Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Aceh Tamiang — Bagi Denico Felix Batubara (17), murid kelas 11 SMAN 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, momen kembali masuk sekolah adalah saat yang paling ditunggu. Masih terasa dalam ingatannya, bencana banjir yang melanda sebulan lalu, merenggut kebahagiaannya.

“Pertama kali masuk ke sekolah, bertemu teman-teman, rasa bahagia itu mulai muncul lagi,” kata Denico, di momen dimulainya tahun ajaran baru, Senin (5/1).

Suasana menyenangkan di sekolah menjadi pelipur lara bagi Denico. Apalagi setelah bertemu dengan teman-teman dan para guru.

“Momen paling saya kangen pada saat duduk-duduk saling bercerita. Cita-cita yang ingin kami raih atau lelucon-lelucon yang kami bicarakan,” kata Denico yang dipercaya menjadi pemimpin upacara saat sekolah pertama kali dimulai kembali.

Sekolah juga menjadi momen pertama kalinya dia bertemu dengan teman-temannya setelah bencana melanda. Selama bencana, dia tak pernah lagi bercengkerama dengan teman-temannya.

Meski masuk ke sekolah dengan keadaan yang terbatas, dia tetap merasa bahagia. Dia bercerita, ada temannya yang rumahnya hanyut tetap menyempatkan untuk ke sekolah.

“Bahkan saya ke sekolah sekarang ini pakai baju pinjam. Sepatu juga. Semua perlengkapan sudah tidak ada lagi,” kata dia.

Salah satu momen yang dia rindukan saat di sekolah adalah saat bekerja kelompok. Denico mengaku senang ketika berdiskusi dengan teman-temannya.

"Kangen kerja kelompok karena memicu daya berpikir kritis,” ujarnya.

Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

#ProTV #prabowo #prabowosubianto #acehtamiang #aceh #sekolah #anaksekolah #siswa #semestergenap

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Intro
00:30Ya karena airmu, tanahku pada rambut
00:39Semangat ya, PSG Brothers
00:45Pada rambut rambut rambut
00:53Pertama kali masuk lagi ke sekolah, jumpa teman-teman, rasa bahagia itu mulai muncul lagi
01:11Momen-momen yang paling saya kangen itu pada saat kami duduk-duduk bercerita
01:17Apa yang kami pikirkan ataupun cita-cita kami yang kami rai, ataupun lucun-lucun yang kami bicarakan
01:24Bahkan ke sekolah seperti saya ini memakai baju pinjam Bu
01:28Baju saya semuanya tidak ada lagi, sudah hanya
01:31Bahkan ada
01:33Berarti yang tersusah ini baju olahraga yang kamu pakai?
01:35Iya, sepatu juga
01:38Semuanya perlengkapan sudah tidak ada lagi
01:40Saya paling kangen pada saat kami berkelompok
01:45Membuat satu kelompok dan memecahkan suatu masalah
01:49Itu dalam satu kelompok itu memang benar-benar berpikir secara kritis
01:53Jadi saya terpicu untuk membangkitkan pola pikir saya
01:57Sehingga di kedepannya saya juga dapat berpikir secara kritis
02:01Satu bulan libur ya kak, tanpa ada aba-aba kemarin itu langsung libur gitu aja
02:06Karena ada bencana ini ya kak, jadi mungkin belum ada salam perpisahan kemarin sebelum libur kan kak
02:13Jadi karena itu mungkin agak rasa mengganjal sedikit
02:16Tapi kami sudah menerima itu semua
02:21Jadi kami ceritanya sambil ketawa-ketawa aja
02:23Terima kasih
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan