PALEMBANG, KOMPAS.TV - Ramai di media sosial, mobil rombongan relawan asal Banten yang mengangkut bantuan untuk korban bencana banjir ke Aceh diduga mengalami pungli oleh petugas Dishub.
Dalam video yang direkam salah satu penumpang, rombongan relawan asal Banten tersebut mengaku mengalami pungli saat melintas di depan Terminal Karya Jaya, Kertapati, Palembang, pada Rabu (7/01/2026).
Rombongan itu juga mengaku diarahkan ke sebuah warung dan dimintai uang Rp100 ribu.
Menanggapi hal itu, petugas Dishub yang ada di dalam video tersebut membantah dan mengaku hanya melakukan pengecekan kendaraan dan administrasi.
Saat ini Dishub Palembang menunggu konfirmasi langsung dari yang bersangkutan.
Baca Juga Perjalanan Relawan Tembus Daerah Terisolasi Pascabanjir & Longsor di Aceh-Sumatera | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/639191/perjalanan-relawan-tembus-daerah-terisolasi-pascabanjir-longsor-di-aceh-sumatera-kompas-siang
#relawan #pungli #dishub
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/642657/viral-mobil-relawan-banjir-aceh-diduga-alami-pungli-oleh-petugas-dishub-di-palembang-berut
00:00Ramai di media sosial, mobil rombongan relawan asal Banten yang mengangkut bantuan untuk korban bencana banjir ke Aceh diduga mengalami pungli oleh petugas Dishuk.
00:11Dalam video yang direkam salah satu penumpang, rombongan relawan asal Banten tersebut mengaku mengalami pungli saat melintas di depan terminal karya jaya Kertapati, Palembang pada Rabu 7 Januari 2026.
00:35Rombongan itu juga mengaku diarahkan ke sebuah warung dan dimintai uang 100 ribu rupiah.
00:41Menanggapi hal itu, petugas Dishuk yang ada di dalam video tersebut membantah dan mengaku hanya melakukan pengecekan kendaraan dan administrasi.
00:50Saat ini Dishuk Palembang dan menunggu informasi atau konfirmasi langsung dari yang bersangkutan.
01:05Yang saya terima minuman Pak, ini Pak, kami bertiga ya Pak ya, minta tolong diklarifikasi dari pihak media dan yang bersangkutan.
Jadilah yang pertama berkomentar