00:00Kualitas merah putih One for All dipertanyakan, netizen nilai versi AI lebih baik.
00:06Menjelang hood ke-80 Republik Indonesia, industri animasi tanah air dihebohkan kontroversi film merah putih One for All.
00:15Film yang dijadwalkan tayang 14 Agustus 2025 ini menuai kritik bahkan sebelum rilis, lantaran kualitas animasinya dinilai mengecewakan.
00:24Ironisnya, versi remake buatan kecerdasan buatan justru mendapat pujian karena tampil lebih halus dan detail.
00:32Film produksi Perviki Kreasindo ini bercerita tentang 8 anak dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam tim merah putih.
00:41Mereka berusaha menemukan bendera pusaka yang hilang 3 hari sebelum upacara kemerdekaan.
00:47Meski mengusung semangat persatuan, eksekusi visualnya dinilai lemah.
00:51Trailer yang dirilis menuai komentar warganet yang membandingkannya dengan tugas sekolah atau bahkan menilai menonton kursi kosong lebih menghibur.
01:02Kemunculan video perbandingan dengan remake AI membuat publik bertanya-tanya, mengapa hasil teknologi ini bisa melampaui film profesional.
01:11Kekecewaan semakin besar setelah terungkap biaya produksi mencapai 6,7 miliar rupiah dengan dugaan proses hanya sebulan.
01:19Sutradara film Jumbo, Rian Adriandi, ikut menyoroti dan publik membandingkannya dengan Jumbo yang dianggap jadi standar baru animasi Indonesia.
01:29Produser Toto Sugriwo merespons kritik lewat Instagram dengan mengatakan bahwa komentar publik membuat filmnya viral.
01:37Namun, respons ini dianggap sebagian netizen kurang simpatik.
01:41Fenomena ini menjadi sinyal bahwa penonton kini menuntut kualitas dan tidak lagi cukup hanya mengandalkan label karya anak bangsa.
01:50Terima kasih telah menonton!