00:00Saudara bulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari, namun puluhan keluarga korban bencana di pendalaman desa Riseh Tunong,
00:07Kecamatan Sawang, Aceh Utara masih tinggal di tempat pengungsian.
00:10Dan bagi pengungsi, Ramadhan kali ini disambut dengan suasana yang berbeda dan penuh keterbatasan.
00:19Tenda-tenda darurat yang didirikan di lapangan sepak bola ini menjadi tempat berlindung bagi 121 jiwa
00:26dari 26 kepala keluarga di pedalaman desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.
00:33Banjir yang menerjang pada akhir November 2025 lalu menghanyutkan rumah-rumah warga.
00:40Hampir tiga bulan, para penyintas terpaksa bertahan di balik tenda darurat dengan kondisi serba terbatas.
00:48Saat siang hari, suhu di dalam tenda terasa menyengat.
00:52Sementara malam hari, cuaca dingin dirasakan warga.
00:57Salah seorang pengungsi bercerita,
01:00bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah disambut dengan suasana berbeda dan penuh keterbatasan.
01:07Jika sebelumnya mereka bisa menyambut Ramadhan di rumah masing-masing,
01:11namun kini mereka masih bertahan di tenda.
01:16Bahkan tenda darurat yang mereka tempati sangat memprihatinkan.
01:19Karena kebanjiran saat hujan melanda.
01:24Beda sekali, kalau dulu kan kita di rumah sendiri kan.
01:28Kalau sekarang semuanya serba terbatas.
01:31Semuanya terbatas terbatas.
01:33Karena apalagi kan kami punya anak empat, tempatnya sempit, sahur kami kayak mana kan.
01:39Ya, begitulah sekarang.
01:42Semuanya sudah memang serba terbatas.
01:47Selama ini kami tinggal di sini.
01:50Apalagi sekarang mengumur Ramadhan,
01:54nggak mungkin lah kami di sini kan.
01:56Secepatnya kami mohon kepada pemanita.
02:00Bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu
02:04masih menyisakan ruka mendalam bagi para korban.
02:08Pengungsi berharap agar pemerintah dapat mempercepat pembangunan hunian sementara atau huntara,
02:14sehingga mereka bisa menjalani ibadah puasa di tempat yang lebih layak.
02:20Zikri Maulada, Kompas TV, Aceh Utara, Aceh.
Komentar