JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga hingga pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025.
Purbaya mengatakan penyerapan anggaran di kementerian dan lembaga menjadi isu sensitif.
"Jadi gini, rupanya isu itu jadi sensitif. Kalau saya sebutin namanya dia akan berusaha mengambil uang dari saya sebanyaknya walau tidak dibelanjain. Jadi yang jelas begini, ada banyak yang mengembalikan," kata Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Rabu (31/12/2025).
Meski begitu, Purbaya menambahkan bahwa yang terpenting adalah defisit fiskal masih terkendali.
"Yang terpenting untuk saya adalah kondisi defisit fiskal masih terkendali," tambahnya.
Baca Juga Menkeu Purbaya Miris Tentara Hanya Terima Nasi Bungkus saat Tugas di Daerah Bencana Sumatera di https://www.kompas.tv/nasional/641230/menkeu-purbaya-miris-tentara-hanya-terima-nasi-bungkus-saat-tugas-di-daerah-bencana-sumatera
#purbaya #menkeu #apbn
Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/641233/full-menkeu-purbaya-ungkap-penyerapan-anggaran-kementerian-lembaga-hingga-pelaksanaan-apbn-2025
Purbaya mengatakan penyerapan anggaran di kementerian dan lembaga menjadi isu sensitif.
"Jadi gini, rupanya isu itu jadi sensitif. Kalau saya sebutin namanya dia akan berusaha mengambil uang dari saya sebanyaknya walau tidak dibelanjain. Jadi yang jelas begini, ada banyak yang mengembalikan," kata Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Rabu (31/12/2025).
Meski begitu, Purbaya menambahkan bahwa yang terpenting adalah defisit fiskal masih terkendali.
"Yang terpenting untuk saya adalah kondisi defisit fiskal masih terkendali," tambahnya.
Baca Juga Menkeu Purbaya Miris Tentara Hanya Terima Nasi Bungkus saat Tugas di Daerah Bencana Sumatera di https://www.kompas.tv/nasional/641230/menkeu-purbaya-miris-tentara-hanya-terima-nasi-bungkus-saat-tugas-di-daerah-bencana-sumatera
#purbaya #menkeu #apbn
Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/641233/full-menkeu-purbaya-ungkap-penyerapan-anggaran-kementerian-lembaga-hingga-pelaksanaan-apbn-2025
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Saya memastikan bahwa operasi atau layanan pada KPPN tetap berjalan dengan standar
00:05sebagaimana mestinya.
00:08Saya memanfaatkan kesempatan kunjungan untuk berdialog
00:11dengan satuan kerja yang dilayani untuk
00:15mendapatkan gambaran apakah proses pencairan anggaran pada akhir tahun berjalan lancar.
00:21Momen akhir tahun ini krusial, terutama untuk wilayah kerja DKI Jakarta
00:25karena menangani 70% dari alokasi belanja pemerintah pusat terhadap APBN.
00:33Lagi ini kemudian dilanjutkan dengan rapat ALKO bersama dengan para pimpinan dan pejabat terkait di lingkungan Kementerian Keuangan
00:40dan dialog akhir tahun dengan seluruh jajaran Kementerian Keuangan di Indonesia
00:46untuk memastikan di akhir tahun semuanya berjalan dengan baik.
00:51Jadi saya barusan selesai acara tadi.
00:55Sedikit ke kinerja APBN.
00:59Pada agenda dialog akhir tahun, saya berinteraksi melalui ruang daring
01:03dengan seluruh jajaran Kementerian Keuangan yang tersebar di Indonesia.
01:07Masing-masing regional melaporkan mengenai update dan kondisi dari APBN regionalnya.
01:14Pada isi ini juga, saya berkontrinasi dengan seluruh perwakilan Kementerian Keuangan di regional
01:19mengenai penyelesaian transaksi akhir tahun anggaran 2025.
01:24Selanjutnya, kinerja APBN berjalan on track dan terkendali.
01:30Kami terus memantau perkembangan kinerja APBN sampai tutup kas nanti malam jam 12 ya.
01:38Realisasi APBN 2025 rencananya akan disampaikan dalam konferensi pers minggu depan.
01:44APBN akan terus kami kelola dengan instrumen sebagai instrumen utama stabilisasi
01:50dan akselerasi pertumbuhan, juga memastikan program prioritas berjalan efektif
01:57serta memperkuat perlindungan masyarakat.
02:01Itu mungkin pernyataan pendek dari saya.
02:04Kalau ada pertanyaan silakan.
02:052025 ekonomi di awal tahun sampai mungkin bulan sembilan melambat dengan amat signifikan.
02:20Tapi dengan perubahan kebijakan dari kami yang kemudian dibantu oleh Bank Sentral hari ini,
02:27ekonomi kita berhasil recover dengan cukup baik, utamanya di bulan keempat.
02:31Ada nampak kebijakan injeksi uang yang kita taruh di sistem perbankan,
02:44itu nggak seoptimal yang saya duga saya siwati sebelumnya.
02:48Harusnya ekonomi harusnya lebih cepat karena ada sedikit ketidaksingkulan kebijakan
03:00antara kami dengan Bank Sentral yang sekarang sudah dibereskan.
03:02Jadi satu bulan terakhir sudah amat baik.
03:05Yang penting adalah ke depan dengan kebijakan yang semakin singkron antara kami dengan Bank Sentral,
03:13ekonomi akan tumbuh lebih baik dari sekarang.
03:16Tahun 2026 sih, 2026 tahun depannya, 2026 harusnya pertumbuhan 6 persen
03:22seperti yang saya bilang sebelum-sebelumnya tidak terlalu sulit untuk dicapai.
03:27Cukup.
03:29Kalau ke-2025 berapa pake ya?
03:322025 kita sekarang masih angka untuk terlaluan keempat di atas 5,5 persen,
03:38full year-nya sekitar 5,2 persen.
03:42Pak, kalau untuk tahun depan tadi bahwa 5,6 persen itu upaya apa?
03:46Sepaya mau di tahun 4,4 persen itu?
03:48Upayanya ya pertama ya fiskal dibelanjakan dengan cepat di awal tahun dan mulai jalan tuh.
03:54Terus kami sinkroni kebijakan moneter lebih baik.
03:58Dengan moneter ya, bukan saya intervensi ya.
04:00Kita komunikasi lebih baik dengan Pak Gumur dari Bank Sentral.
04:04Kemudian, seperti Anda lihat kan, depo tahun leheng mulai disidangkan walaupun baru satu kali kan.
04:10Tapi saya di situ sudah bisa melihat deh, kira-kira problem yang dihadapi pebisnis apa sih.
04:17Nanti ke depan akan semakin sering tuh, sidangnya seminggu sekali kan, tahun depan mulai minggu depannya.
04:22Harusnya itu akan pelan-pelan kita hilangkan hal-hal yang menghambat bisnis para pelaku usaha di sini.
04:35Ini rupanya asing juga sudah melihat tuh kebijakan itu.
04:37Mereka melihat dan kelihatan semakin optimis.
04:40Sudah banyak akan mengadukan dari luar negeri, Singapura, dan negara-negara lain yang pengusahaannya mempunyai investasi di sini.
04:49Beberapa sudah masuk kali.
04:50Jadi kita akan, saya yakin dengan, kalau dijalankan dengan konsisten, iklim investasi akan bergerak semakin baik, semakin baik.
05:01Sama mobil yang drastis berubah kan nggak mungkin, harusnya semakin baik, semakin baik, semakin baik.
05:05Nanti peraturan-peraturan yang bangun kita akan mengganggu, kita akan deteksi dan kita akan perbaiki secepatnya.
05:12Jadi itu aja sudah cukup untuk tumbuh 6% atau lebih.
05:17Pak Bapak ya, tadi kan yang rapat kawal, ya Pak.
05:19Mungkin bisa dikasih buat yang lagi cepat, kalau disi perima pajak kita, kita akan tahu lagi gimana, Pak.
05:26Perima pajak ini.
05:28Nanti akan diumumkan minggu depan, ya.
05:30Gini, pajak, seperti yang Anda lihat sebelum-sebelumnya, berada di bawah target yang di APBN.
05:40Jadi, kita nggak memungkir itu kan, karena ekonomi jelek, beberapa bulan sebelumnya,
05:4719 bulan pertama tahun ini.
05:50Terus, ada beberapa upaya penarikan pajak yang saya tunda sampai ekonomi yang bagus.
05:59Dan percuma juga kalau saya kerjakan juga akan nggak masuk juga uangnya, malah memperborek ekonomi.
06:04Jadi, kita lakukan kebunyakan kontrasi kekal, kontrasi kekal, kontrasi kekal, kontrasi kekal.
06:08Terus, ada beberapa upaya penarikan kontrasi kekal, kontrasi kekal.
06:38200 sampai 76.
06:42Oh.
06:45Itu kan kita udah masukkan semua waktu itu ke perbankan.
06:50Jadi, pelan-pelan kita tarik sedikit, ya.
06:53Sekarang di bank ada 2.
06:55Sisanya yang di bank ada 201 triliun yang di perbankan.
06:59Yang 76 kita akan, kita tarik tapi kita belanjakan lagi.
07:03Jadi, masuk ke sistem, tapi nggak langsung dalam bentuk uang saya di bank, tapi uangnya masuk ke sistem lagi.
07:09Jadi, tadi jadi bank, saya tarik belanjakan lagi satu.
07:13Udah masuk di sistem lagi.
07:15Jadi, tapi yang 200 sampai sana.
07:16Jadi, dampak dari itu masih ada di sistem.
07:19Jadi, bukan dipinjemin oleh banknya, tapi sebelum dipinjemin pasti.
07:23Tapi, ditarik, saya masukin lagi ke sistem.
07:25Dalam bentuk belanja pemerintah, daerah, dan pusat.
07:29Jadi, ke ekonomi dampaknya mungkin lebih positif.
07:33Terus, beberapa dua minggu terakhir, bank sentral juga sudah mendukung kebijakan kami.
07:41Harusnya, artinya, uang akan semakin banyak di sistem perekonomian.
07:46Jadi, Anda nggak usah takutnya, karena kita akan melambat.
07:59Boleh ngomongin?
08:07Bukan tidak sinkron.
08:12Cara kami melakukan kebijakan dengan bank sentral kan beda.
08:15Ada perbedaan dampak waktulah, hanya itu saja.
08:18Tapi, sekarang sudah dipercepat dan dirapikan.
08:20Harusnya, sih, ke depan nggak ada masalah.
08:22Yang penting, kita lihat ke depan seperti apa.
08:24Dan, kita lihat dua minggu terakhir sudah amat baik sekali.
08:27Harusnya, sih.
08:35Real sektor bermasalah.
08:37Ketika sebelum-sebelumnya nggak ada uang di sistem,
08:39sebelumnya, ya jelas real sektor ada masalah kan.
08:42Tapi, kalau Anda lihat, waktu di sidang yang pertama kita di buatan lacking,
08:47ada kan perusahaan tekstil yang nggak bisa dapat pinjaman dari bank,
08:54padahal semuanya siap dan pembelinya ada,
09:00agurannya ada, tapi dia nggak bisa pinjaman lagi.
09:02Uang di bank, ya itu, itu indikasi bahwa diperbankan waktu itu ya, waktu dia itu ya,
09:12likuiditasnya belum cukup.
09:14Tapi, ke depan, sekarang kita betulin,
09:17yang tadi kita masukin lewat kur,
09:20harusnya sih udah jalan ya.
09:22Saya akan cek.
09:22Jadi, kondisi ke depan akan berbeda.
09:27Jadi, sekarang bisa ngomong dengan lebih yakin bahwa
09:30tahun depan, 6 persen,
09:33walaupun di ABB 5.4 ya,
09:36saya akan paksa dorong ke 6 persen,
09:38dan probability itu terjadi
09:39semakin terbuka lebar,
09:41karena kami semakin sinkron dengan bank sentral.
09:44Dalam bentuk komunikasi dengan masalah kita lebih baik,
10:02dengan yang di lapangan itu,
10:05kalau saya boleh cerita sedikit ya.
10:11Eh, eh.
10:14Bahaya, susah banget nih.
10:20Kalau Anda lihat
10:22base money atau M0
10:24yang saya sudah sering sebut,
10:27harusnya sekarang udah tumbuhnya
10:28ada double digit lagi
10:29menuju ke arah 13 persen.
10:35Sebelumnya, sampai turunkan ke,
10:37tadi dari ketika saya injek ke 13,
10:39turun ke 7, turun ke 6, ke 5,
10:41sekarang udah berbalik.
10:42Mungkin, di atas sekarang udah 13 persen,
10:44lagi, jadi itu menunjukkan kontribusi yang real
10:48dari bank sentral ke perekonomian.
10:50coba, coba, coba, coba, coba, coba.
10:58Terima kasih.
10:58Tentang.
10:59Kepala, sampai tinha,
11:13ketikaiers,
11:14saya kasih.
11:15Terima kasih.
11:45Terima kasih.
12:15Terima kasih.
12:45Terima kasih.
13:15Terima kasih.
13:17Terima kasih.
13:45Terima kasih.
13:47Terima kasih.
13:49Terima kasih.
13:51Terima kasih.
13:53Terima kasih.
14:23Terima kasih.
14:25Terima kasih.
14:27Terima kasih.
14:29Terima kasih.
14:31Terima kasih.
14:33Terima kasih.
14:35Terima kasih.
14:37Terima kasih.
14:39Terima kasih.
14:41Terima kasih.
14:43Terima kasih.
14:45Terima kasih.
14:47Terima kasih.
14:49Terima kasih.
14:51Terima kasih.
14:53Terima kasih.
14:55Terima kasih.
14:57Terima kasih.
14:59Terima kasih.
15:01Terima kasih.
15:03Terima kasih.
15:05Terima kasih.
15:07Terima kasih.
15:09Terima kasih.
15:11Terima kasih.
15:13Terima kasih.
15:15Terima kasih.
15:17Terima kasih.
15:19Terima kasih.
15:21Terima kasih.
15:23panjang tahun segitu aja dari total total portfolio lombangnya artinya apa kalau kita
15:33lihat pengalaman tahun 2020 2021 bulan Mei kita ketinjak uang kredit tumbuh saya yakin posisi
15:42andrisburgnya sama kan tapi tetap aja kreditnya bisa tumbuh double digit pada waktu itu jadi ya
15:48problem andrisburg selalu ada tapi ketika ekonomi tumbuh yang lain akan dipinjam lebih banyak ke
15:57perbankan harusnya dampaknya positif dan kalau kita lihat biar hanya sih tiga bulan empat bulan setelah
16:04uang itu uang itu dimasuk ke sistem kredit mulai tumbuh dengan lebih signifikan kalau kredit cepat ya
16:10tapi economic activity overall akan tumbuh dengan signifikan dua bulan tiga bulan setelah uang itu
16:16masuk ke sistem Anda lihat kan walaupun enggak penuh dampak yang saya injek ke sistem kemarin tapi
16:24ekonomi udah berbalik kan Kenapa orang-orang demo lagi di jalan karena mereka merasa ada harapan
16:30ek apa masa depan yang lebih baik karena mereka sudah melihat ada pergerakan di perekonomian
16:37kalau Anda lihat di kampung-kampung di DCD itu di pinggiran udah mulai gerak ekonominya loh paling
16:44enggak enggak sesurang waktu itu itu dampak dari kebijakan yang waktu itu jadi itu bukan terjadi
16:50begitu saja itu efek real dari suatu kebijakan moneta dan fiskal yang pas Anda masih meragukan
16:58gini rupanya itu jadi sensitif isu itu kalau saya sebutin namanya dia akan berusaha ngambil duit
17:15sepanjang dari tempat saya walaupun enggak dibelanjain jadi yang jelas begini ada banyak yang
17:20dikembalikan yang jelas yang penting untuk saya adalah kondisi defisit fiskal masih terkendali
17:28saya takut kalau saya sebutin besok dia minta lagi minta lagi minta lagi cuman untuk menunjukkan
17:32ke orang bahwa dia bisa nyerep padahal ntar dibalikin juga jadi itu aja tapi tahun depan kan
17:38saya dapat semacam izin dari kondisi 11 untuk masuk kementerian lembaga kan saya akan monitor
17:44penyenapan mereka seperti apa bagus apa enggak dampaknya maksimal apa enggak sesuai
17:52dengan programnya dimakan apa enggak kayak gitu kira-kira saya udah boleh ya
17:58Oh jangan dulu ada kita nggak ntar kita sel nanti minggu depan lah kita umumkan
18:12di atas itu
18:223 persen dan kami komunikasi terus dengan DPR mungkin ini masih bergerak nih minggu depan
18:37maksudnya data saya salah ngomong karena geser-geser nyangkanya nih tanggal
18:42ya dibawa kira-kira tapi detailnya nanti minggu depan saya presentasikan
18:57itu untuk levelnya masih di pembahasan yang pembahasan eh kalau nggak salah sih justrukan
19:23tergantung harga batu baranya ya ada lima ada delapan ada sebelas tergantung level harga
19:34batu baranya di bahagia tentu lima di atas harga tentu sepulapan depan sebelas tapi ini masih
19:41di diskusikan eh di level teknis petersnya peters sedang akan dibuat jadi saya belum bisa pastikan
19:50berapa itu pasnya karena sebagian juga masih ada yang proteskan kita mungkin akan ataskan ke depan
19:59dan bisa berlaku surut juga Hai itu logika menganggap buah itu mengompensasi
20:10dari apa antara itu tapi kalau saya lihat netnya dia bayar pajak bayar ini bayar IPPH bayar itu bayar itu
20:27di atas segala macem tapi tarik di restitusi saya dapatnya negatif jadi saya memberi subsidi
20:36perusahaan batu bara yang udah pada kayak itu menurut Anda wajar nggak undang-undang 303 aja undang-undang
20:49ini apa saat tiga-tiga gua lupa iatnya kira-kira itu untuk bumi dan tanah dan untuk makmurannya sepuluh
20:55punya kemakmuran rakyat kan kalau ini enggak kan diambil tanah diambil bumi ambil saya bayar juga
21:01Hai kalau gitu lebih saya tutup semuanya yang bersih batu bara selesai saya masih nol dari sisi
21:09fiskal tapi kan enggak gitu kebijakannya kita cari yang optimal untuk semuanya untuk pengusaha
21:13maupun untuk negara untuk masyarakat juga kan pajaknya bukan saya pakai makan-makan tapi tadi
21:18makan-makan ya kita pakai untuk program-program yang bisa memakmurkan masyarakat misalnya kayak
21:26bencana di Aceh dari mana uangnya program pendidikan dari mana gitu kira-kira jadi kita cari balans yang
21:34sebuah semua pelaku bisnis maupun untuk negaranya tujuan kami bukan mematikan industri batu bara tapi
21:42mengoptimalkan pelaksanaan hak-hak mereka sehingga negara-hak mereka pun diuntungkan juga
21:48enggak karena masih diskusi dia udah untung banyak dia dapat memberikan net pajak negatif
22:11saya cuma mau nolak sempat balikan ke normal aja dan gara-gara undang-undang apa cipta kerja kan
22:20jadi perubahan yang tiba-tiba disana sehingga mereka bisa klaim restitusi sehingga dan pelaksanaan
22:26maksudnya berlebihan itu aja ketika uang masuk ke rekening saya udah nggak bisa dibedakan kan yang
22:47yang mana tapi nanti kalau diperlukan uang untuk pembangunan sekolah ya unil untap kok bisa Oh udah
22:58ada kan itu udah kita uangnya sudah ada itu dari penyisiran dana-dana apa anggaran APBN
23:042026 dari lembaga kementerian lembaga yang kita sisir yang dianggap dipakai untuk rapat dan
23:14jalan-jalan yang enggak terlalu produktif sudah ada itu jadi enggak harus ada yang itu
23:19dipakai bisa dipakai untuk yang lain tapi untuk saat ini yaitu mengurangi APBN kita defisitnya
23:26nanti kita lihat apa mau kemarin Mbak nanti kita lihat kondisi perekonomiannya kalau
23:42yang baik biasa bilang tadi kan kalau yang baik dulu ya saya selalu bilang gitu kan Ketek
23:47krominya masih lemah nggak akan ditarik tapi kalau udah kuat ya kita pertimbangkan untuk
23:53ditarik dengan arah ya pada waktu itu kan harusnya kalau udah bagus seperti orang juga ditarik pajak
23:59kerasa amat karena makin kami juga kenceng
24:02itu nanti minggu depan detailnya itu minggu depan
24:13kapan tahun ini tahun depan oh kita nggak akan buka program departemen kali ditanya harusnya
24:30nggak seperti itu karena beberapa ada beberapa tempat yang sensitif sensitif dalam pengertian
24:36sensitif aja susah gue nanti kalau saatnya berpangkat nanti ketahuan jadinya ya saya sih
24:46nanti saya akan lihat seperti apa
24:47Oh jadi gini 2025 ditanyakan tahun depan minggu depan katanya saya jelaskan
25:15jelaskan ketika income-nya turun kita melakukan efisiensi disana-sini tapi bukan eh asal potong
25:23semuanya yang enggak perlu belanja kita kurangin gitu aja ada beberapa tempat yang biar hanya foya-foya
25:31kita pelototin dengan beri uang banyak loh jadi ya itu yang kita lihat mungkin sebelumnya enggak
25:39tahu udah mau dihabisin gimana mereka tapi kita liatin terus kita monitor terus akhirnya mereka tahu
25:44di tangga main-main dia dibalikin cukup banyak nanti kita lihat minggu depan kan yang berani
25:54malam mas hampir nanti malam bergerak terus nih angkanya nih nanti kalau saya sebut salah
25:58enggak tahu masih kita masih kita lihat ke kita lihat menurut
26:08minggu depan kan kata-kata jumlah pers nanti kalau di atas nanti yang jumlah pers
26:14ada berapa orang yang ngomel saya dua orang yang ngomel dalam dua hari ini tuh bisa masuk gak
26:26itu kayaknya complicated ya ini ya cara ininya ya nanti saya nilai deh saya lihat lagi tapi sistemnya
26:36kalau ada di gaya sama orang pajak pasti selesai agak susah makanya gua bingung itu salah sistem atau ininya
26:46jadi gini aja deh disini buat deh training untuk mereka ngisi pajak kapan kita ketemu sebelumnya dengan orang
26:55pajak sini anda bantu deh biar nunjukin bahwa itu bisa kalau anda mengerti tapi sepertinya mesti dibuat petunjuk yang jelas
27:03supaya orang ngembang masukinnya tuh karena kalau di tempat-tempat di di kantor-kantor pajak kan berdatang
27:22banyak di kakak KPK KPP KPP KPP KPP KPP KPP Pajak itu dibantu masuk semua tuh cepat jadi kemungkinan besar ya
27:33prosedurnya agak complicated atau ada kurang apa emailnya gantinya rumit nanti saya akan cek lagi ke itu
27:41ke orang pajak yang terbaik itu
27:43sudah enggak sudah kita kita betulin terus
27:49sudah
27:53pertanyaan Desember kemarin 15 Desember tapi katanya mereka masih mau kasih garanti sampai bulan Maret tahun
28:03depan yang untuk saya sih enggak terlalu penting karena mereka yang untuk yang ada aja nggak bisa
28:07ada nafsu amat gua kasih pajak jadi ribu tambah lagi PP nambahin nama itu nanti kita cek deh seperti apa yang terbaik ya
28:24tapi yang sekarang langkahnya itu bebek biar biar biar ekspor aja
28:40Pak kemarin apa-apa bertemu sama Bu ini
28:44apa Bu depan itu ya depan MB apakah ada bahas tentang terkait
28:48terikat-terkaitan juga Pak
28:50apa bagi perbedaan atau bagi isi dosa lagi
28:53karena kemarin kita tungguin nggak ada iya
28:56dia ngomong apa dia? dia kan turun siapa
28:57wah anda mesti tanya dia kalau gitu
29:05kita diskusikan eh gini sama aja dengan yang lain kita akan lihat kondisi keuangan kita seperti apa
29:14dengan seperti saya bilang sebelumnya harusnya kalau nggak itu saya harusnya kalau semuanya singkron dari awal
29:22sekarang saya udah bisa lihat arah kemana tuh ini income kita tapi saya mesti tunggu satu-satu
29:27riwan lagi untuk melihat gimana sih sebetulnya rekonomi kita dengan singkron kebijakan yang lebih singkron
29:33berbanding sebelumnya habis itu mungkin triwangan kedua karena baru kita bisa disusukan masalah-masalah
29:38yang berdampak kepada kenakan belanja pemerintah
29:42kalau geopolitik itu hal yang diluar kendali kita ya kita bisa anggap kalau Cina Cina pasti nggak akan pernah
29:47kalau hitungan saya Cina kan orang pintar tuh dia akan nyerang Taiwan
29:52karena dia juga rugi banyak investor Taiwan juga di Cina gitu kalau dia akan nyerang itu aja
29:57jangan sampai merdeka tapi kira-kira gue jadi kayak ahli politik ya
30:03kalau dia politik itu hal yang diluar kendali kita ya kita bisa anggap kalau Cina Cina pasti nggak akan
30:11pernah kalau hitungan saya Cina kan orang pintar tuh dia akan nyerang Taiwan kan dia juga rugi banyak investor
30:18Taiwan juga di Cina gitu kalau dia dia kanyanya itu aja jangan sampai tayang merdeka tapi kira-kira
30:24kalau gue jadi kayak ahli politik ya kalau ini kebiasaan waktu di maritim sayang kedua maritim dan energi kan
30:30termasuk laut Cina selalu nggak boleh ngomongin saya Menteri Keuangan sekarang jadi kira-kira
30:34gini kira-kira gini saya akan fokus ke kebijakan dalam negeri saja dan kebijakan-kebijakan yang memperkuat
30:42daya sayang kita di pasal luar negeri masalah geopolitik di luar kendali saya seandainya
30:48karena ribut pun kalau kita bisa jaga domestik ekonominya dimana domestik diman memberi kontribusi
30:55ke 90% terhadap perekonomian harusnya kita akan aman-aman aja jadi anak takut hari ada di tangan
31:02orang yang ahli kalau kita ada bersatu harusnya sih nggak ada masalah untuk pertemuan ekonomi kita
31:18BNPB
31:26kenapa nanti BNPB kan masih ada sisa anggaran satu setengah triliun tapi sampai sekarang mereka belum
31:36mengajukan jadi saya nggak tahu tapi kita coba alihkan ke
31:40ada yang namanya saat gas jembatan yang diketahui kasat sekarang sedang berproses bisa nggak
31:49mereka mengajukan anggaran dan waktu cepat kalau bisa ya hari ini dicairkan sana ditarikkan satu
31:56triliun kalau bisa saya pikir sih nggak akan sampai sana tapi mereka perlu ganti jembatan-jembatan
32:00yang mereka beli utang-utang yang mereka sudah keluarkan untuk membeli jembatan itu dan alat-alat
32:10berat yang diperlukan oleh mereka untuk oleh Bupati-Bupati dan Gubernur kemarin angkarnya ada
32:17jadi kalau bisa dimasukkan hari ini itu hari ini langsung cair jadi dari kemarin sore malam pagi terus
32:27sepertinya sudah clear gimana cara mencairkan anggaran ya kan tadinya kan hanya BNPB yang bisa
32:34minta angka antep bencana kita udah udah ubah sekarang bisa ke saat gas jembatan yang diketahui
32:45oleh kasat jadi ke angkatan daerah ini ini tapi nanti ke aja juga
32:52iya yang sekarang yang ada aja di habis aja belum bisa belum terbisa dia
33:02tahun depan ya kita ada lima triliun lagi untuk dana bencana dan cadangan bencana ya tambah 250 miliar juga untuk
33:11dana kasat sedia apa namanya nanti yang dibutuhkan terrepare rekonstruksi yang 51
33:23sampai 60 triliun tuh kita sudah siapkan dari penyisiran belanja-belanja kementerian lembaga yang
33:32dianggap tidak produktif itu sudah kita sisir sebelum bencana jadi saya udah punya tuh 60 triliun sebelum bencana itu
33:42jadi begitu bencana ya udah tinggal geser ke situ aja jadi anggarannya untuk bencana aman
33:48dan untuk Aceh kita sedang pertimbangkan dimana provinsi kabupaten kota Aceh nanti saya coba usulkan
33:58TKD nya tidak dipotong jadi sama dengan tahun 2025 itu yang mereka minta kemarin di sana di Aceh
34:07nggak tergantung nanti kasatnya ngajuin seperti apa kita bayar sesuai permintaan dia
34:24kalau udah pintar-pintar ya bisa sisipin aja kan bisa buat anggaran ini buat tenaga kerja di sana
34:35berapa-berapa-berapa kan bisa asal masyarakat kita keluarin anggarannya Oh kan kasihan tuh makanya
34:44nasi bungkus rupanya di YouTube ada yang saya lihat makan di karton lho makanan di karton lho
34:51pedi di tiktok tentara kan kasihan kayak gitu udah kerja capek saya pikir kita harus perlakukan lebih layak
35:00enggak harusnya enggak harusnya enggak tapi gini
35:27uang kita tuh masih lebih banyak sekarang masih ada
35:33akhir tahun ini uang saya kalau nggak ini ada 360-390
35:41390-an 390 triliun luar sana sebagian di bank sentral karena siap-siap untuk pengeluaran Januari
35:55jadi nanti kalau disitu masih lebih ya kita balikin lagi jadi tapi dengan bantuan dengan sinkronisasi kebijakan
36:03bank sentral perbankan secara cukup likuritasnya saya nggak usah nggak usah harus mikir lagi mindahin
36:09lagi lebih besar jadi tergantung kondisi regulasi sistemnya sepertinya sudah lebih stabil dibanding
36:15sebelumnya
36:16sampai sekarang belum ada usulan nanti kita lihat seperti apa masukannya jadi kalau ekonominya udah
36:31lari memang usah
36:33nanti anda doain aja saya karyanya benar sehingga ekonominya bagus
36:37jadi bentar lagi sudah disana 1 Januari tanggal 2 ya 1 Januari saat tanggal 1
36:54belum dibahas
36:56pelaku tetap nanti tinggal bi buat peraturan biayanya ke ini buat PP selesai
37:06udah dibahas di susun dadah harmonisasi tinggal di sana
37:10anda protes apa
37:15itu seandainya misalnya terlalu sedikit juga bisa ber
37:31nggak apa-apa juga pokoknya jalan nanti begitu keluar tapi akan seperti itu dan sampai sekarang belum ada perubahan
37:38desain dari peraturannya tinggal masalah waktu aja
37:43oke oke
37:47terima kasih
37:50belum belum nanti akan saya akan diskusi mereka dulu tapi belum saya bahasa bahasa internal
37:54terima kasih semuanya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
37:57Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
37:59Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
38:01Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
38:03Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
38:07Terima kasih
38:09Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
38:10Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
38:11Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
38:13Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
38:15Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
38:19Terima kasih.
Jadilah yang pertama berkomentar