Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, saksikan Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa Ramadan 2026 di link ini https://www.youtube.com/watch?v=WB6aEb8gsb4

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hari Selasa, waktunya Selasa Bahasa. Hingga hari ini, Sumatera Barat masih berbenah akibat banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu.

Peristiwa itu kembali mengangkat satu istilah yang akrab di Ranah Minang, yakni galodo, yang ternyata sudah masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Sebenarnya, apa arti galodo dan mengapa istilah ini memiliki makna lebih dari sekadar banjir bandang? Berikut penjelasannya dalam Selasa Bahasa.

Pada November 2025 lalu, banjir bandang melanda Sumatera Barat. Banjir tersebut menelan korban jiwa, merusak infrastruktur, dan memaksa warga mengungsi.

Pascabencana, Tanah Minang bangkit dengan semangat gotong royong membangun kembali. Peristiwa banjir bandang itu juga kembali mengangkat istilah yang akrab di Ranah Minang, yaitu galodo.

Ada warga yang sudah mengetahui makna istilah tersebut, namun ada juga yang masih asing dengan kata galodo.

Galodo merupakan istilah dalam bahasa Minangkabau untuk menyebut banjir bandang, yakni aliran air deras yang membawa lumpur, batu, pasir, dan kayu dari daerah pegunungan yang datang secara tiba-tiba.

Bagi masyarakat Minang, galodo tidak hanya dimaknai sebagai bencana, tetapi juga sebagai pengingat akan kekuatan alam yang harus dihormati.

Istilah galodo telah tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut KBBI, galodo bermakna banjir lahar dingin. Lahar ini biasanya berasal dari guyuran air hujan yang sangat deras.

Masuknya istilah galodo menambah khazanah kosakata bahasa Indonesia. Tetaplah bangga berbahasa Indonesia.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

#bahasa #kbbi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/info-publik/651258/selasa-bahasa-mengenal-arti-istilah-galodo-ini-penjelasannya-sapa-siang
Transkrip
00:10Intro
00:16Hari Selasa, waktunya Selasa Bahasa, saudara.
00:20Hingga hari ini Sumatera Barat masih berbenah
00:22akibat banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu.
00:27Peristiwa itu pun mengangkat satu istilah yang akrab di ranah Minang
00:31yakni Galodo yang ternyata sudah masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.
00:36Sebenarnya apa arti Galodo dan mengapa istilah ini punya makna lebih dari sekadar banjir bandang?
00:43Mari simak penjelasannya dalam Selasa Bahasa berikut ini.
00:54Ini melaporkan dan dari batas kota seleng bawah cepat terkembar
00:59terjadi tanah longsor.
01:01Mohon bantuan personil dan mungkin sudah banyak korban yang tertimbun ini.
01:07November 2025 lalu, banjir bandang melandang Sumatera Barat.
01:12Banjir menelan korban jiwa, merusak infrastruktur, dan memaksa warga menyusun.
01:21Pasca bencana, tanah Minang bangkit, bergotong royong, membangun kembali.
01:27Banjir bandang juga kembali mengangkat istilah yang akrab di ranah Minang,
01:32yaitu Galodo.
01:35Warga tahu di waya apa arti Galodo?
01:48Galodo.
01:49Ah, banjir besar.
01:52Galodo.
01:54Galodo tuh bukannya banjir besar ya?
01:58Galodo.
01:59Galodo.
02:01Galodo.
02:02Aduh, enggak tahu.
02:04Galodo, Kak.
02:06Galodo.
02:10Baru dengar juga, Kak.
02:11Belum pernah dengar.
02:12Galodo.
02:14Galodo.
02:15Galodo.
02:16Waduh.
02:19Apa ya Galodo ya?
02:20Kurang tahu saya.
02:25Ada warga yang tahu, namun ada juga yang masih asing dengan istilah Galodo.
02:30Untuk itu, kita tanya ke penyelaras Bahasa Kompas TV, apa sih arti Galodo?
02:39Galodo adalah istilah Minangkabau untuk banjir bandang, yaitu aliran air deras yang membawa lumpur, batu, pasir, dan kayu dari daerah
02:49ke gunungan secara tiba-tiba.
02:50Istilah Galodo lahir dari pengalaman kolektif masyarakat Minangkabau yang hidup berdampingan dengan alam.
02:57Kata ini tidak hanya bermakna bencana, tetapi juga peringatan akan kekuatan alam yang harus dihormati.
03:03Meski berasal dari bahasa daerah, kata benda ini sudah dimasukkan dalam bahasa Indonesia.
03:08Menurut KBBI, Galodo bermakna banjir lahar dingin.
03:12Lahar ini biasanya berasal dari guyuran air hujan yang sangat deras.
03:17Kata ini semakin populer digunakan dengan adanya bencana alam di Sumatera Barat beberapa waktu lalu.
03:23Tidak hanya di Sumatera Barat, banjir bandang juga terjadi di sejumlah wilayah,
03:27seperti Aceh, Sumatera Utara, yang banyak menelan korban jiwa.
03:35Kini kita tahu, Galodo adalah istilah Minangkabau untuk banjir bandang,
03:40yaitu aliran air deras yang membawa lumpur, batu, pasir, dan kayu dari daerah pegunungan yang datang secara tiba-tiba.
03:50Bagi masyarakat Minang, Galodo tidak hanya dimaknai sebagai bencana,
03:54tetapi juga sebagai pengingat akan kekuatan alam yang harus dihormati.
04:09Istilah Galodo juga sudah ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.
04:14Menurut KBBI, Galodo bermakna banjir lahar dingin.
04:18Lahar ini biasanya berasal dari guyuran air hujan yang sangat deras.
04:25Istilah Galodo telah menambah kosa kata bahasa Indonesia kita.
04:29Tetaplah bangga berbahasa Indonesia.
04:31Tim Liputan, Kompas TV
04:34Tetaplah bangga berbahasa Indonesia.
04:37Tetaplah bangga berbahasa Indonesia.
04:38Terima kasih.
04:38Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan