00:04Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia Jawa Tengah
00:05Selamat Hari Nugroho tak banyak tahu soal rencana pemerintah membangun Giant Sea Wall
00:09atau Tanggul Laut Raksasa di Pantai Utara Jawa.
00:13Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia Jawa Tengah itu tak pernah diajak berdiskusi
00:18atau diminta pendapat.
00:21Yang ia tahu, pemerintah telah membentuk Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa atau BOPJJ.
00:28Di tengah keterbatasan informasi yang dimiliki, Selamat merasa was-was.
00:32Ia berkaca pada proyek jalan tol Tanggul Laut Semarang Demak yang berujung penggusuran nelayan.
00:38Misalnya nelayan Terboyokulon, kecamatan Genuk yang dipindahkan ke Kalibabon.
00:45Akibat relokasi, Selamat bercerita, para nelayan akhirnya tidak bisa kembali melaut.
00:50Musababnya jarak tempuh dari rumah ke laut sangat jauh dan harus melalui jalan raya.
00:55Nelayan kerepotan oleh peralatan maupun hasil tangkapan yang dibawa.
00:59Karena itu, ia khawatir pola serupa terjadi saat pembangunan Giant Sea World dimulai.
01:06Bagi nelayan, transisi mata pencaharian akibat tergusur proyek bukan perkara mudah.
01:11Apalagi nelayan-nelayan tua yang sejak kecil hidup di pesisir dan berkerja di laut.
01:16Ketika berpindah ke darat, para nelayan tidak memiliki keahlian sehingga sulit bersaing dengan tenaga kerja lain.
01:23Di sisi lain, memaksakan diri tetap bekerja di laut bukan berarti terbebas dari persoalan.
01:29Selamat mengatakan proyek Giant Sea World otomatis berdampak pada kondisi area tangkap nelayan.
01:34Aktivitas proyek itu bakal menyebabkan ikan menjauh sehingga mengurangi hasil tangkapan.
01:41Sementara itu, menurut Selamat, pembangunan Giant Sea World tak menjamin perlindungan penuh wilayah pesisir.
01:47Ia mencontohkan tanggul laut di pesisir utara Jakarta yang nyatanya bisa bocor.
01:52Selamat berpendapat yang mesti diperkuat adalah penanaman mangrove.
01:56Kembalikan ekosistem pesisir, jangan pembentonan.
02:01Pemerintah akan membangun tanggul laut raksasa sepanjang 535 km dari pesisir Banten hingga Jawa Timur
02:08seiring dengan ancaman naiknya permukaan laut akibat turunnya permukaan tanah.
02:13Residen Prabowo Subianto pernah mengatakan proyek ini tak bisa lagi ditunda.
02:18Menurut dia, proyek tersebut masuk perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sejak 1995.
02:27Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan Susan Herawati
02:31mengkritik langkah pemerintah yang dinilai lebih berfokus pada pembentonan.
02:35Ia menyampaikan beberapa risiko yang bisa ditimbulkan proyek tanggul laut raksasa.
02:40Pertama, kerusakan ekosistem akibat aktivitas pembangunan.
02:44Kedua, hilangnya akses dan kontrol ruang hidup nelayan.
02:48Ketiga, risiko perubahan arus laut akibat keberadaan tanggul.
02:54Alih-alih membangun tanggul laut raksasa, menurut Susan,
02:57membangun ketangguhan masyarakat pesisir lebih penting dilakukan.
03:01Misalnya, dengan memperkuat rumah-rumah nelayan agar adaptif terhadap ombak tinggi atau angin kencang.
03:07Selain itu, memperkuat ekosistem hutan mangrove.
03:12Ada pun Ketua BOPPJ, Didit Hardiawan mengatakan,
03:16pembangunan tanggul laut raksasa penting untuk melindungi 17 hingga 20 juta jiwa penduduk Pantura.
03:23Ia juga mengklaim pemerintah menyiapkan jalur nelayan agar tidak terdampak pembangunannya.
Comments