Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Andi Azwan, mengungkap hubungan antara Jokowi dan Eggi Sujana bukanlah hubungan baru, melainkan telah terjalin sejak lama sebagai sesama aktivis.

Andi Azwan menyebut Eggi pernah terlibat membantu Jokowi dalam tim kampanye, bahkan Jokowi disebut meresmikan kantor LBH milik Eggi.

"Yang penting adalah sisi kemanusiaan beliau, melihat keadaan dan kondisi Bang Eggi Sudjana yang nota benenya adalah sahabat beliau (Jokowi)," kata Andi Azwan dalam program BOLA LIAR, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga Roy Suryo Soroti Kejanggalan SP3 Eggi Sudjana & Damai, Susno: Polisi Tidak Salah | BOLA LIAR di https://www.kompas.tv/nasional/644363/roy-suryo-soroti-kejanggalan-sp3-eggi-sudjana-damai-susno-polisi-tidak-salah-bola-liar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644482/andi-azwan-bongkar-fakta-di-balik-pertemuan-jokowi-dan-eggi-sudjana-singgung-sahabat-lama
Transkrip
00:00Bang Andi, jadi isi kesepakatan yang Anda tahu itu apa?
00:03Sampai akhirnya dikeluarkan terbikiran SP3 untuk Egy dan juga Bang Damai?
00:06Kita harus lihat dari sejarah ke belakang dulu sebetulnya.
00:09Jadi, tanggal 17 Desember,
00:14rekan kami dari Rejo, Bang Darmiza, berikut Bang Rahmat,
00:19itu bertemu dengan Bang Egy itu di rumahnya di Bogor.
00:24Sebelumnya, tanggal 16 Desember, pertelepon.
00:26Sebagai sahabat lama, sesama aktivis,
00:31dia menanyakan bagaimana kesehatan Bang Egy.
00:34Bang Egy emang ngeluh di situ.
00:37Emang ngeluh, enggak ada teman gue yang dukung gue di sini.
00:40Gue lagi sakit, cancer, sadu empat nih.
00:42Gue akan keras khusus.
00:44Kaget Bang Egy.
00:45Oke, kalau begitu, aku datang aja ke rumah.
00:48Bang Egy, ya lu datang deh, jam berapa? Jam 10?
00:50Ya, ditunggu. Datanglah.
00:53Tanggal 17, bercerita.
00:55Bang Egy mengenai penyakitnya.
00:58Dan masalahnya dia ini harus pergi ke Penang.
01:01Untuk check up lagi gitu loh.
01:04Karena dokternya dia di sana untuk bicara itu.
01:06Nah, kemudian dia juga ada sebuah buku.
01:08Dia menulis tuh.
01:10Yang ngambil video itu adalah Bang Darmiza gitu.
01:13Dia menulis di situ,
01:14Untuk saudaraku seiman, se-islam.
01:19CBM.
01:20Cerdas, berani, dan militan.
01:23Nah, setelah itu, tanggal 17 itu,
01:27ya ada jeda, gitu kan.
01:30Bang Egy ini baru terbuka.
01:31Bang Egy datang ke kantornya Bang Darmiza tanggal 5 Januari.
01:35Itu atas inisiatif Bang Egy Sujana sendiri,
01:40Meminta ke Bang Darmiza untuk memfasilitasi bertemu dengan Pak Jokowi.
01:45Tanggal 5 Januari di kantornya Bang Darmiza.
01:48Itu ada bukti fotonya ada untuk itu.
01:50Nah, di situlah Bang Egy bilang,
01:54Lu tolong beres, apa,
01:56Buat aja apartemen.
01:58Semuanya itu saya yang tanggung sendiri.
02:00Buat saya.
02:01Jadi kita ketemunya nanti di Solo,
02:03Kalau sudah oke.
02:04Tanggal berapa?
02:05Oke, tanggal 8.
02:06Jam 4 sore.
02:09Bang Darmiza ini diajak nih,
02:10Nggak tahu prosesnya.
02:11Hanya diajak oleh Bang Egy, gitu.
02:13Pada saat itu.
02:14Karena Bang Darmiza juga tahu,
02:15Ternyata ada Bang Darmiza juga diajak.
02:17Karena terpisah nih.
02:18Jam setengah 4 Bang Darmiza itu sudah ada.
02:22Di rumah Singa.
02:25Bang Egy datang jam 4.30 di situ.
02:29Nah, di situ Bang Egy minta untuk di steril nih.
02:31Jalanan.
02:32Tidak ada yang namanya wartawan, apa gitu.
02:35Dia tidak mau ada publikasi macam itu.
02:41Kemudian masuklah Ibu Elida dengan Bang Rahmat.
02:46Ya, bercerita dulu lah dengan Pak Jokowi.
02:48Mungkin pembukaannya seperti apa.
02:50Kan begitu.
02:51Baru Bang Damai, Bang Egy, Bang Darmiza masuk situ.
02:56Menurut keterangan ya dari Bang Darmiza.
02:59Pembicaraan itu ada yang mengatakan Bang Damai sebagai jurubicara diminta oleh Bang Egy.
03:06Karena Bang Egy itu tidak berbicara apapun.
03:09Oke.
03:10Hanya nanti memimpin doa.
03:12Doanya itu ada 12 menit dari 55 menit percakapan yang ada di dalam situ.
03:17Oke.
03:17Ya.
03:17Mohon maaf Bang Damai ya.
03:20Tolong koreksi kalau saya salah.
03:21Perkatannya begini.
03:22Ya.
03:23Dia mengucapkan kami memohon maaf Pak Jokowi.
03:28Ya.
03:28Begitu.
03:29Bla bla bla bla.
03:30Oke.
03:31Di dalam doa pun Bang Egy mengatakan.
03:35Ya Allah ya Rabbi.
03:36Ya.
03:37Tolong sembuhkan ayah anda kami.
03:41Ya.
03:42Presiden ketujuh Pak Jokowi.
03:43Dan seterusnya.
03:45Doa 12 menit itu, itu sangat lama.
03:48Ya.
03:49Kalau saya kutip dari surat Yasin itu.
03:51Inna amru ija aroda sayan an yakula laukun fayakun disitu.
03:56Artinya disitu.
03:57Gestur tubuh disitu.
03:59Tidak perlu diucapkan.
04:01Bahwasannya disitu terjadi yang namanya bagaimana kesesuaian hati disitu.
04:07Karena Allah yang membolak-balikan perasaan dan hati yang ada disana.
04:11Oke.
04:11Sehingga timbul suatu persaudaraan yang ada disana.
04:15Oke.
04:15Jadi.
04:18Ada yang menarik ketika datang masuk kesana.
04:21Pak Jokowi menyambut dengan salaman.
04:24Tapi yang jelas memang ada permintaan maaf ya.
04:27Secara verbal.
04:29Bang Egy tidak ada permintaan maaf.
04:31Oke.
04:32Secara verbal.
04:33Kan diwakilkan.
04:35Kan dia gak berbicara.
04:36Dia hanya berbicara pas.
04:38Waktu memimpin doa.
04:40Katanya.
04:40Kan begitu ya.
04:42Ini kan ada dua saksi di dalam.
04:44Katanya itu.
04:44Katanya Darmijal.
04:46Begitu kan.
04:47Terserah kalau dia ini.
04:48Kan kita kan paham betul bagaimana.
04:51RJ itu kan prosesnya seperti apa.
04:53Ya.
04:53Mungkin itu tidak akan terjadi.
04:55Dan Pak Jokowi tidak akan mempersalahkan.
04:58Mau diucapkan atau tidak diucapkan.
05:01Yang penting adalah.
05:01Sisi kemanusiaan beliau.
05:04Melihat keadaan dan kondisi.
05:07Bang Egy Sujana.
05:08Yang notabene.
05:09Adalah justru sebetulnya sahabat beliau.
05:12Kenapa saya katakan sahabat beliau.
05:14Tahun 2012.
05:15Bang Egy Sujana itu membantu juga Pak Jokowi.
05:17Dalam tim kampanyenya juga.
05:19Kan itu.
05:20Dan 2006.
05:22Oke.
05:22Ketika pembukaan LBH-nya Pak Bang Egy.
05:26Dengan Bang Todung Mulia Lewis.
05:27Yang resmikan adalah Pak Jokowi.
05:29Oke.
05:30Begitu loh.
05:30Oke.
05:31Bang Damai.
05:32Anda mendengar.
05:32Anda melihat gestur permintaan maaf dari Bang Egy.
05:35Kan Anda ikut.
05:36Lebih baik persis saya saja.
05:37Ah ya persis Anda.
05:38Jadi kan saya yang hadir.
05:39Iya.
05:39Dan sudah saya sampaikan ke publik.
05:41Dan Bang Egy juga sudah sampaikan ke publik.
05:43Dia juga gak salah kalau beliau dengar ceritanya seperti itu.
05:47Kan gitu.
05:47Karena berubah.
05:48Oke.
05:49Sekarang saya jadi jurubicara kan.
05:54Nah itu yang masuk pertama adalah pengacara Bang Egy.
05:5720 menit kemudian baru saya.
05:595 menit kemudian atau 3 menit ya.
06:02Baru Bang Egy yang masuk.
06:03Jadi kalau jubir itu kan artinya sudah kumpul semua.
06:06Itu sebuah teori.
06:10Mungkin Bapak sebagai penyidik ini ahli, pakar ya, praktisi tahu.
06:15Setelah itu saya kembali kepada tanggal 16 April.
06:20Ini gambarannya hampir sama.
06:22Saya bicara secuil artinya.
06:24Ketika ibu kurnia, saya ngatur duduk gitu.
06:27Ibu kurnia kau perempuan.
06:28Kau di tengah kau duduk.
06:30Supaya agak.
06:31Karena kita kan ini isunya mau geruduk.
06:33Padahal suratnya klarifikasi.
06:36Silaturahmi dan investigasi.
06:40Investigasi ini dibolehkan dalam rangka peran seterah masyarakat.
06:44Oke.
06:46Setelah bicara berdua.
06:48Pak Damai.
06:49Oke.
06:50Nah itu dulu.
06:52Artinya saya sampaikan.
06:54Pak Jokowi, apa yang dulu sudah sampaikan kalau-kalau ini cukup.
06:57Ibu sehat, pak.
06:58Itulah saya.
06:59Nah, kemarin saya gambarkan seperti ini juga.
07:01Ketika Bang Egy menyampaikan.
07:03Blah-blah-blah-blah semua kan.
07:06Termasuk Pak Jokowi, saya kesini bukan minta maaf.
07:10Saya minta maaf salah saya apa.
07:13Karena menurut Undang-Undang Nomor 31.
07:16Ini yang saya dengar.
07:19Undang-Undang Nomor 31 tahun 2014.
07:22Tentang Lembaga Perlindungan Sakit Korban.
07:25Pasal 10.
07:26Saya ini gak bisa dilapor.
07:27Apalagi saya ini dilindungi oleh Undang Anadpokat dan lain-lain.
07:30Oke.
07:30Poin seterongnya adalah Nomor 31 yang pertama kali disebut.
07:34Oke.
07:34Nah, saya ditanya.
07:36Ya kan?
07:36Giliran lah gitu.
07:38Saya bilang,
07:40Dua kali saya ulang.
07:41Dari sisi hukum,
07:43Apa yang disampaikan Bang Egy itu?
07:45Saya sama.
07:46Oke.
07:47Baik.
07:47Sebelum kita lanjutkan dialog kita.
07:50Pak Jokowi bilang,
07:51Ya understanding lah.
07:52Sudah.
07:53Nah, ini sudah diucapkan.
07:55Sepertinya sama-sama lah.
07:57Oke.
07:57Artinya,
07:57Rata Ujansis ini,
07:59Saya terserah.
07:59Yang penting saya di SP3.
08:01Oke, baik.
08:02Sebenarnya saya punya nota pembelaan dan faktual.
08:04Baik, kita dengarkan dulu penyataan dari Egy Sujana setelah menerima SP3, Sudara.
08:08Saya datang, Pak Jokowi yang saya hormati.
08:13Saya berharap,
08:15Jangan salah info.
08:18Saya ke sini, mungkin Bapak terima,
08:21Mungkin pembisik-pembisiknya menyatakan Egy datang mau minta maaf.
08:26No way.
08:27Jelas ya.
08:28Saya datang bukan untuk minta maaf.
08:31Itu saya sampaikan depan beliau.
08:33Oke, oke.
08:34Itu saya senang dengan kebaikan beliau luar biasa dalam.
08:37Ahlak ya, ahlak.
08:39Kalah saya.
08:40Nah, lalu yang saya menarik lagi,
08:43Bapak Jokowi yang terhormat,
08:44Dia menyatakan,
08:45Saya harus bagaimana?
08:46Nah, disitulah baru ada RG itu.
08:49Saya minta perintah Kapolri,
08:52Kepada Kapolda,
08:53Kapolda kepada Diri Keribong,
08:55Cabut cekal saya,
08:57Dan,
08:58SP3-kan saya.
08:59Itu yang saya bilang,
09:00Dia langsung reaksi.
09:02Masa Reb, ajudannya.
09:05Panggil polisi.
09:05Nah, saya baru tahu disini ada polisi,
09:07Bukan saya didamping di polisi.
09:08Terima kasih.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan