00:00Presiden Prabowo Subianto meminta agar wilayah Papua bisa berkontribusi dalam suasembada pangan maupun suasembada energi nasional
00:12guna menghemat biaya subsidi dan impor BBM setiap tahun.
00:17Untuk itu, dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan otonomi khusus Papua di Istana Negara Jakarta selasa 16 Desember,
00:25Presiden Prabowo meminta agar wilayah Papua juga bisa memiliki kebun kelapa sawit, tebu, serta singkong.
00:34Menurutnya jenis tanaman tersebut dapat diolah menjadi bahan bakar minyak, BBM maupun etanol yang mempercepat pengembangan energi berbasis sumber daya lokal.
00:45Sehingga dalam lima tahun ke depan, Papua berdaya dan lebih mandiri.
00:49Di daerah Papua pun harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit.
01:03Juga tebu menghasilkan etanol.
01:08Singkong, kasafa juga untuk menghasilkan etanol.
01:15Sehingga kita rencanakan dalam lima tahun semua daerah bisa berdiri di atas kakinya sendiri,
01:26suasem pada pangan dan suasem pada energi.
01:29Dengan demikian, kita akan menghemat.
01:32Kepala negara mengungkapkan bahwa Indonesia menggelontorkan dana sebesar 520 triliun rupiah per tahun
01:40untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui impor BBM.
01:44Jelasnya dengan kehadiran suasembada energi di setiap kabupaten termasuk wilayah Papua,
01:49maka dalam empat tahun ke depan, biaya impor BBM tersebut dapat dipangkas 50 persen.
01:56Dari Jakarta, Cahyasari, Suci Nurhaliza, Kantor Berita Antara, mewartakan.
02:02Bismillahirrahmanirrahim.
02:03Bismillahirrahmanirrahim.
Comments