Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utamaLewati ke footer
  • 2 hari yang lalu
Polresta Pekanbaru membongkar kasus penipuan investasi yang dijalankan oleh PT AAS, yang menyebabkan kerugian hingga Rp40 miliar bagi lebih dari 400 korban. Tiga petinggi perusahaan, komisaris dan direktur, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Modus yang digunakan adalah menawarkan investasi mobil dengan janji manis. Korban dijanjikan dapat menggunakan mobil selama tiga tahun dan menerima pengembalian 75% dari dana investasi di akhir kontrak.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #investasibodong #penipuan

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00400 warga pekan baru tertipu investasi berkedok rental mobil, rugi 40 miliar rupiah.
00:07Polarista pekan baru membongkar kasus penipun investasi yang dijalankan oleh PT. AAS
00:12yang menyebabkan kerugian hingga 40 miliar rupiah, bagi lebih dari 400 korban.
00:19Tiga petinggi perusahaan, komisaris, dan direktur telah ditetapkan sebagai tersangka.
00:24Modus yang digunakan adalah menawarkan investasi mobil dengan janji manis.
00:28Korban dijanjikan dapat menggunakan mobil selama tiga tahun dan menerima pengembalian 75 persen dari dana investasi di akhir kontrak.
00:37Masyarakat diminta menyentorkan dana mulai dari 80 juta rupiah hingga 150 juta rupiah, tergantung pada jenis kendaraan yang dipilih.
00:46Namun mobil yang diberikan kepada para investor ternyata bukan milik perusahaan, melainkan unit rental yang disewakan dari pihak ketiga.
00:53Menurut Kompol Beri, skema ini mirip dengan skema Ponzi, yakni uang dari investor baru digunakan untuk menutupi kebutuhan investor lama.
01:02Bahkan perusahaan ini tidak memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.
01:07Kasus ini sempat memicu gejolak di masyarakat.
01:10Sejumlah korban yang merasa frustasi karena tidak kunjung mendapatkan kepastian pengembalian dana.
01:16Bahkan sempat melakukan aksi penyandaraan terhadap pihak manajemen PT. AAS.
01:20Beruntung situasi berhasil diredam setelah aparat kepolisian turun tangan.
01:25Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
01:28Namun peristiwa ini menunjukkan betapa dalamnya dampak yang dirasakan para korban.
01:32Ketiga tersangka yang telah ditetapkan kini resmi ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.
01:38Polresta pekan baru juga sedang melakukan pelacakan terhadap aset-aset milik perusahaan.
01:43Dan aliran dana, guna mengungkap lebih dalam tentang kemungkinan keterlibatan pihak lain.
01:49Serta potensi adanya jaringan serupa di luar wilayah Riau.
01:53Sebagai bentuk komitmen untuk mengungkap kasus ini secara tuntas,
01:56pihak kepolisian membuka layanan pengaduan khusus bagi masyarakat yang merasa dirugikan.
02:01Oleh PT. AAS, namun belum sempat membuat laporan resmi.
02:04Nah, satu nasabah itu berapa wajib?
02:09Setor lah.

Dianjurkan