Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Hati yang rendah dan sikap baik jauh lebih berharga. Karena tidak ada manusia yang benar-benar hebat sendirian. Dan sesungguhnya, hanya Allah-lah yang Maha Cukup.
#allah #rasulullah #sombong
Transkrip
00:00Assalamualaikum.
00:01Aku lebih hebat.
00:03Zaki sangat bahagia.
00:05Ayahnya baru saja membelikannya sepeda balap merah yang mengkilap.
00:11Lihat sepedaku.
00:12Ini sepeda paling cepat di dunia.
00:15Serunya bangga.
00:16Ia mengayuh dengan sangat kencang di taman.
00:19Dada dibusungkan.
00:21Senyum penuh percaya diri.
00:22Saat melewati teman-temannya, Zaki tidak menyapa.
00:26Ia merasa dirinya paling hebat karena memiliki sepeda baru.
00:30Di pinggir jalan, Hana sedang menuntun sepeda lamanya.
00:34Hai Zaki, pelan-pelan saja.
00:36Sapa Hana ramah.
00:38Namun Zaki hanya melirik sekilas dan terus melaju.
00:42Dalam hatinya, ia merasa sepeda Hana tidak sekeren miliknya.
00:46Tiba-tiba, terdengar suara krek.
00:50Rantai sepeda Zaki lepas dan tersangkut di gir.
00:54Sepedanya berhenti mendadak.
00:56Zaki panik.
00:57Ia mencoba memperbaikinya sendiri.
01:00Tetapi tangannya malah kotor terkena oli.
01:03Hari mulai sore, dan ia tidak tahu harus berbuat apa.
01:07Tak lama kemudian, Ustadz Ayub yang sedang berjalan sore melihatnya.
01:12Ada apa Zaki?
01:14Tanyanya lembut.
01:16Zaki menunduk malu.
01:18Rasa bangga yang tadi memenuhi hatinya,
01:20kini berubah menjadi penyesalan.
01:22Sambil membantu memasang kembali rantai sepeda,
01:26Ustadz Ayub berkata,
01:27Zaki, kadang manusia merasa sudah cukup dan jadi lupa diri.
01:33Padahal semua yang kita miliki hanyalah titipan Allah.
01:36Kita tetap membutuhkan orang lain.
01:38Zaki terdiam.
01:40Ia teringat bagaimana ia mengabaikan Hana.
01:44Tak lama, Hana datang membawa sebotol air minum.
01:47Ini, Zaki, minumlah dulu.
01:49Katanya tulus.
01:51Hati Zaki terasa hangat.
01:53Terima kasih, Hana.
01:54Maaf ya, tadi aku sombong.
01:56Ucapnya jujur.
01:58Hana tersenyum.
02:00Ustadz Ayub pun ikut tersenyum melihat mereka berdamai.
02:03Sejak hari itu, Zaki belajar satu hal penting.
02:07Sepeda baru memang menyenangkan,
02:09tetapi hati yang rendah dan sikap baik jauh lebih berharga.
02:14Karena tidak ada manusia yang benar-benar hebat sendirian.
02:18Dan sesungguhnya, hanya Allah lah yang maha cukup.
02:21Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan