Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Jakarta - Pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan stok energi nasional berada di atas batas minimum sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan.

“Yang ketiga adalah terkait BBM untuk menghadapi puasa dan Hari Raya Idulfitri, baik LPG maupun BBM. Saya sampaikan bahwa semuanya terkendali dan berada di atas batas minimum stok nasional,” kata Menteri ESDM Bahlil usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Rabu (11/2).

Menurutnya, cadangan BBM nasional saat ini berada pada level yang memadai. Pemerintah menetapkan batas minimum stok selama 18 hari.

“Stok BBM kita batas minimumnya 18 hari, semuanya tidak ada masalah. Cadangan BBM kita saat ini sekitar 21 hari, jadi masih di atas batas minimum. Semuanya aman,” jelasnya.

Operasional kilang minyak dalam negeri juga dinilai mampu menopang kebutuhan selama periode puncak konsumsi. Kilang di Balikpapan telah beroperasi optimal untuk memasok berbagai jenis bahan bakar.

“Sekarang industri kita sudah beroperasi, kilang di Balikpapan itu cukup. Namun untuk C48, sedangkan solar kualitas tinggi seperti C51 dan beberapa spesifikasi lain, kita masih tetap impor,” terangnya.

Untuk jenis bensin nonsubsidi seperti RON 92 (Pertamax), 95 (Pertamax Green), dan 98 (Pertamax Turbo), pemerintah juga memastikan stok berada pada level aman dan tidak ada potensi kelangkaan.

“Untuk bensin RON 92, 95, dan 98, yang bukan subsidi, stoknya juga sekitar 18 hari. Jadi tidak ada masalah,” pungkas Bahlil.

Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

#bbm #lpg #ramadan #idulfitri #bahlil #pertamax #pertalite #prabowo #prabowosubianto #ProTV

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:02Dan yang ketiga adalah BBM untuk menyangkut dengan hari raya, puasa dan hari raya dositri, baik LPG maupun BBM.
00:14Dan saya sampaikan bahwa semuanya terkendali dan cukup batas minimum daripada stok nasional.
00:20BBM untuk stok kita batas minimum 18 hari semuanya tidak ada masalah.
00:27Stok BBM kita itu kan cadangan kita 21 hari, batas minimum itu kan 18 hari. Dan semuanya ada kok.
00:35Sekarang karena industri kita sudah beroperasi di kilang, di balik papan, itu cukup.
00:40Tapi untuk C48, tapi kalau yang solar kualitas tinggi kan kita masih tetap impor C51 dan ataupun beberapa spek lain
00:50yang ada.
00:50Nah untuk bensin, iron 92, 98, 95, 98 ini kan iron yang bukan subsidi, itu juga stoknya 18 hari. Jadi
01:00tidak ada isu.
Komentar

Dianjurkan