JAKARTA, KOMPAS.TV - Bareskrim Polri mengungkap 38.000 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Sebanyak 197 ton barang bukti disita dari lebih dari 50.000 tersangka. Sementara itu, ada 214 ton barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan pada Rabu (29/10/2025).
Informasi terkini, kita segera menuju Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta. Sudah ada Jurnalis KompasTV, Asri Gunawan dan Juru Kamera, Julian Fernando.
Baca Juga 3 Terpidana Mati Kasus Narkoba Kabur dari Rutan Siak Riau, 1 Masih Buron Dikejar Polisi! di https://www.kompas.tv/nasional/624347/3-terpidana-mati-kasus-narkoba-kabur-dari-rutan-siak-riau-1-masih-buron-dikejar-polisi
#narkoba #polisi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/626353/bareskrim-ungkap-38-000-kasus-narkotika-214-ton-barang-bukti-narkoba-dimusnahkan
00:00Saudara, nantinya pemusnahan barang bukti ini juga akan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto,
00:06di mana sejak tadi pagi protokol R Istana juga telah tiba di lokasi untuk melakukan pemusnahan barang bukti narkoba.
00:16Kita langsung bergabung dengan Jurnalis Kompas TV, Asri Gunawan,
00:20yang saat ini sudah berada di lapangan Bayangkar, Raja Jakarta terkait dengan pemusnahan barang bukti narkoba.
00:25Asri, selamat siang. Pantauan Anda saat ini di sana, apakah Presiden Prabowo sudah tiba untuk memimpin langsung pemusnahan narkotika ini?
00:37Ya, sejauh ini pantauan kami masih menunggu kehadiran dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
00:43dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba.
00:46Tapi ada sejumlah petigi ataupun juga Menteri-Menteri Kabinet Merah Putih yang sudah tiba di sini,
00:52tadi ada Menteri Keuangan Purbaya, kemudian juga tadi ada Ketua MPRRI Ahmad Muzani,
00:56dan juga Ketua DPRRI Puan Maharani.
00:59Dan Kapolri tentunya sudah ada di lokasi untuk kemudian nantinya melakukan pemusnahan barang bukti narkoba.
01:07Dan bisa saya informasikan juga yang dan saudara bahwa selama periode Oktober 2024 sampai dengan Oktober 2025,
01:13Kepolisian Negara Republik Indonesia berhasil mengungkap 49.306 kasus,
01:21kemudian menangkap 65.572 tersangka,
01:25dan melaksanakan 1.898 program rehabilitasi penyalahgunaan narkoba melalui restoratif justice.
01:32Dan sebagai informasi sitaan barang bukti atau narkoba ini mencapai 214,84 ton atau setara nilainya barang bukti ini dengan 29,36 triliun rupiah.
01:47Nantinya ini barang bukti akan dimusnahkan, disaksikan ataupun juga bersamaan dengan Presiden Prabowo Subianto.
01:54Dan Polri juga bekerja sama dengan BNN, Kejagung, BPOM, kemudian juga pihak-pihak lain seperti PPATK,
02:01karena tindak pidana narkoba ini tidak hanya sampai berhenti di sana penyitaan barang bukti, penangkapan tersangka, kemudian rehabilitasi saja,
02:09tapi juga ada terkait dengan TPPU-nya, tindak pidana pencucian uang,
02:14yang mana berasal dari kejahatan narkoba melalui pengusutan 22 kasus besar dengan 29 tersangka.
02:21Polri juga berhasil menyita aset dengan nilai Rp221,38 miliar.
02:27Dan tentu saja hal ini menjadi capaian bagi Polri, terpasuk juga seluruh instansi yang bekerja sama dalam mengusut pengungkap kasus narkoba,
02:37serta memang kasus narkoba ini perlu perhatian ekstra, perlu usaha yang ekstra,
02:42untuk bisa kemudian menghentikan memutus rantai peredaran gerak narkotika dari tangan bandar begitu,
02:50sampai ke tangan pengguna, baik itu pemula maupun pecandu.
02:54Dan sampai saat ini kami masih menunggu kalau dijadwalkan memang beberapa saat lagi Presiden Prabowo akan segera tiba,
03:00untuk kemudian juga menyaksikan dan mengikuti langsung pemusnahan barang bukti narkoba bersama kepolisian negara Republik Indonesia.
03:07Sementara demikian ya?
03:10Selain Presiden Prabowo, apakah ada jajaran menteri yang dijadwalkan hadir pada pemusnahan barang bukti narkoba pada siang hari ini di Mabes Polri?
03:19Dan kemudian secara teknis bagaimana nantinya pemusnahan ini dilakukan mengingat banyaknya sekali barang bukti narkoba yang harus dimusnahkan?
03:26Yang kalau tadi pantauan kami di lokasi ada sejumlah menteri memang yang sudah tiba,
03:35salah satunya adalah Menteri Keuangan Purbaya, kemudian juga tadi ada bahkan ada Kepala BGN dan Hindayana,
03:42kemudian seperti yang sudah saya sebutkan ada Ketua MPRI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani,
03:51kemudian kalau saya coba lihat dari susunan acara pemusnahan barang bukti narkoba,
03:58ini akan diawali dengan sambutan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,
04:04kemudian nantinya langsung ada proses menyaksikan verifikasi barang bukti narkoba oleh Puslab for Polri,
04:15yang didampingi langsung oleh Kapolri, Men Sesnek dan juga Seskap.
04:18Tadi juga saya sempat melihat ada menteri lain, salah satunya adalah Mendagri, Tito Karnavian,
04:23kemudian barulah nanti Presiden Republik Indonesia akan melakukan pemusnahan barang bukti narkoba secara simbolis,
04:30yang tentunya akan didampingi oleh Kapolri, diikuti Ketua MUI, Ketua dan Wakil Ketua DPR RI.
04:37Seperti yang saya tadi sebutkan, Puan Maharani juga Ketua DPR RI sudah tiba di lokasi untuk mengikuti acara pemusnahan barang bukti narkoba.
04:44Kemudian nantinya akan dilakukan dengan, setelah melakukan simbolis, nanti ada video pengungkapan pemusnahan narkoba oleh Baris Krim Polri
04:56dan polda jajaran di periode Oktober 2024 sampai dengan Oktober 2025.
05:02Lalu nanti ada laporan dari Kapolri kepada Presiden Republik Indonesia,
05:07dan terakhir juga nanti akan ada penyampaian yang disampaikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
05:14Jadi kurang lebih rekaian acaranya demikian, dari verifikasi oleh puslapor, kemudian juga nanti pemusnahan,
05:20lalu nanti ada laporan dari Kapolri dan juga nanti akan ditutup juga oleh Presiden Republik Indonesia.
05:24Demikian ya.
05:25Asri, berarti pemusnahan barang bukti narkoba pada siang hari ini yang juga disaksikan langsung oleh Presiden merupakan simbolisasi begitu.
05:32Kemudian secara utuh pemusnahan ini akan dilakukan pada hari ini atau memang butuh waktu berapa lama?
05:38Dan saya juga mendapatkan informasi bahwa sejak pagi tadi pemusnahan sudah mulai dilakukan, Asri.
05:46Kami tentu masih menunggu bagaimana kemudian nanti teknisnya pemusnahan barang bukti ini apakah memang di hari ini
05:54atau ada jadwal lain untuk kemudian bisa memusnahkan.
05:58Tapi kalau dilihat dari susunan acara memang kalau untuk simbolis artinya tidak semuanya barang bukti akan dilakukan pemusnahannya
06:07dalam waktu yang bersamaan atau dalam waktu yang singkat.
06:10Dan kalau kita lihat juga tadi, Yan, kalau kita mengingat apa yang saya sampaikan tadi,
06:14ini jumlah barang bukti narkoba yang disita, ini mencapai 214,84 ton.
06:21Bukan jumlah yang sedikit, ini jumlah yang fantastis.
06:24Dan tentu saja proses pemusnahannya juga memiliki mekanisme khusus sendiri begitu yang dimiliki oleh
06:33Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk kemudian bisa melakukan sesuai dengan prosedur.
06:38Seperti yang disebutkan saya tadi juga akan diverifikasi terlebih dahulu juga oleh Puslab for Mabes Polri.
06:44Asri, selain itu juga yang kita ketahui bahwa pemusnahan barang bukti ini dilakukan
06:54ataupun barang buktinya didapatkan dari satu tahun terakhir, dari Oktober 2024 hingga 2025
07:00seperti yang Anda sebutkan tadi.
07:02Apakah pengungkapan ini dilakukan di seluruh Indonesia?
07:06Ataukah ada beberapa titik pengungkapan besar yang dilakukan sepanjang tahun 2024 hingga 2025, Asri?
07:13Informasi yang kami peroleh, Ian, untuk sementara karena memang rilis secara resminya
07:22belum disampaikan karena acara belum mulai.
07:25Tapi informasi yang saya dapatkan tentu saja seluruh barang bukti yang dihimpun
07:30dan berhasil disita oleh polisi tentu saja berasal dari berbagai penjuru di Indonesia.
07:36Tidak hanya di beberapa titik saja, tapi tentu saja di titik-titik yang memang menjadi pusat
07:41atau target operasi dari polisi.
07:43Dan memang disebutkan juga ada sindikat begitu yang kemudian berhasil diungkap oleh polisi
07:51dan proses ini juga sebenarnya diawali dengan surat perintah pemusnahan
07:57untuk agenda hari ini begitu untuk pemusnahan dari penyidikan
08:02kemudian juga dengan pemeriksaan, penelitian surat, penetapan pemusnahan barang bukti
08:08oleh Kepala Kejaksaan Negeri Setempat, kemudian membuat berita acara pemeriksaan
08:12yang ditandatangani oleh penyidik, jaksa penuntut umum, tersangka, kuasa hukum tersangka,
08:18pihak verifikator uji barang bukti, dan juga disaksikan oleh tokoh masyarakat,
08:21anti-narkoba, dan tokoh agama.
08:23Jadi barang bukti yang total yang hari ini dimusnahkan, informasi yang saya peroleh adalah
08:29sebanyak 2,1 ton narkotika dari berbagai jenis.
08:35Jenisnya apa saja juga tentu nanti akan dirinci dalam rilis resminya
08:40yang akan dikeluarkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Jadilah yang pertama berkomentar