00:00Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK
00:05mendeteksi adanya kenaikan signifikan angka deposit judi online pada awal Maret 2026
00:10atau menjelang momentum lebaran.
00:13Fenomena ini menunjukkan selama bulan Ramadan hingga hari raya berakhir,
00:18arus uang yang masuk ke kantong bandar judi online cenderung meroket.
00:22Senin 16 Maret 2026, Kepala PPATK Ivan Yustia Vandana
00:28mengatakan peningkatan ini terlihat dari perbandingan rata-rata laporan harian
00:31periode 2 bulan sebelumnya.
00:34Hasilnya, terjadi lonjakan laporan transaksi keuangan mencurigakan atau LPKM.
00:40Ia yakin tren ini akan bertahan hingga beberapa waktu setelah lebaran,
00:44namun PPATK baru bisa merinci jumlah transaksi judi daring ini pada akhir April 2026.
00:51Sebagai perbandingan, pada Maret 2025,
00:54PPATK mencatat 9.718 tindak pidana perjudian yang berkontribusi pada LTKM
01:01atau naik 47,82 persen dibanding pada Februari 2025.
01:07Adapun pada Ramadan 2025,
01:10transaksi perjudian menjadi penyumbang 48,4 persen LTKM yang terendus oleh PPATK.
01:16Sepanjang 2025, PPATK mencatat deposit judi online di Indonesia mencapai 36 triliun rupiah.
01:25Total perputaran uang judi online sepanjang 2025 sebesar 286,84 triliun rupiah.
01:34Angka tersebut turun 20 persen secara tahunan atau year on year,
01:38ketimbang 2024 yang jumlahnya sebesar 359,81 triliun rupiah.
01:46Menurut Ivan, tren peningkatan judi online menjelang lebaran antara lain didorong oleh meningkatnya perputaran uang.
01:53Senin 23 Maret 2026,
01:56Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Adrianus Meliala,
02:00berpendapat bahwa peningkatan transaksi judi online pada momentum lebaran
02:04tak lepas dari cairnya tunjangan hari raya atau THR.
02:07Selain itu, ada banyak dana simpanan masyarakat yang memang dipersiapkan untuk kebutuhan lebaran.
02:13Sayangnya, sebagian digunakan untuk judi online.
Comments