Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
SUMATERA, KOMPAS.TV Presiden Prabowo Subianto kembali mengunjungi wilayah terdampak bencana di Sumatera. Di malam pergantian tahun, Presiden menghabiskan waktu bersama pengungsi korban bencana di daerah Batang Toru, Tapanuli Selatan.

Presiden sempat menyinggung progres penanganan bencana di wilayah Sumatera Utara. Prabowo bilang saat ini hampir tidak ada lagi desa yang terisolasi akibat bencana, dan berjanji pemerintah tidak akan tinggalkan korban bencana.

Bukan kali ini saja kunjungan ke korban bencana Sumatera. Di bulan Desember 2025, Presiden telah empat kali kunjungan ke tiga provinsi yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Pada kunjungan pertama, 1 Desember lalu, Prabowo sempat meninjau beberapa daerah dan memerintahkan percepatan pembukaan akses di daerah yang terisolasi agar warga bisa segera mendapat bantuan. Presiden juga menjanjikan penyediaan listrik, air bersih, dan bantuan untuk warga yang rumahnya rusak.

7 Desember 2025, Presiden Prabowo kembali berkunjung ke wilayah terdampak bencana di Sumatera. Kali ini fokus mengevaluasi progres perbaikan infrastruktur yang rusak dan memberi perhatian khusus pada pembangunan jembatan, dengan menunjuk KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai penanggung jawabnya. Ditargetkan pembangunan setiap jembatan akan berlangsung selama satu minggu.

Prabowo juga mulai memberi perhatian pada pembangunan hunian sementara dan menegaskan pemerintah pusat akan membantu mencarikan lahan.

Pada kunjungan ketiga, 17 Desember 2025, Presiden Prabowo meninjau pemulihan infrastruktur dasar dan fasilitas publik, lalu memberikan penekanan pada pembangunan hunian sementara bagi korban bencana. Target pembangunannya satu bulan.

Prabowo Subianto menegaskan akan terus mengawal penanganan dampak bencana di Sumatera. Presiden pun berjanji setiap pekan akan datang ke wilayah Sumatera yang terdampak bencana.

Dalam rapat kabinet 15 Desember 2025, Prabowo menargetkan dampak bencana di Sumatera akan pulih dalam waktu dua hingga tiga bulan.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/641200/janji-kawal-penanganan-pasca-bencana-prabowo-sumatera-akan-pulih-dalam-2-3-bulan-sapa-malam
Transkrip
00:00Presiden Prabowo Subianto kembali mengunjungi wilayah terdampak bencana di Sumatera.
00:07Di malam bergantian tahun, Presiden menghabiskan waktu bersama pengungsi korban bencana di daerah Batang Toru, Tapanung Selatan.
00:16Presiden sempat menyinggung progres penanganan bencana di wilayah Sumatera Utara.
00:22Prabowo bilang, saat ini hampir tidak ada lagi desa yang terisolasi akibat bencana.
00:27Ia berjanji, pemerintah tidak akan meninggalkan warga korban bencana.
00:32Tadi dilaporkan kepada saya bahwa di Tapanuli Selatan ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus, yang terisolasi.
00:46Juga di seluruh Sumatera Utara, sebagian besar sudah mengalami perbaikan.
00:55Tadi Gubernur melaporkan, mungkin dari awalnya sekian puluh desa, sekarang mungkin tinggal lima desa yang masih terputus.
01:11Tentunya kita tidak puas, saya minta semua lembaga bekerja terus siang malam.
01:23Percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian.
01:37Bukan kali ini saja kunjungan ke korban bencana Sumatera.
01:45Di bulan Desember, presiden telah empat kali melakukan kunjungan ke tiga provinsi yang terdampak bencana banjir dan longsor.
01:53Pada kunjungan pertama 1 Desember lalu, Prabowo sempat meninjau beberapa daerah dan memerintahkan percepatan pembukaan akses di daerah yang terisolasi agar warga bisa segera mendapat bantuan.
02:06Sama semua instansi yang reaksinya sangat cepat untuk memberi bantuan, memang kondisi alam memang sangat menantang, sangat menimbulkan kesulitan.
02:20Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami.
02:36Presiden juga menjanjikan penyediaan listrik, air bersih, dan bantuan untuk warga yang rumahnya rusak.
02:44Saya datang-datang koran listrik di Sumatera Darat sudah hampir...
02:51Air mati, Pak! Air!
02:54Air mati, Pak! Air mati, Pak! Air mati, Pak!
02:58Air mati sangat besar, air sudah diperlagi.
03:03Jangan lupa lagi, jika kita hitung semua.
03:08Insya Allah kita akan berbaiki jualan.
03:12Rumah-rumah yang rusak, yang hari ini akan kita lancur.
03:18Alhamdulillah!
03:20Alhamdulillah!
03:217 Desember 2025, Presiden Prabowo kembali berkunjung ke wilayah terdapat pencana di Sumatera.
03:30Kali ini fokus mengevaluasi progres perbaikan infrastruktur yang rusak.
03:36Presiden memberi perhatian khusus pada pembangunan jembatan,
03:40dengan menunjuk Kasat Jenderal Maruli Simanjungta sebagai penanggung jawab.
03:45Ditargetkan pembangunan setiap jembatan akan berlangsung selama satu minggu.
03:50Ini kita lihat salah satu peribatan daily yang sedang dibangun.
03:58Mereka kerja terus, diharapkan satu minggu sudah bisa bisa.
04:04Dan dari sini kita terus membuka tiga jembatan lagi.
04:10Saya tunjuk nanti Kasat untuk membantu,
04:16untuk pemerintah daerah sendiri.
04:19Karena beliau punya banyak pasukan jemi, pasukan konstruksi,
04:25dan pasukan pembangunan teritorial.
04:31Jadi bisa segera membantu.
04:33Siap menuju.
04:35Siap menuju.
04:37Siap menuju.
04:39Prabowo juga mulai memberi perhatian pada pembangunan hunian sementara,
04:44dan menegaskan pemerintah pusat akan membantu mencarikan lahan.
04:49Ini hunian sementara apabila tanahnya cukup dari pemerintah daerah.
04:57Itu apa itu?
04:59Itu apa?
05:00Satu keluarga per?
05:01Prisep.
05:02Prisep.
05:03Prisep.
05:04Luasnya berapa itu?
05:06Luasnya tipe tiga enam Mbak Presiden,
05:08delapan kali lima Mbak Presiden.
05:10Tiga tiga.
05:11Jadi daripada mereka tinggal di tenda,
05:14ini lebih representatif mereka tinggal di hunian sementara Mbak Presiden.
05:18Ini bisa bertahan.
05:20Satu hunian harganya berapa?
05:24Harganya sekitar 30 juta Mbak Presiden.
05:27Satu hunian.
05:28Satu hunian, nepul mentara.
05:31Ada WC kamar mandi.
05:34Ada WC kamar mandi.
05:36Siap.
05:37Di dalam satu.
05:38Tapi karena muntara ini.
05:3930 juta ya?
05:4030 juta Mbak Presiden.
05:41Itu bahannya apa itu?
05:43Private-nya.
05:4436 ya?
05:45Ya.
05:46Sipat.
05:47Tipe 36.
05:48Saya kira...
05:49Termasum murah itu.
05:51Kita akan cari tanah-tanah negara.
05:53Jadi nggak boleh ada...
05:54Gak boleh ada...
05:55Pemda...
05:56Yang keluar uang untuk lahan.
05:58Pada kunjungan ketiga, 17 Desember 2025,
06:01Presiden Prabowo ke-3.
06:03Pemda ke-3.
06:05Pemda ke-3.
06:06Pemda ke-3.
06:07Pemda ke-3.
06:08Pemda ke-3.
06:09Pemda ke-3.
06:10Pemda ke-3.
06:11Pemda ke-3.
06:12Pemda ke-3.
06:13Pemda ke-3.
06:14Meninjau pemulihan infrastruktur dasar dan fasilitas publik.
06:18Lalu memberikan penekanan pada pembangunan hunian sementara bagi korban bencana.
06:23Target pembangunannya satu bulan.
06:26Saya bersyukur.
06:31Keadaan seberapa.
06:35Yang paling baik.
06:36Walaupun kita semua masih prihatin.
06:41Tapi kita bekerja keras supaya segera memulihkan keadaan.
06:49Saya gembira, sudah melihat rumah-rumah kulian sementara sudah mulai dibangun.
06:59Bisa selesai kulian sementara.
07:06Semuaan supaya ibu-ibu, bapak-bapak semua sudah tidak perlu tinggal di tenda.
07:13Prabowo Subianto menegaskan akan terus mengawal penanganan dampak bencana di Sumatera.
07:21Presiden pun berjanji setiap pekan akan datang ke wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
07:29Saya merencanakan minimal seminggu sekali akan saya lihat daerah itu
07:36untuk memantau perkembangan.
07:46Dalam rapat kabinet 15 Desember lalu, Prabowo mengargetkan dampak bencana Sumatera
07:52akan pulih dalam waktu 2 hingga 3 bulan yang datang.
08:06Terima kasih telah menonton!
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan