KOMPAS.TV - Sebanyak 600 warga Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sumatera Utara, hingga kini masih berada di pengungsian.
Curah hujan yang terus mengguyur wilayah ini memperparah genangan air yang merendam rumah mereka, bahkan mencapai dua hingga tiga meter.
Pengungsi membutuhkan pasokan pakaian dan selimut.
Korban banjir merupakan warga Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sumatera Utara, hingga kini masih mengungsi.
Mereka mengungsi di ruang sekolah dasar di Desa Tangga Bosi, jauh dari tempat mereka tinggal yang kini terendam banjir.
Di hari pertama ketika air merendam desa mereka, para pengungsi bertahan di lantai dua sebuah masjid dekat desa. Namun curah hujan tinggi yang membuat banjir semakin parah memaksa ratusan pengungsi dievakuasi ke tempat mereka berada saat ini.
Pagi ini, banjir yang menggenangi permukiman warga mencapai dua setengah hingga tiga meter.
Para pengungsi membutuhkan pakaian, selimut, serta bahan pokok makanan.
#banjir #sumut #medan
Baca Juga Banjir di Medan Surut, Mobil Rusak Tak Beraturan di Jalan Usai Terbawa Arus | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/634150/banjir-di-medan-surut-mobil-rusak-tak-beraturan-di-jalan-usai-terbawa-arus-sapa-siang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/634152/pengungsi-banjir-di-sumut-butuh-pakaian-selimut-sapa-siang
Jadilah yang pertama berkomentar