00:00Halo, aku Kelvin. Aku mau cerita tentang asal-usul penyebutan Sumpah Pemuda di Indonesia.
00:09Setiap tanggal 28 Oktober, kita bangga banget merayakan hari Sumpah Pemuda, kan?
00:15Janji satu nusa, satu bangsa, satu bahasa.
00:18Tapi, kalian tahu nggak? Sumpah Pemuda itu bukanlah nama resmi yang dipakai pada tahun 1928.
00:25Terus, kenapa kita nyebutnya Sumpah Pemuda?
00:27Yuk kita bedah rahasia sejarahnya.
00:31Peristiwa bersejarah itu sebenarnya adalah Kongres Pemuda II, yang diadakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928.
00:41Naskah yang dibacakan di akhir Kongres itu punya judul resmi yang panjang, yaitu Putusan Kongres Pemuda-Pemuda Indonesia.
00:49Jadi, secara historis, kata Sumpah itu memang belum ada di naskah aslinya.
00:54Nah, istilah Sumpah Pemuda baru mulai dipopulerkan dan resmi dipakai di era pasca kemerdekaan sekitar tahun 1950-an.
01:04Ada dua faktor utama kenapa kata Sumpah dinilai lebih kuat daripada ikhrar atau putusan.
01:10Faktor pertama, emosional dan historis.
01:13Kata Sumpah dianggap lebih mengikat dan gagah untuk menanamkan semangat persatuan yang kuat.
01:18Faktor kedua, ada kaitannya dengan Sumpah Palapa.
01:22Penggunaan kata Sumpah membantu mengaitkan Janji Pemuda 1928 dengan peristiwa besar di masa lalu,
01:29yaitu Sumpah Palapa dari Pati Gajah Mada di Kerajaan Majapahit.
01:33Sumpah Palapa melambangkan Janji Persatuan Nusantara yang jelas sejalan dengan trilogi Janji Pemuda,
01:39yaitu Satu Nusa, Satu Bahangsa, dan Satu Bahasa.
01:42Istilah Sumpah Pemuda kemudian dipopulerkan secara besar-besaran di masa Presiden Soekarno
01:48untuk menanamkan narasi persatuan yang kuat dan jati diri bangsa di kondisi negara yang baru merdeka.
01:55Walaupun namanya beda dari naskah asli,
01:57esensi janji untuk menjunjung persatuan kita sudah melekat kuat di masyarakat Indonesia.
02:03So, itulah alasan kenapa kata Sumpah dipakai untuk penyebutan peristiwa Kongres Pemuda II yang bersejarah.
02:10Kita harus bangga dengan selalu merayakan Hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober.
02:17Kalau gitu, sudah cukup ceritanya.
02:19Sampai jumpa di next video.
02:21Dadah!
Komentar