00:03Kulit kepala penis jagoan kecil bunda gak bisa ditarik, normal atau bahaya?
00:09Teman panik dulu bisa jadi itu fimosis, tapi kapan kondisi ini masih wajar dan kapan harus ke dokter?
00:18Hai parents, balik lagi sama aku Novi tadi, MTV England segmen Tips Parenting.
00:24Dan di video kali ini kita akan bahas soal fimosis, kondisi yang sering bikin khawatir orang tua ataupun pria dewasa,
00:35tapi masih jarang dipahami dengan benar.
00:38Fimosis adalah kondisi ketika kuluk atau kulit kepala penis menempel dan tidak bisa ditarik ke belakang pada bayi dan anak
00:47laki-laki ini sebenarnya normal.
00:50Kuluk memang belum terpisah sempurna dan biasanya akan mengendur secara alami saat anak berusia sekitar 2-6 tahun.
01:00Meski termasuk kategori normal, namun parents harus waspada ketika terdapat ciri-ciri berikut ini.
01:08Yang pertama, kuluk tidak bisa ditarik sepenuhnya ketika usia anak laki-laki mencapai 3 tahun.
01:15Kedua, terjadi penggelembungan di bagian kuluk pada saat buang air kecil.
01:22Salah satu ciri fimosis anak yang paling mudah dideteksi adalah munculnya garis berwarna lebih pucat dibandingkan warna kulit yang tampak
01:31di sekitar kepala penis.
01:33Kepala penis tampak bengkak dan memerah serta terasa perih saat kuluk ditarik ke belakang.
01:39Kuluk tidak bisa ditarik kembali ke kepala penis.
01:42Kepala penis terasa sakit dan berwarna biru atau merah tua.
01:47Simbolnya rasa nyeri pada panggul bagian bawah.
01:50Munculnya rasa terbakar atau nyeri ketika buang air kecil.
01:55Frekuensi keluarnya urin semakin menurun.
01:57Urin yang keluar terkadang disertai dengan darah dan keluarnya cairan kental yang berasal dari kuluk.
02:05Parents, ada 5 faktor yang membuat anak laki-laki mengalami fimosis yaitu infeksi saluran kemih yang terjadi secara berulang, infeksi
02:15pada kuluk, kuluk diperlakukan secara kasar, terjadinya trauma pada kuluk,
02:20kondisi kulit yang tidak sehat, serta terkena eksim, psoriasis, dan licen planus.
02:27Meskipun fimosis yang terjadi pada anak seringkali tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa kasus,
02:35dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti infeksi saluran kemih atau ISK, kesulitan buang air kecil, hingga nekrosis di ujung penis.
02:45Jika jagoan kecil mengalami keluhan tersebut, parents bisa konsultasikan langsung ke dokter spesialis anak.
02:53Nantinya, DSA akan memberikan salep kortikosteroid untuk membantu melenturkan kuluk, antibiotik, atau antijamur jika ada infeksi,
03:03hingga tindakan operasi atau sunat jika kondisi cukup berat.
03:08Yang penting, jangan pernah menarik kuluk secara paksa, terutama pada anak.
03:13Itu justru bisa menyebabkan luka dan memperparah kondisi.
03:18Menjaga kebersihan area jantol dengan air hangat dan sabun tanpa puangi juga jadi langkah penting untuk mencegah komplikasi.
03:27Sekarang pertanyaannya,
03:29Sudahkah parents atau orang terdekat parents memahami perbedaan antara fimosis yang normal dan yang perlu diobati?
03:36Oke, sampai sini dulu ya parents.
03:39Kita ketemu lagi di tips parenting berikutnya.
03:42Bye-bye!
Komentar