Skip to playerSkip to main content
INTERMEZZO – IDenesian, kali ini kita akan membahas tentang Pepper X, cabai terpedas di dunia. Berikut informasinya untuk Anda.

Source:
https://www.tiktok.com/@lolcutefoxofficial/video/7155822907497680134
https://www.tiktok.com/@sp.garden.chilli/video/7221097503079271707
https://www.youtube.com/watch?v=1uNpjqH-mQQ
(@wired)


#keidenesia #keidenesiatv @KeidenesiaTV #intermezzo #pepperx #pepper #hotpepper

Cuplikan video/foto digunakan untuk informasi, edukasi, dan dokumentasi, bukan komersial. Jika Anda pemilik konten dan keberatan, silakan hubungi kami via DM/email.
Transcript
00:00Indonesia adalah intermesa bersama saya, saya Gasali.
00:06Kali ini kita akan membahas tentang Pepper X yang merupakan cabai terpedas di dunia.
00:11Berikut informasinya untuk Anda.
00:14Yang Anda saksikan saat ini adalah Pepper X, cabai yang diklaim sebagai cabai terpedas di dunia.
00:20Pepper X dibudidayakan oleh Ed Curie, seorang petani cabai dari South Carolina, Amerika Serikat,
00:25yang juga merupakan pencipta cabai Carolina Reward.
00:27Pepper X sendiri sebelumnya sukses menggeser posisi Carolina Reaper sebagai cabai terpedas yang ada di muka bumi ini.
00:34Jika diukur dari Scoville Heads Units atau SHU yang merupakan satuan untuk mengukur tingkat kepedasan cabai dan produk makanan pedas lainnya,
00:41tingkat kepedasan Pepper X mencapai 2,6 juta SHU.
00:45Sangat jauh lebih pedas dibandingkan Carolina Reaper yang tingkat kepedasannya hanya 1,6 juta SHU.
00:51Sebagai kembaran, cabai rawit di Indonesia tingkat kepedasannya hanya berkisar antara 50 ribu hingga 100 ribu SHU.
01:02Bisa dibayangkan bagaimana rasa pedas yang dimiliki dari Pepper X yang lebih dari 2,6 juta SHU.
01:09Jika Anda mencoba memakannya secara utuh, Anda akan merasakan sensasi pedas dan panas hebat yang tak tertahankan.
01:15Saking pedasnya, sensasi pedas cabai ini bisa membuat tubuh seorang menjadi kram selama berjam-jam.
01:22Pepper X sendiri adalah hasil persilangan antara Carolina Reaper dan cabai pedas lainnya dari Michigan,
01:27yang ditanam oleh Ed Curie selama 10 tahun di ladang pertaniannya.
01:31Dalam melindungi hasil karyanya tersebut, Ed Curie tidak menjual buah dan biji Pepper X secara bebas.
01:37Satu-satunya cara untuk mencicipi Pepper X adalah melalui saus pedas.
01:41Itu pun hanya dijual secara terbatas di Amerika.
01:45Selaksikan terus ke danisya.tv untuk informasi menarik lainnya.
01:49Sampai jumpa.
Comments

Recommended