Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
PORTAL JATIM - Keluarga mendiang Reza Valentino Simamora (21), buruh migran Indonesia yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Korea Selatan, menyatakan lega setelah diterima Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin pada Selasa (3/2/2026).

“Sebagai orang tua Reza Valentino, saya sangat mengapresiasi kinerja Pak Menteri karena sudah menerima kami dengan rendah hati dan berjanji menyelesaikan semua persoalan,” kata Saud, ayah Reza, kepada wartawan.

Diketahui, Reza merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang ditempatkan melalui skema government to government (G to G) sektor perikanan. Dalam pertemuan tersebut, Mukhtarudin berjanji segera membentuk tim khusus untuk menangani sejumlah persoalan yang belum tuntas, termasuk pencairan klaim asuransi yang hingga kini belum diterima keluarga.

Baca Juga: Bentuk Propinsi, DPRD Kota Palopo Gelar Rapat Koordinasi Bersama DPRD Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur

Pertemuan yang teragendakan dalam protokoler resmi kementerian pelindungan pekeja migran Indonesia (KP2MI) terhadap LSM Jagamarwah dan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) tersebut menghasilkan solusi pembentukan tim terpadu khusus dalam penanganan kasus almarhum Reza Valentino.

“Alhamdulillah dan sangat kami apreasiasi Menteri KP2MI Bapak Muktharuddin,Sekjend Komjen Dwi beserta sejunlah Dirjen meyakin jaminan gak almarhum terpenuhi serta membuat tim terpadu khusus atas kematian almarhum Reza Valentino "Jelas Ketua Umum JAGA MARWAG Edison Tamba.

Edison Tamba sangat mengapresiasi sikap tegas dan kepedulian Menteri KP2MI yang mengumpulkan sejumlah Dirjen yang berkaitan dalam case tersebut untuk berucap duka kepada orangtua almarhum Saut Simamora serta memberikan solusi yang menunjukkan rasa keadilan kepada PMI.

"Saat ini tim terpadu yang didalamnya ada Sekjend KP2MI Bapak Komjend Dwiyono, Dijrne Perlindungan Bapak Rinardi Dirjen Keberangkatan G to G serta sejumlab pejabat eselon II dan III lainnya" Tegas itu.

Baca Juga: Babinsa Koramil Songgon Turut Mewujudkan Gerakan Berbagi: Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim Piatu dan Duafa

Saat ini, Kata Edison Tamba atau akrab disapa Edoy ini keluarga almarhum menunggu klaim asuransi yang sudah dalam pengurusan KP2MI serta Menteri KP2MI menegaakan melayangkan surat tertulis kepasa KBRI serta menli terhadap adanya kesalahan status kematian almarhum Reza Valentino Simamora untuk di perbaiki dan dipulihkan haknya untuk diberikan kepada keluarga.

Sebelumnya diberitakan, Reza Valentino Simamora meninggal dunia saat bekerja di kapal penangkap ikan Garamho berbendera Korea Selatan. Ia berangkat ke Korea Selatan pada Maret 2025 sebagai Awak Kapal Perikanan (AKP) migran melalui program G to G.

Berdasarkan keterangan keluarga dan dokumen pendampingan SBMI, Reza meninggal pada 27 September 2025 akibat kecelakaan kerja. Ia dilaporkan terlilit tali sling yang putus saat proses penarikan alat tangkap, lalu terjatuh ke laut.

Baca Juga: Meski Beraroma Tak Sedap hingga Tumbuh Tu

Kategori

🗞
Berita
Komentar

Dianjurkan