Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Penertiban gudang milik mantan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, di Kota Kendari, berlangsung tegang dan memicu emosi pihak keluarga. Aksi yang melibatkan ratusan personel Satpol PP itu mendapat perlawanan karena dinilai menyalahi prosedur.

Kuasa hukum keluarga, Andre Darmawan, menegaskan kliennya masih mengantongi Surat Izin Penghunian (SIP) yang belum dicabut secara resmi. Bahkan, proses DUM disebut telah diajukan namun hingga kini belum ada kejelasan tindak lanjut dari pemerintah daerah.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tetap berpegang pada aturan bahwa rumah dinas dan aset negara wajib dikosongkan setelah pejabat yang bersangkutan pensiun, sehingga penertiban tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

| Tiga Pena Indonesia

#NurAlam #PenertibanAset #Kendari
#SulawesiTenggara #SatpolPP #AsetNegara
Transkrip
00:00...administrasi kepegawaian.
00:02Jadi saya ngerti.
00:06Bagaimana kalau saya buka baju?
00:08Yuk bunuh saya aja.
00:10Sekarang, panggil bosmu, suruh tembak.
00:21Bunuh saya sekarang.
00:22Ini banyak video yang beredar di sini.
00:25Biar Presiden tahu
00:26bagaimana kelakuan pemerintah daerah
00:28profesi Seles Tenggara terhadap mantan gubernur
00:31yang hanya menitipkan
00:33kendaraan-kendaraan tuanya.
00:35Terus harus dipermalukan dengan cara seperti ini.
00:39Saya mati hari ini,
00:40tapi satu Seles Tenggara akan berkerak
00:42bisa berdarah-darah negeri ini.
00:45Pikir!
00:46Sebagai aparat, tidak semua perintah harus tidak kerjakan.
00:49Sampaikan seknamu.
00:52Saya tidak pernah mengambil
00:53satu potong pun aset daerah.
00:55Coba cek!
00:56Orang hanya minjam lokasi
00:58mana saya pernah ambil.
01:02Saya berhenti dari gubernur.
01:04Tidak ada satu potong pun aset yang saya pakai.
01:07Bukan soal tidak mau.
01:09Ini masalah etika.
01:12Masalah etik.
01:14Hargai dong kita ini orang tua.
01:18Memain keras-kerasan begitu
01:20tidak ada gunanya.
01:20dan kita menunjukkan
01:23etika pemerintahan yang buruk
01:25kalau seperti ini.
01:28Bayangkan saya aja mantan gubernur
01:30diperlakukan seperti itu.
01:31Apalagi pegawai biasa,
01:33termasuk IW.
01:37Kakadis tolong
01:37renungkan baik-baik.
01:39Ini mantan Kakadis Rasuji Rasuji.
01:41Dia tahu ini proses administrasi
01:43yang sudah berjalan.
01:44Tiga Pena Indonesia
01:47Inspiration of your life.
01:49Tiga Pena.com
Komentar

Dianjurkan