00:00Justru Gibran itu harapan bahwa lu bisa punya politisi yang relatable, dia main bola, walaupun
00:08Ada gak sih baiknya Gibran di mata lu?
00:11Banyak dong
00:11Coba sampaikan
00:12Gue waktu itu pernah bilang, ini sebenernya orang harus dengerin Siniar Hiduplah Indonesia Maya itu podcast gue, itu lengkap banget opini gue
00:20Gue tuh pernah bilang gini, Gibran itu bisa jadi adalah wakil presiden yang, kita jangan sebut wakil presiden
00:29Nah kita sebut politisi deh, politisi yang paling bisa nangkep jaman sekarang, menangkep jaman ya
00:36Ya yang tadi lu bilang kan
00:38Iya karena waktu itu dia pernah diketawain karena waktu dia bersih-bersih kantornya dia sebagai wali kota Solo sebelum pindah jadi wakil pres
00:46Terus kan ada banyak mainan tuh, ya kan
00:49Terus kita, wuh masa wakil pres kerja banyak mainannya, padahal menurut gue justru dia relatable
00:54Ada berapa banyak cubicle di seluruh Indonesia yang kita naruh mainan, naruh poster K-pop favorit kita gitu
01:02Justru Gibran itu harapan bahwa lu bisa punya politisi yang relatable
01:08Dan dalam banyak aspek dia memang relatable, dia main bola
01:12Oke
01:13Walaupun keepernya timingnya selalu lepas ya, gue liat-liat ya
01:17Timingnya lepas mulu
01:18Iya, gue sampe bingung tuh
01:20Iya
01:20Gue off mulu nih timing nih
01:22Mungkin
01:23Atau di mata dia pas Wapers Gibran nendang tuh ada kayak efek matrixnya gitu
01:27Iya
01:28Dingung kayak, mana ini
01:30Atau mungkin keyakinannya salah
01:31Iya
01:32Atau mungkin
01:33Atau mungkin
01:34Atau mungkin
01:35Atau mungkin
01:36Atau mungkin
01:37Atau mungkin
01:38Atau mungkin
01:39Atau mungkin
01:40Atau mungkin
01:41Atau mungkin
01:42Atau mungkin
01:43Atau mungkin
01:44Atau mungkin
01:45Atau mungkin
01:46Atau mungkin
01:47Atau mungkin
01:48Atau mungkin
01:49Atau mungkin
01:50Atau mungkin
01:51Atau mungkin
01:52Atau mungkin
01:53Atau mungkin
01:54Atau mungkin
01:55Atau mungkin
01:56Atau mungkin
01:57Atau mungkin
01:58Atau mungkin
01:59Atau mungkin
02:00Atau mungkin
02:01Atau mungkin
Komentar