Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 minggu yang lalu
Transkrip
00:00Kerana yang lain untuk perjamuan kudus.
00:07Saudara kita masih ada di Masmur Pasal 73.
00:12Seperti yang telah saya sampaikan pada ibadah raya 1 dan 2 minggu lalu.
00:20Di ayat 1, di terjemahan bahasa Indonesia, diterjemahkan demikian.
00:30Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.
00:40Sebenarnya dalam teks aslinya, di dalam ayat 1 ini terdapat kata Elohim dan kata Israel.
00:52Saya tidak tahu mengapa dalam terjemahan bahasa Indonesia tidak ada kata Israel.
00:59Padahal ini penting saudara, sebab hal ini menunjukkan bahwa Allah yang dimaksud dalam Masmur 73 adalah Allah Israel.
01:15Banyak Allah, banyak ilah yang diperkenalkan dan dipromosikan oleh banyak orang, banyak agama di dunia ini.
01:28Menurut Alkitab kita, Allah yang benar adalah Allah yang dinyatakan dalam Masmur 73.
01:37Allah Israel yang memiliki karakteristik atau ciri atau hakikat seperti yang termuat di dalam Pasal 73 ini.
01:53Saudaraku sekalian, setiap kitab suci dalam agama-agama apapun, pasti memiliki Allah yang berkarakter, berciri khusus.
02:10Setiap kitab suci yang dimiliki masing-masing agama, menampilkan atau menyatakan karakteristik Allahnya.
02:20Juga Alkitab kita secara khusus, Masmur 73 menunjukkan karakteristik Allah Israel sensembahan kita.
02:32Yang harus benar-benar kita pahami, harus benar-benar kita pahami.
02:41Kalau Bapak Ibu sederhana sekalian mau mendapat gambaran yang lebih lengkap, Bapak Ibu bisa mengikuti truth ID yang berjudul hidup dalam kawasan ilahi.
03:02Kawasan ilahi.
03:05Part atau bagian satu dan bagian dua.
03:08Ya, hidup dalam kawasan ilahi.
03:12Itu judul yang diberikan untuk pemberitaan firman Tuhan, Ibadah Raya 1 dan 2 minggu lalu.
03:22Saudaraku sekalian mengemukakan mengenai adanya Allah-Allah dalam berbagai agama yang tadi saya singgung.
03:30Bukan bermaksud untuk mengadakan konfrontasi dengan sesembahan agama lain.
03:38Dengan membanding-bandingkan acaraan Kristen dan Allah yang disembah oleh orang Kristen dengan agama atau Allah yang disembah oleh umat agama lain.
03:50Tidak bermaksud demikian.
03:54Tentu konteks pembicaraan saya hari ini saya tujukan kepada orang Kristen.
04:02Ya, dan menekaskan bahwa Allah kita adalah Allah Israel.
04:08Yang menyatakan diri sebagai Allah Abraham, Isaac, dan Yaakub yang namanya Yahweh.
04:19Supaya orang percaya diteguhkan.
04:24Ya, jadi tidak ada maksud untuk membanding-bandingkan dan mengadakan konfrontasi.
04:33Apalagi dengan maksud untuk menista kepercayaan atau Allah agama lain.
04:39Sama sekali tidak.
04:41Hanya orang bodoh yang membanding-bandingkan agamanya dengan agama lain.
04:47Demi untuk menjatuhkan dan menistanya.
04:50Tentu saja setiap agama memiliki cara pandang atau sudut pandang atau perspektif yang khusus.
05:00Yang tidak bisa dibandingkan dengan agama lain.
05:04Seperti yang tadi saya kemukakan bahwa setiap kitab suci menyatakan karakteristik Allahnya yang khas dan khusus.
05:14Dan tentu saja unik, tidak ada duanya.
05:16Biarlah masing-masing umat agama memeluk agamanya sendiri dan meyakini kepercayaannya.
05:26Kita boleh dan memang harus meyakini dalam hati bahwa agama kita adalah agama yang benar.
05:35Kalau kekristenan saya simbulkan sebagai agama.
05:39Walaupun sebenarnya lebih kepada jalan hidup.
05:42Boleh kita meyakini hal itu dan mesti demikian.
05:48Bahwa Allah kita adalah Allah yang benar.
05:53Tetapi bukan berarti kita boleh menyatakan secara terbuka atau tertutup.
05:59Bahwa agama orang lain sesat.
06:02Tidak boleh demikian, saudaraku.
06:04Inilah etika kehidupan dalam masyarakat yang majemuk atau masyarakat yang beragam.
06:12Justru agama yang benar, yang memiliki Allah yang benar.
06:19Pastilah agama yang memperlakukan orang yang berbeda agama dengan sikap berkemanusiaan.
06:28Artinya tetap memanusiakan orang yang berbeda agama.
06:32Kalau seseorang beragama berbeda dengan kita,
06:37Bukan berarti kemanusiaannya menjadi tidak lengkap dan tidak layak dihormati secara patut, saudaraku.
06:47Orang-orang yang berpikir picik dan tidak memiliki etika atau bisa dikatakan tidak beradab.
06:55Bisa menganggap orang yang tidak seagama dengan dirinya,
07:00Dianggap sebagai orang yang tidak beragama.
07:04Karena ia memaksakan bahwa agamanya yang paling benar dan sah.
07:09Jadi agama orang lain itu tidak sah, tidak benar.
07:12Jadi tidak patut dipandang sebagai orang beragama.
07:16Dan orang tidak beragama itu adalah orang kafir.
07:24Sekali lagi kita harus beradab, beretika, dan berkemanusiaan.
07:31Alkitab mengajarkan bahwa tidak semua orang terpilih oleh Allah menjadi umat pilihan.
07:37Artinya tidak semua orang diberi kesempatan mendengar Injil dengan benar.
07:43Efesos 1 ayat 4 sampai 5.
07:47Ini hak bebas Allah, hak prerogatif Allah.
07:52Orang yang memperoleh anugerah mendengar Injil dengan benar,
07:58Adalah orang-orang yang dirancang oleh Allah untuk berstatus sebagai anak-anak Allah,
08:05Yaitu mereka yang memberi diri, artinya mau,
08:10Dibentuk untuk menjadi sempurna seperti Bapak,
08:14Dan berperilaku seperti Yesus.
08:18Ini umat pilihan.
08:20Tentu yang mau, yang memberi diri dibentuk.
08:24Yang mau, yang memberi diri dibentuk,
08:26Pasti akan terus bertumbuh menjadi sempurna seperti Bapak,
08:32Atau serupa dengan Yesus,
08:34Atau hidup kudus,
08:36Tidak bercacat dan tidak bercelah.
08:39Tidak semua umat pilihan,
08:41Atau orang yang diberi kesempatan mendengar Injil itu,
08:46Pasti masuk surga.
08:49Belum tentu, saudara.
08:51Alkitab jelas mengatakan banyak yang dipanggil,
08:54Tetapi tidak semua masuk surga.
08:57Ada orang-orang yang menyebut Yesus sebagai Tuhan,
09:01Tetapi ditolak.
09:02Kenapa?
09:03Karena tidak melakukan kehendak Bapak.
09:06Umat pilihan ini dipersiapkan untuk dimuliakan,
09:11Bersama-sama dengan Tuhan Yesus,
09:14Menjadi anggota keluarga kerajaan Allah,
09:17Yang akan memerintah bersama-sama dengan Tuhan Yesus,
09:21Di langit baru, bumi baru.
09:25Karenanya kita tidak boleh,
09:28Dan memang tidak bisa,
09:30Membanding-bandingkan kehidupan umat pilihan,
09:33Yang diproyeksikan sebagai anak-anak Allah,
09:36Yang dimuliakan bersama Yesus,
09:38Dengan mereka yang bukan umat pilihan.
09:42Makanya kalau ada orang Kristen yang suka membanding-bandingkan,
09:45Dia tidak tahu,
09:46Statusnya sebagai anak Allah,
09:50Yang akan dimuliakan bersama dengan Tuhan Yesus.
09:57Saudaraku sekalian,
09:59Sebagai anak-anak Allah,
10:01Hidup kita harus menjadi kesaksian,
10:04Yang membuat orang yang bukan umat pilihan,
10:07Karena memang menjadi umat pilihan itu ditentukan Allah.
10:10Jadi kita membuat orang yang bukan umat pilihan Allah,
10:16Mengenal kebenaran melalui perbuatan atau perilaku kita.
10:23Sehingga walaupun mereka tidak menjadi umat pilihan,
10:27Tidak menjadi orang Kristen begitu,
10:30Mereka tidak memusuhi Tuhan Yesus.
10:33Jangan kita membuat mereka memusuhi Tuhan Yesus.
10:36Bahaya,
10:36Mengerikan karena Yesus menjadi Tuhan dan Raja,
10:43Di atas segala Raja.
10:45Kitab suci agama lain pun juga ada yang menyatakan bahwa,
10:49Nabi Isa ini yang terbesar di bumi dan di akhirat.
10:54Jangan membuat mereka sampai,
10:57Menista Yesus karena perbuatan kita.
11:00Tapi sebaliknya biarlah mereka dalam tanda kutip,
11:06Yang memuliakan Tuhan.
11:08Tidak menyerang,
11:09Tidak memusuhi.
11:12Sebab orang yang tidak memusuhi kita,
11:17Itu di pihak kita.
11:18Tuhan yang berkata,
11:20Orang yang tidak melawan kamu,
11:22Di pihak kamu.
11:23Kita harus membuat orang di pihak kita,
11:25Dengan perbuatan baik.
11:26Orang-orang di sekitar kita,
11:30Tidak memusuhi Yesus.
11:33Kita harus,
11:34Membuat orang berhutang kebaikan kepada kita.
11:38Bukan karena kita mau dipuji,
11:40Demi keselamatan jiwa dia.
11:45Ada orang berkata,
11:46Hati-hati loh,
11:47Pak Eras itu membeli orang dengan kebaikan.
11:50Dan itu sudah saya dengar,
11:52Bukan satu kali.
11:53Saya jawab,
11:55Iya,
11:56Ku beli dia dengan kebaikan.
11:58Ku beli untuk Tuhanku.
12:01Bahkan orang-orang non-Kristen,
12:03Kita beli dengan kebaikan,
12:05Supaya mereka tidak memusuhi Yesus.
12:08Kalau tidak memusuhi Tuhan Yesus,
12:12Itu di pihak kita loh.
12:14Yang tidak melawan kamu,
12:15Di pihak kamu.
12:16Dan mereka bisa menjadi manusia,
12:18Yang mengasih sesamanya,
12:20Seperti diri sendiri,
12:21Karena kita menunjukkan,
12:23Kasih kita kepada orang yang tidak seagama.
12:28Hal ini memungkinkan mereka bisa masuk surga,
12:31Sebagai anggota masyarakat,
12:33Kerajaan surga,
12:34Saudara.
12:35Nah,
12:36Soal ini saya jelaskan dalam satu khutbah,
12:39Keselamatan di luar Kristen.
12:42Bukan di luar Kristus,
12:43Karena Kristus mati untuk semua orang.
12:46Dan saya tidak cukup waktu menjelaskan,
12:48Dalam banyak seri khutbah itu.
12:51Saudara ikuti di truth.id,
12:54Saudara akan mendengarkan.
12:58Jadi,
12:59Bapak, Ibu,
13:00Saudaraku,
13:01Buatlah orang,
13:02Tidak memusuhi Yesus.
13:05Kasih yang tulus kepada orang lain.
13:09Memanusiakan manusia.
13:11Apakah dia seorang driver,
13:14Asisten rumah tangga,
13:16Bawahan,
13:17Tukang sapu jalan,
13:18Tukang sampah,
13:19Sekuriti,
13:20Satpam Hansip.
13:22Tunjukkan bahwa kita,
13:24Orang yang memanusiakan manusia.
13:26Jangan main-main,
13:28Saudaraku.
13:30Uang lima,
13:30Sepuluh,
13:31Dua puluh ribu,
13:32Yang kita ulurkan,
13:33Itu bisa punya arti.
13:39Senang kan,
13:40Kalau kita memberikan tip orang,
13:42Lalu dia bisa beli gorengan,
13:43Untuk anaknya di rumah.
13:46Bah,
13:47Ini membeli orang.
13:48Oh iya,
13:49Biar saja orang bilang,
13:51Kita membeli orang dengan kebaikan.
13:53Soal nanti di surga buka-bukaan,
13:58Apakah kita cari nama itu diri sendiri,
14:03Atau kita tulus untuk pekerjaan Tuhan.
14:06Sebab kalau naluri kita,
14:07Naluri ilahi,
14:09Kita itu naluri memberi,
14:11Bukan naluri meminta atau menuntut.
14:14Saudara harus renungkan,
14:17Apa artinya seorang Kristen dapat menyerang agama lain,
14:21Dengan menunjukkan bahwa Allah yang disembahnya lebih atau paling benar.
14:26Tapi kelakuan orang Kristen itu,
14:28Tidak menunjukkan keagungan sebagai anak-anak Allah.
14:32Tidak menunjukkan keagungan,
14:35Kebenaran Allah yang disembah.
14:37Mestinya hidup kita benar-benar menjadi khutbah,
14:46Dimanapun kita berada,
14:50Dan Tuhan kita berkata,
14:51Bahwa kebenaran kita,
14:53Atau kelakuan baik kita,
14:56Baik yang kelihatan maupun yang tidak,
14:58Yang diterjemahkan dengan kata dikayo sunen,
15:02Harus melebih orang lain,
15:04Bahkan lebih dari tokoh-tokoh agamanya,
15:07Kalau tidak,
15:08Kata Tuhan Yesus di Matius 5.20,
15:11Tidak masuk kerajaan surga.
15:15Kalau perbuatan baikmu dikayo sunenmu itu,
15:20Tidak lebih dari alih Torah dan orang farisi,
15:23Kamu tidak masuk surga.
15:25Coba kalau Yesus,
15:26Tuhan kita mengucapkan kalimat ini pada zaman sekarang,
15:31Serta merta para teolog,
15:32Atau banyak teolog yang akan mengatakan,
15:35Bahwa dia sesat.
15:37Yesus sesat bisa,
15:39Bisa begitu.
15:41Berdasarkan argumentasi,
15:43Bahwa keselamatan bukan karena perbuatan baik.
15:47Nah ini loh,
15:49Yang membuat sesat banyak orang Kristen.
15:51Seakan-akan perbuatan baik itu dicurigai,
15:55Merusak prinsip solagrasia hanya oleh anugrah.
16:00Padahal justru keselamatan itu terhubung langsung dengan perbuatan baik.
16:05Bahwa maksud keselamatan agar manusia dapat menjadi sempurna seperti Bapak atau serupa dengan Yesus.
16:15Makanya Tuhan berkata,
16:17Kalau kamu tidak lebih baik dari mereka,
16:19Kamu tidak masuk surga,
16:21Gagal keselamatan yang kuberikan padamu.
16:26Sekarang yang kita mesti kembangkan itu karakter kita.
16:29Kita tahu bahwa kalau Yesus tidak mati di kayu salib,
16:35Percuma mau berbuat baik apapun,
16:38Semua orang meluncur ke neraka tanpa perhitungan,
16:42Tanpa pengadilan.
16:43Tapi dengan Yesus mati di kayu salib,
16:47Semua dosa dipikul.
16:50Tapi itu tidak membuat otomatis semua masuk surga.
16:53Dihakimi.
16:56Kalau kita orang percaya,
16:58Dihakimi dengan ukuran yang berbeda.
17:00Must be like Jesus.
17:03Must be perfect as our father in heaven is perfect.
17:08Itu kita.
17:09Harus sempurna seperti Bapak serupa dengan Yesus.
17:12Tapi hukum yang sama dengan itu,
17:15Kasihlah sesama manusia seperti dirimu sendiri.
17:18Bagi yang tidak mengenal Allah,
17:20Seperti kita mengenal Allah Yesus Kristus maksudnya.
17:24Allah Bapak dan Tuhan Yesus maksudnya.
17:27Mereka dihakimi menurut perbuatan,
17:30Yang sama dengan itu,
17:33Mengasihi sesama seperti diri sendiri.
17:38Apakah mereka bisa selamat Pak?
17:40Ya tentu kata selamat itu dipahami,
17:42Dengan benar.
17:43Bagi kita dikembalikan kerancangan semula.
17:46Bagi mereka masuk masyarakat anggota kerajaan.
17:51Masuk masyarakat,
17:53Masuk masyarakat kerajaan.
17:57Saudaraku.
18:01Saya sempat menyaksikan adekan-adekan yang,
18:04Adekan-adekan heroik.
18:06Yang tentu itu dilihat lewat dokumenter ya,
18:12Film dokumenter.
18:15Pada waktu tsunami di Jepang,
18:17Itu luar biasa ya,
18:19Tsunaminya, wah menggetarkan.
18:21Berulang-ulang saya lihat ya,
18:24Saya usahakan setiap kota yang pernah kena tsunami,
18:27Saya lihat.
18:29Ya sambil saya olahraga,
18:30Saya cari,
18:31Dan itu menggetarkan.
18:33Menggetarkan.
18:34Supaya kita takut akan Allah.
18:36Ada tindakan-tindakan heroik orang yang menolong sesamanya.
18:42Sampai dia sendiri kebawa tsunami.
18:45Bisa mati gitu.
18:47Waduh.
18:49Apakah orang-orang baik ini,
18:51Tidak semua orang baik.
18:52Jadi ada orang yang menyelamatkan diri lalu-lihat orang lain,
18:55Tidak semua turun.
18:56Hanya satu dua yang mau menyelamatkan.
18:58Apakah mereka masuk neraka?
19:01Saya sebut beberapa waktu yang lalu,
19:04Pada waktu peristiwa G30 SPKI,
19:11Ada satu desa yang mayoritas Tiongwa,
19:17Yang akan dibunuh ya,
19:19Dibunuh memang.
19:20Semacam genocide.
19:22Lalu ada orang-orang Jawa yang menyembunyikan orang-orang Tiongwa ini.
19:26Orang-orang Jawa yang tidak seagama.
19:29Juga agamanya kadang-kadang tidak jelas orang Jawa itu.
19:32Bisa kejawen, bisa apa gitu.
19:35Tapi mereka mempertaruhkan nyawa demi keselamatan tetangganya yang beragama.
19:40Ya entah agamanya apa ya saudara,
19:41Yang dicapai K.I.
19:42Padahal belum tentu P.I.
19:45Nah orang-orang Jawa ini mempertaruhkan nyawa loh.
19:47Apakah masuk neraka?
19:50Cobalah saudara pikir,
19:51Ini baru kisah singkat dari sekian banyak,
19:55Orang-orang baik di dunia yang bisa menyerahkan nyawanya untuk orang lain.
19:58Mengasama seperti diri sendiri.
20:02Nah kita harus menjadi berkat di tengah-tengah masyarakat,
20:06Supaya orang jangan memusuhi Yesus.
20:10Ya.
20:11Nah kadang-kadang jangankan kepada orang non-Kristen,
20:14Kepada orang Kristen sendiri,
20:16Banyak orang bengis,
20:17Bengis,
20:18Ampun deh saudara.
20:25Kalau seorang percaya tidak melakukan gendak Bapak,
20:31Ia tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.
20:34Maksudnya tidak menjadi anggota keluarga kerajaan.
20:37Keselamatan tidak dapat dipisahkan dari maksud Allah mengembalikan manusia ke rancangan semula ini.
20:48Atau tidak bisa dipisahkan dari menjadi sempurna seperti Bapak.
20:55Di sini kita menemukan betapa jauh melesetnya,
20:59Banyak doktrin yang kelihatannya sudah final,
21:03Baku dan benar.
21:05Padahal tidak sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus sendiri.
21:09Buktinya,
21:10Banyak orang Kristen yang hidupnya wajar,
21:13Seperti anak dunia.
21:15Tidak seperti Yesus.
21:18Jangankan cemaat.
21:20Teolognya, pendetanya juga hidup wajar-wajar saja.
21:23Seperti saya dulu,
21:25Ya bukan orang bejat yang bersekandal,
21:27Tapi tetap tidak seperti Yesus.
21:32Memang kelihatannya baik,
21:33Tidak terlibat dosa melakukan pelanggaran moral atau pidana.
21:38Tetapi tidak memancarkan keagungan.
21:43Nah sekarang kita sadar,
21:46Kita mau berubah,
21:47Kita mau bertobat,
21:48Saudaraku.
21:51Masih ada waktu untuk mengubah diri,
21:54Saudaraku.
21:55Harus ngotot gitu loh,
22:00Saudaraku.
22:01Yakin gak bahwa Yesus itu jalan keselamatan?
22:05Dirasa bukan hanya dipikirkan.
22:08Kalau orang sakit kan harus yakin bahwa obat yang dikonsumsi itu menyembuhkan kan, Saudara.
22:13Ya kan?
22:17Gak bisa coba-coba dengan obat kan, Saudara.
22:22Bisa tambah sakit atau mati kalau salah.
22:26Harus yakin.
22:28Apakah ada dampak?
22:29Makanya setelah minum obat,
22:31Kalau orang sakit ya,
22:32Ditanya,
22:33Hmm, bagaimana?
22:36Gitu kan, Saudara.
22:37Apakah ada perubahan?
22:39Nah sudah tanya,
22:42Jadi Kristen ada perubahan gak nih?
22:44Ya, kita tambah dewasalah.
22:47Nah kalau cuma dewasa secara umum,
22:49Orang non-Kristen juga bisa.
22:51Kalau apa lebihnya orang Kristen?
22:54Itu maksudnya.
22:56Oke,
22:57Saya ingin menyinggung juga dalam kehidupan di masyarakat,
22:59Sering kita temukan orang yang mengaku sebagai pembilah kebenaran.
23:05Sebagian mereka,
23:06Sebagian besar mereka teolog,
23:08Bergelar kesarjanaan keagamaan Kristen,
23:12Apakah STH, MTH, atau dokter teologi.
23:15Lalu bertindak,
23:16Seakan-akan mereka membela Tuhan,
23:19Dan kekristenan,
23:21Dengan menunjukkan ajaran Alkitab,
23:23Kepada orang yang beragama lain,
23:25Tapi tidak dengan sikap lemah lembut.
23:28Biasanya itu didasarkan sakit hati dan marah,
23:31Karena kekristenan dihujat atau dinista oleh mereka yang tidak mengenal kekristenan.
23:36Misalnya kalau Yesus disebut jin,
23:39Kan marah,
23:40Yesus bukan jin.
23:43Marah.
23:44Lalu memberi penjelasan dong,
23:46Tapi tidak usah harus dengan marah.
23:48Karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.
23:52Jadi pembelaan itu jangan dilakukan dengan hati panas.
23:55Tidak heran kalau sikap pembelaan tersebut menunjukkan kepengisan,
24:01Bukan dengan lemah lembut.
24:02Bukan dengan kasih lemah lembut.
24:07Mereka tidak tahu,
24:08Sudaraku.
24:10Banyak orang Kristen berusaha membela agama Kristen,
24:13Tetapi tidak menempatkan diri sendiri,
24:16Secara proporsional,
24:18Dengan membangun perilaku yang kudus,
24:21Dan tidak bercelang,
24:22Murah hati kepada orang lain.
24:24Nah orang-orang seperti ini pada dasarnya kan hanya,
24:29Mau mempermalukan atau merusak nama baik kekristenan,
24:32Dengan kebengisannya,
24:34Membela kekristenan dengan kata-kata yang kadang-kadang kurang pantas.
24:40Bahkan sering perdebatan dengan orang yang beragama lain,
24:44Atau membela acaran yang dipandangnya benar,
24:47Terhadap orang Kristen yang tidak sepaham,
24:49Itu dengan kata-kata yang tidak patut,
24:54Hanya untuk mengangkat diri,
24:55Bukan untuk kesenangan hati Allah.
24:58Kalau kita mau membela Tuhan nih,
25:01Sudaraku,
25:02Berbuat baik.
25:04Hidup tidak bercelang,
25:07Membuat orang bisa berdecak kagum,
25:10Bapak itu baik banget loh,
25:15Orangnya murah hati,
25:18Kelihatan sabar,
25:20Agung sekali,
25:21Perilakunya.
25:24Nah ini baru betul-betul,
25:26Wujud pembelaan kepada Tuhan.
25:28Bahwa Allah yang benar,
25:31Allah Israel,
25:33Dan Yesus Kristus adalah utusannya,
25:35Untuk menembus dosa.
25:37Tunjukkan itu dengan perilaku.
25:40Perilaku, sikap, dan perbuatan itulah,
25:43Yang menjadi bukti kebenaran ajaran,
25:46Dan Allah yang disembahnya.
25:48Karena perbuatanmu adalah teologiamu.
25:52Jelas,
25:54Yang mulia Tuhan kita,
25:55Kita Yesus Kristus berkata,
25:58Dari perbuatanmu,
26:00Kota yang terletak,
26:02Di atas bukit,
26:04Atau kerajaan surga,
26:05Dapat dikenali orang.
26:09Hal ini menunjukkan,
26:11Siapakah Allah yang benar,
26:13Yang memiliki kerajaan surga itu?
26:15Dari perbuatanmu.
26:19Bagaimana kita mendeklarasikan,
26:22Kita mengkampanyekan,
26:24Kita menyerukan,
26:26Kita menyaksikan,
26:27Bahwa Allah yang benar,
26:29Allah Israel,
26:30Allah Abram,
26:31Misak,
26:31Dan Yaakub,
26:33Yaitu Allah dan Bapak Tuhan kita,
26:35Yesus Kristus,
26:38Perilaku kita.
26:40Nah,
26:41Sebenarnya,
26:41Di dalam Masmur 73,
26:43Tiga itu termuat kebenaran ini,
26:46Hanya,
26:47Waktu saya tidak cukup menjelaskan,
26:48Walaupun sudah saya susun,
26:50Nanti sore jam 5,
26:52Akan saya teruskan ini.
26:54Bagaimana,
26:55Pemasmur,
26:57Artinya,
26:57Orang yang hatinya tulus ini,
26:59Dalam bahasa aslinya,
27:00Bar,
27:01Orang yang sincere,
27:02Orang yang tulus,
27:04Orang yang bersih,
27:05Itu menyaksikan,
27:07Siapa Allah yang benar,
27:10Menghadapi,
27:11Pengaruh dunia,
27:13Dan dunia,
27:14Seakan-akan menentang,
27:16Atau melawan,
27:16Ini loh,
27:17Yang benar,
27:18Yang diberkati,
27:19Secara fisik,
27:20Yang menang,
27:21Secara,
27:22Lahiriah,
27:24Tetapi,
27:24Ada orang-orang,
27:25Yang dipandang lemah,
27:26Tetapi,
27:27Mereka menyaksikan,
27:28Allah yang benar,
27:29Kesaksian yang benar,
27:31Dan terbaik,
27:32Bukanlah ucapan,
27:33Perkataan,
27:34Atau perdebatan,
27:35Perdebatan,
27:36Tetapi,
27:37Perbuatan yang agung,
27:39Yang menunjukkan,
27:39Keagungan Allah yang kita sembah,
27:44Itulah sebabnya,
27:45Yesus berkata,
27:46Bahwa kita harus sempurna,
27:47Seperti Bapak,
27:48Dan memiliki kebenaran,
27:51Melebihi,
27:52Kelakuan,
27:52Ahli tolat,
27:53Dan orang farisi,
27:54Artinya,
27:55Tokoh-tokoh agama,
27:56Samawi,
27:57Orang Kristen,
28:00Yang kelakuannya,
28:01Tidak berkualitas,
28:02Bukan hanya,
28:03Tidak dapat menjadi saksi,
28:05Dan tidak dapat menjadi utusan,
28:08Tapi akan ditolak Allah,
28:10Matius 5 ayat 20,
28:11Tadi kita singgung,
28:12Matius 7 ayat 21,
28:14Sampai 23,
28:17Allah yang kita sembah itu,
28:19Allah yang benar,
28:21Buktikan lewat perbuatanmu,
28:25Kecap Allah,
28:26Alami dia,
28:30Supaya kita mengerti,
28:31Mengenal,
28:33Tentu mengenal yang benar ini,
28:37Pengenalan bukan hanya,
28:39Pengenalan huruf dalam bentuk doktrin,
28:41Atau ajaran yang dinalar di dalam pikiran,
28:44Tapi pengalaman nyata,
28:47Dan memang untuk itu,
28:49Orang harus bertekad hidup suci,
28:51Dan bertekad tidak mencintai dunia,
28:54Walaupun dalam prosesnya perlu waktu,
28:58Tapi komitmennya harus ada,
29:01Maksud pengenalan akan Allah yang benar adalah,
29:05Agar kita memiliki keteguhan,
29:07Bahwa Allah yang benar,
29:08Yang dipercayai,
29:09Dan kita sembah adalah Allah Israel,
29:12Itu Allah yang benar,
29:13Elohim Yahweh,
29:13Al-Habra Misak dan Yaakub,
29:16Yang Yesus memanggilnya sebagai Bapak,
29:20Dengan pengenalan yang benar,
29:21Membuat orang percaya,
29:22Tidak akan menyangkali imannya,
29:25Dan kita tidak perlu sakit hati,
29:27Kalau Tuhan kita dinista,
29:29Dihina,
29:29Dizolimi,
29:31Karena kita sudah tahu,
29:32Kita mengalami,
29:35Tidak akan,
29:35Tidak marah kita,
29:37Kita malah kasihan,
29:39Jadi orang yang sakit hati,
29:40Kalau nama Tuhannya di,
29:42Nama Tuhan kita,
29:43Ini orang Kristen ya,
29:44Dizolimi lalu berdebat,
29:46Dengan kata-kata keras,
29:47Kemudian justru malah juga menyerang,
29:50Dia tidak mengalami,
29:54Umat pilihan,
29:55Dapat memperlakukan Allah dengan benar,
29:58Atau mengisi hari hidupnya,
29:59Sesuai dengan ganda Allah,
30:01Kalau dia mengenal Allah dengan benar,
30:04Bukan pengenalan,
30:05Terhadap perumusan huruf,
30:07Yang menjadi doktrin,
30:08Ajaran yang dinalar dalam pikiran,
30:11Saja,
30:12Tapi pengalaman nyata dengan Allah,
30:15Berdasarkan ajaran yang benar,
30:18Dan tentu,
30:18Terut Aidi ini mengajarkan,
30:20Kebenaran atau ajaran-ajaran yang,
30:24Memiliki implikasi yang kuat,
30:26Untuk dilakukan,
30:28Jadi setiap,
30:29Kebenaran yang disampaikan,
30:32Bukan hanya rumusan doktrin,
30:33Untuk mengisi pikiran,
30:36Memuaskan,
30:37Ratio kita,
30:38Tetapi memiliki implikasi yang kuat,
30:41Untuk dilakukan,
30:42Atau dikenakan dalam hidup,
30:44Maka pilar kita adalah kesucian,
30:47Pilar kebenaran,
30:48Pilar ajaran kita kesucian,
30:50Langit baru,
30:51Bumi baru,
30:52Dan hidup bertanggung jawab,
30:53Untuk pengabdian sepenuh bagi Allah,
30:55Ajaran yang benar itu,
30:58Memiliki implikasi yang kuat,
31:01Bagaimana ini,
31:02Diterjemahkan dalam,
31:03Perbuatan konkret,
31:06Dan ajaran yang benar,
31:07Akan membuka ruang transisi,
31:09Yang besar,
31:11Ruang transisi,
31:12Yang mengarahkan seseorang,
31:14Dari asumsi ke realisasi,
31:16Asumsi itu pendapat,
31:18Dari interpretasi,
31:20Dari tafsiran,
31:21Kepada kenyataan,
31:23Sebab Allah itu realitas,
31:24Dia bukan hanya obyek,
31:26Yang dianalisa,
31:27Saudaraku,
31:29Tapi dia obyek,
31:30Yang dialami,
31:31Kita subyek,
31:32Yang harus mengalami Allah,
31:35Nah banyak orang,
31:36Dan selama ini,
31:37Memang Allah hanya menjadi obyek,
31:38Yang dianalisa,
31:40Dan terpisah dari subyek,
31:42Makanya perbuatannya,
31:43Mau bagaimana,
31:44Bagaimana,
31:45Sering tidak peduli,
31:46Tapi kalau ajaran yang benar,
31:48Memiliki implikasi yang kuat,
31:51Dan membuka ruang transisi,
31:54Dari asumsi,
31:56Menjadi realisasi,
31:58Dari interpretasi,
32:00Tafsiran menjadi kenyataan,
32:03Sebab dengan mengenal Allah yang benar seperti ini,
32:06Kita akan bisa membedakan,
32:08Selain kita akan bertumbuh dalam kesempurnaan,
32:11Kita langsung bisa membedakan,
32:13Kalau suatu ajaran ini benar atau salah,
32:16Ajaran yang benar,
32:19Pasti merubah orang,
32:20Seperti ini saya katakan,
32:22Obat yang benar,
32:22Pasti memberikan,
32:24Dampak kesembuhan,
32:26Ini yang sembuh jiwa kita,
32:28Makin sempurna seperti Bapak,
32:30Bukan hanya dewasa,
32:31Secara mental,
32:33Tapi sempurna seperti Bapak,
32:35Serupa dengan Yesus,
32:37Makin tidak mencintai dunia,
32:40Keindahan dunia makin pudar,
32:43Makin menghayati dunia,
32:44Bukan rumah kita,
32:46Dan merindukan pulang ke surga,
32:49Dan rela,
32:50Melayani Tuhan,
32:51Dengan berkorban,
32:52Tanpa batas,
32:56Itu ciri,
32:57Dari ajaran yang benar,
32:59Jika ajaran seseorang salah,
33:02Maka tidak membuat orang Kristen,
33:04Mengalami dan memiliki keselamatan,
33:08Sedih ya saudara,
33:09Banyak orang berpikir,
33:10Kalau sudah mengenali Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat,
33:14Dan percaya,
33:15Memuji menyembah dia ke gereja,
33:17Berarti sudah selamat,
33:19Ini bodoh,
33:21Ini tidak benar,
33:24Keselamatan terhubung langsung,
33:26Dengan pemulihan gambar diri,
33:29Terhubung langsung,
33:30Dengan dikembalikannya manusia,
33:32Kerancangan Allah semula,
33:34Terhubung langsung,
33:35Dengan kesempurnaan,
33:37Terhubung langsung,
33:38Dengan menjadi sempurna seperti Bapak,
33:41Dan serupa dengan Yesus,
33:43Ajaran yang benar akan melahirkan,
33:45Atau membuahkan,
33:47Perilaku yang agung dan mulia,
33:49Yang standarnya sempurna,
33:51Seperti Bapak,

Dianjurkan