Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Tika tries to clear the misunderstanding with Dion about her relationship with Rizal, bringing relief to Dion as he refocuses on helping Tika overcome her impulsive shopping behavior. However, office rumors about Tika and Rizal spark new anxiety. The situation escalates when Tika relapses into her shopping addiction, reigniting a heated love triangle conflict. Will Tika regain control, or will everything fall apart?
#PayLater #PayLaterSeries #Episode6 #IndonesianDrama #DramaSeries
Transkrip
00:00To not get up!
00:02You need to get up!
00:02To get up!
00:03To get up!
00:05To get up!
00:05Nyipping pak!
00:06Oh!
00:07REMEMBER what?
00:07You ready?
00:08Oh don't.
00:12Pak!
00:13I'll go to the toilet!
00:14Oh anyway.
00:14Hi!
00:15Uma.
00:16Ya, pak?
00:18When I heard of Tika…
00:19Do you know what it was?
00:22Did you get any of it?
00:24Not yet.
00:25So, Ok, there's a littleán…
00:28Ah, it's hard to explain it.
00:31It's like there's an event like that.
00:33So?
00:35Ibu didn't want to come back to you?
00:38Umar really wants to join.
00:40But, Umar is being remembered to say that Bapak yesterday.
00:44What's that, Ibu?
00:45Umar has to tell you about what's around here.
00:49Bapak thinks you're talking about the future!
00:52Yes, of course.
00:54Umar also wants to help the family.
00:59You don't want to worry about it.
01:02You don't want to worry about it.
01:03You don't want to talk to me.
01:03I want to talk to you later.
01:05You want to think about yourself.
01:07You're just enjoying your car.
01:09You're enjoying this car.
01:11You can't do it for you.
01:14Umar wants to be a sport, not a car.
01:17You're not a car.
01:19You're a car.
01:20You're a car for your car.
01:22You're not a car.
01:24What?
01:24You're a car.
01:25I want to drive all the cars.
01:28I don't want to drive all the cars.
01:29You want a car.
01:30Come back!
01:32Come back!
02:32Kenapa?
02:37Aku masih kepikiran sama omongan lo yang kemarin pokoknya.
02:41Ya mana?
02:42Ya soal jujur tentang keluarga gue.
02:45Oh, terus-terus?
02:47Ya nggak tahu, bingung. Harus gimana?
02:51Ya kalau itu sih terserah lo aja ya, Tik ya. Mau ngobrol?
02:57Nggak tahu lah. Pusing, pala.
03:01Yuk, gue tinggal dulu deh.
03:06Cie, habis ngobrol apaan sih?
03:10Gepo deh.
03:11Lo makin hangat aja sama si Rizal.
03:16Apaan sih lo?
03:18Cie, jangan gitu.
03:19Aduh, lo 100% sama dia.
03:22Perjadian.
03:26Beneran.
03:27Beneran, aura lo sama dia tuh udah...
03:30Banget, Kak Dokok.
03:33Yang ada aura-auran.
03:36Kew, kew.
03:41Kew, kew.
03:45Kew, kia.
03:48Kewbau luck.
03:51Kew, kew.
03:52No, Bapak? Kau belum rangkap.
03:55This is still finished
03:59Ibu
04:01It's umar, how are you doing?
04:04Why are you doing it?
04:06Ibu doesn't want to meet him at night
04:09Aduh, I don't want to meet him
04:11It's just an akal-akalan
04:12So, you can play a game
04:14What do you want to success?
04:17This is not a success or not a success
04:20But how do you want to success?
04:22If you want to do it, you can do it
04:23But I promise to give you another chance
04:24The opportunity is that school and best
04:28Which is the best
04:30We'll let you all come
04:32Because I asked you
04:33Actually, I'm talking to himANT
04:35I want to support him I
04:37want to support him The
04:38finið The
04:41only thing is wrong Why
04:43does He have to allow some of You? Because
04:45I don't let exception Because
04:46I never want разр mang My
04:48Oh
05:19Di
05:19Di
05:20Sidi deh
05:21Apaan
05:26Ah
05:27Lucuan juga videonya versi kak Semara
05:29Lu liat gak kemarin
05:30Dia koprol diatas beca
05:33Koprol diatas beca gimana
05:35Awah gue gak mau liat
05:38Jadi gini di
05:39Gue tuh abis nemuin butik yang barengnya tuh lucu-lucu banget
05:42Dan gue tuh rencananya pengen dateng kesana
05:44Nah tapi gue gak bisa dateng sendirian
05:45Harusnya dinemenin, ada yang bantuin gue
05:48Lu bantuin ya?
05:49Kapan? Nanti sore abis pulang kantor
05:52Gak nyampe malem
05:53Kalo saya malemnya gue juga ada janjian
05:55Yuk
05:57Gue bukannya gak mau nemenin
05:59Cuma nanti sore gue harus balik cepet
06:02Minggu lagi ribet
06:03Ya bentar doang kok bantuin
06:06Please
06:08Besok gue bisa
06:09Kalo besok takutnya nanti videonya udah ada yang ngikutin
06:13Ya udah sih lu ajak Rizal aja
06:20Rizal
06:20Sini
06:22Sini
06:23Sini
06:28Sini
06:28Kenapa?
06:32Lu bisa gak nemenin tikan ntar sore?
06:36Mau kemana?
06:36Ke biutik
06:38Ayo
06:38Kan
06:40Pasti mau
06:41Dia mah diajakin ngeronde juga mau
06:43Besi lo
06:44Lu serius?
06:46Nanti sore
06:47Ya gue juga udah keluar kalo kerjaan
06:51Sana ya
06:53Ya udah
06:56Ntar sore ya
06:57Boleh
07:12Oke
07:12Oke
07:13Sini
07:14Sini
07:14Beri disini
07:16Lu udah liat video yang udah gue kasih liat sama lu itu kan?
07:19Iya
07:20Nah nanti lu video ini harus kayak gitu ya
07:22Pokoknya lu ngikutin kemana pun gue pergi dan
07:24Untuk masa editan itu biar gue aja
07:29Emang gak apa-apa?
07:31Gak apa-apa namanya kan
07:32Kita lagi mau promosi harusnya seneng doang
07:35Apalagi kan ini gratis
07:36Iya sih
07:38Yaudah yuk
07:39Udah cutan ayo
07:41Action
07:42Halo Sasha
07:43Welcome back to my channel
07:44Hari ini gue Tika
07:45Gue mau ngasih tau tips buat kalian
07:47Yang kalo kalian pinggang kalo misalkan bawanya jeans atasannya apa
07:50Ini gue mau ngasih liat ini nih
07:51Nah ini cocok banget nih buat kalian
07:53Yang jeansnya juga high waist
07:54Ini bagus banget kalo kalian pake kotok
07:56Masih banyak baju-baju yang lucu dan nah
07:59Ini warnanya juga senada
08:00Warnanya juga ungu
08:01Tapi
08:02Kedias baju ini ya
08:03Ini bajunya super lucu banget
08:08Nih
08:08Terus banget
08:11Balis banget kan kalo untuk dipake
08:26Pantangnya juga nih
08:27Jadi kamu bisa taruh handphone kamu disini
08:29Buat kamu yang anti-anti ribet
08:31Yang gak suka pake tas gede
08:32Terkeliatan
08:34Fashionable
08:35Tapi juga sopan
08:37Tika
08:44Tika
08:49Tika
08:49Kayaknya marah deh mbaknya
08:51Kayak harus beli deh
08:52Iya gue harus beli nih
08:55Ini kali ya
08:56Cek
08:57Iya lucu tuh
09:01Ya elah dimulai lagi
09:04Satu
09:05Dua
09:06Tiga
09:10Empat
09:12Tiga
09:13Empat
09:14Lima
09:14Tiga
09:15Tujuh
09:17Lapan
09:17Tiga
09:19Tiga
09:20Tiga
09:20Tiga
09:23Pejat
09:33Tiga
09:45Tiga
09:47Thank you very much, Mbak.
09:53I've already been here two days, but why didn't I come back to you?
09:58Ibu, I'm still in America.
10:00And my father died two years ago.
10:04Oh, sorry, sorry, I didn't know.
10:08Actually, that's what makes me interested in meditation.
10:13So, you're learning meditation because of that?
10:14Bukan karena Bapak meninggal sih, tapi ya, Bapak aku meninggal pas kecewa sama aku tergila-gila judih.
10:25But luckily my friend introduced me to meditation.
10:33Tick, kamu bener mau belajar meditasi dari aku.
10:39Meditasi ini harus dari keinginan diri sendiri.
10:42Kenapa nanya gitu?
10:46Yaudah, kita mulai meditasi ya.
10:50Ayo.
10:51Silahkan.
11:01Berikan suara ke nafas kita.
11:04Apapun suaranya, lepaskan aja.
11:20Merasakan nafas masuk dan menuhi tubuh kita.
11:25Tidak.
11:31Tidak.
11:38Tidak.
11:40Tidak.
11:44Tidak.
11:55Tidak.
12:06Tidak.
12:07Tidak.
12:10Tidak.
12:11Tidak.
12:11Tidak.
12:12Tidak.
12:12Tidak.
12:12Tidak.
12:15Tidak.
12:18Tidak.
12:19Tidak.
12:20Tidak.
12:20Tidak.
12:21Tidak.
12:22Tidak.
12:22Tidak.
12:22Tidak.
12:22Tidak.
12:24Tidak.
12:25Tidak.
12:25Tidak.
12:27Tidak.
12:41Tidak.
13:18Thank you, ya.
13:20Ya, Pak.
13:27Tick.
13:28Tick.
13:29Sebetulnya, kamu tahu nggak sih?
13:32Aku.
13:37Ngomong apa tadi?
13:38Eh, ya.
13:42Tick.
13:43Sebenarnya, aku tuh punya peran.
13:46Pak.
13:47Ya.
13:51Ini kalian kalau ngobrol di sini,
13:53nggak ngur lalu lintas.
13:54Mendingan di dalam aja, ya?
13:56Ya, Om.
13:57Saya cuma nantriin.
13:58Tiga aja sih.
13:59Oh.
14:00Jadi curut nggak jadi mampir.
14:02Next time aja, Om.
14:04Ya, udah.
14:05Hati-hati, ya.
14:06Ya.
14:06Doin, ya.
14:08Masuk, Pak.
14:16Bye.
14:26Ticka pulang.
14:28Bu, Pak.
14:30Sini, Mak.
14:35Ticka.
14:36Kamu sama Dion dari mana?
14:39Dari tempatnya Dion?
14:41Kamu kan perempuan.
14:43Masa nyamperin anak laki-laki gimana sih?
14:45Ini meditasi, Pak.
14:48Eh, Pak.
14:50Emang Bapak pikir Ticka ngapain?
14:54Ya, kan saya laki-laki juga, Bu.
14:56Laki-laki itu nggak bisa ngeliat kesempatan berduaan sama perempuan sedikit.
15:01Kita aja dulu bablas sama Anda sih.
15:05Wih, Cici.
15:10Nggak apa, eh?
15:16Bapaknya ibu seneng banget.
15:19Ticka tuh udah kerja.
15:21Kamu lihat yang gendih banget.
15:22Dia suka pakai kartigan.
15:24Gajah yang gede.
15:25Terutama ini juga ada kacamata.
15:28Langsung meditasi sama cowok ganteng.
15:30Bahagia banget deh.
15:32Seneng banget, Ibu.
15:35Aduh-aduh.
15:42Umar, kamu ikutin tuh jejaknya kakak kamu.
15:46Belajar meditasi sama cowok ganteng.
15:49Kerja di kantor.
15:51Dia mau kerja di kantor pajak.
15:53Ya, kalau dia nggak mau kan masih banyak kantor-kantor lain.
15:56Tapi kan, Umar, mau jadi apa?
15:59Atlet games ya?
16:00Yang main game gitu kan?
16:01Iya kan?
16:03Nggak usah diomongin itu.
16:05Nggak penting.
16:06Tapi lo bakal menang kan kalau kepilih?
16:08Pokoknya mereka bakal ngeliatin.
16:11Siapa pemain yang jago.
16:13Nah itu besok malam tuh.
16:15Iya pak, di warnet.
16:19Ya udah berangkat.
16:21Enak aja ngomongnya.
16:22Ibu nggak pernah kasih restu loh buat dia.
16:25Ya udah bu, biarin aja kenapa sih dia pergi.
16:27Oh, berdua jadi nyerang ibu.
16:31Ibu tidak pernah mengizinkan dan membeli restu untuk dia.
16:36Jadi, kalau kalian masih ngotong, ya sudah silahkan.
16:40Besok, masak sendiri untuk makan.
16:43Kok ibu gitu sih?
16:44Jangan gitu dong, Bu.
16:45Nanti kita kelaparan semua.
16:47Bodok.
16:49Lu minum deh.
16:51Cekukan mulu lu.
16:52Dosa nih malang tua.
16:53Ngebantah.
17:05Ah, mbak.
17:07Mbak, permisi.
17:09Mbak, karyawannya dari Cicilan Pintar ya?
17:11Ada urusan apa ya?
17:13Rizal-nya ada kan ya?
17:14Rizal-nya sibuk.
17:16Sibuk?
17:17Iya.
17:19Emangnya Rizal-nya sibuk apa ya, mbak?
17:21Ya sibuk kerja lah.
17:22Ini kan kantor.
17:24Masa sih ternak lele?
17:26Emangnya di sini ada ternak lele juga?
17:29Lucu lagi.
17:31Nggak, nggak.
17:32Saya cuma mau ketemu sama Rizal sebentar aja.
17:36Ada yang mau saya omongin penghating sama dia.
17:37Bisa tolong apaan?
17:39Nggak bisa.
17:41Rizal-nya sibuk.
17:42Lagi ada kerjaan sama pacar barunya.
17:47Sama pacar barunya?
17:49Apaan?
17:49Oh, tuh, tuh.
17:51Tuh, mereka tuh.
17:53Serasi banget kan?
17:54Mesra banget.
17:55Pacarnya sambil kerja.
17:57Udah ya, saya sibuk.
17:59Makasih.
18:00Makasih ya, mbak.
18:24Kak, Rizal.
18:26Dicariin Bu Sintia.
18:27Dipanggil seluruh ruangannya.
18:30Ruan, urgent.
18:31Udah ditungguin?
18:32Iya, pak.
18:32Lama.
18:32Pak, sebagai pemilih kantor ini, jelas-jelas saya tahu semua yang terjadi di kantor saya.
18:42Dan di sini nggak ada tuh peraturan yang kalian atau karyawan siapapun saling berpacaran.
18:49Jadi saya nggak akan menghukum kalian atau nyuruh kalian untuk putus.
18:54Bisa kan?
18:55Tapi Bu, kalau sampai mengganggu kerjaan kalian di sini, saya terpaksa harus ikut campur.
19:04Ibu, maaf.
19:05Saya...
19:06Stop.
19:07Sebelum saya berubah pikiran.
19:10Sana.
19:11Permisi, Bu.
19:22Kita pacaran ya?
19:24Lo, enggak.
19:25Tapi kan gue pengen bantah.
19:27Cuma, yaudah.
19:29Loh, loh.
19:31Ngapain kalian?
19:32Ayo balik kerjaan.
19:34Kau udah gajian?
19:37Jaman semalesan ya?
19:39Yuk.
19:40Ayo, yuk, yuk.
19:46Jeje.
19:49Kalian berdua diomelin apaan sama Bu Sintia?
19:52Nggak diomelin, gue cuma bingung aja.
19:54Masa Bu Sintia bilang gue pacaran sama Rizal?
19:57Wah, selamat ya.
19:59Hei, traktirannya dong.
20:02Ih, gila-gila traktiran.
20:03Gue aja bingung, ini siapa sih yang nyebarin gosip?
20:08Kayaknya dari gue, deh.
20:27Wah, Di, lu bener-bener loh ya, Di.
20:29Lu ngapainnya Bajabra gosip fitna kayak gitu?
20:31Iya, siapa yang gosip?
20:33Gue itu cuma ngebahas update seputar kantor.
20:36Lagian emang bener, kan?
20:40Kan, bener.
20:43Dua saya jolih menjalin cinta.
20:46Sana gak?
20:46Cinta berseme.
20:48Sana gak?
20:48Dari kantor.
21:09Halo, Halo, Bu Tantri.
21:11Saya Tika, ada saya dari Cicilan Pintar.
21:13Saya ingin mengingatkan kalau Bu Tantri sudah jatuh tempo.
21:17Tika, apaan sih?
21:44Tika, apaan itu tadi?
21:48Ibu ngutang di Cicilan Pintar?
21:51Sejak kapan kantor pajak ngurusin soal yang seperti ini?
21:55Eh, sebentar, sebentar.
21:56Kamu tuh sebenarnya kerja di perpajakan atau Cicilan Pintar?
22:02Tika, jawab dong.
22:04Jangan diem.
22:07Tika kerja di Cicilan Pintar.
22:10Jadi ini kerjaan kamu sekarang.
22:12Nagihin-nagihin orang.
22:14Sementara di sini, ibu udah bilang sama orang-orang kampung tetangga kita ini kalau kamu tuh kerja di kantor perpajakan.
22:21Terus Karin, ibu mesti ngomong apa sama mereka?
22:24Udah deh, ibu.
22:25Sekarang Tika mau nanya kenapa ibu pinjem uang di Cicilan Pintar?
22:28Emang uang dari Tika sama bapak tuh kurang?
22:31Udah, kamu gak usah ngurusin utang ibu deh.
22:34Bu, tapi ibu harus bayar utangnya.
22:35Kalau enggak nanti bunganya makin besar.
22:38Kamu ngancam ibu?
22:39Tika gak ngancam ibu.
22:42Udah deh, sekarang gini aja.
22:43Ya, Tika mau ibu untuk bayar utang ibu.
22:47Jadi sekarang gimana?
22:48Mau Tika bantuin atau Tika bilang sama bapak?
22:51Terserah!
22:56Tika, Tika, Tika.
22:57Itu ibu loh.
22:59Kok bisa sih?
23:00Utang?
23:01Eh!
23:02Sayurnya sayur!
23:09Bu Tantri!
23:11Gak belanja sayur nih!
23:13Iya, Bu.
23:17Tantri, Ma, sekarang sombong.
23:19Semenjak anaknya kerja di kantor pajak, udah beda dia, Ma.
23:27Terus sekarang ibu mesti ngomong apa sama mereka?
23:30Tika!
23:32Ngapain lo disini?
23:33Hujan loh, Tik.
23:39Nanggap gue udah tau barusan.
23:42Terus?
23:43Menurut lo?
23:46Dia happy gak?
23:48Kayaknya happy ya.
23:49Soalnya dia tuh udah ngasih tau ke orang-orang, kalau gue tuh kerjanya di kantor pajak, gajinya oke, jabatannya oke.
23:55Tapi tiba-tiba dia tau kalau gue itu kerja di kantor pinjol, apalagi divisi penagihan utang.
24:00Happy gak?
24:01Happy banget kali ya.
24:04Harusnya kemarin itu, gue tuh ngomong jujur, tapi gak jadi.
24:08Baru gak kayak gini kejadiannya.
24:12Iya bener sih.
24:15Cuma, Tik.
24:17Toh kalau lo ngomong, gue yakin mereka gak akan kenapa-kenapa.
24:20Lo juga disini masih digaji, masih suka transfer mereka juga kan?
24:24Tidak, menurut gue ya, lo ngomong ke mereka itu baik-baik, jadi mereka juga bisa ngerti.
24:34Tapi gue takut.
24:38Oh, gini deh, lo mau gak malam ini kita pergi, supaya lo juga lebih santai, lo pulang ke rumah, bisa
24:44ngobrol ke mereka, lo yang nentuin deh tempatnya mau kemana.
24:50Oke.
24:51Oke.
25:15Bu, ini saya habis sebut Umar nih, buat acara nanti, kasih izin ya.
25:25Umar minta tolong banget dong, Bu. Umar pengen nyoba.
25:29Iya, Bu.
25:30Tolong kasih izin ya, sekali ini aja.
25:34Iya.
25:36Gih, sana.
25:40Bu.
25:42Kenapa, Bu?
25:44Mana sedih?
25:48Umar.
25:50Ketika kamu pergi ke acara itu, ibu doain.
25:55Umar itu sukses.
25:58Tapi satu yang ibu minta.
26:00Umar, jangan bohongin bapak sama ibu.
26:07Ya, Bu.
26:08Umar janji.
26:09Umar gak bakalan bohongin ibu sama bapak kok.
26:19Rasakan aliran nafas yang natural.
26:24Karena nafas adalah anugerah.
26:27Anugerah adalah kasih dari sang sumber kehidupan.
26:41Ayo, lanjut.
26:49Ayo, lanjut.
27:00Ya.
27:00Ya.
27:11Kayaknya penting banget ini.
27:13Oke.
27:14Ya.
27:15Yuk, yuk bisa, yuk.
27:17Oke, udah-udah-udah.
27:18Ya.
27:19Pergi fokus.
27:33Aku dapet Endors!
27:36Yeay!
27:52Eh, sorry-sorry ya, Dion.
27:54Gue janji next time gue akan lebih fokus lagi.
27:58Cuma masalahnya ini penting banget.
27:59Ya, aku ngerti.
28:01Gak apa-apa?
28:02Ya, kalau lo kan udah enak ya.
28:03Channel lo juga ada banyak yang nonton.
28:05Tapi kalau buat gue, ini pertama kalinya.
28:08Jadi ini penting banget.
28:11Dik, aku senang kok kamu bisa berhasil dapet endorsement ini.
28:16Mau diantriin gak?
28:17Oh, gak usah.
28:19Temen gue udah mau jemput kok.
28:20Metalnya juga nyampe.
28:21Oh, oke.
28:24Nah, itu dia datang.
28:29Bye, Dion.
29:06Gede gak bayarannya?
29:08Lumayan lah buat akun gue masih kecil.
29:11Ya, at least dapet barang.
29:13Ya, ambillah.
29:14Ya, lagi di proses kok.
29:16Barangnya juga oke.
29:17Gue dapet baju.
29:18Bukan obat-obat yang gak jelas.
29:20Tapi nanti lo bantuin lagi ya?
29:22Wih, setelah dulu, bos.
29:24Ada cuannya.
29:26Yaudah ya.
29:27Nanti gue bayar.
29:28Gak, gue bercanda.
29:30Gue serius?
29:31Gak apa-apa.
29:32Kan lo udah bantuin gue.
29:33Ya fair lah kalau lo minta bayaran.
29:36Rika, lo tuh udah deh gak usah mikirin bayaran-bayaran sama gue.
29:41Gue aja udah bisa nemenin lo tuh udah happy.
29:44Ya.
29:58Masih, Mbak.
29:59Masih.
30:01Masih, Mbak.
30:08Ah, kepes dah.
30:11Gak laku lagi dagangan hari ini.
30:13Rika.
30:14Kenapa kesini lagi sih?
30:15Gak mau nyoba tempat lain?
30:16Mbak kenapa?
30:17Malu ya?
30:18Karena digitekin sama mbaknya.
30:19Yaudah lah, kan kita pelanggan.
30:21Lagi pula, lagi ada diskon.
30:23Gue juga belum liat-liat.
30:24Mungkin aja ada yang baru.
30:25Ada yang lain.
30:27Ini lucu banget nih.
30:29Ya kan?
30:29Bagus banget ini.
30:31Kita liat harganya.
30:37Satu, dua, tiga, empat, empat.
30:43Gak bisa ngitung lagi gue.
30:45Harus mikirin muka.
30:47Biar benar-benar muka.
30:50Gak usah buros.
30:52Hemat.
30:55Gak udah gaji ya?
30:57Gak bodo amat.
30:57Bodo amat.
30:58Bodo amat.
30:59Gak usah.
31:00Cacau, Mbak.
31:00Gak usah.
31:02Gak usah.
31:04Gak usah.
31:05Gak usah.
31:06Gak usah.
31:07Gak usah.
31:09Aduh.
31:09Oke.
31:14Ini, Mbak.
31:15Semuanya sih.
31:16Tika.
31:18Ngeborong.
31:20Mbak udah gaji ya?
31:211
31:212
31:283
31:293
31:30It's not me, it's not me
31:34I'm so happy
31:37I'm so happy
31:40You're so confident
31:41You're so confident
31:42I'm sure
31:44Because I know
31:45I had to meet my family
31:48And I need
31:49Support
31:50Okay
31:51Okay
31:57It's
32:03Tika
32:04Hey bro
32:08Dio
32:09Ricky
32:12Lagi
32:14Belanja
32:14Enggak
32:16Aku
32:17Cuman beli makanan
32:18Untuk temen-temen meditasi
32:25Kamu belanja
32:26Hmm
32:28Tika
32:29Itu semua belanjaan kamu
32:31Bro, bro
32:32Bro santai
32:33Tika banyak banget
32:35Eh
32:35Coy
32:36Yaudah lah
32:37Ini kan Tika yang belanja
32:39Dan kita emang baru gajian
32:40Duit-duit Tika
32:41Terserah dia lah
32:42Kenapa lu yang marah?
32:47Tik
32:50Aku tahu kadangkanya ini susah
32:51Tapi
32:52Kau mungkin harus
32:53Cukupin orang-orang yang
32:54Tidak dari kehidupanmu
32:55Eh maksud lu apa tuh?
32:57Jangan pikir gua gak ngerti ya?
32:59Terutamanya
32:59Apabila
33:00Mereka
33:00Mereka
33:00Tidak
33:02Eh bro
33:04Lo ngomong sama gue
33:05Liat gue
33:06Bisa pakai bahasa Indonesia gak?
33:08Gak usah soah Inggris
33:09Jaksel banget apa lu?
33:11Eh udah-udah
33:13Gak usah belanteng
33:14Boleh
33:15Gini loh Dion
33:17Apa
33:18Gue ada alasan kenapa gue belanja
33:20Tapi gue gak bisa ngasih tau alasannya apa sekarang
33:26Nanti aja ya
33:27Kita ketemu lagi
33:30Bro
33:34Tik temen lu kenapa sih?
33:36Lu yang belanja dia yang marah
33:37Suka-suka lu lah
33:38Udah dong
33:40Jangan bikin malu
33:41Diliatin banyak orang ini
33:44Cabut-cabut
33:45Cabut-cabut
33:46Cabut-cabut
33:46Aneh
33:47Duit-duit lu
33:49Ya hak lu lah
33:52Abis ini gua aja
34:21Ha?
34:22Halo
34:22Ibu Tika
34:24Katanya hari ini gajiannya
34:25Kok kita belum menerima transferan apa-apa ya?
34:29Aduh
34:30Mbak, mbak, mbak
34:30Maaf mbak
34:31Saya lupa
34:32Ibu sudah keterlaluan ya
34:33Mohon maaf kami tidak punya pilihan
34:35Mbak saya bener-bener lupa mbak
34:37Saya minta maaf
34:37Jadi gini
34:39Uangnya itu saya pakai buat belanja
34:42Tapi
34:42Tapi
34:43Saya kembalikan barang-barangnya
34:44Dan ketika saya udah dapat uangnya
34:46Saya langsung transfer
34:47Maaf
34:48Kami tidak percaya
34:49Saya sudah mengirim orang-orang ke rumah ibu
34:53Kenapa Tik?
34:55Mati gue
34:57Aduh
34:57Kenapa, kenapa?
34:58Wah
34:59Gua lupa
35:00Harusnya hari ini gua tuh transfer
35:01Tapi uangnya udah gua pakai lagi
35:03Waduh
35:03Terus gimana?
35:05Barang-barang mau lo balikin?
35:07Gak bakal bisa Tik
35:08Udah dibayar kan?
35:10Lo bisa anterin gua sekarang gak?
35:12Gua takut banget ini
35:14Iya, iya, iya udah
35:15Bisa, bisa, bisa
35:21Eh, permisi ibu
35:23Ibu manggil saya ibu
35:24Ya, duduk sebentar
35:26Oh iya
35:32Inilah yang lagi viral
35:34Serem banget
35:37Masa si istrinya nih
35:39Ngespil cowoknya yang lagi selingkuh
35:43Sampai kantornya aja diserang lu
35:46Ya, zaman sekarang emang begitu bu
35:50Cuma, gara-gara satu karyawan salah bu
35:53Bisa satu kantor dibully bu
35:56Iya tau, tapi kan ini masalah pribadi
35:59Apa urusan emang kerjaan coba?
36:02Kenapa kantornya aja yang diserang gitu?
36:04Ya, namanya Tizen emang begitu bu
36:08Saya perlu bantuan kamu nih Tanto eh
36:11Kamu harus memastikan
36:13Karyawan disini semua menjaga apa?
36:16Reputasi bu
36:17Reputasi mereka
36:19Kalo sampe kejadian seperti ini nih
36:21Yang viral-viral gini
36:23Di kantor ini
36:25Kamu yang kena
36:26Loh kok saya ibu?
36:28Saya dan kamu yang kena
36:30Ya ibu, siap
36:34Sana
36:35Udah ibu
36:36Ya udah, mau apa lagi ngerujak
36:38Kesana
36:39Ya ibu
36:59Pesendari Bapak
37:00Yang penting kamu jangan bikin malu ya?
37:02Siap
37:03Eh nanti pulangnya langsung ke rumah loh
37:06Sekolah kan besok?
37:07Siap Bu
37:09Ya
37:10Ya
37:11Ya
37:11Eh datang
37:14Ini rumahnya Tika
37:16Oh iya betul pak
37:17Ada apa ya?
37:19Mana Tika?
37:20Suruh keluar
37:21Tika gak ada di rumah pak
37:23Jangan bohong loh
37:24Panggil dia suruh bayar hutangnya
37:26Sebentar sebentar pak
37:27Ada apa ya? Kenapa?
37:30Jangan belaga bego loh
37:32Hah?
37:33Bapak kamu keluar suruh bayar hutang ya?
37:35Gua bayar hutang ya?
37:36Gak bisa
37:36Jangan begitu pak, maaf, apa-apa ya?
37:38Gak bisa
37:38Jangan begitu pak
37:39Ini rumah orang
37:40Hei, hei, hei
37:41Sebentar pak
37:41Dia yang keluar sampai gue yang masuk
37:42Eh, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar, omar
37:55Bagi itu kamu punya niat kan untuk kebalikin
37:57Tapi masalah uangnya kan Tika pakai buat beli baju bukan buat bisnis
38:01Ini cowok kegatelan banget ya?
38:03Dimana? Disini? Nih!
38:04Dihar nih semuanya aja
38:05Terus, terus, terus
38:06Please forgive me
38:08Thank you
38:09And I love you
38:12Teknam aku juga keseret-seret disitu
38:14Masa kita berdua dibilang pengen nikah pakai hutang
38:17Jangan dimarahin tiap hari juga
38:19Nanti ada drama
38:19Trauma?
38:20Ya itu trauma ya
38:22Dari kemarin kamu udah dikasih peringatan Tika
38:24Bahwa ini menyangkut citra perusahaan
38:28Hidup yang ku rasakan seperti ku tanpa tujuan
38:32Ini bukan balapan tapi semua pelajaran
38:35Walau semua beban ku kan tetap memaksakan
38:38Aku bisa bedakan yang manabi juga gertakan
38:42Dan ku punya kelah yang Tuhan ciptakan
38:44Karena aku tahu kita kan saling mengutukkan
38:48Tuhan yang telah berikan
38:49Dan kau yang ku temukan
38:51Tak akan ku lepaskan
38:52Karena kau membuatku nyaman
38:56Wingo Wingo Wingo
38:59Kuku ku ku ku ku ku ku ku
39:01Wingo Wingo
39:03Wingo Wingo
39:27Bye
Komentar

Dianjurkan