- 3 jam yang lalu
- #breakingnews
- #mendagri
- #bencanasumatera
JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf hingga Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menghadiri rapat penanganan pascabencana Sumatera pada Kamis (15/1/2025).
Sejumlah masukan disampaikan mulai dari hunian tetap hingga pendalaman sungai di wilayah terdampak bencana.
#breakingnews #mendagri #bencanasumatera
Produser: Theo Reza
Video Editor: Frashiva Rizaldi
Baca Juga Mendagri Minta Gubernur Sumut dan Sumbar Tunjuk Jubir Laporkan Progress Rekonstruksi Pascabencana di https://www.kompas.tv/nasional/644119/mendagri-minta-gubernur-sumut-dan-sumbar-tunjuk-jubir-laporkan-progress-rekonstruksi-pascabencana
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644130/full-gubernur-mualem-hingga-bobby-nasution-depan-menteri-prabowo-di-rapat-pascabencana-sumatera
Sejumlah masukan disampaikan mulai dari hunian tetap hingga pendalaman sungai di wilayah terdampak bencana.
#breakingnews #mendagri #bencanasumatera
Produser: Theo Reza
Video Editor: Frashiva Rizaldi
Baca Juga Mendagri Minta Gubernur Sumut dan Sumbar Tunjuk Jubir Laporkan Progress Rekonstruksi Pascabencana di https://www.kompas.tv/nasional/644119/mendagri-minta-gubernur-sumut-dan-sumbar-tunjuk-jubir-laporkan-progress-rekonstruksi-pascabencana
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644130/full-gubernur-mualem-hingga-bobby-nasution-depan-menteri-prabowo-di-rapat-pascabencana-sumatera
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00...bekerjasama atas semua masukan-masukan dan kritikan.
00:05Kami ingat demikian, selanjutnya kami serahkan kembali kepada Bapak Minko Pemka.
00:13Makasih Pak Minko.
00:17Sekap, Pak Gubernur bisa menyampaikan secara ringas, mungkin mulai dari yang ringan dulu.
00:27Pak Gubernur Sumatera Barat, kemudian Sumatera Utara, dan Aceh.
00:32Aceh itu yang paling berat ini, paling ingat.
00:35Silahkan Pak Bu.
00:36Baik, terima kasih Pak Minko, Pak Minko, Pak Minko, Pak Menteri, Pak Ibu Menteri,
00:44dan Lokumet yang ada pada hari ini.
00:46Terima kasih Pak.
00:52Terima kasih saja Pak.
00:52Terima kasih.
00:55Apa yang terakhir sampai oleh Pak Kutusak Sampai, Pak Menteri, Pak Menteri,
00:59ini ada beberapa hal yang berakhir mungkin kami ingin menambahkan Pak.
01:05Yang pertama, kaitan dengan sungai,
01:10seperti yang sampai oleh Pak Menteri,
01:11dan juga terakhir dari Ulu Idir.
01:15Dan kemudian ini, kita akan mengenai prioritas Pak.
01:20Kenapa?
01:21Karena memang dari BMKG,
01:23ya curah hujan pada pekwari di bahaya ini tetap,
01:26walaupun melandai,
01:27tapi nanti bulan Maret,
01:30nah selanjutnya itu akan tinggi lagi.
01:33Nah ini yang kita khawatirkan nanti,
01:34tampak oleh masyarakat.
01:36Nah, apabila itu memang dukungan peralatan,
01:39kita akan bisa lebih maksimal dalam dua bulan ini,
01:41sehingga alur sungai sudah terbentuk,
01:45sehingga nanti ketika curah hujan tinggi,
01:47tidak melebar kiri kanan.
01:49Itu yang pertama.
01:50Kemudian yang kedua,
01:53kami mungkin kaitan dengan data rumah dari Pak Menteri,
01:59jadi ada perbedaan data,
02:03ini datanya sudah kita sampaikan melalui RTKP,
02:06itu rusak berat.
02:07Rusak berat itu dari data kita itu adalah
02:12ada 5.077 yang rusak berat.
02:19Tadi di sana 2.000.
02:21Kemudian juga dari Kementerian Rumahan,
02:23di Kementerian Rumahan juga 2.000.
02:25Maksudnya itu kan,
02:26dari data yang terakhir itu 5.077.
02:29Kemudian yang hanyut itu ada 775.
02:33Dan ini sudah hasil verifikasi, Pak.
02:34banyak kerjasama dari bantuan dari BNPB,
02:38dan kemudian juga dari Pugan Tinggi,
02:40memberifikasi.
02:41Nah itulah data yang kita masukkan ke RTKP,
02:45yang sudah kita cerahkan beberapa kemarin.
02:48Kemudian yang ketiga,
02:50masukkan dari kami,
02:53karena dari pemberitaan yang kami ikuti,
02:57dan juga dari laporan kita hari ini,
03:00memang benar bahwasannya,
03:01penanganan bencana Sumatera ini adalah
03:04penangannya dari pusat.
03:07Maka lalu saya itu harapkan kami,
03:09tumbuhan dana juga dari pusat, Pak.
03:12Yang pertama adalah dana TKD,
03:14kami ini perlu dikembalikan.
03:17Kenapa?
03:17Karena memang kalau seandainya ini perlu dikembalikan,
03:20di asaran Bapak tadi,
03:21ada yang kecil-kecil ini kita yang ngerjakan.
03:24Nah sementara dana sangat terbatas.
03:25Lalu saya itu,
03:27nah kemudian yang kedua,
03:29adalah kaitan karena memang ini penanganan yang serang nasional,
03:33maka itu anggarannya yang nasional.
03:36Kemudian yang keempat,
03:41tentang data rumah rusak berat dengan BNPB,
03:49itu berbeda dengan Kementerian Perumahan Pemukiman.
03:52angkanya.
03:55Ini yang nilai-nilai-nilai
03:57besaran jumlah akan dibayar.
04:01Maka itu kalau bisa disamakan aja, Pak.
04:03Ini yang menjadarkan dari Kementerian Perumahan Pemukiman, Pak.
04:07Nah supaya sama semua yang cik,
04:09beda menteri, beda harga, beda harga.
04:12Ini kan juga repot juga,
04:13kita menyamakan diri lapangan.
04:14Nah sementara itu tidak harus kami disamakan,
04:19karena sama-sama nanti semuanya.
04:21Saya mencadar BNPB dan kemudian,
04:24masa BNPB itu kurang dulu,
04:26dibandingkan dengan Kementerian Perumahan dan Pemukiman.
04:30Dan kemudian yang terakhir,
04:34mohon kami dukungan untuk Sumatera Barat,
04:37untuk memetakan tentang
04:38peta Sumatera Barat,
04:42tentang kerawanan daya.
04:43Tadi juga kami sudah lihat,
04:47maka sudah itu ini ya,
04:48itu juga akan dimasukkan kepada kami.
04:49Karena memang di Sumatera Barat,
04:51kami tidak berpengaruh di Aceh dan Sumatera Utara,
04:54di kita memang ada retakan-retakan.
04:57Seperti di Agam itu ada patahan-patahan.
05:00Itu makanya jalan kita itu,
05:02bukan hanya longsor,
05:04tapi patahan.
05:06Dan kemudian juga di 50 kota,
05:08dari satu daerah, satu negara,
05:10itu juga ada patahan.
05:13Sehingga kita relokasi.
05:15Nah, maka sudah itu nanti data ini kita harapkan,
05:18untuk menjadi masukan bagi kami,
05:20dalam rangka untuk merevisi,
05:23tentang RT RW,
05:24yang itu ke depannya.
05:26Dan sekaligus juga,
05:28mana yang memungkinkan untuk didiami,
05:31ditinggali,
05:32sehingga nanti daerah-daerah yang rawan,
05:34ini akan tidak akan relokasi.
05:35Untuk ini memang ini perlu perencanaan,
05:38apa,
05:39kereta ini,
05:40kajian ini perlu,
05:42sehingga ini akan dimasukkan untuk merelokasi.
05:44Karena kita di Sumatera Barat,
05:46ancaman
05:46Metatrust,
05:49kemudian juga ada bali longsor,
05:52kemudian ada patahan,
05:53yang terjadi sekarang ini.
05:55Seperti di 50 kota,
05:57sekarang ini ada,
05:58simhol yang terjadi.
06:01Nah, maka sudah ini kan ada,
06:03apa,
06:03ada dinamika,
06:05ya,
06:05di lapisan tanah kita.
06:07Nah, maka sudah itu ini,
06:09dukungan dari BIN tentunya,
06:10ataupun juga dari komentar terkait,
06:12kita harapkan,
06:13sehingga ini akan dimasukkan kepada kita,
06:15yang kedua nanti untuk relokasi,
06:17ya,
06:18nanti rumah masyarakat yang tinggal di sana sekarang ini,
06:22dan juga untuk perencanaan perubahan RT RW ke depan.
06:26Demikian, Pak Menteri,
06:27yang bisa kami sampaikan,
06:28mohon maaf,
06:29terima kasih,
06:30dan harapan,
06:30teman-teman,
06:31apa yang kami sampaikan ini,
06:32akan bisa disetui.
06:35Dan kami dengar,
06:36ini dari Pak Bopi,
06:37Pak Suyu, Pak,
06:38dengan apa yang kami sampaikan,
06:39Pak.
06:39Dan kemudian,
06:40terlaki-laki,
06:40pemuali,
06:41dan sepatah,
06:42semuanya, Pak.
06:43Ini karena kami lakukan, Pak.
06:45Terima kasih,
06:46Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:47Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:48Jangan, Pak,
06:49grup sumut.
06:55Baik, terima kasih.
06:57Pak Menteri,
06:58yang terhormat,
07:00para Menteri,
07:00Kederaan Merah Putih,
07:03para Gubernur,
07:04para Bupati,
07:05Wali Kota,
07:06yang bisa melalui Zoom.
07:07Mohon izin,
07:10Pak Menteri,
07:11Pak Pak Satgas,
07:13kami sedikit saja ingin,
07:16sedikit saja tambahan,
07:17dari apa yang disampaikan oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat.
07:20Prinsipnya,
07:21tadi seperti disampaikan oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat,
07:23kami sangat sepatat dan setuju,
07:27yang disampaikan oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat.
07:30Namun, kami ingin menyampaikan sedikit kondisi di Sumatera Utara,
07:33secara umum saja Bapak Gubernur Sumatera Barat,
07:35satu persatu,
07:36karena kalau dibuka,
07:37saya ada 50 slide,
07:38ini Bapak,
07:39mohon izin,
07:39kami buka di halaman 3 saja,
07:42mohon izin operatornya.
07:43Mohon izin,
07:47Pak Minko,
07:48Pak Kasatgas,
07:49dari yang disampaikan tadi,
07:53estimasi,
07:55kami langsung saja Bapak,
07:56estimasi kerugian,
07:57dari seluruh sektor yang ada di wilayah Sumatera Utara,
08:00dari sektor perumahan,
08:00infrastruktur, ekonomi,
08:02sektor sosial,
08:03dan juga lintas sektor,
08:04ini,
08:05total kurian adalah 17,4 triliun.
08:08Namun, disini,
08:08kenapa ada total kebutuhan,
08:10ada 69,47 triliun,
08:13mohon izin Bapak Menteri,
08:15Bapak Ibu Menteri,
08:16yang dihormati,
08:18bukan mendahului,
08:19bukan melewati batas,
08:22tapi izin ini,
08:23kami juga sudah koordinasi dengan,
08:25kementerian terkait,
08:28yang ada di wilayah,
08:29di wilayah kami,
08:30di Sumatera Utara,
08:31seperti Kepala Balai,
08:32dan lainnya.
08:33Contoh di infrastruktur, Bapak,
08:35infrastruktur yang ada,
08:38mungkin secara nilai kerugian,
08:40disini ada tertulis 10,90,
08:43triliun,
08:44namun,
08:45mohon izin ada beberapa ruas,
08:47yang secara nilai mungkin,
08:49nilainya 10,90 triliun,
08:52namun,
08:53kalau diperbaikin, Bapak,
08:54ini,
08:54mungkin dengan angka segitu,
08:55tidak bisa lagi,
08:56Pak Meku,
08:57mohon izin.
08:57ada jalan nasional,
09:00ataupun jalan provinsi,
09:02ini yang sudah tidak bisa lagi digunakan,
09:04jalan existing yang hari ini ada,
09:06ataupun,
09:07ketika hari ini jalan existingnya sudah,
09:09masih bisa digunakan,
09:10terus ada penguatan-pemuatan tebing yang lainnya.
09:13Jadi,
09:13bukan hanya jalannya yang loksor,
09:16jalannya yang jatuh,
09:17hanya itu saja yang diperbaiki,
09:19tapi mungkin,
09:20jalannya diperbaiki,
09:21penguatan tebing,
09:22pendalaman alur,
09:23dan segala macam,
09:24yang menyambut dengan perkuatan tentang jalan itu sendiri,
09:29ini perlu dilakukan,
09:30oleh karena itu,
09:31mungkin pengali dari total kerugian ini kami lakukan,
09:35sesuai dengan,
09:36apa gambaran data yang akan kami ajukan,
09:38sebagai R3P,
09:40yang insya Allah akan kami selesaikan,
09:42sebelum akhir bulan Januari 2026.
09:47Mohon izin,
09:48Pak Menteri,
09:49kami juga mengucapkan terima kasih,
09:50kepada Kementerian PKP,
09:53dan juga BNPP,
09:54yang sudah melaksanakan,
09:55kami di hari ini sudah ada melaksanakan,
09:57unian tetap,
09:59dan juga unian sementara,
10:01baik dari BNPP,
10:03dan juga dari Kementerian PKP,
10:06mohon izin,
10:07kalau memberikan saran yang ada di wilayah kami,
10:10mohon izin, Pak Menteri Tanah,
10:11saya lihat ada Menteri yang terkait di sini,
10:13mohon izin, Pak.
10:15Di daerah hari ini,
10:16kami ditugaskan oleh Kementerian PKP,
10:18salah satunya,
10:19untuk menyiapkan lahan,
10:21untuk tahun yang tetap,
10:23mohon izin, Pak Menteri.
10:24Namun kita ketahui,
10:25di beberapa daerah,
10:27untuk lahan ini agak sedikit sulit,
10:29karena sesuai dengan yang kami disampaikan,
10:31karena Bapak Presiden,
10:32kalau bisa,
10:33lahan ini milik negara,
10:35milik pemerintah pusat,
10:37kementerian,
10:38ataupun milik pemerintah daerah,
10:40ataupun milik BUMN.
10:41mohon izin,
10:43saran kami, Pak,
10:44kalau belum dimasukkan,
10:46di Sumatera Utara itu sangat banyak sekali, Pak,
10:48XHGU PTPN, Pak.
10:51Yang hari ini memang yang digunakan adalah
10:53karena-warena PTPN yang aktif,
10:54memang, Pak.
10:55Namun banyak sekali,
10:56XHGU PTPN yang hari ini sudah habis,
10:59yang memang dalam penetapannya itu diberikan kepada gubernur, Pak,
11:03untuk menetapkan lokasi-lokasinya XHGU
11:06dan diberikan kepada kelompok-kelompok masyarakat,
11:08kepada siapa saja.
11:10Namun ini kelompok masyarakatnya,
11:11ataupun dikembali ke daerah,
11:12ataupun kita kembali ke TNI PORDI,
11:15contohnya, Pak,
11:15kita kembali ke TNI PORDI,
11:17ini tetap disuruh melakukan pembayarannya,
11:20kepada PTPN.
11:22Mohon izin,
11:22kalau boleh saran,
11:24ada beberapa daerah yang terhadap bencana,
11:26yang punya XHGU,
11:28mohon izin,
11:28kalau boleh, Pak,
11:29ini kita berikan saja kepada masyarakat,
11:31di atas XHGU itu,
11:33dan mungkin biaya pembayaran XHGU itu
11:36kepada PTPN mungkin bisa diukaukan,
11:39mohon izin, Pak.
11:39Kemarin juga kami sudah sampaikan kepada
11:41Pak Nampri PKP
11:42dan juga kepada Kepala BPN, Pak, mohon izin.
11:46Yang berikutnya,
11:47sama seperti sampaikan Pak Gubernur Sumatera Barat,
11:50pendalaman sumai ini sangat penting sekali.
11:53Banyak yang kami juga masukkan,
11:54Bapak, ada kerugian
11:55ataupun dampak perusakan sumai,
11:58yang ada di wilayah Sumatera Utara,
12:00total panjangnya lengkap,
12:01kami juga sampaikan kepada Kepala Satgas.
12:06Terakhir, mohon izin, Bapak,
12:07kami sampaikan di halaman 50,
12:09mohon izin operator di halaman terakhir saja langsung,
12:11Bapak.
12:13Ini izin,
12:14Pak Enko,
12:16Pak Satgas,
12:17ini kami,
12:18pemerintah provinsi,
12:19pada saat bencana terjadi,
12:21kami sudah mengesinkan,
12:22mohon izin, Bapak,
12:23dengan antara pemerintah provinsi dan DPRD provinsi.
12:28Oleh karena itu,
12:29dalam menanggapi bencana ini,
12:30sesuai dengan arah Pak Mendadri,
12:32kami boleh melakukan pergeseran anggaran, Bapak.
12:35Oleh karena itu,
12:35kami pemerintah provinsi Sumatera Utara,
12:38melakukan pergeseran anggaran, Bapak,
12:39senilai 430 miliar lebih,
12:44terdiri dari,
12:44untuk infrastruktur kami yang rusak,
12:46itu ada 275 miliar lebih,
12:49ini tambahan, Bapak,
12:50dari anggaran yang kami sudah anggarkan di 2020,
12:53ini tambahan dari pergeseran yang kami lakukan.
12:56Untuk komunikasi,
12:58bidang komunikasi informatika ada 1,6 miliar,
13:01dan pendidikan,
13:02mohon izin, Pak Menteri,
13:03ini ada 21 miliar,
13:06ini tambahan daerah yang terkena bencana,
13:08ada 5 kabatan kota,
13:10ini sekolahnya kami gratiskan, Bapak,
13:12dengan kalau dinilaikan,
13:13angkanya ada 21 miliar,
13:15dan yang dibawahnya diberikan 15 miliar,
13:17untuk baru fisik kebangunan sekolah-sekolah,
13:19ya rusak,
13:20ini kami juga membantu penganggarannya.
13:22Untuk kesehatan,
13:23dan juga bantuan kebuangan provinsi,
13:25kami tambahkan 110 miliar,
13:27untuk daya daerah yang terdampak bencana,
13:29jadi total 430 miliar.
13:31Mohon izin, Pak Menteri,
13:32kami sampaikan ini,
13:33sama seperti yang Pak Menteri Sumatera Barat,
13:36kami dari provinsi sudah,
13:37mengalokasikan anggaran yang kami miliki,
13:41di 2026,
13:42dari anggaran yang sudah ada,
13:44kami putar-putar lagi Pak,
13:45dapatlah 430 miliar lagi Pak,
13:48untuk kami anggarkan,
13:50untuk dampak bencana ini Pak,
13:52dan anggaran ini akan,
13:54kita berikan juga kepada daerah-daerah.
13:57Mohon izin Pak,
13:57mungkin angka 430 miliar,
13:59ini bisa lebih dibesarkan lagi,
14:01kalau mungkin mohon izin,
14:03TKD kami juga bisa dikembalikan Pak.
14:04Kami gak minta banyak-banyak,
14:06cukup daerah yang terdampak bencana saja dulu Pak.
14:10Mohon izin Pak,
14:11mohon izin dapat daerah-daerah terdampak bencana saja,
14:14kami tadi punya 33 kabupaten dan kota,
14:19mungkin gak usah semuanya Pak,
14:2033 kabupaten dan kota,
14:22bukan meringankan dampak yang lain,
14:26tapi kalau boleh di daerah-daerah yang dampaknya besar,
14:29baik dampak bencana secara langsung,
14:31ataupun dampak secara keuangan,
14:33ataupun ekonominya Pak di daerah.
14:35Mungkin ini saja yang bisa kami sampaikan,
14:37terima kasih,
14:38mudah-mudahan apa yang kami sampaikan,
14:40dari Sumatera Utara,
14:42dari Sumatera Barat,
14:43dan juga dari Aceh,
14:44nanti kami,
14:45nanti sampai yang juga sudah sepakat lah kemarin,
14:47mudah-mudahan ini,
14:48keluhan yang ada di daerah,
14:50bisa direnarkan,
14:50dan bisa dilaksanakan,
14:52sehingga masyarakat kami,
14:53di daerah masing-masing,
14:54bisa merasakan dampaknya.
14:55Terima kasih kami akhiri,
14:56Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
14:59Waalaikumsalam.
15:00Saya bersidarkan Pak Goh,
15:02Acah.
15:02Terima kasih.
15:03Terima kasih, Pak.
15:04Selamat sore,
15:06salam yang selamat berada kepada kita semua.
15:10Kita hormati Pak Menteri,
15:12Pak Menteri,
15:14kita hormati semua Menko yang menghadir,
15:18dan juga kepada Suam Menteri,
15:21dan juga
15:21tubuh Ibu Bapak-Bapak sekalian,
15:24yang bersendir,
15:27dan juga kepada
15:28yang berwakili.
15:32Terima kasih.
15:34derima kasih juga kepada
15:34Bapak Bapak Bapak Td.
16:04Pak Meku Zambuti dan Pak Meku Ahli Prasukur, sawah yang sebanyak 50 ribu hectare yang berdampak lumpur.
16:25Jadi kalau ini tidak kita menarik, sudah pasti angka pecahargaan, angka kemiskinan, angka penampang.
16:34Yang kedua, seperti mana Pak Meku Bapak Menteri-Menteri tadi mengatakan bahwa diajik jembatan yang perlu kita menarik, Pak Menteri Bapak Menteri Bapak Menteri itu.
16:55Karena yang besar penahit adalah sekarang jembatan yang melalui nasional.
17:03Menteri nasional itu sudah 60% atasnya.
17:07Sedangkan jembatan-jembatan di bagi kecamatan, antar kematan dan antar desa ini masih belum tersentuh.
17:18Jadi ada beberapa peopaten di Aceh, yaitu Aceh Timur dan juga Aceh Nara masih memperlukan rakit.
17:29Dan anak sekolah, terima kasih.
17:38Kemudian ini berdoa-doa-doa kebijakan rata, setelah mungkin mereka dapat.
17:44Terima kasih.
19:33Terima kasih.
19:34Terima kasih.
20:04Terima kasih.
20:05Terima kasih.
20:07Terima kasih.
20:09Terima kasih.
20:11Terima kasih.
20:13Terima kasih.
20:15Terima kasih.
20:17Terima kasih.
20:19Terima kasih.
20:21Terima kasih.
20:51Terima kasih.
20:52Terima kasih.
20:53Terima kasih.
20:54Terima kasih.
20:55Terima kasih.
20:56Terima kasih.
20:57Terima kasih.
20:58Terima kasih.
20:59Terima kasih.
21:00Terima kasih.
21:01Terima kasih.
21:02Terima kasih.
21:03Terima kasih.
21:04Terima kasih.
21:05Terima kasih.
21:06Terima kasih.
21:07Terima kasih.
21:08Terima kasih.
21:09Terima kasih.
21:10Andai.
21:11Terima kasih.
21:13Terima kasih.
21:20termasuk juga situasi update yang sudah kami kompuler dan itu empat hari selain turun pelapangan
21:28juga langsung persen-persen dengan seluruh Bupati Waipada mendengarkan dari pagi sampai
21:34sore ini itulah hasilnya dan kemudian akhirnya banyak sekali perubahan yang bagus dibandingkan
21:42dimirakan dibanding saat bencana namun masih ada perlu yang kita atensi setidaknya tujuh di tanpa
21:52menafikan yang lainnya tujuh di Aceh kemudian lima di Sumatera Utara dan empat yang ada di Sumatera
22:01dengan berbagai macam problemnya kemudian Kak setelah ini kami harapkan dengan segala hormat
22:12karena mungkin Dr. Surihan saya mohon maaf mungkin tidak dengan diskusi dengan Mbak Lakmin KBMK
22:21belum memberikan waktu untuk berkandakan Menteri menyampaikan karena nanti akan bisa selai malam kita
22:30kita hemat waktu saja kita semua sudah punya jam terbang semua ada ngerti yang intinya adalah kalau
22:40untuk masalah perencanaan rencana hidup bukan tata ruang rencana aksi daerah-daerah kami mau
22:49izin Bapak Menteri BPM Mbak Benas daerah-daerah sudah mengajukan namanya RTJT
22:56rencana rekonstruksi rekonstruksi rehabilitasi pasca rencana betil Pak mereka sudah punya
23:05nah tolong tiga gubernur atau staffnya segera serahkan kepada Menteri pencambang penas untuk dapat
23:14disesuaikan antara mekanisme bottom-up R3G tadi betil dengan daerah-daerahnya jembatannya
23:23dan lain-lain baik emosi empat jangka pendek maupun jangka penengah sampai 2029 dan kemudian mungkin bisa
23:32diakomodir disesuaikan dengan rencana top-down dari pemerintah pusat kemudian mohon untuk Bang Nostron
23:32saudara saya selain penyiapan lahan dalam rangka untuk terutama untuk buntap juga dapat mengkoordinasikan
23:41mengenai masalah jangka panjang yaitu tata ruang tata ruang daerah lagi yang tidak rawan dan lain-lain yang perlu
23:56untuk diri lokasi banyak sekali banyak sekali daerah di lokasi yang itu tinggal jurang aja sehingga ini
24:15bisa dilakukan apakah penyesuaian tata ruang maupun rencana detil tata ruangnya kemudian yang berikutnya
24:24lagi adalah barang-barang pusat sasifik sebagai penguat data beli ibu ini saya mohon Bu kalau bisa yang
24:32paling cepat adalah rumah ringan sedang itu yang paling cepat sekali supaya bisa dibayarkan oleh BNPB ya setelah
24:40seorang juga didata bersama dengan Kementerian Sosial untuk yang turun kelas supaya tadi kerjasama dengan
24:50penda-penda dinas sosial supaya kita bisa mendata yang mereka turun kelas untuk mendapatkan
24:59bantuan langsung tunai baik yang mekanisme bencana yaitu pemberdaya pemilihan peranggota
25:09kemudian peranggota dan stimulasi ekonomi maupun juga yang bersifat reguler PKH PBI
25:18PBI BPJS atau prakerja yang intinya memperkuat daya beli mereka kemudian untuk komunikasi publik
25:28saya mengucapkan terima kasih banyak luar biasa Ibu kepada Ibu Mertia jujur nih laporan semua Bu karena saya
25:364 hari saya diskusi satu-satu dari pagi hari sore dengan seluruh Bupati yang hadir juga ada sekarang di sini
25:45mereka itu mereka menyampaikan hampir sebagai besar internet bagus semua komunikasi juga Alhamdulillah bagus
25:53tinggal mungkin daerah terpencil yang belum dan itu berkat-berkat kerjasama Ibu yang kerja secara saya
26:01namun saran sami mohon bantuan Ibu untuk masalah media center yang dipusatkan di Pusko Kemendakri
26:12yang akan memberikan daily brief dan di debrief dan untuk yang di Aceh di Aceh kalau yang dipusat itu Ibu
26:22mohon ingin kontaknya ke Pak Tom Singh agen Kemendakri nanti ada PICnya nanti mereka akan memberikan daily brief
26:33nanti ada weekly brief yang nanti saya dengan Bapak Menko PMK dan kami berserta beberapa yang kami anggap perlu
26:42untuk dimunculkan karena memang banyak dikerjakan dan kemudian untuk yang di Aceh
26:51di Aceh juga kami membuat Pusko Pusko spesifik untuk memberikan coding tentang kegiatan-kegiatan di Aceh
26:59sehingga masalah Aceh paham betul progres hari per hari dan ini kontaktorsnya adalah dirijan akwil Pak Sabri Zalu
27:09dari pusat yang kebetulan beliau adalah dirijan akwil Kemendakri dan mantan PJ selama hampir satu tahun
27:18dan orang Aceh dan dia pun ngepost dari awal di Aceh
27:22nanti mungkin bisa dibuat seperti apa mereka semua ini
27:26khusus untuk media senter yang ada di Sumatera Utara
27:31saya seterahkan kepada Bapak Gubernur untuk siapa yang digugaskan
27:35mungkin kebanyakan sekom info untuk memberikan daily brief
27:39setiap hari merekat semua kegiatan-kegiatan yang ada dilakukan di sana
27:45dan memberi penyampaian kepada publik bahwa kita bekerja dan untuk yang di Sumatera Barat
27:52saya serahkan kepada Bapak Gubernur menunjuk siapa, Bapak Gubernur Sumatera Barat menunjuk siapa yang dipercaya
28:02membentuk tim untuk menyampaikan kepada publik kepada media apa-apa yang sudah dikerjakan
28:10kemudian untuk menterian PU, jujur nih kami minta dukungan dari Bapak Minko
28:17pekerjaan yang paling berat memangnya lah ini
28:20masalah jembatan, masalah jalan, masalah ngurup sungai
28:25kemudian macam-macam gini
28:30termasuk juga masalah punian segala macam
28:33khusus untuk masalah pemikiran
28:36leading sektor paling utama adalah
28:38memaham sahabat saya
28:40Menteri PKP, Bang Harak
28:43tapi BNPB sudah memberikan usulan
28:46yaitu untuk rumah-rumah yang scattered
28:51yang dibangun perorangan
28:53karena mereka sudah punya jam terbang tinggi
28:56disarankan BNPB yang menangani
28:59tapi rumah yang satu hamparan
29:02baik karena mereka ingin pindah ke sahabat itu
29:07atau yang perlu direlokasi
29:09itu mohon maaf dan sekolah maaf
29:12kalau bisa Bang Harak yang mengerjakan
29:15dan kami pasti bantu Bang Harak
29:19kemudian yang untuk bidang sosial
29:23ini adalah saya sepenuhnya nyerahkan kepada Bapak Menteri Sosial
29:27saran kami kalau bisa rapat dengan Menteri Jaksmen
29:31Menteri Kesehatan
29:33Menteri Agama
29:35Menteri Kebudayaan Bank Partizon
29:38Menteri PPA
29:40karena ini masalah sosial
29:43yang urgent sekali sebetulnya adalah masalah
29:46tadi bantuan
29:48apa nama itu
29:50yang bantuan bencana
29:53yaitu yang uang lauk pau
29:56yang 15 ribu
29:58gimana nih caranya
30:00secepat mungkin bisa dibantu gitu
30:02siapa yang menerima
30:04dan kemudian
30:06uang untuk perabotan
30:09yang ketiga
30:10luang stimulan ekonomi
30:12setelah itu yang non reguler
30:14non regulernya ini
30:16seorang yang reguler
30:18yang masukkan ke PKH
30:19karena mereka udah miskin
30:21PKH atau BBI
30:23Iuran
30:24BPJS
30:25atau prakerja
30:26apa pun juga yang Bapak punya
30:28dan kemudian
30:30sekaligus juga
30:32nggak hanya itu nih
30:33makin berat nih
30:34karena ngurusin
30:36ngurusin masalah
30:38sekolah
30:39takut
30:41madrasa pembes
30:42yang kena
30:43masalah puskesmas
30:45yang belum
30:46tapi Bapak
30:47didukung oleh
30:48tim yang kuat
30:49ya
30:50amin guys
30:51Menteri Dagmir
30:52jagoan-jagoan semua pak
30:53iya
30:54tim yang kuat pak
30:55ada kementerian agama
30:57untuk urusan rumah ibadah
30:59ini yang banyak
31:00rusak-rusak juga
31:02gimana banyak kan
31:03itu
31:05saya yakin bisa
31:06apalagi Bapak Nari Basnas
31:09kemudian juga
31:12kebudayaan
31:13saran saya juga
31:14kalau bisa
31:15komunikasi
31:16dengan Menteri BPA juga
31:18Ibu BPA disini
31:20karena mereka minta spesifik
31:22urusan
31:24wanita
31:25bayi
31:26lansia
31:27disabel
31:28karena mereka juga ada yang
31:30mempunyai pengungsian
31:31atau yang kena korban
31:32kemudian
31:33energi dan kondikitas
31:35ini
31:36sudah cukup bagus
31:38ya
31:39tinggal
31:40artinya
31:41ini saja
31:42apa nama itu
31:43listriknya yang kurang
31:44beberapa desa
31:45sama yang
31:46SPBU nya sudah jalan
31:49tapi belum
31:50pasokannya yang
31:52perlu konsisten
31:53ini
31:54ini
31:55Menteri SDM
31:56ya
31:57ada segera
31:58di sini
31:59ya
32:00wamen ada
32:01kemudian juga
32:03Kepala Badan Pekutusan Badan Usaha Negara
32:06Kursus Pindahan Ekonomi
32:08ini
32:09menetan
32:10kuncinya
32:11ada
32:12Pak Wamen
32:13entah kau salah
32:14dari mental ada ya
32:15ada dari mental
32:18Menteri Pertanian
32:19sekian ada
32:23ya
32:24saya tahu
32:25Pak Wamen juga lagi
32:26semua ke Aceh
32:28ini
32:30tolong dirapatkan dengan Menteri Industri
32:33Kelawat KKP
32:35Perdagangan
32:36UMKM
32:37ekonomi kreatif
32:38tambah satu lagi
32:39yaitu Menteri Prawisata
32:42Prawisata
32:43karena ini
32:44sangat penting
32:45untuk
32:46satu
32:48menangani
32:49tadi sewa
32:50yang disampaikan beliau tadi Pak Gubernur
32:53Pak Gubernur
32:54beliau ini memang ini
32:55lonceng ini urusan sawah ya Pak
32:57yang jam 9.30 tadi
32:59ini yang
Jadilah yang pertama berkomentar