karena Gu Jing Z di kelas berapa?
10:00Di kelas 1,
10:01benar-benar siswa yang jago.
10:02Nilainya bagus,
10:03selalu tiga besar di angkatan.
10:05Pergi ke kelas 1 untuk melihat.
10:07Terima kasih telah menonton!
Komentar