00:00Aksera Kalompoang, tradisi pencucian benda pusaka Kerajaan Goa.
00:09Aksera Kalompoang merupakan sebuah tradisi turun-temurun berupa upacara adat untuk membersihkan benda-benda pusaka Kerajaan Goa di Sulawesi Selatan.
00:19Upacara ini pertama kali dilakukan oleh Raja Goa Mangarangi, Dain Mangrabiah,
00:23Keraeng lakim Sultan Alaudidin pada awal 9 Jumadil awal 1051, Hijriah, atau 20 September 1605.
00:33Pada masa pemerintahan Raja Goa ke-15, Sultan Malikus Said Aksera Kalompoang menjadi sebuah tradisi yang dilaksanakan pada 10 Juzul Hijah, yaitu setiap selesai sholat Idul Adha.
00:44Pada masa pemerintahannya, Raja Goa ke-16, Sultan Hasanuddin, memasukkan unsur-unsur Islam dalam upacara yakni penyembelihan hewan kurban.
00:57Benda-benda pusaka tersebut hanya dikeluarkan dari tempatnya sekali dalam setahun.
01:01Ada 15 benda pusaka yang terbuat dari emas murni dan bertatahkan berlian yang dicuci dalam upacara adat ini.
01:0715 benda pusaka tersebut diantaranya, mahkota emas bertatahkan berlian, keris emas, hingga perhiasan berbentuk seperti anting-anting yang terbuat dari emas murni berjumlah 4 pasang.
01:22Pada tanggal 10 Oktober tahun 2018, Sera Kalompoang telah tercantum sebagai warisan tak benda yang mendapat sertifikat resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Comments