Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Bener Meriah — Pembangunan hunian sementara modular (huntara modular) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, terus berjalan sesuai jadwal.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, proyek ini diharapkan dapat segera ditempati, sehingga warga terdampak bencana tidak lagi bertahan di tempat pengungsian saat Ramadan dan bisa menyambut Idulfitri di hunian yang lebih layak.

“Progresnya masih sesuai schedule. Insya Allah minggu pertama Ramadan ini bisa selesai," kata Menteri PU, ditulis, Rabu (11/2).

Huntara modular tersebut dibangun di atas lahan seluas 30.000 meter persegi atau sekitar tiga hektare. Total luas bangunan mencapai 4.855 meter persegi, yang terdiri dari 19 blok hunian.

Setiap blok disusun menggunakan sistem konstruksi modular baja prefabrikasi, dengan total 228 modul hunian yang disiapkan untuk menampung 228 kepala keluarga.

Metode konstruksi modular dipilih untuk mempercepat proses pembangunan tanpa mengurangi kualitas bangunan. Dengan sistem ini, unit hunian dapat dirakit lebih cepat di lokasi, sehingga target dapat tercapai sesuai rencana.

Bagi para warga terdampak, kehadiran huntara ini menjadi harapan baru setelah berbulan-bulan hidup dalam kondisi serba terbatas.

Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

#benermeriah #aceh #huntara #rumah #prabowo #prabowosubianto #ProTV

Kategori

🗞
Berita
Komentar

Dianjurkan