00:03PENGELOLA KEBUN RAYA BOGOR
00:04Pengelola Kebun Raya Bogor membuka 3 pintu masuk dan 1 pintu tambahan
00:08untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur lebaran.
00:12Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban pengunjung
00:16yang datang ke kawasan wisata tersebut.
00:19Pengelola juga menyiapkan sistem atrean dan penambah loket tiket
00:23untuk mengurai kepadatan.
00:25Pengelola Kebun Raya Bogor juga menghadirkan program Pulang Kampung
00:29untuk menarik minat pengunjung selama libur lebaran.
00:33Program ini menyasar masyarakat yang tidak mudik
00:36agar tetap dapat menikmati suasana kampung halaman.
00:40Sebagai pengelola Kebun Raya Bogor tentu berkoordinasi dengan Korkopimda
00:44baik itu dari Disfub maupun pemerintah kota Bogor dan kepolisian TNI
00:48untuk bersama-sama mengatur trafik yang ada di sekitar SSH Kebun Raya Bogor.
00:54Dan tentunya dari kami sendiri sebagai pengelola menyiapkan strategi sistem
00:58masuk melalui pintu masuk itu kita buka tiga pintu, pintu satu, pintu dua, pintu tiga
01:04maupun yang pintu surkan.
01:07Pengelola juga menargetkan jumlah kunjungan mencapai 100 ribu orang
01:11selama periode libur lebaran dari tanggal 22 hingga 29 Maret 2026.
01:19Sekarang kita milih kayak buat ngeliat alamnya, kan alamnya ini bagus banget.
01:25Ambil gini banyak buat spot foto-foto gitu, gini ya kita milih kesini aja.
01:32Karena istri belum pernah kesini, pengen kesini.
01:35Ini kemana aja wakannya mas?
01:37Ini rencana sih pengen ke Liatrusa katanya, cuman belum ketemu.
01:43Cocok sih, cuman lebih diperbaikin aja fasilitas kayak toilet sama musholanya mungkin ya,
01:49lebih bersih lagi.
01:50Tak hanya menikmati keindahan Kebun Raya Bogor,
01:54warga juga dapat memanfaatkan alun-alun kota Bogor
01:57sebagai tempat rekreasi selama libur lebaran.
02:00Lokasi alun-alun yang tidak jauh dari Kebun Raya dapat menjadi alternatif wisata gratis
02:05bagi masyarakat untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga.
02:10Dari Bogor, Jawa Barat, Fazer Ilham, Kentor Berita Antara, mewartakan.
Comments