Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MEDAN, KOMPAS.TV - Di Medan, Sumatera Utara, lebih dari 4.000 warga terdampak banjir. Kondisi rumah yang rusak dan tingginya permukaan air menjadi faktor utama warga masih bertahan di posko pengungsian.

Polrestabes Medan menyebut sekitar 4.328 warga terdampak banjir, di mana ribuan warga tersebut bertahan di 33 posko pengungsian.

Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan Kecamatan Helvetia menjadi daerah yang paling parah terdampak banjir.

Kapolrestabes Medan memastikan kebutuhan logistik, termasuk obat-obatan hingga layanan trauma healing, tersedia di posko pengungsian, termasuk untuk warga yang memilih bertahan di rumah masing-masing.

Baca Juga Banjir di Medan Perparah Kelangkaan BBM, Terutama Pertalite dan Pertamax | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/regional/634251/banjir-di-medan-perparah-kelangkaan-bbm-terutama-pertalite-dan-pertamax-kompas-pagi

#banjir #medan #korbanbanjir #bencanaalam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/634253/banjir-di-medan-4-328-warga-terdampak-dan-bertahan-di-33-posko-pengungsian-sapa-pagi
Transkrip
00:00Di Medan Sumatera Utara Saudara, lebih dari 4.000 warga terdampak banjir.
00:04Kondisi rumah yang rusak dan tingginya permukaan air menjadi faktor utama.
00:09Warga masih bertahan di posko pengungsian.
00:17Orestabes Medan menyebut sekitar 4.328 warga terdampak banjir,
00:23di mana ribuan warga tersebut bertahan di 33 posko pengungsian.
00:27Orestabes Medan, Kompas Jengkau Finch, Siman Juntak bilang,
00:32jamatan Halvetia menjadi daerah paling parah terdampak banjir.
00:37Orestabes Medan memastikan kebutuhan logistik termasuk obat-obatan,
00:41hingga trauma healing tersedia di posko pengungsian termasuk untuk warga
00:45yang menilih bertahan di rumah masing-masing.
00:48Setidaknya kita dapat mengevakuasi terhitung sampai dengan saat ini data kami 4.328.
01:03Ini sudah berkurang dari hari pertama kemarin.
01:05Polsek Halvetia yang di dalamnya ada namanya lokasi Gaperta Ujung.
01:09Gaperta Ujung merupakan lokasi yang paling banyak warganya kita evakuasi
01:18bersama TNI Pori, Pemda, dan stakeholder lainnya.
01:24Sekurang-kurangnya ada 300 orang yang kita berhasil evakuasi.
01:28Setelah mengevakuasi, barulah langkah kedua.
01:31Kami mengedepankan bagaimana memberikan makanan dan minuman
01:35yang terutama untuk masyarakat-masyarakat terdampak.
01:40Dua titik, dua lokasi.
01:42Yang pertama kami melakukan itu door-to-door.
01:44Door-to-door ke masyarakat-masyarakat terdampak.
01:48Door-to-door ini kita lakukan, ada masyarakat yang tidak mau dievakuasi
01:52tetapi kami meyakinkan betul bahwa lokasi itu aman.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan