Skip to playerSkip to main content
  • 4 months ago
Dubbing Kini Untuk Diriku Watch the full episode on the ShortMax app
Transcript
00:00Samiku
00:10Samiku
00:23Why?
00:25Papa, Ayu sudah meninggal.
00:30Kalau bukan karena kamu memilihku sebagai Pangeran Permaisuri,
00:34mana mungkin kami terpisah?
00:35Dia juga tidak akan dikirim ke perbatasan, disiksa sampai meninggal.
00:39Kau, kau yang membunuh Ayu.
00:42Adik sepupukku yang dari keluarga Selir itu,
00:45kita sudah bersuami istri selama 10 tahun,
00:48bisa-bisanya aku tidak tahu.
00:49Kalau orang yang kamu sukai adalah dia,
00:53kalau begitu,
00:55kenapa kamu tidak menolakku?
00:59Menolak?
01:01Kamu ini Tuan Putri,
01:03bagaimana bisa aku menolak pernikahan
01:05yang dianugerahkan Kaisa?
01:07Sekarang Ayu sudah mati.
01:09Aku juga sudah mengutus Tadib untuk mengacuni ayahmu.
01:13Sedangkan kamu,
01:16aku mau mengirimmu menemani Ayu dengan tanganku se...
01:18Kau!
01:20Oh!
01:22Oh!
01:25Hubungan suami istri selama 10 tahun.
01:31Sampai mati aku baru tahu bahwa pasanganku sangat membenciku.
01:34Bahkan juga membunuh ayahandaku.
01:37Bagus!
01:39Kalau ada kehidupan selanjutnya,
01:41aku tidak akan memilihmu lagi.
01:42Lewi!
01:58Hari ini adalah hari kamu memilih teman kecilmu menjadi suamimu.
02:02Siapa yang ingin kamu pilih?
02:03Ayahanda.
02:05Aku terlahir kembali,
02:06kembali ke hari pemilihan Pangeran Permaisuri.
02:08Aku tahu kamu sejak kecil sudah menyukai bagus.
02:10Kalau begitu, pilih saja dia.
02:14Tidak mau!
02:16Kenapa?
02:17Ananda tidak ingin memilih bagus.
02:19Ananda!
02:22Memilih dia!
02:32Ternyata dia...
02:32Ternyata dia...
02:33Ternyata dia...
02:34Ternyata dia...
02:35Ternyata dia...
02:37Ternyata dia itu musuh bebuyutanku di kehidupan yang lalu.
02:48Kamu dengan Rizal sejak kecil tidak akur.
02:50Akhir kali,
02:51dia bahkan merebut kantong wewangian yang kamu jahit untuk bagus,
02:55membuatmu kesal sampai bertengkar dengannya.
02:58Di kehidupan lalu, setelah aku menikah,
03:01Rizal selalu berjaga di perbatasan.
03:03Akhirnya gugur di medan perang.
03:06Kami pun tidak pernah bertemu lagi.
03:08Dewi,
03:09kamu sungguh sudah pikirkan baik-baik?
03:11Kamu begitu suka pada bagus,
03:13kenapa tidak memilihnya?
03:15Ananda sudah pikirkan matang-matang,
03:17Ananda memilih Rizal.
03:18Kebalikan padaku.
03:29Berikan padaku.
03:39Meski Rizal adalah musuh bebuyutanku,
03:41tapi jika dipikir-pikir,
03:43masa-masa aku bertengkar dengannya
03:45jauh lebih hangat dibandingkan pernikahan 10 tahun dengan bagus.
03:50Di kehidupan ini,
03:51aku ingin memilih jalan yang berbeda.
04:00Kenapa Tuan Putri masih belum tiba?
04:07Tuan Putri,
04:08siapa yang terpilih?
04:10Tentu saja Kak Bagus.
04:11Di seluruh kota Jayasri,
04:12siapa yang tidak tahu kalau Tuan Putri paling peduli dengan Kak Bagus?
04:15Sedangkan orang yang tidak mungkin terpilih adalah Rizal.
04:18Rizal setiap hari bertengkar dengannya,
04:20Tuan Putri pasti kesal padanya.
04:21Ya.
04:22Bagus.
04:24Di kehidupan lalu,
04:25hatiku buta dan mengorbankan segalanya untukmu,
04:27tapi malah mati mengenaskan.
04:29Di kehidupan ini,
04:31yang aku pilih adalah...
04:32yang aku pilih adalah...
04:34yang aku pilih adalah...
04:35di kehidupan lalu saat aku memilih Bagus menjadi Pangeran Permaisuri,
04:40dia tidak pernah menolak.
04:42Dia pasti yakin aku akan memilihnya jadi Pangeran Permaisuri.
04:46Jika setelah tujuh hari nanti,
04:47kamu tahu kalau orang yang aku pilih bukan kamu,
04:50Bagus.
04:50Akan seperti apa ekspresi ini?
04:53Bukan.
04:53Siapa yang akan Tuan Putri pilih?
04:55Apakah Kak Bagus?
04:57Pernikahanku akan diadakan tujuh hari lagi.
04:59Nanti Kasim Dono akan membacakan kita Kaisen di pernikahan.
05:03Nantinya akan tahu siapa yang menjadi Pangeran Permaisuri.
05:07Bagus.
05:08Nantinya kamu harus datang.
05:16Yang melihat Tuan Putri?
05:18Iya.
05:21Eh!
05:22Ayu!
05:24Kamu tidak kepapakan.
05:27Pak Bagus.
05:28Kamu jangan salahkan Tuan Putri.
05:29Aku sendiri yang tidak sengaja jatuh.
05:31Kenapa aku bisa lupa?
05:33Di kehidupan lalu,
05:34setiap bertemu Ayu,
05:35aku akan selalu dituduh menjadi orang jahat.
05:37Hat yang berbuat semenang-menang.
05:40Ayu!
05:41Kamu kenapa Ayu?
05:42Cepat berdiri!
05:45Bagus.
05:46Aku tidak melakukannya.
05:51Ayu.
05:53Di kehidupan lalu,
05:54kamu terus menjebakku.
05:56Mulai kali ini,
05:57aku akan balas semuanya kepadamu.
05:59Tuan Putri!
06:01Ayu berbaik hati dan terus sabar.
06:03Tapi aku merasa,
06:04kamu seharusnya minta maaf padanya.
06:06Aku tidak mendorongmu.
06:07Kenapa harus minta maaf padanya?
06:08Kalau bukan kamu yang menabraknya,
06:10apa mungkin Ayu yang jatuh sendiri dan menuduhmu?
06:13Mungkin saja memang begitu.
06:14Cukup!
06:16Semua orang tahu kalau Ayu sangat lembut,
06:18tidak mungkin melakukan hal seperti itu.
06:21Tidak hanya bertindak semena-mena,
06:23bahkan memfitnah Ayu.
06:24Apa itu benar?
06:25Bagus!
06:26Sebagai teman kecil Tuan Putri,
06:28beraninya kamu begitu tidak hormat padanya.
06:29Kak Rizal,
06:32sudahlah.
06:33Kamu juga tahu Tuan Putri sangat menyukai Tuan Muda Bagus.
06:36Untuk apa kamu sup menjadi pahlawan sekarang?
06:38Apa kamu tidak takut Tuan Putri berbalik menyalahkanmu?
06:42Benar.
06:43Di kehidupan sebelumnya,
06:44di mataku hanya ada bagus.
06:46Apapun yang dia lakukan,
06:47aku tidak pernah salahkan dia.
06:49Tapi di kehidupan ini,
06:51dia tidak pantas.
06:53Aku tanyakan sekali lagi.
06:54Kamu yakin aku yang mendorongmu?
06:59Kalau Tuan Putri binang, bukan.
07:01Berarti bukan.
07:02Tapi tadi memang ada yang...
07:04Aku ini Tuan Putri.
07:07Meski jika aku ingin mendorongmu,
07:09aku juga tidak perlu berbobong ini gitu.
07:12Kalau kamu begitu ingin bersandiwara,
07:14biar aku temani kamu bersandiwara sepuas.
07:19Ayu!
07:20Ayu!
07:22Ayu!
07:28Panggilkan kepala tabib kerajaan
07:30untuk mengobati Nona Ayu.
07:31Anggap saja sebagai penerbisan salahku.
07:34Iwi, kamu keterlaluan sekali.
07:35Bagus.
07:36Kamu sebagai teman kecilku,
07:38harusnya selalu mengutamakanku,
07:40menghormatiku.
07:42Nanti kamu malah mencemaskan
07:43seorang putri selir seperti itu,
07:45bahkan terus menyalahkanku.
07:46Kamu tidak memenuhi kewajiban sebagai suami.
07:49Siapa yang lebih keterlaluan sebenarnya?
07:51Aku, aku tidak salah lihat, kan?
07:58Seingatku dulu Tuan Putri memperlakukan bagus seperti harta karun.
08:02Iya.
08:02Siapa yang berani mencela bagus pasti akan mendapat hukuman.
08:06Benar.
08:06Ada apa hari ini?
08:10Rizal,
08:11terima kasih sudah membantuku bicara tadi.
08:13Tujuh hari lagi aku akan memilih Pangeran Permaisuri.
08:15Nantinya kamu harus datang.
08:18Lagipula Tuan Putri tidak akan memilihku.
08:20Datang atau tidak, apa bedanya?
08:22Sekarang cuaca dikenan sedang bagus.
08:23Aku ingin berjalan-jalan beberapa hari.
08:27Jika aku sempat kembali,
08:28aku akan menyiapkan hadiah pernikahan.
08:31Sampai jumpa Tuan Putri.
08:33Sampai jumpa Tuan Putri.
08:34Siapa bilang aku tidak akan memilihmu?
08:36Kamu adalah Pangeran Permaisuri.
08:38Mau beri hadiah apa?
08:39Tapi jika aku sungguh menikah denganmu,
08:43tentunya aku harus menyiapkan bukti cinta untukmu.
08:46Nestari, kamu aturkanlah.
08:49Tiga hari lagi,
08:50aku akan pergi ke Pavilion Nirwana
08:51untuk memilihkan bukti cinta untuknya.
08:54Hai.
09:04Selera Tuan Putri memang bagus.
09:06Pasangan liontin naga poniks ini dibuat dari batu giyokulun.
09:10Mulus tanpa cacat.
09:11Lihatlah ukuran naganya.
09:12Sisik dan kukunya jelas sekali.
09:14Ukiran burung poniksnya seperti hidup.
09:16Di dunia ini hanya ada satu pasang.
09:18Harganya seribu keping emas.
09:20Pak Bagus.
09:21Terima kasih sudah temani aku jalan-jalan.
09:23Biasanya,
09:25tidak ada orang yang sebaik ini kepadaku.
09:29Ayu.
09:31Hari itu kamu sudah diperlakukan tidak adil.
09:33Tuan Putri memang arogan dan semena-mena.
09:35Akhirnya karena aku,
09:37kamu jadi kena marah.
09:39Tuan Putri itu putrinya Kaisar.
09:41Aku sudah terbiasa diperlakukan seperti itu olehnya sejak kecil.
09:45Tidak apa.
09:47Ayu memang mendapatkan perlakuan tidak adil di tempat Tuan Putri.
09:51Kak Bagus.
09:51Sebenarnya,
09:53aku tidak kagum Tuan Putri hidup mewah.
09:56Kamu tahu tidak apa yang aku kagumkan darimu?
10:00Aku kagum.
10:02Dia bisa terus terang.
10:04Bersama dengan pria yang dia sukai.
10:05Kak Bagus.
10:11Kudengar ada barang baru hanya satu di dunia masuk di pavilion Nirwana.
10:15Hari ini aku akan memberikan semua yang kamu mau.
10:18Ayo.
10:18Bungkuslah.
10:24Baiklah.
10:30Kak Bagus.
10:31Inilah Liontin Jok yang hanya ada sepasang di dunia ini.
10:34Semua yang kamu sukai hari ini,
10:36aku akan berikan untukmu.
10:40Tuan Putri.
10:41Kenapa kamu ada di sini?
10:43Apa kamu mengikutiku?
10:48Aku yang duluan masuk atas dasar apa bilang aku mengikutimu?
10:51Dulu Tuan Putri juga sering melakukan hal seperti ini.
10:53Dulu aku salah karena sudah mengikutimu.
11:20Tapi hari ini memang aku yang duluan masuk.
11:24Mau bayar?
11:26Baiklah.
11:27Kak Bagus.
11:29Liontin Jok itu cantik sekali.
11:31Aku tidak pernah melihat ukiran naga dan burung phonics.
11:34Tidak seperti Tuan Putri yang punya segalanya sejak masih kecil.
11:38Ayo.
11:39Aku sudah janji.
11:39Asal kamu menyukainya,
11:41aku akan belikan untukmu.
11:42Tuan Putri,
11:43kamu bisa memiliki semua yang kamu mau.
11:45Tidak kurang satu Liontin ini.
11:46Aku bayar tiga kali lipat harga.
11:48Tolong mengalah padaku.
11:50Dulu asal aku meminta.
11:52Dia pasti selalu berikan padaku.
11:54Kali ini juga sama.
11:55Kamu merasa aku butuh uangmu?
11:59Tuan Putri,
12:02Liontin Jok ini adalah sepasang.
12:03Sebenarnya merupakan bukti cinta.
12:05Tuan Putri mau membelinya untuk Kak Bagus?
12:08Ternyata dia tidak mau berikan padaku.
12:10Karena mau menghadiahkan untukku.
12:12Karena memang mau hadiahkan untukku.
12:14Mending serahkan saja kepadaku.
12:16Aku berikan padamu agar kamu bisa berikan padanya.
12:21Itu janjiku kepada Ayo.
12:23Kemarin kamu mendorong Ayo dari tangga,
12:25aku masih merasa bersalah padanya.
12:27Apalagi Tria sejati tidak boleh mengingkari janji.
12:29Ini utangku padanya.
12:31Memenuhi janjimu kepada orang dengan barang hadiah
12:33yang orang berikan untukmu.
12:35Bagus.
12:35Hanya kamu yang bisa terpikir hal semacam...
12:37Sayang sekali.
12:39Barang ini bukan untukmu.
12:41Bungkuskanlah.
12:42Ini salah Ayo.
12:44Ayo tidak seharusnya menginginkan sesuatu.
12:46Ayo tidak mau lagi.
12:47Ayo kita pergi.
12:48Tidak boleh dibungkus.
12:50Aku ini Tuan Putri.
12:51Turun kita berkataanku.
12:53Tuan Putri, kamu jangan lupa.
12:54Aku pangeran Pramai Suri yang dipilih Kaisar.
12:57Kamu sebegitu yakin bahwa kamulah
12:58yang akan menjadi pangeran Pramai Suri?
13:00Atau apa ini?
13:01Kenapa aku merasak?
13:02Sejak hari di mana Kaisar membeli pangeran Pramai Suri,
13:05dia sudah berbeda dari yang dulu.
13:08Tak bagus.
13:10Jangan bertengkar dengan Tuan Putri hanya karena aku.
13:12Aku hanya seorang putri selir.
13:14Tidak pantas bagimu melakukan ini padaku.
13:16Juga memang tidak pantas dapatkan barang sebagus Leon Tim Giyok ini.
13:20Aku tidak mau lagi.
13:21Sudahlah.
13:22Ayo, apakun yang terjadi hari ini.
13:24Aku akan belikan Leon Tim Giyok untukmu.
13:26Aku mau kamu tahu kalau kamu berhak atas barang lebih bagus di dunia ini.
13:30Benar-benar pertunjukan bagus.
13:32Jika kalian begitu menginginkannya,
13:34aku akan merestui kalian.
13:36Tapi aku mau beritahu kalian,
13:38barang ini harganya seribu tael emas.
13:40Bagus.
13:41Apa kamu sanggup membayarnya?
13:44Hanya seribu tael emas?
13:45Pajar,
13:46ambillah uang di kediaman.
13:47Baik.
13:54Tuan Muta,
13:56Benar-benar tidak bisa ambil uang segitu.
13:58Apa?
13:59Benar mungkin?
13:59Kediaman Adipati memang hanya jangkang kosong.
14:05Kalau tidak seperti itu,
14:06Adipati tidak akan mengirim Bagus
14:07untuk dibesarkan menjadi pangeran permaisuri di istana.
14:10Di kehidupan lalu,
14:11aku kasihan padanya.
14:13Selalu diam-diam memberi uang untuk kediaman Adipati.
14:15Bagus sudah terbiasa hidup enak.
14:17Sampai lupa siapa penyokongnya yang sesungguhnya.
14:19Di kehidupan ini,
14:20aku sudah berhenti memberikan uang kepada kediaman Adipati.
14:24Sekarang kediaman Adipati pasti sedang kesulitan uang.
14:26Ingin mengambil uangku untuk menyenangkan Hayu?
14:31Jangan harap.
14:34Tuan Putri.
14:36Ayo kembali.
14:38Tuan Putri,
14:46tadi Anda benar-benar melegakan hati sekali.
14:48Tapi Anda bersih tegang dengan bagus begini.
14:50Apa tidak takut dia abaikan Anda setelah pernikahan?
14:53Bahkan kamu juga merasa aku akan memilihnya jadi pangeran permaisuri?
14:56Tentu saja.
14:57Anda begitu menyukai Tuan Muda Bagus,
14:59rela melakukan segalanya demi dia.
15:01Mana mungkin tidak pilih dia?
15:02Tunggu di hari pernikahan nanti,
15:05aku akan mengundang seluruh orang Jayasri untuk menonton pertunjukan seru.
15:10Hanya saja entah apa yang dilakukan Rizal sekarang,
15:13apakah dia akan datang?
15:15Ayo, ini pasti ulah Tuan Putri.
15:22Tidak mungkin kediaman Adipati tidak bisa keluarkan uang segini.
15:25Hari ini, sudah membuatmu malu.
15:29Memang aku kurang beruntung.
15:31Tidak bisa disemakan dengan Tuan Putri.
15:33Mana berani mengincar barang yang Tuan Putri sukai?
15:36Ayo, jangan bicara begitu.
15:39Di mataku, kamu lebih baik dari siapapun.
15:42Tidak bagus.
15:44Kenapa kamu baik sekali padaku?
15:54Ayo.
15:56Hari itu, aku melihatmu menari-tari pipa di belakang sekat.
15:59Aku langsung catuh hati.
16:02Sejak itu,
16:04di hatiku tidak ada lagi ruang untuk orang lain.
16:07Menari-tari pipa?
16:09Menari-tari pipa apanya?
16:11Waktu perjamuan ulang tahun Kaisar tiga tahun lalu,
16:14apa kamu tidak ingat?
16:19Aku tentu ingat.
16:21Perjamuan ulang tahun.
16:23Bagus ini memang bodoh.
16:24Bisa-bisa salah mengenali orang.
16:29Biarlah dia salah orang.
16:31Kutri selir sepertiku susah sekali jika ingin naik status.
16:35Bagus rela menjadi batu loncatan untukku,
16:37aku tidak akan melepasnya.
16:38Dasar anak durhaka berlutut.
16:46Ada apa, ayah?
16:47Ada apa?
16:48Kamu masih berani bertanya?
16:50Kamu tahu tidak karena kediaman Adipati akrab dengan Tuan Putri makanya bisa semakmur ini?
16:55Kamu berkali-kali membela putri selir itu di hadapan orang.
16:58Dan menyinggung Tuan Putri.
17:00Sekarang Tuan Putri sudah memutuskan bantuan dana kepada kediaman Adipati.
17:03Kita sekeluarga harus makan apa?
17:06Pantas saja hari ini aku tidak bisa ambil seribu tayo lemas.
17:10Bagus!
17:11Kamu sudah melakukan kesalahan besar.
17:13Tuan Putri menyukaimu sepenuh hatinya.
17:15Meski kamu menyukai Ayu,
17:16kamu harusnya menikahi Tuan Putri dulu.
17:18Setelah kamu memanfaatkan dia untuk naik status,
17:21baru jadikan Ayu sebagai selirmu.
17:23Nantinya,
17:24kamu bisa melakukan apa pun yang kamu mau.
17:26Orang yang sukses harus melihat jauh lebih ke depan.
17:31Ayah benar,
17:31aku sudah mengerti.
17:33Tuan Bagus,
17:38terjadi sesuatu pada Nona Ayu.
17:40Apa?
17:42Ayu.
17:48Tuan Bagus,
17:50Nona Ayu terkena racun dari Barato
17:51harus ditawarkan dengan orang yang meracuninya.
17:54Jika tidak,
17:54dia tidak bisa bertahan sampai tiga hari.
17:57Siapa yang meracuni?
17:59Tuan Bagus,
18:00Nona Ayu hari ini hanya pergi ke Pavilion Nirwana.
18:03Sepulangnya langsung muntah darah,
18:04kita berhenti.
18:05Pavilion Nirwana?
18:07Dewi!
18:18Entah Rizal akan menyukai Lion King Jok ini tidak?
18:24Tuan Putri kami tidak bisa menghentikannya.
18:32Bagus,
18:32kamu sudah gila.
18:33Ikut aku.
18:36Tuan Putri!
18:37Tuan Putri!
18:46Bagus,
18:46lancang sekali kamu!
18:47Apa yang mau kamu lakukan sebenarnya?
18:49Tuan Putri!
18:50Kamu meracuni Ayu.
18:51Sudah seharusnya ambil darahmu sebagai penawar.
18:53Racun apaan?
18:55Melukai keturunan Terajani itu bisa dibukum mati.
18:57Apa kamu berani?
18:59Asal bisa menolong Ayu,
19:01aku bisa melakukan apapun itu.
19:03Sebagai balasan atas darahmu,
19:05aku akan menikahimu empat hari lagi.
19:11Sebagai balasan atas darahmu,
19:12aku akan menikahimu empat hari lagi.
19:14Aku punya cara untuk membuatnya sedar.
19:17Kudengar mengeluarkan darah Gisa sebagai penawar.
19:25Di kehidupan lalu,
19:26Ayu sering pura-pura sakit
19:27dan bersandiwara untuk menjebakku.
19:30Sepertinya keracunan kali ini
19:31juga hanya pura-pura.
19:33Kau lihatlah,
19:49sudah aku bilang bisa sadar.
19:50Kak Bagus,
19:51aku pikir aku tidak bisa bertemu kamu lagi.
19:54Aku akan melindungimu.
19:57Tidak akan biarkan orang punya kesempatan
19:58untuk melukainmu.
20:00Aku akan menikah dalam empat hari lagi.
20:02Tuhan Bagus,
20:03kamu harus datang tepat waktu.
20:10Kak Bagus,
20:12kamu sungguh akan menikahi Tuan Putri.
20:15Lalu aku bagaimana?
20:19Setelah kamu memanfaatkan dia
20:20untuk naik status,
20:22baru jadikan Ayu sebagai selirmu.
20:24Nantinya,
20:24kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau.
20:28Ayah benar.
20:29Empat hari lagi,
20:30Tuan Putri pasti akan memibihku.
20:32Aku menikahinya dulu.
20:34Nantinya jika Dewi berani berbuat jahat kepada Ayu,
20:37aku punya banyak cara untuk menikah sana.
20:42Ayu,
20:43tenang saja.
20:44Meski aku menikahinya empat hari lagi,
20:46tapi aku tidak akan bersikap baik padanya.
20:48Aku hanya menyukaimu.
20:50Nantinya,
20:50aku akan cari kesempatan untuk menikahimu sebagai selir.
20:53Kita tetap bisa bersama.
20:57Selir?
20:58Siapa mau jadi selir?
21:00Yang aku inginkan adalah istri sah kediaman Adipati.
21:02Tuan Putri.
21:11Tuan Putri menyukai Tuan Bagus bertahun-tahun,
21:23tidak mungkin memilih orang lain.
21:25Kenapa aku dengar Tuan Bagus suka pada orang lain?
21:28Pernikahan hari ini sepertinya akan ada pertunjukan bagus.
21:31Yes.
21:54Rizal.
21:55Selamat melempuh hidup baru.
22:05Pernikahannya belum dimulai.
22:06Untuk apa kamu memberiku hadiah?
22:08Aku akan pergi sebentar lagi.
22:10Aku tidak akan ikut upacara pernikahannya.
22:12Awas saja kalau kamu berani pergi.
22:21Dewi,
22:21Aku tidak sanggup melihat kamu menikahi orang lain.
22:29Maksudku,
22:29kalau aku di sini,
22:31aku pasti akan mengacaukan pernikahanmu.
22:33Selamat menempuh hidup baru.
22:34Aku pergi dulu.
22:43Rizal,
22:43kamu lah pengantin pria hari ini.
22:45Ayo,
23:02untuk apa kamu datang?
23:03Ternyata keracunan bisa sembuh secepat ini.
23:05Tuan Putri,
23:09sejak kecil statusku rendah.
23:11Hanya Tuan Bagus yang tidak pernah keberatan.
23:14Aku dan Tuan Bagus saling menyukai.
23:16Mohon Tuan Putri merestui kami.
23:17Jangan pilih Tuan Bagus jadi pangeran permaisuri.
23:21Bagaimana kalau aku tidak mau?
23:27Aku harus mendapatkan Bagus.
23:29Tuan Putri,
23:30ini ulahmu sendiri.
23:31Tuan Putri.
23:43Ayo!
23:44Ayo!
23:46Cepat kemari!
23:51Tuan Putri,
23:53aku sudah setuju akan menikahimu.
23:54Kenapa kamu masih mencari masalah padanya
23:56berkali-kali ingin mencelakainya?
23:58Aku tidak mendorongnya.
23:59Terserah kamu mau percaya atau tidak.
24:02Tidak bagus.
24:02Ini semua salahku.
24:04Jangan salahkan Tuan Putri.
24:06Putri ini keturunan kekaisaran.
24:07Dia bisa menentukan hidup atau matiku.
24:10Aku tidak apa.
24:11Tuan Putri tidak hanya memisahkan dua sejoli ini.
24:14Juga mendorong Nona Ayu di hadapan semua orang.
24:17Ingin membunuh orang untuk hilangkan bukti.
24:20Benar-benar kejam.
24:21Negara Dasra adalah negara yang adil.
24:23Tidak ada aturan menindas orang dengan kekuasaan.
24:25Tuan Putri menindas Nona Ayu seperti ini.
24:27Benar-benar membuat mahu kerajaan saja.
24:28Tuan Putri,
24:30kemarin kamu mendorongnya dari tangga.
24:32Aku tidak berhitungan denganmu.
24:33Kamu meracuni dia.
24:35Aku juga maafkan kamu.
24:36Tapi kali ini,
24:37kamu sudah melewatasi batas kesabaranku.
24:39Aku mau kamu sekarang juga minta maaf padanya.
24:42Minta maaf?
24:44Memangnya dia pantas.
24:45Kamu tidak mau minta maaf.
24:46Menutup.
24:47Pengawal.
24:48Kalian benar-benar lanceng.
25:01Beraninya kurang ajar pada Tuan Putri.
25:03Risau.
25:04Kamu tidak apa?
25:07Bagus.
25:08Kamu mau aku berlutu.
25:09Kamu masih tidak pantas.
25:10Pantas?
25:11Begitu titah kaisar tiba.
25:13Aku adalah suamimu.
25:14Pangeran Permaisuri.
25:15Suami sudah sepatutnya memimpin istrinya, menurutmu.
25:18Aku pantas atau tidak?
25:19Pokoknya hari ini,
25:20aku akan buat kamu bersujud minta maaf kepada Ayu.
25:22Kenapa diam saja?
25:23Buat dia berlutut.
25:24Siapa yang berani?
25:27Titah kaisar tiba?
Comments

Recommended