Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
#China

#MiliterChina

#KapalSelamNuklir

#KekuatanMiliterChina

#ArmadaChina

#ChinaVsRusia

#ChinaVsAmerika

#GeopolitikDunia

#PerangDunia3

#BeritaMiliter
Transkrip
00:00Apakah dunia sedang menyaksikan babak baru perlombaan bawah laut?
00:04Diam, tak terlihat, namun mematikan.
00:07China kini resmi menyalip Rusia dan menjadi operator kapal selam bertenaga nuklir terbesar kedua di dunia.
00:13Langkah ini bukan hanya soal angka, tetapi sinyal bahwa peta kekuatan militer global sedang bergeser dengan cepat.
00:20Pertanyaannya, siapkah dunia menghadapi kebangkitan kekuatan bawah laut Beijing?
00:24China dilaporkan telah melampaui Rusia dalam jumlah kapal selam bertenaga nuklir yang dioperasikan secara aktif.
00:33Menjadikannya operator terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
00:38Penilaian militer tahun 2026 memperkirakan bahwa China mengoperasikan sekitar 32 kapal selam nuklir aktif,
00:46sementara Rusia berada di kisaran 25 hingga 28, unit kapal selam bertenaga nuklir.
00:52Di posisi teratas, Amerika Serikat tetap tak tergoyahkan dengan armada terbesar yang terdiri dari sekitar 71 kapal selam bertenaga nuklir aktif
01:03yang telah lama menjadi tulang punggung proyeksi kekuatan global Washington.
01:08Kenaikan tajam China ini bukan terjadi dalam semalam.
01:11Dalam satu dekade terakhir, Beijing secara masif telah berinvestasi pada modernisasi angkatan laut PLA Navy.
01:18Bukan hanya menambah jumlah, namun juga meningkatkan teknologi siluman, jangkauan, kemampuan meluncurkan rudal balistik,
01:25serta daya bertahan di laut dalam jangka waktu panjang.
01:28Kapal selam nuklir memberikan tiga keunggulan utama.
01:31Satu, daya jelajah hampir tak terbatas.
01:34Dua, kemampuan beroperasi dalam senyap.
01:36Tiga, daya gentar strategis melalui rudal jarak jauh.
01:40Kondisi ini menempatkan China pada posisi baru sebagai kekuatan laut yang bukan hanya regional Asia Pasifik,
01:46tetapi kini bertransformasi menuju status global.
01:50Sementara itu Rusia, yang selama beberapa dekade dikenal sebagai raja kapal selam nuklir setelah Amerika Serikat,
01:57menghadapi tantangan berbeda.
01:58Pendanaan militer yang terpecah karena berbagai operasi, tekanan ekonomi,
02:03serta kebutuhan untuk melakukan modernisasi pada armada lama era Soviet.
02:07Meskipun masih memiliki kapal selam dengan teknologi tinggi,
02:11jumlah operasional aktifnya kini berada di bawah China.
02:15Amerika Serikat, dengan sekitar 71 unit,
02:18tetap unggul dalam kualitas, jumlah, serta jangkauan operasional global.
02:23Armada ini terbagi dalam kapal selam serbu bertenaga nuklir
02:26dan kapal selam pembawa rudal balistik,
02:29yang berperan penting dalam sistem penangkal nuklir tiga matra,
02:32Triad Nuklir AS.
02:34Namun, yang membuat dunia waspada adalah kecepatan kenaikan China.
02:39Dari yang sebelumnya tertinggal jauh,
02:42kini mereka hanya berjarak satu langkah dari Amerika Serikat
02:45dalam hal ambisi bawah laut.
02:47Dengan 32 unit aktif dan program pembangunan berkelanjutan,
02:51para pengamat militer memperkirakan jumlah ini masih akan terus meningkat.
02:56Kapal selam nuklir bukan hanya alat tempur.
02:58Mereka adalah alat politik, alat diplomasi tekanan sebiat,
03:03dan sarana penguasaan jalur laut strategis.
03:06Di tengah ketegangan Laut Cina Selatan, Taiwan, dan Samudera Pasifik Barat,
03:11kehadiran Armada Bawah Laut Cina memberikan bobot baru dalam setiap negosiasi dan konfrontasi.
03:16Kini peta kekuatan global berubah.
03:19Amerika Serikat, sekitar 71 kapal selam nuklir.
03:22Cina, sekitar 32 kapal selam nuklir.
03:26Rusia, sekitar 25 hingga 28 kapal selam nuklir.
03:32Dengan pencapaian tersebut, satu pesan jelas.
03:35Perlombaan senjata bawah laut memasuki babak baru.
03:38Diam di kedalaman laut, tetapi dampaknya bergema sampai ke pusat kekuasaan dunia.
03:42Apakah ini pertanda lahirnya tatanan dunia baru?
03:45Atau justru awal dari ketegangan militer global yang lebih panas?
03:48Yang pasti, dunia kini harus menatap bukan hanya ke langit,
03:53tetapi juga ke dalaman samudera,
03:55tempat di mana kekuatan sejati sedang dibangun.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda