- 2 months ago
Dubbing Kini Untuk Diriku Watch the full episode on the ShortMax app
Category
🎥
Short filmTranscript
00:00I'm not going to leave.
00:05I'm not going to leave.
00:09My wife.
00:10Why?
00:12I'm not going to leave.
00:15Why?
00:17Why?
00:19Why?
00:21Why?
00:23Why?
00:25Why?
00:27I want to leave.
00:29If not because you choose me as Pangeran Permaisuri,
00:34how can we leave?
00:36She won't leave.
00:39You!
00:40You're the one who killed Ayu.
00:42You're the one who is from the family.
00:45We've been married for 10 years.
00:48I don't know if the person you like is her.
00:52If that's why,
00:54why don't you love me?
00:59You're the one who killed Ayu.
01:01You're the one who killed Ayu.
01:02You're the one who killed Ayu.
01:04How can you stop the marriage?
01:06Now, Ayu is dead.
01:09I'm also going to take a step to kill Ayu.
01:12But you...
01:14I want to help you with my hand.
01:18порocmon is not a problem.
01:19Why?
01:21I'm alive and crazy.
01:25I bought this marriage seal.
01:27Take care.
01:28You've lived.
01:29How OUTHOL Jared appeared at my husband?
01:30Take care.
01:31How did you know?
01:32It's all my house.
01:33And I was a father.
01:34What the hell?
01:35Did I?
01:36It was 10 years ago,
01:37After his whole lane was 4.
01:38I didn't know things like it and
01:46Ha ha ha ha, Dewi, ha ha ha ha ha, hari ini adalah hari kamu memilih teman kecilmu menjadi suamimu. Siapa yang ingin kamu pilih?
02:03Ayahanda, aku terlahir kembali, kembali ke hari pemilihan Pangeran Permaisuri.
02:08Aku tahu kamu sejak kecil sudah menyukai Bagus. Kalau begitu, pilih saja dia.
02:14Tidak mau!
02:14Kenapa?
02:17Ananda tidak ingin memilih Bagus. Ananda!
02:22Memilih dia!
02:32Ternyata dia!
02:43Ternyata dia!
02:45Dia itu musuh bebuyutanku di kehidupan yang lalu.
02:48Kamu dengan Rizal sejak kecil tidak akur. Akhir kali, dia bahkan merebut kantong wewangian yang kamu jahit untuk Bagus, membuatmu kesal sampai bertengkar dengannya.
02:58Di kehidupan lalu, setelah aku menikah, Rizal selalu berjaga di perbatasan, akhirnya gugur di medan perang.
03:06Kami pun tidak pernah bertemu lagi.
03:08Dewi, kamu sungguh sudah pikirkan baik-baik? Kamu begitu suka pada Bagus, kenapa tidak memilihnya?
03:14Ananda sudah pikirkan matang-matang, Ananda memilih Rizal.
03:17Berikan padaku.
03:29Berikan padaku.
03:30Meski Rizal adalah musuh bebuyutanku, tapi jika dipikir-pikir, masa-masa aku bertengkar dengannya jauh lebih hangat dibandingkan pernikahan 10 tahun dengan bagus.
03:48Di kehidupan ini, aku ingin memilih jalan yang berbeda.
04:00Kenapa Tuan Putri masih belum tiba?
04:06Tuan Putri, siapa yang terpilih?
04:09Tentu saja Kak Bagus.
04:11Di seluruh kota Jayasri, siapa yang tidak tahu kalau Tuan Putri paling peduli dengan Kak Bagus?
04:15Sedangkan orang yang tidak mungkin terpilih adalah Rizal.
04:17Rizal setiap hari bertengkar dengannya, Tuan Putri pasti kesal padanya.
04:21Ya.
04:22Bagus.
04:23Di kehidupan lalu, hatiku buta dan mengorbankan segalanya untukmu, tapi malah mati mengenaskan.
04:29Di kehidupan ini, yang aku pilih adalah...
04:33Yang aku pilih adalah...
04:37Di kehidupan lalu, saat aku memilih Bagus menjadi Pangeran Permaisuri, dia tidak pernah menolak.
04:42Dia pasti yakin aku akan memilihnya jadi Pangeran Permaisuri.
04:46Jika setelah tujuh hari nanti, kamu tahu kalau orang yang kupilih bukan kamu, Bagus akan seperti apa ekspresi ini?
04:53Bukan, siapa yang akan Tuan Putri pilih?
04:55Apa kakak Bagus?
04:57Pernikahanku akan diadakan tujuh hari lagi.
04:59Nanti Kasim Dono akan membacakan kitah Kaisen di pernikahan.
05:02Nantinya akan tahu siapa yang menjadi Pangeran Permaisuri.
05:06Bagus.
05:08Nantinya kamu harus datang.
05:09Yang mulia Tuan Putri.
05:17Iya.
05:20Eh!
05:22Ayu!
05:24Kamu tidak kapapakan.
05:27Kak Bagus.
05:27Kamu jangan salahkan Tuan Putri.
05:29Aku sendiri yang tidak sengaja jatuh.
05:31Kenapa aku bisa lupa?
05:32Di kehidupan lalu, setiap bertemu Ayu...
05:35Aku akan selalu dituduh menjadi orang jahat yang berbuat semena-mena.
05:40Ayu!
05:41Kamu kenapa Ayu? Cepat berdiri!
05:45Bagus aku tidak melakukannya!
05:51Ayu!
05:53Di kehidupan lalu, kamu terus menjebakku.
05:56Mulai kali ini, aku akan balas semuanya kepadamu.
05:59Tuan Putri, Ayu berbaik hati dan terus sabar.
06:03Tapi aku merasa, kamu seharusnya minta maaf padanya.
06:06Aku tidak mendorongmu.
06:07Kenapa harus minta maaf padanya?
06:08Kalau bukan kamu yang menabraknya,
06:10apa mungkin Ayu yang jatuh sendiri dan menuduhmu?
06:13Mungkin saja memang begitu.
06:14Cukup!
06:16Semua orang tahu kalau Ayu sangat lembut,
06:18tidak mungkin melakukan hal seperti itu.
06:21Tidak hanya bertindak semena-mena,
06:22bahkan memfitnah Ayu.
06:24Apa itu benar?
06:25Bagus!
06:26Sebagai teman kecil, Tuan Putri,
06:27beraninya kamu begitu tidak hormat padanya.
06:31Kak Rizal, sudahlah.
06:33Kamu juga tahu Tuan Putri sangat menyukai Tuan muda bagus.
06:36Untuk apa kamu sok menjadi pahlawan sekarang?
06:38Apa kamu tidak takut Tuan Putri berbalik menyalahkanmu?
06:42Benar.
06:43Di kehidupan sebelumnya,
06:44di mataku hanya ada bagus.
06:46Apapun yang dia lakukan,
06:47aku tidak pernah salahkan dia.
06:49Tapi di kehidupan ini,
06:51dia tidak pantas.
06:53Aku tanyakan sekali lagi.
06:54Kamu yakin?
06:55Aku yang mendorongmu.
06:57Kalau Tuan Putri bilang bukan.
07:01Berhasil bukan.
07:02Tapi tadi memang ada yang...
07:04Aku ini Tuan Putri.
07:07Meski jika aku ingin mendorongmu,
07:09aku juga tidak perlu berbobong ini begitu.
07:12Kalau kamu begitu ingin bersandiwara,
07:14biar aku temani kamu bersandiwara sepuas.
07:16Ayu!
07:19Ayu!
07:20Ayu!
07:26Ayu!
07:28Panggilkan kepala kabib kerajaan untuk mengobati Nona Ayu.
07:31Anggap saja sebagai penulisan salahku.
07:34Iwi, kamu keterlaluan sekali.
07:35Bagus.
07:36Kamu sebagai teman kecilku,
07:38harusnya selalu mengutamakanku,
07:40menghormatiku.
07:42Nanti kamu malah mencemaskan seorang putri selir seperti itu,
07:45bahkan terus menyalahkanku.
07:47Kamu tidak memenuhi kewajiban sebagai suami,
07:49siapa yang lebih keperlaluan sebenarnya?
07:50Aku, aku tidak salah lihat, kan?
07:58Seingatku dulu Tuan Putri memperlakukan bagus seperti harta karun.
08:02Benar, ada apa hari ini?
08:07Riza, terima kasih sudah membantuku bicara tadi.
08:10Tujuh hari lagi aku akan memilih Pangeran Permaisuri.
08:12Nantinya kamu harus datang.
08:15Lagipula Tuan Putri tidak akan memilihku.
08:17Datang atau tidak, apa bedanya?
08:19Sekarang cuaca dikenan sedang bagus.
08:20Aku ingin berjalan-jalan beberapa hari.
08:23Jika aku sempat kembali,
08:25aku akan menyiapkan hadiah pernikahan.
08:28Sampai jumpa Tuan Putri.
08:30Sampai jumpa Tuan Putri.
08:31Siapa bilang aku tidak akan memilihmu?
08:33Kamu adalah Pangeran Permaisuri.
08:35Mau beri hadiah apa?
08:37Tapi jika aku sungguh menikah denganmu,
08:40tentunya aku harus menyiapkan bukti cinta untukmu.
08:43Nestari, kamu aturkanlah.
08:45Tiga hari lagi,
08:46aku akan pergi ke Pavilion Nirwana
08:48untuk memilihkan bukti cinta untuknya.
08:50Hai!
08:51Selera Tuan Putri memang bagus.
09:03Pasangan liontin naga poniks ini dibuat dari batu giyokulun.
09:06Mulus tanpa cacat.
09:07Lihatlah ukuran naganya.
09:09Sisik dan kukunya jelas sekali.
09:11Ukiran burung poniksnya seperti hidup.
09:13Di dunia ini hanya ada satu pasang.
09:14Harganya seribu keping emas.
09:17Pak Bagus,
09:17terima kasih sudah temani aku jalan-jalan.
09:20Biasanya,
09:21tidak ada orang yang sebaik ini kepadaku.
09:26Ayu,
09:27hari itu kamu sudah diperlakukan tidak adil.
09:30Tuan Putri memang arogan dan semena-mena.
09:32Akhirnya karena aku,
09:34kamu jadi kena marah.
09:36Tuan Putri itu putrinya Kaisar.
09:38Aku sudah terbiasa diperlakukan seperti itu olehnya sejak kecil.
09:42Tidak apa.
09:44Ayu memang mendapatkan perlakuan tidak adil di tempat Tuan Putri.
09:47Kak Bagus,
09:49sebenarnya,
09:50aku tidak kagum Tuan Putri hidup mewah.
09:53Kamu tahu tidak apa yang aku kagumkan darinya?
09:57Aku kagum,
09:59dia bisa terus terang
10:00bersama dengan pria yang dia sukai.
10:07Kak Bagus,
10:08aku dengar ada barang baru hanya satu di dunia masuk di pavilion Nirwana.
10:12Hari ini aku akan membelikan semua yang kamu mau.
10:15Ayo.
10:15Bungkuslah.
10:21Baiklah.
10:27Kak Bagus,
10:28inilah Rion Tingjiok yang hanya ada sepasang di dunia ini.
10:31Semua yang kamu sukai hari ini,
10:33aku akan belikan untukmu.
10:33Tuan Putri,
10:38kenapa kamu ada di sini?
10:40Apa kamu mengikutiku?
10:45Aku yang duluan masuk atas dasar apa bilang aku mengikutimu?
10:48Dulu Tuan Putri juga sering melakukan hal seperti ini.
10:50Dulu aku salah karena sudah mengikutimu.
11:17Tapi hari ini memang aku yang duluan masuk.
11:21Mau bayar?
11:22Baiklah.
11:24Pak Bagus.
11:26Rion Tingjiok itu cantik sekali.
11:28Aku tidak pernah melihat ukiran naga dan burung phonics.
11:31Tidak seperti Tuan Putri yang punya segalanya sejak masih kecil.
11:34Ayo.
11:35Aku sudah janji.
11:36Asal kamu menyukainya,
11:37aku akan belikan untukmu.
11:39Tuan Putri,
11:40kamu bisa memiliki semua yang kamu mau.
11:42Tidak kurang satu riongin ini.
11:43Aku bayar tiga kali lipat harga.
11:45Tolong mengalah padaku.
11:47Dulu asal aku meminta.
11:49Dia pasti selalu berikan padaku.
11:51Kali ini juga sama.
11:54Kamu merasa aku butuh uangmu?
11:57Tuan Putri,
11:58Leon Tingbiok ini adalah sepasang.
12:00Sebenarnya merupakan bukti cinta.
12:02Tuan Putri mau membelinya untuk Kak Bagus?
12:05Ternyata dia tidak mau berikan padaku
12:06karena mau menghadiahkan untukku.
12:09Karena memang mau hadiahkan untukku,
12:11mending serahkan saja kepadaku.
12:14Aku berikan padamu
12:15agar kamu bisa berikan padanya.
12:18Itu janjiku kepada Ayu.
12:20Kemarin kamu mendorong Ayu dari tangga,
12:22aku masih merasa berisalak padanya.
12:24Apalagi pria sejati tidak boleh mengingkari janji.
12:26Ini utangku padanya.
12:28Memenuhi janjimu kepada orang
12:29dengan barang hadiah yang orang berikan untukmu.
12:31Bagus.
12:32Hanya kamu yang bisa terpikir hal semacam...
12:34Sayang sekali.
12:36Barang ini bukan untukmu.
12:38Bungkuskanlah.
12:39Ini salah Ayu.
12:41Ayu tidak seharusnya menginginkan sesuatu.
12:43Ayu tidak mau lagi.
12:44Ayo kita pergi.
12:45Tidak boleh dibungkus.
12:47Aku ini Tuan Putri.
12:47Turun kita kataanku.
12:49Tuan Putri,
12:50kamu jangan lupa.
12:51Aku pangeran Pramai Suri yang dipilih Naisak.
12:53Kamu sebegitu yakin bahwa kamu lah yang akan menjadi pangeran Pramai Suri?
12:57Ada apa ini?
12:58Kenapa aku merasa?
12:59Sejak hari di mana Kaisar memilih pangeran Pramai Suri,
13:02dia sudah berbeda dari yang dulu.
13:05Tak bagus.
13:07Jangan bertengkar dengan Tuan Putri hanya karena aku.
13:09Aku hanya seorang putri selir.
13:11Tidak pantas bagimu melakukan ini padaku.
13:13Juga memang tidak pantas dapatkan barang sebagus Leon Tim Giyok ini.
13:17Aku tidak mau lagi.
13:18Sudahlah.
13:19Ayu,
13:19apakun yang terjadi hari ini.
13:21Aku akan belikan Leon Tim Giyok untukmu.
13:23Aku mau kamu tahu
13:24kalau kamu berhak atas barang lebih bagus di dunia ini.
13:27Benar-benar pertunjukan bagus.
13:29Jika kalian begitu menginginkannya,
13:31aku akan merestui kalian.
13:33Tapi aku mau beritahu kalian,
13:35barang ini harganya seribu tael emas.
13:37Bagus.
13:38Apa kamu sanggup membayarnya?
13:41Hanya seribu tael emas?
13:42Tajar,
13:43ambillah uang di kediamat.
13:44Baik.
13:45Baik.
13:49Tuan Muta,
13:52benar-benar tidak bisa ambil uang segitu.
13:54Apa?
13:56Benda mungkin.
13:59Kediaman Adipati memang hanya jangkang kosong.
14:02Kalau tidak seperti itu,
14:03Adipati tidak akan mengirim Bagus untuk dibesarkan menjadi pangeran permaisuri di istana.
14:07Di kehidupan lalu,
14:08aku kasihan padanya.
14:09Selalu diam-diam memberi uang untuk kediaman Adipati.
14:12Bagus sudah terbiasa hidup enak,
14:14sampai lupa siapa penyokongnya yang sesungguhnya.
14:16Di kehidupan ini,
14:17aku sudah berhenti memberikan uang kepada kediaman Adipati.
14:21Sekarang kediaman Adipati pasti sedang kesulitan uang.
14:25Ingin mengambil uangku untuk menyenangkan Hayu?
14:28Jangan harap.
14:31Tuan Putri.
14:33Ayo kembali.
14:35Pak.
14:42Tuan Putri,
14:43tadi Anda benar-benar melegakan hati sekali.
14:45Tapi Anda bersih tegang dengan bagus begini.
14:47Apa tidak takut dia abaikan Anda setelah pernikahan?
14:50Bahkan kamu juga merasa aku akan memilihnya jadi pangeran permaisuri?
14:53Tentu saja.
14:54Anda begitu menyukai Tuan Muda Bagus,
14:56rela melakukan segalanya demi dia.
14:57Mana mungkin tidak pilih dia?
14:59Tunggu di hari pernikahan nanti,
15:02aku akan mengundang seluruh orang Jayasri
15:04untuk menonton pertunjukan seru.
15:07Hanya saja entah apa yang dilakukan Rizal sekarang,
15:10apakah dia akan datang?
15:15Ayo, ini pasti ulah Tuan Putri.
15:19Tidak mungkin kediaman Adipati tidak bisa keluarkan uang segini.
15:22Hari ini sudah membuatmu malu.
15:26Memang aku kurang beruntung.
15:28Tidak bisa disemakan dengan Tuan Putri.
15:30Mana berani mengincar barang yang Tuan Putri sukai?
15:33Ayo, jangan bicara begitu.
15:36Di mataku,
15:37kamu lebih baik dari siapapun.
15:39Kau bagus.
15:41Kenapa kamu baik sekali padaku?
15:43Ayo.
15:48Ayo.
15:50Hari itu,
15:50aku melihatmu menari tari pipa di belakang sekat.
15:53Aku langsung jatuh hati.
15:56Sejak itu,
15:57di hatiku,
15:59tidak ada lagi ruang untuk orang lain.
16:01Menari tari pipa?
16:03Menari tari pipa apanya?
16:05Waktu perjamuan ulang tahun Kaisar tiga tahun lalu,
16:08apa kamu tidak ingat?
16:09Aku tentu ingat.
16:14Perjamuan ulang tahun.
16:16Bagus ini memang bodoh.
16:18Bisa-bisa salah mengenali orang.
16:23Biarlah dia salah orang.
16:25Putri selir sepertiku susah sekali jika ingin naik status.
16:28Bagus rela menjadi batu loncatan untukku,
16:31aku tidak akan melepasnya.
16:32Dasar anak durhaka berlutut.
16:40Ada apa, ayah?
16:41Ada apa?
16:42Kamu masih berani bertanya?
16:44Kamu tahu tidak karena kediaman Adipati akrab dengan Tuan Putri makanya bisa semakmur ini?
16:49Kamu berkali-kali membela Putri selir itu di hadapan orang.
16:52Dan menyinggung Tuan Putri.
16:54Sekarang Tuan Putri sudah memutuskan bantuan dana kepada kediaman Adipati.
16:58Kita sekeluarga harus makan apa?
16:59Pantas saja hari ini aku tidak bisa ambil seribu tayar lemas.
17:03Bagus!
17:05Kamu sudah melakukan kesalahan besar.
17:06Tuan Putri menyukaimu sepenuh hatinya.
17:09Meski kamu menyukai Ayu,
17:10kamu harusnya menikahi Tuan Putri dulu.
17:12Setelah kamu memanfaatkan dia untuk naik status,
17:15baru jadikan Ayu sebagai selirmu.
17:17Nantinya, kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau.
17:20Orang yang sukses harus melihat jauh lebih ke depan.
17:25Ayah benar, aku sudah mengerti.
17:27Hits!
17:29Tuan Bagus, terjadi sesuatu pada Nona Ayu.
17:34Apa?
17:36Ayu.
17:42Tuan Bagus,
17:44Nona Ayu terkena racun dari Barato,
17:46harus ditawarkan dengan orang yang meracuninya.
17:48Jika tidak,
17:48dia tidak bisa bertahan sampai tiga hari.
17:50Siapa yang meracuni?
17:53Tuan Bagus,
17:54Nona Ayu hari ini hanya pergi ke pavilion Nirwana.
17:57Sepulangnya langsung muntah darah,
17:58tidak berhenti.
17:59Pasti Leon Nirwana.
18:01Dewi!
18:09Rizal akan menyukai Leon Tinggiok ini tidak.
18:11Tuan Putri kami tidak bisa menghentikannya.
18:22Bagus, kamu sudah gila.
18:24Ikut aku.
18:26Tuan Putri!
18:27Tuan Putri!
18:36Bagus, lanjang sekali kamu!
18:38Apa yang mau kamu lakukan sebenarnya?
18:39Tuan Putri!
18:41Kamu meracuni Ayu.
18:42Sudah seharusnya ambil darahmu sebagai penawar.
18:44Racun apaan?
18:45Melukai keturunan terajaan itu bisa dibukum mati.
18:47Apa kamu berani?
18:50Asal bisa menolong Ayu,
18:51aku bisa melakukan apapun itu.
18:54Sebagai balasan atas darahmu,
18:56aku akan menikahimu empat hari lagi.
19:01Sebagai balasan atas darahmu,
19:03aku akan menikahimu empat hari lagi.
19:04Aku punya cara untuk membuatnya sadar.
19:08Kudengar mengeluarkan darah bisa sebagai penawar.
19:15Di kehidupan lalu,
19:17Ayu sering pura-pura sakit dan bersandiwara untuk menjebakku.
19:21Sepertinya keracunan kali ini juga hanya pura-pura.
19:23Ayu sering pura-pura sakit dan bersandiwara untuk menjadikan diri.
19:54Kamu harus datang tepat waktu.
20:01Kak Bagus,
20:03kamu sungguh akan menikahi Tuan Putri.
20:05Lalu aku bagaimana?
20:09Setelah kamu memanfaatkan dia untuk naik status,
20:12baru jadikan Ayu sebagai selirmu.
20:14Nantinya,
20:15kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau.
20:18Ayah benar.
20:20Empat hari lagi,
20:21Tuan Putri pasti akan memibihku.
20:23Aku menikahinya dulu.
20:25Nantinya jika Dewi berani berbuat jahat kepada Ayu,
20:28aku punya banyak cara untuk menikah sana.
20:33Ayu, tenang saja.
20:35Meski aku menikahinya empat hari lagi,
20:37tapi aku tidak akan bersikap baik padanya.
20:39Aku hanya menyukaimu.
20:40Nantinya,
20:41aku akan cari kesempatan untuk menikahimu sebagai selir.
20:44Kita tetap bisa bersama.
20:48Selir?
20:49Siapa mau jadi selir?
20:50Yang aku inginkan adalah istri sah kediaman Adipati.
20:53Benar, hari ini entah siapa yang akan menjadi pangeran Permaisuri.
21:10Tentu saja Tuan Bagus.
21:12Tuan Putri menyukai Tuan Bagus bertahun-tahun tidak mungkin memilih orang lain.
21:15Kenapa aku dengar Tuan Bagus suka pada orang lain?
21:19Pernikahan hari ini sepertinya akan ada pertunjukan bagus.
21:21Yes.
21:45Rizal.
21:46Selamat menempuh hidup baru.
21:56Pernikahannya belum dimulai.
21:57Untuk apa kamu memberiku hadiah?
21:59Aku akan pergi sebentar lagi.
22:01Aku tidak akan ikut upacara pernikahannya.
22:03Awas saja kalau kamu berani pergi.
22:12Dewi,
22:12Aku tidak sanggup melihat kamu mendikahi orang lain.
22:19Maksudku,
22:20kalau aku di sini,
22:21aku pasti akan mengacaukan pernikahanmu.
22:24Selamat menempuh hidup baru.
22:25Aku pergi dulu.
22:26Rizal,
22:34Kamulah pengantin pria hari ini.
22:35Ayo,
22:52untuk apa kamu datang?
22:54Ternyata keracunan bisa sembuh secepat ini.
22:56Tuan Putri,
23:00sejak kecil statusku rendah.
23:02Hanya Tuan Bagus yang tidak pernah keberatan.
23:05Aku dan Tuan Bagus saling menyukai.
23:06Mohon Tuan Putri merestui kami.
23:08Jangan pilih Tuan Bagus jadi pangeran permaisuri.
23:12Bagaimana kalau aku tidak mau?
23:18Aku harus mendapatkan Bagus.
23:20Tuan Putri,
23:20ini uruhmu sendiri.
23:21Tuan Putri,
23:30Tuan Putri,
23:44aku sudah setuju akan menikahimu.
23:45Kenapa kamu masih mencari masalah padanya,
23:47berkali-kali ingin mencelakainya?
23:49Aku tidak mendorongnya.
23:50Terserah kamu mau percaya atau tidak.
23:52Tidak bagus.
23:53Ini semua salahku.
23:55Jangan salahkan Tuan Putri.
23:56Putri ini keturunan kekaisaran.
23:58Dia bisa menentukan hidup atau matiku.
24:01Aku tidak apa.
24:02Tuan Putri tidak hanya memisahkan dua sejoli ini.
24:05Juga mendorong Nona Ayu di hadapan semua orang.
24:08Ingin membunuh orang untuk hilangkan bukti.
24:10Benar-benar kejam.
24:12Negara Dasra adalah negara yang adil.
24:13Tidak ada aturan menindas orang dengan kekuasaan.
24:16Tuan Putri menindas Nona Ayu seperti ini.
24:17Benar-benar membuat mahu kerajaan saja.
24:19Tuan Putri.
24:21Kemarin kamu mendorongnya dari tangga.
24:23Aku tidak berhitungan denganmu.
24:24Kamu meracuni dia.
24:25Aku juga maafkan kamu.
24:27Tapi kali ini,
24:27kamu sudah melewatasi batas kesabaranku.
24:30Aku mau kamu sekarang juga minta maaf padanya.
24:33Minta maaf?
24:34Memangnya dia pantas.
24:35Kamu tidak mau minta maaf.
24:37Melutut.
24:38Mengawal.
24:38Kalian benar-benar lanceng.
24:52Beraninya kurang ajar pada Tuan Putri.
24:53Risau.
24:54Kamu tidak apa?
24:58Bagus.
24:58Kamu mau aku berlutut.
24:59Kamu masih tidak pantas.
25:01Pantas?
25:02Begitu titah kaisar tiba.
25:04Aku adalah suamimu.
25:05Pangeran Permaisuri.
25:06Suami sudah sepatutnya memimpin istrinya.
25:08Menurutmu.
25:08Aku pantas atau tidak?
25:10Pokoknya hari ini,
25:11aku akan buat kamu bersujud minta maaf kepada Ayu.
25:13Kenapa diam saja?
25:14Buat dia berlutut.
25:15Siapa yang berani?
25:17Titah kaisar tiba?
25:18Oh?
25:24Oh?
25:24Oh.
25:24You
Be the first to comment