Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzia, menyatakan serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai pengkhianatan terhadap diplomasi.

Ia menambahkan tindakan AS dan Israel berpotensi menimbulkan bencana baru di kawasan. Ia pun meminta komunitas internasional untuk meningkatkan upaya dalam mencari solusi diplomatik.

Baca Juga Dubes Iran Sebut Amerika Serikat & Israel Lakukan Agresi Kriminal saat Sidang Darurat PBB di https://www.kompas.tv/internasional/653921/dubes-iran-sebut-amerika-serikat-israel-lakukan-agresi-kriminal-saat-sidang-darurat-pbb

#pbb #dewankeamanan #rusia #iran #amerikaserikat

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/653922/rusia-kecam-serangan-as-israel-ke-iran-di-sidang-pbb-sebut-sebagai-pengkhianatan-diplomasi
Transkrip
00:00Sementara itu Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebensia menyatakan serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai pengkhianatan terhadap
00:09diplomasi.
00:10Ia menambahkan tindakan AS dan Israel berpotensi menimbulkan bencana baru di kawasan.
00:15Ia pun meminta komunitas internasional untuk meningkatkan upaya dalam mencari solusi diplomatik.
00:51Sementara itu Duta Besar Iran untuk PBB.
01:00Amir Said Irfani menuduh AS melakukan agresi kriminal dan melanggar hukum internasional dalam serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran.
01:09Hal itu disampaikan Amir Said Irfani dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB yang berlangsung di New York, AS pada Sabtu
01:16malam waktu setempat.
01:30Blatant violation of charter of the United Nations, presently interfering in Iran internal affairs.
01:37They are even calling on the people to riot against their own government.
01:43Furthermore, the Islamic Republic of Iran has repeatedly affirmed its commitment to diplomacy and negotiation.
01:50However, it will never submit to pressure question of force diplomacy has rules and principle and principles it cannot coexist
02:02with aggression.
Komentar

Dianjurkan