00:00Teman kita yang menikahnya belakangan kok udah punya anak.
00:04Aku bilang, Bang, kalaupun hanya kita berdua aja gitu dalam kehidupan ini, it's okay.
00:10Jadi sebetulnya mungkin kayak lima tahun pertama tuh aku sama suami tuh sangat-sangat bahagia.
00:15Tapi tentunya kan kita mulai, oh teman kita yang menikahnya belakangan kok udah punya anak.
00:21Terus ya itu ada kerinduan juga gitu.
00:24Dan yang terjadi waktu tahun 2019 setelah kegagalan bayi tabung yang pertama,
00:29aku kan ke Leser National Park tuh trekking sama suami, sama sahabat aku, Kathy.
00:35Kita trekking tuh di hutan, terus baliknya itu harus naik kayak tuh gitu di sungai gitu.
00:44Tapi gak pake safety waktu itu, gak tau aku lupa kenapa ya.
00:47Terus suami aku tuh sempet kebalik dan hampir hanyut pada ada kejadian seperti itu.
00:53Karena malam sebelumnya tuh hujan deras.
00:56Nah, dari situ aku melihat, aku langsung panikkan suami saya, suami saya.
01:01Aku melihat suami aku tuh struggle sampai akhirnya dia bisa naik lagi ke atas tuh.
01:04Terus malam itu aku bilang sama dia, aku bilang,
01:07Bang, kalaupun hanya kita berdua aja gitu dalam kehidupan ini, it's okay.
01:13Aku tuh ngerasa selama dua tahun itu ya, 2017, 2018, 2019, aku terlalu fokus mikirin hal yang belum aku miliki.
01:22Yaitu anak gitu.
01:24Tanpa jadi gak melihat apa yang Tuhan udah berikan, yaitu pernikahan yang baik, suami yang baik,
01:31kita punya relationship yang bagus, banyak sekali rejeki dalam bentuk yang lain gitu.
01:36Dan aku bilang sama suamiku, oke Bang, gak apa-apa, if it's just the two of us, yaudah, let's just
01:40be happy.
01:41Let's just be happy.
01:42Dan kita setuju.
01:44Nah, dua bulan kemudian aku hamil.
01:47Wow.
01:47Gitu.
01:48Jadi aku merasa setelah aku ikhlas, setelah aku berserah, datanglah si rejeki anak itu.
01:55Wow.
01:56Terima kasih telah menonton
Komentar