Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Negeri Gadis Suku Pedalaman Suka Dengan Singkong Dewa adalah rangkuman film bertema primitif yang membawa penonton menjelajahi wilayah terpencil dengan tradisi kuno dan kepercayaan leluhur yang masih dijaga kuat. Singkong Dewa bukan sekadar makanan, melainkan simbol kehidupan, kekuatan alam, dan keseimbangan antara manusia dan hutan.

Melalui kisah para gadis suku pedalaman, film ini menampilkan benturan antara rasa ingin tahu, adat istiadat, dan ancaman dari dunia luar. Sebuah cerita yang mengajak kita memahami bahwa di balik kesederhanaan hidup primitif, tersimpan kebijaksanaan yang sering diremehkan oleh peradaban modern.

#InjihPuniko #RangkumanFilm #FilmPrimitif #SukuPedalaman #BudayaLokal #SingkongDewa #KehidupanTradisional #FilmHutan #CeritaAlam #ReviewFilm
Transkrip
00:00Terima kasih telah menonton!
00:30Terima kasih telah menonton!
01:00Terima kasih telah menonton!
01:29Hai Sobat Imri, gimana kabar kalian saat ini?
01:35Semoga kita semua dalam keadaan baik-baik saja ya
01:38Dari segi urusan dan selalu menjadi orang yang selalu beruntung hidup di dunia ini
01:43Amin
01:44Kali ini ICP akan merangkum sebuah film yang isinya adalah para gadis-gadis catik dari suku pedalaman
01:50Di suku ini tidak ada satupun pria yang menjadi bagian dari suku
01:54Malah suku ini mempersembahkan kaum ada menjadi tumbalnya
01:57Bagaimana rangkumannya?
01:59Mari kita simak rangkuman film dari Incih Puniko Channel
02:02Sebelum nonton videonya, dukung channel ini dengan cara like, comment, and subscribe
02:08Film dimulai dari seorang pemuda yang terdampar di sebuah pulau
02:19Ia bernama Kim Hun
02:20Dia sendiri tidak tahu mengapa dirinya berada di gurun pasir yang sangat tandus
02:25Seingatnya dia, sebelum di gurun ia hanya pingsan
02:28Dan mengapa setelah siuman malah berada di gurun pasir yang luas ini
02:31Lalu Kim Hun mencari pertolongan dan berjalan menuju utara
02:35Bermil-mil ia menempuh badan pasir yang sangat panas
02:38Rasa haus datang di dalam tenggorokan yang sangat kering
02:41Sampai-sampai Kim Hun tidak bisa menahan hausnya di atas gurun
02:45Mencari sumber air ternyata hasilnya nol
02:48Di saat masa-masa ia sedang kritis, tiba-tiba ada segrombolan wanita yang memiliki parasaltik dan semolohi
02:55Mantep deh, rasa haus pun hilang seketika
02:58Apalagi saat Kim Hun membuka masker kepala suku yang bernama Thalia
03:03Kim Hun terkejut dan langsung dibawa ke desa terpencil di suku pedalaman
03:07Ia akan dijadikan umbal oleh para suku
03:09Karena di suku para wanita ini harus menumbalkan lima pria saat malam bulan purnama
03:14Maka dari itu para suku harus mendapatkan calon umbal untuk menghindari malam petaka bagi para suku
03:20Berhari-hari Kim Hun berada di dalam rangkeng
03:23Ia menunggu giliran untuk dijadikan umbal persembahan untuk para dewanya para suku
03:32Tak lama kemudian ada seorang pemuda gendut yang bernama Kiling
03:36Ia adalah profesor yang sangat mucur karena tidak diumbalkan oleh para suku
03:40Karena ia memiliki kelebihan di bidang kecantikan
03:44Maka dari itu ia dijadikan tukang rias oleh para suku wanita
03:47Maka dari itu semua gadis suku pedalaman terlihat pada cantik-cantik
03:52Wah, betah pokoknya ya
03:54Hidup di suku wanita mantep deh
03:57Malam pun tiba
04:05Saatnya para suku mempersiapkan persembahan untuk dewanya yang selalu dipuja-puja
04:09Kepala suku datang untuk menyaksikan ritual yang dipimpin oleh dukun kecantikan
04:39Kepercayaan mereka yang bernama Menghi
04:41Satu demi satu para pria diambil jagungnya
04:45Dan saat mau mengambil jagung milik Kim Hun
04:47Ternyata sang dukun kaget saat melihat jagung yang sangat jumbo
04:50Karena selama mempersembahkan para pria belum pernah melihat jagung yang seperti itu
04:55Para gadis suku pun ikut terkejut
04:57Sampai-sampai alia juga ikut kaget
05:00Ternyata para suku suka jagung rebus
05:02Setelah kepala suku melihat jagung dewa yang dimiliki oleh Kim Hun
05:10Ia langsung menyuruh Kim Hun untuk datang di kediamannya
05:13Ternyata kepala suku suka dengan jagung dewa yang belum direbus
05:17Kim Hun pun sangat senang dan mantep ya
05:23Asik juga tuh beruntung juga itu Kim Hun tuh
05:26Aduh dan
05:27Wih mantul
05:30Wih mantep wih
05:31Hehehe dan uuuh
05:33Hahaha
05:33Siangnya Kim Hun merasa sakit seluruh badannya
05:45Sampai-sampai ia berjalan menggunakan tongkat
05:48Ternyata kepala suku sangat dana saat di atas pulau kapuk sampai Kim Hun seperti itu
05:53Lalu Kim Hun pergi menemui Mbah Dukun untuk meminta uang
05:56Eh
05:57Sorry salah
06:00Masa meminta uang kepada Mbah Dukun eh
06:03Salah dong
06:04Mbah Dukun memberitahukan kepada Kim Hun
06:07Bahwa Kim Hun sekarang menjadi bonekanya sang suku kepala
06:10Hehehe
06:10Awesome
06:11Mbah Dukun memberitahukan kepada Kim Hun
06:14Bahwa Kim Hun sekarang menjadi bonekanya sang kepala suku
06:17Dan harus membuat kepala suku bunting dalam waktu tiga bulan
06:21Kim Hun mendengar itu sangatlah senang dan gugur
06:24Hehehe
06:25Kok gugur kayak gitu Kim Hun eh
06:29Lalu Kim Hun dan Profesor pergi berjalan-jalan untuk melihat-lihat kegiatan para suku
06:42Lalu mereka pergi ke pasar
06:44Ternyata di dalam pasar para suku sedang berebut untuk memiliki budak yang sangat perkasa dan bisa untuk olahraga di atas pulau kapuk
06:51Hidukun
07:10Setelah melihat para budak, Kim Hoon dan Profesor makan siang
07:23Profesor bercerita bahwa ia telah 5 tahun tinggal di pulau itu
07:27Dan sudah mencoba untuk kabur sebanyak 128 kali
07:30Tapi hasilnya tetap masih saja disini
07:33Profesor sangat beruntung karena tidak diumbalkan seperti teman-temannya yang sudah menjadi santapan bitung
07:39Karena suku wanita disini tidak begitu suka dengan para pria yang selalu menjadikan para wanita sebagai selirnya
07:45Maka dari itu mereka membuat kelompok khusus untuk para wanita yang menjadi kepala keluarga
07:51Dan menjadikan para pria sebagai budaknya
07:53Bahkan menjadi persembahan untuk para dewanya mereka
07:56Judul filmnya ini ya Sobat Imbri ya
07:58Jangan salah ya, itu judulnya tuh
08:04Lalu Profesor memberitahukan ada harta karun yang selama ini mereka jaga
08:09Dan apabila Kim Hoon bisa mengabulkan keinginannya kepala suku
08:13Maka mereka akan dibebaskan dan bisa mendapatkan harta karun
08:17Malamnya Kim Hoon bersemangat untuk menemui kepala suku
08:34Ia ingin menghajar kepala suku di atas pulau kapuk biar cepat melendung
08:38Ternyata sang kepala suku sedang tidak mud dengan jagung bakar
08:42Waduh hapes, hapes tuh Kim Hoon
08:44Lalu Kim Hoon mencoba menghibur kepala suku dengan berbagai cara biar ia semangat
08:49Tapi
08:49Hari demi hari Kim Hoon dan Profesor merasa cenduh karena tidak memiliki kegiatan di siang hari
08:58Lalu Profesor memiliki ide untuk membuka salon kecantikan di pulau itu
09:02Mereka pun memanfaatkan rumah kosong untuk membuka salon
09:05Setelah selesai, tiba-tiba ada gadis bergigi kelinci dan ia ingin terlihat sangat cantik
09:20Dengan santenya Kim Hoon dan Profesor memeremak gadis itu
09:23Dan hasilnya seperti ini
09:40Wih mantap ya ini baru salon cuy
09:44Gigi tonggosnya aja jadi rapi
09:47Mantep deh
09:48Tiba-tiba para gadis juga ingin segera dipermak biar terlihat sangat cantik
09:57Lalu malamnya Kim Hoon mengundang kepala suku untuk makan malam
10:01Ia juga akan mengucapkan cintanya kepada kepala suku
10:04Ternyata Kim Hoon diam-diam selalu mengamati kepala suku
10:08Sampai-sampai Kim Hoon jatuh cinta kepadanya
10:10Kim Hoon memberikan sebuah tanda cinta berupa cincin permata yang telah didapat dari kuburan para budak
10:23Dan ternyata kepala suku menolak Kim Hoon
10:25Aduh
10:26Dan apes cintaku ditolak
10:29Aduh
10:30Mbah Dukun aja tuh Kim Hoon tuh
10:32Cinta ditolak
10:33Mbah Dukun bertindak gitu
10:35Kan disitu deket Mbah Dukun itu
10:37Apa disemarmesem aja nih seperti ini
10:39Karena kepala suku tidak butuh cinta
10:56Yang ia butuhkan hanyalah Kim Hoon yang harus bisa membuatnya segera melendung
11:00Wah dan asik nih
11:02Mantep deh kalau begitu masih kan
11:05Bolak-balik setiap saat pokoknya deh
11:08Dan siang dan malam itu mah harus jadi wey
11:12Di luar para warga sedang kebingungan karena Mai tak sadarkan diri setelah kecemplung sumur
11:17Mereka tidak tahu harus berbuat apa
11:20Dikira Mai sudah COD
11:21Ternyata Kim Hoon datang dan langsung membolak-balikan Mai
11:25Dalam sekejap air yang menyumbat di penampasan pun keluar
11:29Dan berlahan-lahan Mai akhirnya sadar
11:31Kepala suku melihat itu pun mulai kagum dengan Kim Hoon yang sudah mencelamatkan Mai
11:35Paginya semua warga menyambut dan mengucapkan terima kasih atas pertolongannya Kim Hoon
11:52Yang sudah mencelamatkan Mai
11:54Kim Hoon semakin hari menjadi bahan omongan para warga
11:57Bahwa Kim Hoon adalah pencelamat mereka
11:59Sampai-sampai para penasihat kepala suku ikut membicarakan kepandian Kim Hoon
12:04Kepala suku mendengar itu semakin terkisima dengan Kim Hoon
12:07Karena ia sekarang sedang menjadi viral di sukunya
12:11Tak lama kemudian
12:12Panglima suku datang dan memberitahukan bahwa penjaga di terowongan semenjak semalam tidak ada kabarnya
12:17Lalu kepala suku mengutus mereka untuk bersiap-siap berangkat ke terowongan saat pagi hari
12:22Setelah pagi mereka berangkat menuju terowongan
12:25Terima kasih telah menonton
12:55Mereka pun kalah
13:09Kim Hoon dan kepala suku ngumpet di sebuah goa yang paling dalam
13:12Mereka menunggu keadaan aman
13:14Asik nih berduaan di dalam goa
13:17Dengan suasana yang indah dihiasi kunang-kunang yang memberikan cahaya
13:25Kepala suku pun tepar tak berdaya saat Kim Hoon naik dinding goa
13:29Wih mantap eh
13:31Jan
13:32Terima kasih telah menonton
14:02Paginya mereka pun kembali
14:17Dan ternyata para warga sudah banyak yang terluka
14:20Lalu kepala suku mengadakan rapat untuk membebaskan para pria yang mereka telah sandra
14:25Kim Hoon dan Profesor pun pergi
14:39Mereka berjalan kaki di gurun pasir yang panas dan tandus
14:43Di tengah perjalanan mereka melihat segerombolan suku yang akan menuju suku wanita
14:47Profesor memberitahukan kalau mereka sampai di suku wanita
14:51Maka para warga akan dijadikan boneka berbinya
14:54Karena di suku ini ia tidak memiliki wanita
14:57Adanya para pria yang siap untuk menanam jagung di setiap petualangannya
15:01Kim Hoon mendengar itu pun ia berubah pikiran untuk pergi
15:04Ia ingin menyelamatkan kepala suku
15:06Ia ingin menyelamatkan kepala suku
15:36Para suku pria sudah sampai dan mereka bercocok tanam di lahan
15:39Lalu setelah selesai mereka disuruh berkumpul
15:42Dan akan segera dibawa ke kampungnya para suku pria
15:45Untuk dijadikan boneka berbin
15:47Tak lama Kim Hoon datang dan
15:49Terima kasih telah menonton!
16:19Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan