KOMPAS.TV - Pemerintah Kota Tangerang Selatan tengah jadi sorotan publik.
Laporan keuangan pemerintah kota tahun 2024 dikuliti habis-habisan.
Mulai dari anggaran perjalanan dinas sampai anggaran konsumsi rapat di lingkungan Pemkot yang mencapai Rp60 miliar.
Berbanding bak langit dan bumi, anggaran bantuan sosial atau bansos bagi warga miskin di Tangsel hanya Rp136 juta.
Ketimpangan anggaran inilah yang membuat mantan penyanyi cilik dan selebritas, Leony Vitria Hartanti, geram.
Leony membongkar anggaran janggal Pemerintah Kota Tangsel di media sosialnya.
Leony patut diapresiasi. Sebagai warga Tangsel, ia berani angkat suara, mempertanyakan secara terbuka soal realisasi anggaran pemerintah kota.
Suara yang awalnya satu, kini mulai menggema dan didengar.
Pemkot Tangsel pun akhirnya membuka ruang dialog sebagai respons.
Kesempatan ini jangan disia-siakan.
Kini saatnya warga Tangsel lainnya ikut bersuara, melanjutkan apa yang sudah dimulai Leony.
Karena perubahan tak akan datang kalau kita semua memilih diam.
#leony #pemkottangsel #anggarantangerangselatan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/619812/leony-bongkar-anggaran-janggal-tangsel-publik-kaget-bansos-kalah-dari-biaya-perjalanan-dinas
00:00Anda kembali di berita utama bersama saya Jihan Dovita.
00:04Saudara pemerintah kota Tanggerang, Selatan, Banten.
00:08Tengah menjadi sorotan publik.
00:10Laporan keuangan pemerintah kota tahun 2024 dikuliti habis-habisan.
00:17Mulai dari anggaran perjalanan dinas sampai anggaran konsumsi rapat di lingkungan Pemkot yang mencapai 60-an biliar rupiah.
00:27Berbanding bak langit dan bumi, anggaran bantuan sosial atau bansos bagi warga miskin di Tangsel hanya 136 juta rupiah.
00:38Ketimpangan anggaran inilah yang membuat mantan penyanyi cilik dan selebritas, Leoni Fitria Hartanti Geram.
00:48Leoni membongkar anggaran janggal pemerintah kota Tanggerang Selatan di media sosialnya.
00:54Saudara Leoni mengkritik realisasi anggaran pemerintah kota Tanggerang Selatan yang dinilai penuh kejanggalan dan tidak masuk akal.
01:09Leoni menyoroti beberapa pos anggaran yang terbilang fantastis.
01:13Seperti anggaran souvenir sebesar 20 miliar rupiah, serta anggaran makanan dan minuman rapat sebesar 60 miliar rupiah.
01:24Leoni membandingkan anggaran tersebut dengan bantuan sosial bagi warga miskin yang hanya ratusan juta saja.
01:33Dan saudara kita bedah apa saja pos anggaran dari laporan keuangan Pemkot Tanggerang Selatan tahun 2024 yang disorot oleh Leoni.
01:46Di antaranya saudara ada anggaran konsumsi rapat yang angkanya mencapai 60 miliar rupiah saudara.
01:56Dan juga ada anggaran belanja ala tulis kantor di angka 38 miliar rupiah.
02:02Ada 20 miliar rupiah anggaran untuk souvenir dan juga anggaran perjalanan dinas yang mencapai 117 miliar rupiah.
02:12Dan saudara dari angka-angka yang fantastis itu Leoni tak bisa menahan keheranannya.
02:22Ya bagaimana tidak anggaran ratusan juta rupiah digelontorkan untuk hal-hal seremonial.
02:31Sementara saudara pemeliharaan jalan hanya dialokasikan 731 juta rupiah.
02:38Bantuan sosial bagi warga bahkan lebih kecil lagi, cuma 136 juta rupiah.
02:46Bagi Leoni ini jelas tidak masuk akal.
02:50Ia menilai seharusnya anggaran daerah diprioritaskan untuk infrastruktur dan kebutuhan dasar dari masyarakat.
02:58Bukan untuk seremoni yang sifatnya sementara.
03:02Bukan hanya Leoni yang mengunggah keluh kesah di media sosial, saudara.
03:17Warga Tangsel pun ramai-ramai mengunggah kondisi di Tanggerang Selatan.
03:23Di sejumlah titik kota, warga dibuat resah oleh banjir yang kerap melanda saat hujan turun.
03:29Buruknya derai nasa, memperkarah keadaan.
03:34Keluhan pun bermunculan mulai dari rumah terendam hingga akses jalan yang terputus.
03:40Selain banjir, saudara, warga Tangsel harus berjibaku dengan kemacetan.
03:54Kemacetan makin parah di kalajam berangkat dan pulang kerja.
03:59Selain itu, kondisi jalan yang rusak, lubang menganga, asfal mengelupas, dan minimnya penerangan membuat perjalanan jadi mimpi buruk.
04:11Warga pun frustasi.
04:13Mereka membayar pajak, tapi tak dapat infrastruktur yang layak.
04:17Polusi ya, masih kekeluargaan ini, pemerintahnya itu dari keluarga ke keluarga, kekeluargaan itu berantai terus korupsinya sampai sekarang kayak gitu.
04:32Capek ya itu?
04:32Capek lah.
04:33Memang berasa di arah perawatan fasilitas umum kayak jalan gitu ya, terus kayak pastinya terkait pengelolaan sampah gitu.
04:46Jadi kalau jalan itu, kadang kami tuh bertanya kenapa banyak proyek itu di akhir tahun, terus kadang-kadang, padahal itu udah lama kejadian, jadi kadang-kadang penanganannya telat gitu.
04:59Kadang-kadang fokusnya hanya di daerah-daerah, yang cepat itu hanya di daerah-daerah yang ada perumahan mewahnya.
05:07Dan saudara disentil, selebritas Leoni, wali kota Tanggerang Selantan Menyamin Daphne memberikan klarifikasi terkait sejumlah anggaran yang disorot.
Jadilah yang pertama berkomentar