Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Prabowo Incar Budi Gunawan Sejak Lama? Analis Ungkap Manuver Politik di Balik Reshuffle Kabinet

Link Terkait : https://www.suara.com/news/2025/09/11/090447/prabowo-incar-budi-gunawan-sejak-lama-analis-ungkap-manuver-politik-di-balik-reshuffle-kabinet

Pencopotan Budi Gunawan dari kursi Menko Polhukam dinilai sebagai manuver politik besar Presiden Prabowo Subianto. Analis Universitas Nasional, Selamat Ginting, menyebut langkah ini berkaitan dengan peristiwa “Agustus Kelabu” yang memicu kerusuhan di sejumlah kota.

Ginting menilai Prabowo sejak lama berencana mengganti figur-figur titipan Presiden ke-7 Joko Widodo, termasuk Budi Gunawan. Menurutnya, gaya kepemimpinan Budi saat memimpin BIN terlalu terbuka, bahkan cenderung menyeret intelijen ke ranah politik praktis.

Lebih jauh, Ginting menyebut reformasi BIN menjadi kebutuhan mendesak agar kembali menjadi intelijen negara, bukan intelijen kekuasaan. Publik kini menanti reshuffle kabinet jilid ketiga yang diperkirakan akan berlangsung pada Oktober mendatang.

#Prabowo #BudiGunawan #Reshuffle #KabinetPrabowo #MenkoPolhukam #BIN #Jokowi #SelamatGinting

Host/Video Editor: Emma/Gita
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Prabowo Incar Budi Gunawan sejak lama analis ungkap manuver politik di balik risafel kabinet.
00:06Analis politik dan militer Universitas Nasional Selamat Ginting menilai pencopotan Budi Gunawan
00:11dari Jabatan Menkopal Hukam berkaitan dengan situasi kerusuhan besar-besaran yang baru saja terjadi di sejumlah kota.
00:20Ia menyebut keputusan itu sebagai respon Presiden Prabowo Subianto terhadap peristiwa Agustus Kelabu.
00:25Meski pihak istana menegaskan kerusuhan bukan alasan utama pergantian tersebut.
00:31Ginting menambahkan bahwa langkah ini merupakan sinyal penataan ulang kabinet yang lebih luas
00:36di mana risafel jilid ketiga diperkirakan akan berlangsung pada Oktober mendatang
00:40sebagai kelanjutan dari perombakan saat ini.
00:44Posisi Budi Gunawan sebagai Menkopal Hukam yang di risafel ini menurut Ginting memberikan tanda bahwa rentan untuk dicopot.
00:50Figur Budi Gunawan menurut Ginting sudah lama dincar oleh Prabowo untuk diberhentikan sejak lama.
00:56Pasalnya, Ginting menyebut Prabowo akan secara perlahan menggeser orang-orang titipan Presiden ketujuh Joko Widodo.
01:02Ia mengatakan bahwa ini memang manuver politik strategis yang dilakukan oleh Prabowo Subianto dalam merisafel Budi Gunawan.
01:09Kenapa? Karena memang ada kecenderungan sejak awal untuk mengganti figur ini.
01:13Ginting menilai sejak awal pembentukan kabinet sudah terlihat oleh politik akomodasi.
01:18Ia mencium adanya kesenderungan bahwa figur-figur yang dianggap sebagai titipan, terutama dari mantan Presiden Joko Widodo,
01:24perlahan akan diganti melalui langkah risafel yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.
01:29Sebelum menjadi Menkopal Hukam, ia memimpin badan intelijen negara selama 8 tahun di pemerintahan Jokowi.
01:35Menurut analis Selamat Ginting, masa kepemimpinan panjang tersebut justru meninggalkan catatan kritis.
01:42Karena dinilai berdampak kepada punculnya kerusuhan yang terjadi belakangan ini.
01:46Karena aparatur intelijen kita menjadi tumpul analisisnya.
01:50Karena selama dipimpin Budi 8 tahun, Bin ini banyak diseret ke politik praktis untuk tujuan kekuasaan.
01:55Sehingga sekarang Bin menjadi gagap, maka Bin harus direformasi.
01:59Ginting kemudian menyentil bahwa sudah seharusnya Bin menjadi intelijen negara, bukan justru intelijen kekuasaan untuk kepentingan politik.
02:06Selain itu, Ginting juga menilai Budi Gunawan kurang tepat menduduki posisi sebagai kepala Bin karena dianggap tidak menunjukkan karakter intelijen yang tertutup.
02:14Latar belakangnya sebagai perwira polisi lalu lintas, yang terbiasa tampil terbuka dan melakukan penyuluhan,
02:19dinilai tak sejalan dengan kebutuhan sosok pemimpin intelijen yang seharusnya lebih tertutup.
02:24Ginting menyoroti gaya kepemimpinan Budi Gunawan di Bin yang dianggap terlalu terbuka, layaknya tugas pemimpinan teritorial TNI.
02:32Ia menilai intelijen di era Budi kerap tampil mencolok,
02:34seperti ketika penanganan COVID-19 dengan mendirikan posko dan menggunakan seragam yang mudah dikenali,
02:40padahal intelijen seharusnya bekerja secara tertutup dan tidak menampakkan identitasnya.
02:46Bahkan kantor Bin di bawah kepemimpinannya disebut mirip kantor partai,
02:50karena dicat merah, sesuatu yang menurut Ginting tidak sesuai dengan prinsip kerasaan intelijen.
02:55Ia menyebut penunjukkan Budi Gunawan sebagai kepala Bin merupakan kesalahan besar Presiden Jokowi saat itu,
03:01karena latar belakang Budi bukan dari dunia intelijen, dan hal ini dinilai berbahaya bagi keamanan negara.

Dianjurkan