Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
📌

Bagaimana jadinya jika seseorang yang bukan berasal dari keturunan bangsawan justru menjadi seorang pangeran? 🤔
Dalam rangkuman film kali ini, kita akan mengikuti kisah seorang pria biasa yang hidupnya berubah drastis karena keberuntungan, takdir, dan kesempatan yang tak terduga.

Dari kehidupan sederhana hingga berada di lingkungan kerajaan, perjalanan ini penuh dengan tantangan, kejutan, dan pelajaran hidup yang menarik. Apakah semua ini hanya keberuntungan semata, atau ada sesuatu yang lebih besar di baliknya?

Tonton sampai habis untuk mengetahui bagaimana kisah luar biasa ini berakhir! 🎬✨

📢 Jangan lupa like, komentar, dan subscribe untuk rangkuman film menarik lainnya!

🏷️
#RangkumanFilm #AlurCeritaFilm #ReviewFilm #CeritaFilm #KisahInspiratif #FilmKerajaan #FilmPangeran #ManusiaBeruntung #RingkasanFilm #CeritaMenarik #FilmMotivasi #KisahHidup #FilmPopuler #FilmTerbaik #SinopsisFilm #CeritaViral #RekomendasiFilm #FilmInspiratif #PlotTwist #RangkumanLengkap
Transkrip
00:11Hai Sobat Imbri, jumpa lagi ya di channel ICB
00:15Yang siap menghibur kalian dengan rangkuman film yang telah dirilis pada tanggal 26 Mei tahun 2010
00:22Yang bercerita di zaman dahulu kala, ada sebuah daratan yang sangat jauh
00:27Pernah berdiri sebuah kerajaan yang membentang dari kuruncina hingga basisir pantai mediterania
00:32Kerajaan itu adalah Persia
00:35Film ini disutradari oleh Maiknul
00:38Dan di mana pedang Persia berjalan, disanalah ketentraman datang
00:42Raja Persia yang bernama Saraman memiliki dua putra yang selalu memberikannya kebahagiaan
00:47Tapi, di mata para dewa keluarga raja tersebut belumlah sempurna
00:52Dan film ini telah mendapatkan ranting sebanyak 6,6 di IMDB
00:56Lalu sang raja berkuasa bersama adiknya yang bernama Nizam
01:01Berdasarkan prinsip kesetiaan dan persaudaraan mereka memimpin kerajaan
01:05Judul film ini adalah
01:10Di kemudian hari saat sang raja hendak ke pasar
01:13Ia pun menyaksikan aksi keberanian seorang putra yatim piatu
01:17Lalu sang raja pun mengadopsi putra tersebut
01:20Putra tampak darah bangsawan menjadi bagian keluarga sang raja
01:24Di mana seorang putra dari tempat yang tak mungkin bisa menjadi seorang pangeran Persia
01:29Sebelum nonton videonya, dukung channel ini dengan cara like, comment, and subscribe
01:39Lalu, 15 tahun kemudian
01:42Film dimulai dari seorang pangeran bernama Tus beserta adiknya yang bernama Pangeran Garsif
01:47Dan para prajuritnya yang akan menyerang istana Alamut
01:50Yang didukung oleh Paman Nizam, penasehat kerajaan
01:54Lalu kita diperlihatkan dua pemuda yang sedang adu kekuatan dan disaksikan oleh banyak orang
01:59Dan tiba-tiba ada prajurit memanggil pemuda itu dengan nama Pangeran Dastan
02:05Dan saat malam harinya, mereka pun membuat strategi untuk menyerang Alamut
02:10Yang katanya telah menjual beberapa bambu runcing kepada musuh Persia
02:14Pangeran Tus pun membagi-bagi strategi untuk menyerang istana Alamut di saat subuh nanti
02:20Penyerangan dimulai dari pintu utama yang dipimpin oleh Pangeran Garsif
02:24Pangeran Dastan memiliki strategi sendiri untuk tidak ikut menyerang di pintu utama
02:29Ia memilih menerobos pintu samping yang dibantu oleh beberapa prajurit
02:33Dengan kelincahan dan kekuatan yang Dastan miliki, pintu samping pun terbuka
02:38Lalu memberi tanda menggunakan oper untuk memberitahukan bahwa pintu telah dikuasai
02:43Para prajurit Persia pun bergagas untuk menyerang lewat pintu tersebut
02:50Lalu kita diperkenalkan dengan seorang wanita cantik yang bernama Putri Tamina
02:55Pemimpin kerajaan Alamut
02:56Sang Putri sedang melihat para prajurit Persia yang menuju pintu samping
03:01Lalu menyeluruh Panglima Perang untuk merebut kembali
03:03Para prajurit Alamut pun bergagas menuju pintu tersebut
03:10Dastan melihat itu pun tidak kehabisan strategi
03:13Dastan merobohkan drum yang berisi minyak tanah yang ada di atas peranggok
03:17Prajurit Alamut pun terhalangi perjalanannya untuk menuju pintu samping
03:21Dan tak lama kemudian tibalah prajurit Persia
03:24Mereka pun bertempur antara Persia melawan Alamut
03:32Di dalam istana Putri Tamina yang sudah mengetahui bahwa prajurit Alamut kewalahan menghadapi Persia
03:38Ia pun mengambil pusaka yang selama bertahun-tahun ini telah dijaganya
03:42Lalu mengutus Panglima untuk menjelamatkan pusaka tersebut
03:48Di luar Dastan bertempur dengan gagahnya
03:51Para prajurit Persia pun semakin mendekati istana
03:54Lalu Dastan pun berperang dengan Panglima Alamut yang akan meninggalkan istana
03:58Saat mereka bertempur Panglima pun menjatuhkan sesuatu
04:02Dastan pun mengambilnya
04:03Dan ternyata itu adalah sebuah belati yang dipenuhi ukiran bergagang kaca
04:07Trompet kemenangan pun berbunyi bahwa istana telah dikuasai Persia
04:14Lalu para prajurit dan pangeran Tus pun memasuki istana
04:18Dan melihat kecantikannya Putri Tamina secara langsung
04:21Tus pun mengajak Putri Tamina untuk menikah
04:24Tapi sang Putri lebih memilih mengakhiri hidupnya
04:27Daripada menikah dengan pangeran Tus
04:29Tiba-tiba Dastan datang dan Tamina melihat pusaka itu ada bersama Dastan
04:34Tamina pun berubah pikiran dan meminta Tus untuk memperlakukan rakyat Alamut dengan baik
04:44Tak lama sang Raja Persia datang menemui Tus
04:47Ia pun marah karena Tus telah salah menyerang kerajaan Alamut
04:51Seharusnya sebagai pangeran yang akan menjadi Raja itu lebih teliti sebelum memutuskan sesuatu
04:56Tidak boleh bertindak sesuka hati hanya meraih namanya biar viral
05:03Lalu Tus pergi menemui Dastan yang sedang bermain bersama temannya
05:07Tus pun memberikan hadiah berubah jubah karyanya rakyat Alamut
05:10Untuk dikasihkan kepada sang Raja
05:12Di saat pesta penyambutan sang Raja di istana Alamut
05:16Dikarena Kantus tidak bisa hadir karena akan pergi untuk mengecek sebuah terowongan yang telah ditemukan di pinggir kota Alamut
05:26Penyambutan pun dimulai
05:27Sang Raja pun memuji-muji keberanianya Dastan yang telah bergabung dengan prajurit Persia
05:32Meskipun Dastan bukan darah bangsawan
05:35Tapi ia memiliki jiwa yang bisa menjadi seorang Raja
05:38Lalu Dastan memberikan hadiah kepada sang Raja
05:41Dan memperkenalkan putri Tamina untuk merestui pangeran Tus meminang sang putri
05:45Tapi sang Raja malah memilih Dastan untuk menyuntingnya
05:49Dikarena Kantus telah memiliki istri yang banyak
05:52Dastan melihat itu pun bengong
05:54Tiba-tiba
05:58Jubah yang dibagi sang Raja mengeluarkan asap dan Raja pun meninggal dunia di tempat
06:02Lalu Dastan pun berteriak sambil mengatakan bahwa dirinya tidak membunuh sang Raja
06:07Para prajurit pun berusaha menangkap Dastan
06:10Putri Tamina pun ikut membantu Dastan untuk kabur lewat jendela
06:22Mereka pun akhirnya keluar dari Istana Alamut
06:27Dastan pun mengatakan kepada Tamina bahwa dirinya tidak membunuh sang Raja
06:32Melainkan jubah itu yang diberikan oleh Tus
06:35Dan saat Dastan larai Tamina mengambil pedang lalu menyerang Dastan
06:39Tidak disengaja Dastan pun menekan tombol yang ada di belati tersebut
06:45Dan menyadari bahwa belati itu ternyata memiliki kemampuan untuk mengembalikan waktu mundur beberapa detik
06:52Dastan pun mengira bahwa penyerangan kepada Alamut bukan karena senjata yang dijual kepada musuh Persia
06:58Melainkan mencari belati tersebut untuk menguasai dunia
07:01Di Istana, Pangeran Tus telah menjadi Raja Persia dan membuat Sayimbara
07:06Untuk menangkap Pangeran Dastan secara hidup-hidup dan akan dikasih imbalan yang sangat berharga
07:12Para prajurit pun keluar Istana untuk mencari Dastan yang dipimpin oleh Pangeran Garsif
07:25Di gurun pasir, Gastan mengisi ulang gelatinya menggunakan pasir
07:29Ia pun ditertawakan oleh Tamina
07:31Kalau isi ulangnya itu adalah pasir suci yang sangat langka
07:35Lalu mereka pun melanjutkan perjalannya kembali
07:41Di belakang Garsif berserta prajuritnya menemukan jejak kuda mereka
07:45Garsif mengira bahwa Gastan tidak jauh di depan
07:51Gastan berjalan kaki sambil menuntun kudanya
07:54Tamina pun di belakang marah-marah dikarenakan jalannya seorang Pangeran
07:58Seperti orang berandalan yang mau merampok
08:00Lalu Gastan pun bercerita tentang dirinya yang sebenarnya
08:04Bahwa Gastan tidak lahir di istana
08:06Melainkan di desa Nasaf yang diselimuti kemiskinan
08:09Dimana ia harus berjuang hidup tanpa adanya kedua orang tua
08:13Tamina mendengar itu pun langsung bengong
08:16Sambil berkata bagaimana Gastan bisa menjadi seorang Pangeran
08:19Kita tidak menceritakan kembali dikarenakan di awal film sudah ada
08:23Dan pastinya kalian sudah mengerti bagaimana Gastan menjadi seorang Pangeran
08:30Mereka pun melanjutkan perjalanannya
08:32Dan pastinya melewati lembah para budak dan tiba-tiba Tamina pingsan
08:36Saat Gastan mau menolong ternyata Tamina memukul dan Gastan pun pingsan
08:40Saat Gastan siuman ternyata sudah dikelilingi oleh para bandit
08:44Gastan dan para bandit pun mengejar Tamina dan akhirnya Tamina pun tertangkap mereka
08:52Ternyata Gastan telah bekerja sama dengan para bandit untuk menangkap Tamina
08:57Sebagai imbalan untuk para bandit yaitu Tamina akan dijadikan budak setelah Gastan mengambil belati tersebut
09:03Mereka pun dibawa ke kampung para budak
09:06Sebelum mereka berpisah Gastan pun mengambil pasir ajaib yang ada di kalung Tamina
09:11Bandit itu pun mengajak Gastan untuk menyaksikan balapan burung unta
09:23Dari atas peranggok Gastan melihat Tamina yang membawa air minum untuk para pengunjung balapan
09:28Para budak tidak tahu kalau sebenarnya Tamina itu adalah seorang putri
09:33Dan ternyata bandit itu sudah mengetahui kalau Gastan itu adalah orang yang sedang dicari oleh Sang Raja Persia
09:39Dan akan membawa Gastan ke istana yang akan ditukar dengan hadiah yang sangat berharga
09:44Tamina melihat Datan sedang terpojok
09:47Ia pun melepaskan burung unta di kandang
09:49Lalu mereka pun kabur dari kampung para budak
09:54Dari kejauhan terlihat para prajurit kerajaan sebelah yang sedang berjalan menuju Istana Persia
10:00Untuk memperingati pemakaman Sang Raja
10:02Gastan dan Tamina pun menyamar biar bisa masuk ke kota Persia
10:09Setelah sampai di dalam kota
10:11Gastan pun masuk ke dalam mobil yang membawa jenayah Sang Raja
10:14Lalu memberikan surat kepada Paman Nijam untuk ketemuan
10:18Setelah pemakaman selesai Nijam pun datang menemui Gastan
10:21Lalu Gastan menceritakan bahwa dirinya tidak membunuh Raja
10:24Tus yang mengasih jubah kepada Gastan untuk dikasihkan kepada Raja
10:28Karena Tus tidak bisa datang di penyambutan Sang Raja
10:31Dan penyerangan di alamut bukan karena menjual senjata
10:35Melainkan mencari belati yang bisa untuk mengembalikan waktu
10:38Gastan melihat tangannya Nijam bekas luka terbakar seperti yang dialami oleh Sang Raja
10:43Dan tiba-tiba Gastan diserang oleh para prajurit Persia
10:59Lalu bertempur dengan Garsif sambil mengatakan bahwa dirinya tidak membunuh Sang Raja
11:04Garsif pun akhirnya kalah dengan Gastan
11:06Lalu Nijam melaporkan ke Raja Tus
11:08Bahwa Gastan telah menyerang Nijam beserta prajuritnya di kota
11:12Nijam pun mengusulkan untuk segera menghabisi Gastan
11:15Sang Raja pun tidak memperbolehkannya karena menghormati undang-undang yang telah dibuat di dalam Istana Persia
11:24Nijam pun pergi menemui Asasin untuk mencari Gastan dan belati ajaib tersebut
11:29Para Asasin pun bergagas untuk mengejar Gastan
11:32Setelah sampai kurun pasir Asasin pun menggunakan sihirnya yang mampu memanggil badai pasir
11:37Untuk memperlambat perjalanannya Gastan
11:42Di depan
11:44Dari kejauhan Tamina melihat badai pasir datang menghampirinya
11:47Lalu Gastan membuat tenda untuk bersembunyi
11:50Sambil menunggu badai itu pergi
11:52Gastan memberitahukan bahwa yang membunuh Sang Raja adalah Nijam
11:56Gastan melihat kedua tangannya Nijam bekas luka terbakar
11:59Dan mengapa Nijam mengejar belati itu
12:01Apa yang tersembunyi sebenarnya di belakang belati tersebut
12:04Sampai Nijam menghianati Sang Raja
12:09Tamina menceritakan bahwa di alamu terdapat jantung kehidupan dari semua makhluk di muka bumi
12:15Berupa pasir waktu
12:16Yang bisa mengembalikan waktu ke masa lalu
12:19Gastan pun ingat cerita Sang Raja
12:22Bahwa dahulu saat berburu
12:23Nijam pernah mencelamatkan Sang Raja
12:25Dari itulah kemungkinan Nijam ingin mengembalikan waktu
12:29Dan tidak akan menolong Sang Raja
12:31Biar Nijam yang menjadi rajanya
12:35Dan apabila kaca yang di belati itu sampai pecah
12:39Maka semua makhluk harus membayar atas ulahnya Nijam
12:42Bahkan tidak ada yang tersisa satupun
12:44Dan selain di alamu juga ada kuil rahasia yang bisa menjembunyikan belati tersebut
12:49Hanya itu satu-satunya cara untuk menghentikan kehancuran
12:53Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kuil tersebut
12:56Di belakang para asasin terus mengejar mereka
13:01Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh
13:04Gastan dan Tamina pun istirahat
13:06Sambil mengambil air
13:08Tiba-tiba para bandit itu datang dan langsung menangkap Gastan
13:14Di malam hari saat mereka sedang istirahat di atas gurun pasir
13:18Ternyata asasin datang lalu mengeluarkan ular untuk menyerang mereka
13:21Dengan cepatnya Gastan pun menghabisi ular tersebut
13:33Mereka pun melanjutkan perjalanannya berserta para bandit
13:37Di perjalanan Tamina memberitahukan kepada para bandit
13:40Bahwa di kuil tersebut banyak harta karun berupa emas tanpa ada potongan pajak
13:44Daripada imbalan menangkap Gastan
13:46Di belakang Garsi beserta pracuritnya melihat jasad anak buahnya bandit
13:51Yang terserang oleh ular tadi malam
13:56Gastan beserta bandit akhirnya sampai di kuil tersebut
13:59Tamina meminta pelatih itu untuk dibawa ke dalam kuil
14:02Dengan senang hati Gastan memberikannya
14:07Mereka pun melihat jasad para penduduk kuil yang telah dihabisi oleh asasin
14:11Ternyata para asasin terlebih dahulu sampai di kuil tersebut
14:15Tak lama kemudian Garsi beserta pracuritnya datang
14:18Dan menyuruh Gastan untuk menyerah
14:20Gastan pun menjelaskan bahwa yang sedang terjadi sebenarnya
14:23Setelah Garsi percaya dengan perkataan dari Gastan
14:26Tiba-tiba para asasin menyerang dan Garsi pun terkena serangannya
14:30Mereka pun bertempur merawan para asasin yang dibantu oleh para bandit
14:46Tamina dan Gastan bergagas untuk menyembunyikan pelatih tersebut
14:50Tapi tiba-tiba diserang oleh asasin yang membuat Tamina pingsan
14:54Ular suruhannya asasin pun datang untuk mengambil pelatih tersebut
15:08Setelah selesai bertempur mereka pun kembali ke Alamut
15:12Untuk merebut kembali pelatih tersebut
15:14Asasin pun menyerahkan pelatih itu kepada Nizam
15:18Di luar para penggalih telah menemukan pintu utama untuk menuju pusat jam pasir
15:25Tamina memberitahukan bahwa Nizam menyimpan pelatih tersebut di kuil agung yang dijaga oleh iblis
15:31Lalu Sesu mencerinap ke kuil itu
15:33Dan bertarung melawan penjaga pelatih tersebut
15:44Akhirnya pelatih itu pun berhasil diambil meskipun Sesu terluka parah
15:48Dan dihabisi oleh prajurit Persia
15:50Gastan pun menemui Tuz lalu memberitahukan bahwa dirinya tidak bersalah
15:55Dan menanyakan siapa yang memberi jubah tersebut
15:58Dikarenakan jubah itu telah diracuni yang membuat sang raja meninggal
16:01Dan penyerangan kepada Alamut itu hanyalah ambisi Nizam yang sebenarnya ingin mencari jam pasir
16:07Yang berada di bawah istana Alamut
16:09Yang bisa merubah waktu untuk Nizam kembali menjadi seorang raja
16:14Lalu Gastan menyuruh Tuz untuk melihat kejaiban di balik pelatih tersebut
16:18Dengan menekan tombol yang berada di ujung gagang
16:29Tuz pun menyaksikan sendiri kekuatan ajaib yang berada di belatih itu
16:33Tiba-tiba setelah percaya kepada Gastan ternyata Nizam datang lalu menghabisi Tuz
16:38Saat Gastan mau dihabisi, Tamina datang dan Gastan pun berhasil menghabisi
16:43Salah satu pengikut asasin yang ternyata adalah sang bandeta dari kuil
16:47Karena itulah Nizam tahu keberadaan jam pasir tersebut
16:51Nizam bergagas untuk masuk ke dalam sumur itu sambil membawa belatinya
16:55Di dalam Tamina dan Gastan juga masuk melalui pintu yang dipenuhi oleh perangkap
17:00Mereka pun harus segera sampai sebelum terlambat
17:03Dan saat mereka berjalan tiba-tiba
17:19Gastan pun akhirnya sampai
17:21Tapi asasin datang dan menyerang Gastan
17:23Saat Gastan mau dihabisi oleh ularnya
17:25Tamina datang dan langsung mengambil ular itu untuk mematok asasin
17:29Senjata makan tuan jadinya
17:31Asasin meninggal seketika
17:33Gastan bertarung melawan Nizam
17:35Tapi ternyata Gastan kalah dan Tamina pun terjatuh ke dalam jurang
17:42Nizam pun menusuk dinding jam pasir tersebut
17:45Tapi dengan cepatnya Gastan menekan tombol belati itu
17:48Kekuatan yang tak terduga menjerimuti mereka
17:59Lalu Gastan pun mencabut belatinya
18:01Dan seketika kembali dimana Gastan mengambil belati itu saat bertarung melawan Panglima
18:06Lalu Gastan pun berusaha untuk menghentikan tus bersama prajuritnya yang mau masuk ke dalam istana
18:12Gastan memberitahukan bahwa penyerangan ini adalah kebohongan
18:16Alamut tidak memiliki senjata besi
18:18Penyerangan ini adalah akal-akala Nizam yang telah memfitnah Alamut
18:22Saat Gastan mau pergi tiba-tiba Nizam menyerang dari belakang
18:34Tus mengetahui itu langsung mengambil pedang dan menghabisi Nizam
18:38Lalu Tus menemui putri Tamina dan mengatakan bahwa ia melamar sang putri untuk adiknya yang telah mencelamatkan istana Alamut
18:45Yaitu Pangeran Gastan
18:50Dengan memberanikan diri Gastan mendekati putri Tamina lalu menyerahkan sebuah hadiah berupa belati ajaib sebagai tanda lamarannya
19:01Lalu film pun tamat
19:03Lebih asiknya lagi apabila kalian menyimak film ini secara full
19:07Dan terima kasih telah menyimak rangkuman film dari IJP
19:11Jumpa lagi di rangkuman film yang akan datang
19:14Sampai jumpa
19:16Semoga apa yang kalian impikan selama ini cepat terkapulkan
19:20Amin
Komentar

Dianjurkan

Wochit
4 tahun yang lalu