Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai kemenangan 6-0 atas Taiwan belum bisa menjadi tolok ukur bagi permainan Timnas Indonesia jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Asia 2026.

Erick Thohir menyebut walaupun Timnas Indonesia menang pada pertandingan kali ini, menurutnya lawan sebanarnya adalah Lebanon.

Indonesia menang 6-0 atas Taiwan dalam pertandingan FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9/2025) malam.

Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!

Video editor: Galih

#timnas #taiwan #erickthohir

Baca Juga Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalahkan Taiwan, Naik Satu Posisi ke-117 di https://www.kompas.tv/olahraga/615944/ranking-fifa-timnas-indonesia-usai-kalahkan-taiwan-naik-satu-posisi-ke-117




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/615976/kata-erick-thohir-usai-timnas-indonesia-menang-6-0-atas-taiwan
Transkrip
00:00Terlalu dini, ya kan ini kalau kita lihat nanti waktu lawan Lebanon baru kita bisa berhitung seperti apa.
00:09Tapi memang kalau kita lihat di U23 senior kita mulai mencoba main empat back.
00:18Sudah juga mulai mencoba permainan goal position, ya mengontrol bola.
00:25Tapi yang senior mungkin serangannya lebih tajam, tapi sama kadang-kadang pemain kita suka terburu-buru di finishing.
00:34Nanti tes sebenarnya itu lawan Lebanon, jadi bukan lawan Taipei.
00:40Bisa nggak kita menciptakan goal, apalagi Lebanon memang tim yang kita tunggu-tunggu untuk uji coba.
00:48Karena untuk kualifikasi round 4 itu kan memang kebanyakan tim timur tengah dan ranking Lebanon lebih bagus dari kita.
00:56Ya ini memang yang saya rasa yang setara lah yang kita akan lihat nanti di tanggal 8.
01:01Jangan lupa like, share dan subscribe ya!
01:31Saya Triska Klarissa, saksikan program-program Kompas TV melalui siaran digital, pay TV dan media streaming lainnya.
01:42Kompas TV, independen, terpercaya.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan