00:00Also, the presence of police in the community, where police as a problem-solver is a patrol dialogic prehistory.
00:06This is in order to protect and be active and be active in what is going to be aspirated to the police.
00:14The audience as a form of transparency, and we have an organization that is open,
00:19has been done with the program of Polri, we have also received the team of the reformers of Polri,
00:24demikian juga kami sudah melakukan sosialisasi apa yang menjadi garis-garis besar yang sudah ditetapkan oleh Komisi Reformasi Polri
00:31untuk kami lakukan sosialisasi kepada jajaran, dan juga Bapak Kapolri juga hadir melakukan audiensi terhadap polisi masyarakat civil dan juga gerakan urani bangsa.
00:43Dari pembendahan kultural dan inovasi unggulan, ini quick win.
00:47Tadi akselisasi transformasi ada 8 bidang, di quick win ini capaian cepat dari hasil riset-riset yang sudah kami lakukan,
00:55ini yang dikendaki masyarakat.
00:57Polri jangan berlaku head-on, flexing.
00:59Polri betul-betul harus betul-betul melihat bagaimana kondisi masyarakat secara objektif.
01:04Kemudian Polri jangan melakukan tindakan arogan, kita sudah membuat buku do and done yang menjadi perdoman bagi anggota Polri.
01:10Kemudian peningkatan pengawasan publik, ulangi ini peningkatan pengawasan internal, ini yang dikeluarkan masyarakat.
01:16Kenapa terjadi arogansi, kenapa terjadi perilaku-perilaku menyimpang, abuse of over.
01:21Pengawasan kita kurang, kuat.
01:22Olehnya penguatan pengawasan bagian daripada quick win yang harus kami lakukan.
01:26Visual follower system ini juga merupakan quick win yang harus kami lakukan.
01:29Kemudian pelayanan publik, ini juga hal yang paling pokok fundamental.
01:34Wajah kepolisian ini sangat dipengaruhi oleh pelayanan publik.
01:37Apabila pelayanan publik kami baik, karena 62 persen permasalahan kami ada di tingkat posek, pores, dan polda.
01:43Kalau ini bisa kita selesaikan, maka 62 persen permasalahan polisi bisa kami selesaikan.
Comments