- 6 bulan yang lalu
- #fefey27
#fefey27
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Hei, Sinchan!
00:30Papa kan cuma ilmu bisa lebih cepat denganmu
00:32Eh, tolong hentikan
00:34Berawakmu punya kejanku, tolong dicukur dengan bersih ya
00:38Habis, Sinchan suka jahil sama Papa
00:41Bada-bada-bada
00:43Jahat, jahat, jahat, jahat, jahat
00:46Kalian berdua pagi-pagi sudah melakukan hal aneh apa ini?
00:51Mama menegurkan
00:54Ya iya, itu pasti karena dia sudah tiga hari tidak kebelakang
00:58Kalian sudah minum obat pencar, tapi tidak berhasil
01:00Kalian sudah membuatku mual, berpengar di luar sana
01:07Semua ini selebap peker
01:10Kalau begini keadaannya kita buat enggeran saja yuk
01:13Pertama potong bambunya dulu ya
01:15Sinchan, tolong pegang yang satunya, agar diberi tanda
01:18Aku yang potong, aku yang potong
01:22Kalau tidak boleh potong, aku akan memotong bunga ayah dan anak
01:26Dia selalu saja menemukan perumpamaan yang aneh
01:28Ya iya, baiklah
01:29Tapi kalau jadi berbahaya, kamu kembalikan ya
01:32Kamu, tolong pegang bagian yang sebelah sana
01:40Silahkan semuanya sama Papa
01:42Cepat dipotong
01:57Apa yang kamu lakukan sih, Sinchan?
02:10Gergaji ini terus bergerak
02:12Semua itu salah Papa ya
02:13Cara kamu menggerakkan tenagamu yang salah
02:15Kamu seharusnya baru menggunakan tenaga saat akan memotong
02:18Begini caranya, ya
02:19Perhatikan ini
02:21Bapak-bapak, takut sekali dalam potong memotong
02:25Kalau begini bukan apa-apa
02:27Yang seperti itu, seorang gadis kecil juga bisa melakukannya
02:31Kamu bilang sesuatu ya
02:33Ya benar, bagus, begitu caranya
02:37Uh, berhasil
02:38Ayo potongnya, potong-potong
02:40Tidak ada lagi yang dipotong
02:42Pak, kalau begitu pintu ini
02:44Apa tidak terlalu besar, Pak?
02:47Bagaimana kalau kita potong?
02:48Kalau kamu memotongnya, Mama akan memotong kamu
02:50Selanjutnya, kita paku dengan palu ini
02:53Aku yang malu, aku yang malu
02:55Lagi-lagi
02:56Memalu, memalu, aku tidak boleh memalu
02:58Kalau kamu tidak boleh memalu, lalu apa?
03:02Aku akan memalu diriku sendiri
03:04Kamu mengerti tidak sih?
03:06Baiklah, tidak ada salahnya kalau kamu yang memalu
03:08Ayo, sekarang silakan dicoba
03:09Hati-hati, jangan sampai tanganmu ikut terpalu
03:15Sepertinya kamu pintar juga ya
03:22Hebat-hebat, seperti seorang profesional
03:25Sakit, Pak ini menyuruh anaknya
03:33Melakukan pekerjaan berbahaya
03:35Papa kan sudah bilang hati-hati
03:38Bukankah kamu sendiri yang memastikan lakukannya?
03:41Dari awal, Papa memperingatkan aku
03:43Kalau sakitnya yang aku derita
03:45Terkena pukulan palu ini seperti sakit
03:47Diputuskan cinta, Pak
03:49Ini sakit
03:50Apa?
03:51Mana ada peringatan seperti itu sih?
03:53Aku berhenti mengerjakannya
03:55Hah?
03:56Tunggu dulu
03:56Apa itu artinya kamu menyerah?
03:59Apa benar begitu?
04:01Kalau baru sekali saja kamu sudah menyerah
04:03Bagaimana dengan semua cinta-cinta yang kamu miliki?
04:05Cinta!
04:08Luar!
04:10Pergilah sejauh yang kamu inginkan
04:11Tapi jangan pernah lupa untuk kembali ke sini ya
04:14Kita berdua
04:15Sejauh ini, sudah 15 menit mengerjakannya
04:18Kenapa sekarang kamu mau melupakannya?
04:22Ayo, sekarang kita berdua
04:23Coba sekali lagi
04:24Aku mengerti
04:25Aku juga akan mencobanya sekali lagi
04:28Tuhara
04:29Coba kamu lihat matahari yang terbenam itu
04:32Menyulau kecekalin
04:34Nah, begitu sudah benar
04:43Ya, bagus
04:46Mereka sudah akur lagi
04:47Terima kasih telah mencobanya
04:48Apa-apa hebat bisa membuat apapun
04:51Tugang yang alih
04:52Itu karena kamu berusaha keras untuk mengerjakannya
04:55Kita berdua memang hebat
04:56Bagaimana mereka berdua
04:58Bagaimana mereka berdua
04:59Bagaimana mereka berdua
04:59Bagaimana mereka berdua
05:00Bagaimana mencobanya
05:00Bagaimana mencobanya
05:02Aku yang memainkan lebih dulu
05:04Kan aku yang membuatnya, Pak
05:06Tapi papa duluan yang punya ide
05:08Jadi papa duluan yang main
05:09Aku seperti nenek-nenek yang tidak mau mengalah
05:13Sekarang semua persiapan sudah selesai
05:21Ayo kita berlatih bermain enggeran
05:22Pertama-tama akan ayah perlihatkan bagaimana menaikinya
05:24Aku akan memperhatikan
05:26Begitulah caranya, Sinjan
05:37Sudah dengan yang selama ini aku pikirkan
05:39Tadinya aku pikir beginilah cara memainkannya
05:41Kalau papa melakukan seperti itu setiap tahun
05:44Papa tidak akan menjadi kepala bagian
05:46Kalau bisa melakukannya, papa bisa jadi meneger
05:49Secara seperti itu tidak mungkin
05:50Aduh, ternyata pilihannya manapun tidak bisa dilakukan
05:53Daripada komentar terus
05:54Ayo dicoba
05:55Ayo
05:56Papa yang akan pegangi
06:00Sekarang coba kamu langkah
06:01Ikiran ini apakah tidak berbahaya?
06:03Tidak berbahaya
06:04Ayo coba gerakan kaki kirimu
06:07Nah, sekarang kaki kanan
06:10Nah, ya benar, bagus
06:13Ya
06:13Aduh
06:16Aduh
06:16Aduh
06:18Aduh
06:18Tugang berbahaya
06:22Ya sudah, mainkan saja sendiri
06:26Cepat dakut
06:28Akan belakang juga jendiri
06:30Hei
06:34Tidak berjaku kalau caranya begitu
06:37Jangan tanya padaku
06:38Tanya pada ikiran ini
06:39Hei
06:40Aduh
06:42Begit
06:55Akran ini memang berbahaya
07:00Namun karena aku laki-laki, aku akan berusaha menaklukkan permainan yang berbahaya ini.
07:07Baiklah, aku akan menaikinya.
07:11Baiklah, aku akan menaikinya.
07:41Aduh, aku tidak bisa berasih.
07:56Oh iya, pilih pinjang ada di toilet ya.
08:00Aku mempunyai renak punya.
08:11Oh iya, pilih pinjang.
08:24Oh iya, pilih pinjang ada di toilet ya.
08:29Mesin waktu milik Xinjiang memang yang paling aneh
08:39Tapi sudah dikocokkan dengan memori kamu belum?
08:41Tidak tau, aku juga baru pertama kali menggunakan mesin waktu ini
08:45Kita ada di kota besar
08:54Apa benar ini Kasukabe?
08:57Gidung semua
08:59Lebih baik kita segera mencari pengantanku di masa depan
09:03Sebaiknya mulai dari mana ya?
09:09Permisi
09:10Ada cermin di tempat seperti ini
09:24Mirip sekali, jangan-jangan di anak Xinjiang di masa depan
09:27Tidak salah lagi, dia itu pasti anaknya Xinjiang
09:29Eh, nama kamu siapa?
09:31Memangnya kenapa?
09:33Kenapa?
09:35Ibu selalu menasihatiku
09:37Tidak boleh sembarangan memberi tahu nama atau informasi apapun kepada orang tidak dikenal
09:41Tuh kan kalau sifatnya saja begitu mana mungkin dia anaknya Xinjiang?
09:45Tidak terlalu yakin sih Meme
09:47Tapi, nama yang tertulis di tas itu pasti mamamu yang menuliskannya
09:55Jadi namamu no Arachi Nosuke ya?
09:59Tidak ada lagi, nggak mau anaknya
10:01Tidak ada lagi
10:01Tidak ada lagi
10:01Tidak ada lagi
10:02Bantas aja kita mirip
10:06Tapi tidak juga
10:07Apa maksudnya?
10:07Apa maksudnya?
10:08Aku mau pulang.
10:10Hei, hei, kamu.
10:11Tolong beritahu dulu alamatmu di mana.
10:14Alamat?
10:15Tolonglah.
10:16Aku mau bertemu dengan ibumu.
10:18Memangnya udah perlu apa?
10:20Ada hal penting yang harus kami pastikan.
10:23Baiklah.
10:24Tiba-tiba saja berubah.
10:26Mungkin ada sebagian sifatnya yang memang mirip Shinchen.
10:30Tapi ngomong-ngomong, kota ini luar biasa ya.
10:33Karena di daerah utara Kanto, Saitama ini memang kota yang paling besar.
10:37Daerah utara Kanto?
10:39Iya.
10:40Setelah disatukan dengan daerah utara, sekarang prefektur Saitama sudah menjadi bagian dari daerah Kanto.
10:45Oh, begitu.
10:46Sekarang orang-orang yang tinggal di prefektur Ciba pasti menyesal.
10:49Kalau prefektur Ciba, pasti jadi daerah selatan, kan?
10:53Setelah beberapa tahun resmi berpindah ke daerah utara, sekarang orang-orang menjuluki Saitama sebagai kota bunga dari utara.
10:59Tapi banyak yang bilang kehidupan di Saitama suram dan tidak jelas.
11:03Tapi siapa pengan denku jauh lebih penting.
11:07Barusan kamu bilang apa?
11:09Ngomong-ngomong, mamanya Chinosuke orangnya seperti apa?
11:12Mamaku itu...
11:14Cantik sekali.
11:16Lalu baik.
11:20Kokoknya sangat menarik.
11:22Tapi itu menurut orang-orang.
11:41Mulai lagi.
11:43Tenang si Chin.
11:44Kan tidak mungkin wajahnya persis sama dengan mamamu.
11:46Iya, benar.
11:48Kalau belum bertemu, kita belum bisa memastikan.
11:50Eh, benar juga ya.
11:52Polos sekali ya dia.
11:54Berpikirlah positif.
11:56Ini juga masih jauh.
11:58Tinggal sedikit lagi.
12:03Sebelah sini.
12:04Aku salah.
12:10Yang benar belok ke sebelah sana.
12:14Ah, salah-salah.
12:15Ternyata yang benar itu ke arah sana.
12:19Sepertinya dia cuma pura-pura lupa.
12:21Sikapnya mencurigakan.
12:23Chinosuke, berantilah melakukan hal itu.
12:25Kamu yang kenal kota ini.
12:28Makanya kamu yang jalan duluan.
12:31Apa?
12:32Maafkan aku.
12:33Aku tahu aku yang salah.
12:35Kali sudah mengerti, jalan lagi.
12:37Mereka berdua kenapa sih?
12:39Soalnya mamaku sudah sering menasihati aku.
12:42Katanya jangan beritahukan alamat rumah ke orang asing.
12:44Kamu harus marahin dia, Chinchan.
12:46Memangnya kenapa dengan hal itu?
12:50Aku pulang.
12:51Aku sudah sampai.
12:52Iya.
12:55Selamat datang.
13:02Perasaan apa ini?
13:10Aku tidak mau ada di tempat ini lagi.
13:15Ah, si jantungku.
13:16Maaf ya, kami permisi.
13:22Loh kok?
13:22Lagi-lagi hurufnya terhapus.
13:28Chinohara.
13:29Ini baru benar.
13:33Si jantungku.
13:37Bagaimanapun, aku masih tetap tidak berjaya.
13:40Kalau begini lebih baik aku tidak usah menikah.
13:43Wah, kondoknya sudah berbunyi.
13:45Kita harus pulang.
13:46Ini sudah batas waktu dari mesin waktu.
13:51Lain kali kita selidiki zaman ini lebih dalam lagi ya, Chinchan.
13:54Setuju.
13:55Ayo.
13:56Kita akan kembali lagi.
13:58Aku kaget.
14:11Yang lebih kaget itu kami tahu.
14:13Seharusnya putar ke kanan.
14:14Tapi kenapa terbalik?
14:15Ya, sudah teranjur begini.
14:17Jadi apa boleh buat, guys?
14:19Masalahnya ini zaman apa dan di mana?
14:23Ya ampun.
14:24Ini di mana ya?
14:44Aduh, ini gara-gara gajau membuka pintu.
14:46Walaupun aku tidak buka pintu, kita juga sudah pasti ditabrak ngomot-ngomot itu.
14:50Mamot.
14:50Kalau begitu, ini adalah zaman batu.
14:56Padahal kita kan mau ke masa depan.
14:58Tapi kenapa malah di zaman batu?
15:01Sudah jelas gara-gara aku cara memutar tuas waktunya.
15:04Sudah tahu.
15:05Apa?
15:07Tempat duduknya tidak ada.
15:10Pasti jatuh di suatu tempat waktu kita ditabrak sama mamot tadi.
15:13Kalau tidak ada tempat duduk itu, mesin waktu ini tidak bisa digunakan.
15:21Kalau begitu, kita bisa pergi bagi zaman ini selamanya.
15:24Iya, benar.
15:25Kita harus segera menemukannya.
15:26Aduh, ada di mana ya?
15:29Ada di mana?
15:31Mari ya, Gara.
15:33Sudah ketemu apa belum?
15:35Belum.
15:36Kamu cukai ikut mencari dong, Shinchan.
15:37Oke, oke.
15:40Lihat, baru saja.
15:40Mirip jika jaringan, Gu.
15:56Apa yang sedang mereka berdua bicarakan?
15:58Dia mirip sekali dengan Shinchan.
16:00Jangan-jangan, dia kakek moyangnya Shinchan.
16:02Tidak salah lagi.
16:04Hei, Shinchan.
16:05Bilang padanya kalau kita ini semua teman.
16:07Datang dengan damai.
16:09Oke.
16:09Namaku Shinnojuke.
16:11Aku datang dari masa depan dengan mesin waktu berbentuk toilet.
16:14Aku Kennojuke.
16:15Kennojuke.
16:16Uh, namanya pun mirip denganku.
16:18Hei, hei.
16:20Sampai jumpa lagi.
16:22Jangan terburu ya.
16:23Sampai jumpa.
16:24Sekarang kita dari tempat duduk itu, lalu kembalikan ke mesin waktu.
16:28Ayo kejauh.
16:29Jangan berbalik semelajan.
16:30Enak saja.
16:31Itu kan kamu.
16:32Sampai jumpa lagi.
16:33Oh, ini apa ya?
16:37Hah?
16:39Hah?
16:43Hah?
16:44Hah?
16:44Hah?
16:44Hah?
16:45Hah?
16:45Hah?
16:45Hah?
16:45Ini apa ya?
16:52Hah?
16:53Siapa kamu?
16:54Kebalikan benda itu.
16:55Itu sangat penting untuk kami.
16:57Tidak mau.
16:58Natari yang menemukannya.
16:59Berarti milik Natari.
17:00Natari apa?
17:03Itu namaku.
17:05Tapi benda itu kami yang menjadukan.
17:07Jadi seharusnya itu adalah milik kami.
17:10Apa?
17:11Jauh.
17:12Ayo cepat lagi.
17:13Sintai apa-apaan sih?
17:14Mau apa?
17:15Memangnya benda itu mau buat apa?
17:17Itu tidak ada gunanya buat kamu.
17:19Jadi tolong kembalikan pada kami ya.
17:21Cantik.
17:30Bukankah ini cocok untukku?
17:32Sandinya dia tahu itu untuk apa.
17:35Kalau memakai benda ini semua laki-laki pasti tertarik padaku.
17:38Tidak akan begitu.
17:39Ayo cepat kembalikan.
17:40Tidak mau.
17:41Pokoknya benda ini hanya mau Natari berikan untuk calon pengantin Natari nantinya.
17:44Siapa yang bisa memberikan sesuatu yang menarik akan Natari jadikan pengantin?
17:49Dan Natari akan memberikan benda ini untuknya.
17:52Bagaimana?
17:52Yang penting sekarang kita punya kesempatan mengambil tempat duduk itu lagi.
17:59Iya.
18:01Baiklah kami carikan sesuatu ya.
18:03Kamu tunggu di sini ya.
18:05Tenang-tenang ya.
18:16Ternyata mencari benda yang unik itu tidak mudah.
18:19Ini silahkan.
18:25Apa ini?
18:27Kecil sekali.
18:28Walaupun dimakan sama sekali tidak akan membuatku kenyang.
18:31Aku bawa sesuatu yang besar.
18:32Ini.
18:34Dibandingkan dengan kembang manapun.
18:36Ini terlalu besar.
18:38Tapi tidak ada gunanya.
18:40Tolong.
18:41Tolong.
18:43Tantuk.
18:45Tolong.
18:45Tolong.
18:45Dia tergantung dengan jadu.
18:57Mamutnya besar sekali.
18:59Karena sudah membawakan mamut, jadi kamu boleh jadi pengantinku.
19:03Wah, bagi pengantin cincin masuk dapat dibuka toilet.
19:07Oh, sayang.
19:10Itu.
19:11Oh ya, teman-teman.
19:12Kita harus kembali ke mesin waktu sekarang.
19:14Iya.
19:15Tunggu.
19:19Aduh.
19:20Aduh, sakit sekali.
19:25Sini kemarikan kagimu.
19:26Iya.
19:27Sudah beres.
19:34Sudah ya.
19:37Hei, Tunggu.
19:39Kamu habis melakukan apa sih, Sintam?
19:41Maaf, dilapas.
19:46Loh, sayangku.
19:47Kamu di mana?
19:48Gagak yang di sana.
19:50Mau ikut berburu mamut dengan kami tidak?
19:53Sayangku.
19:53Ma-maaf, aku kira orang lain bermisi dulu, ya.
20:00Aku selamat.
20:02Aku sih kasihan sama anak perempuan itu.
20:04Semoga dia dapat jodoh yang lebih baik.
20:07Tunggu dulu.
20:09Ternyata anak laki-laki itu semuanya pemalu.
20:11Tapi yang kamu berikan tadi lebih baik dari apapun.
20:14Aku bahagia sekali.
20:17Hei, aku tidak bahagia.
20:19Depaskan aku.
20:20Kamu pasti salah membuka orang.
20:22Apa yang terjadi?
20:23Selamat siang.
20:41Wah, selamat siang.
20:43Nyonya Nohara, aku mendapatkan ini sebagai hadiah dan bermaksud membaginya denganmu.
20:48Wah, apa itu?
20:49Ini.
20:52Apa?
20:53Jamur Matsutake?
20:56Benar, ini asli loh.
20:58Wah, aku senang sekali.
21:01Maaf ya, hanya bisa memberi sedikit.
21:03Tapi gunakanlah sebaik mungkin.
21:05Sampai nanti.
21:05Terima kasih banyak ya.
21:08Wah, ini benar-benar asli.
21:11Wah, enak sekali.
21:12Hooray, jamur Matsutake.
21:15Memedep-edepa.
21:17Dapet-edepa, Ma.
21:24Ya, hai, disini Nohara.
21:27Terima kasih selama ini sudah banyak membantu kami ya.
21:29Begini, bisakah aku bicara dengan dia?
21:33Bapak ini gawat.
21:34Bisakah kamu pulang secepat hari ini ya, Pa?
21:36Jamur ginok, Bu.
21:37Eh, jangan.
21:37Kamu tidak boleh menjentuhnya.
21:38Eh, ada apa, Ma?
21:41Ya, maafkan aku.
21:42Tapi yang jelas hari ini kamu harus cepat pulang ya, Pa.
21:46Memangnya ada apa?
21:47Apa alasannya?
21:48Aku mendapatkannya.
21:49Bahan makanan berawalan M.
21:50Bahan makanan mewah berawalan M?
21:53Memaju?
21:54Bukan.
21:54Jamur Matsutake.
21:55Kualitas yang terbaik, Pa.
21:57Matsutake?
21:59Kualitas yang terbaik, Ma.
22:00Benar, Ma.
22:03Matsutake memang jenis jamur kualitas yang terbaik.
22:06Menanami tidak mudah, Ma.
22:08Papa akan pulang, Ma.
22:10Ma, Matsutake itu apa?
22:13Jamur yang seperti ini, jamur yang berkualitas tinggi ini harganya sangatlah mahal.
22:18Kita tidak akan mampu membelinya dengan uang belanja bulanan kita, Sinchan.
22:21Oh, enak tidak, Ma?
22:23Ini disebut sebagai benda yang terbaik dari musim gugur.
22:25Tidak ada yang bisa menandingi kelezatan jamur yang satu ini.
22:28Pa, Ma senang.
22:30Yang paling enak adalah memanggangnya dengan oven.
22:33Lalu dicelupkan ke kecap soyu.
22:34Aduh, enak sekali.
22:35Makanya harus pelan-pelan, Sinchan.
22:37Wah, aku ingin segera mencitipinya.
22:40Tapi karena kali ini kita hanya punya satu, harus dibuat nasi batutake.
22:44Kemudian, lauk pendampingnya juga harus sesuatu yang sepadan.
22:47Paling cocok adalah membuat stik daging teriyaki dan semangku puding cawan musih.
22:51Wah, pasti enak sekali.
22:52Cawan musih?
22:54Itu kan menu kesukaanku.
22:56Mama benar-benar marah hati.
22:58Ini tidak seperti biasanya.
23:00Nah, sekarang kira-kira dibuat apa ya sebaiknya?
23:05Karena terlalu kecil bisa menisah rasa dari jamur pasutake dalam masakannya tidak akan terasa.
23:09Rasanya harus jadi yang paling menonjalkan dalam masakanku.
23:12Hah?
23:12Iya, iya.
23:14Halo, nah ada di sini.
23:16Eh, oke. Apa kabar?
23:22Kasian sekali kamu mencetaknya kamu diputuskan seperti ini.
23:29Sekarang aku akan mulai memanggangmu.
23:32Malam ini menung kami adalah nasi basutake.
23:43Benar, hebat kan?
23:50Sekarang jadi kotor seperti ini.
23:53Mama bilang makanan yang kotor harus dibersihkan.
23:55Iya, iya.
23:58Mana bisa belinya aku dihadiat seseorang.
24:00Itu juga sudah jelas, kan?
24:05Joreh.
24:07Masutake-nya terbakar.
24:10Sudah terbakar.
24:12Itu memang benar.
24:13Makan masutake itu adalah kejadian sangat langka.
24:15Bisa-bisanya terjual sekali semua hidup, kan?
24:17Wuh, dia sudah terbakar dengan sepurnas.
24:22Sekarang tinggal kejapnya.
24:25Hmm, wanginya haram sekali.
24:28Baiklah.
24:29Hmm, rasanya kenyal sekali.
24:37Enaknya, lezat.
24:40Aku terlalu lama menelpon.
24:42Kalau aku tidak segera masaknya, waktunya tidak akan cukup.
24:44Cukup.
24:46Huh?
24:47Huh?
24:48Baunya enak sekali.
24:51Masutake memang memiliki boyang sangat wangi.
24:55Hah?
24:57Kenapa jumlahnya jadi berkurang, ya?
25:00Ah, tapi ya sudah lah.
25:05Aku masih ingin makan lagi.
25:09Hmm, baunya wangi sekali.
25:11Aku sudah tidak sabar.
25:13Ah, tidak ada udangnya.
25:14Tapi tidak apa-apa lah.
25:16Apa?
25:17Jawahan musinya tanpa udang sama sekali.
25:19Dengan kaki cantik.
25:20Tidak memakai baju renang, ma.
25:22Memangnya itu ucapan yang patah di ucapkan oleh anak usia lima tahun.
25:25Aku ingin makan yang ada udangnya.
25:27Apa?
25:27Bagaimana lagi?
25:28Selain itu masih ada bahan yang kurang juga.
25:30Kesalahnya 24 jam saja lah.
25:32Baiklah, baiklah.
25:33Baiklah.
25:33Sudah matang.
25:40Sudah matang.
25:42Sudah matang.
25:43Oh, Najima Chutake.
25:52Enak sekali.
25:58Aku merasa beruntung terakhir sebagai orang yang gelap.
26:01Jangan menikmati semua ini.
26:06Kamu sudah bangun ya?
26:09Kamu ingin makan Najima Chutake?
26:12Jau, jau.
26:13Jik, jik, jik.
26:14Jumawari kamu masih terlalu mudah untuk makanannya seperti ini.
26:17Mama pulang.
26:32Jau, jau, jau.
26:34Eh, Jemawari sudah bangun ya?
26:36Jemawari sudah bangun.
26:38Jau, jau.
26:39Akhirnya terbeli juga untuk mengimbangi rasa jamur Mas Chutake yang lezat itu.
26:50Saat memikirkan jamur itu, aku langsung terpikir untuk membeli minuman ini.
26:53Begini ya, Pak.
26:53Jamurnya kan kecil, jadi minum segelas saja sudah cukup.
26:56Tidak perlu sampai menghabiskan satu botol.
26:58Itu memang benar, Ma.
26:59Tapi kan, Papa jadi terbawa suasana.
27:01Rasa kenyal dan wanginya itu ya.
27:03Benar-benar lezat.
27:04Hmm.
27:06Sinjan, kenapa kamu bisa tahu?
27:07Ih, ini Mama yang mencari.
27:09Jamur Mas Chutake-nya enak ya?
27:39Ya, huh?
27:41Jengit enak, tapi jandanya jamurnya lebih besar.
27:45Jadi kita mencari di dalam nasi, ya, Ma.
27:49Sinjan!
27:51Jadi kamu yang memakan habis semua jamur Mas Chutake-nya, ya?
27:56Tunggu aku!
27:57Eh, benar-benar, besar anak-anak.
27:59Benar-benar, besar anak-anak.
28:01Sinjan, jandanya.
28:02Dia sudah menghabiskan jamur Mas Chutake-nya.
28:03Wanginya memang wangi Mas Chutake.
28:07Apa benar tidak ada sepotong pun?
28:09Aduk!
28:10Mas Chutake, ayo keluar!
28:11Mas Chutake!
28:15Mas Chutake!
28:16Aku ingin memakannya!
28:17Pemandangan yang sangat bagus.
28:28Kepala Papa sampai sakit.
28:36Ini pelampung sosismu.
28:37Sudah Papa tiup.
28:38Sana main.
28:40Hooray!
28:40Terima kasih, Bebe.
28:42Mama perginya nanti setelah Himawari bangun saja.
28:45Papa duluan ya.
28:45Papa tidak mungkin melakukan hal seperti itu, kan, Mah?
28:49Yang ada dalam pandangan Papa cuma diri Mama saja.
28:52Ah, suamiku.
28:54Cui-cui.
28:55Tante kagak berbodi bagus.
28:57Wow!
28:58Wow!
28:58Wow!
29:06Disini saja ya.
29:07Keliatannya bagus.
29:09Papa, kalau dilihat dari sebelah sini, Mama lukan.
29:11Iya, tapi masih terasa peris, Sinjan.
29:13Bodoh sekali orang yang memilih wanita seperti itu sebagai istri.
29:17Iya, benar.
29:19Berarti Papa bodoh ya?
29:22Uh, main memancar, Pak.
29:25Bukan memancar, tapi selancar.
29:27Haa, Surping memang asik ya.
29:29Aku juga mau, aku mau, Pak.
29:32Kita main jama-jama ya, Pak.
29:34Haa, tidak bisa.
29:35Mana bisa, Surping, kalau sudah setua ini, Sinjan.
29:38Haa, Papa mau tidur di sini ya.
29:40Kalau mau main cipak-cipak air, di sana saja.
29:43Aku bukan anak kecil, aku tidak mau.
29:45Cuma cipak-cipak air, Pak.
29:47Dilihat dari manapun, kamu masih tetap anak kecil.
29:49Macam bodoh dengan Papa.
29:51Haa, Papa tidak peduli.
29:55Sekarang tidur, ah.
29:57Oh, nyamannya.
29:58Oh, keren.
30:10Oh, keren.
30:16Oh, keren sekali.
30:18Ustahil, anak sekecil itu bisa secepat itu.
30:29Ini kan berbahaya.
30:37Anak itu?
30:38Ah, anak itu?
30:49Buri-buri.
30:50Apa?
30:51Hiwi-wi.
30:53Buri-buri.
30:54Tapi hebat.
30:56Kita berhasil sampai ke tempat aman.
31:26Dengar, Yana.
31:31Jangan pergi ke tengah laut sendirian ya.
31:34Tapi bakat surfingmu lumayan bagus.
31:37Hehehe.
31:39Anu.
31:40Hah?
31:40Kakak datang ke sini sendirian ya, Kak?
31:43Benar.
31:44Kakak suka surfing.
31:45Di musim dingin pun aku ke sini.
31:47Wah, musim dingin juga.
31:49Banyak sekali.
31:50Kalau tidak ada kakak, entah apa yang terjadi pada aku.
31:55Aku jadi berutam budi pada kakak.
31:58Terima kasih.
31:58Ya, seperti itu tidak usah dipikirkan.
32:00Kalau tidak keberatan, sebagainya tanda derma kajak.
32:03Aku ingin minta dia dari jurutu.
32:05Kau malah minta tolong.
32:07Dengan jenang hati.
32:08Ya, bolehlah.
32:10Aku juga senang kalau orang yang senang surfing bertambah.
32:12Baiklah.
32:13Akan aku beri latihan ya.
32:15Hehehe.
32:19Wah, Shinchan pergi main kemana ya.
32:23Wah.
32:27Alihkan berat uin banyak ke kaki depan.
32:29Hehehe.
32:35Sejak kapan dia curang?
32:37Mau senang sendiri?
32:39Baiklah.
32:39Aku juga bisa.
32:40Hehehe.
32:43Jangan lupakan apa yang aku ajarin hari ini ya.
32:46Hehehe.
32:48Nah, sampai jumpa.
32:49Daaah.
32:51Terima kasih banyak ya.
32:54Aku pasti akan jadi pencuri-pencuri yang baik hati.
32:56Wah, aku sudah menyewapkan surfing dengan batas waktu tiga jam.
33:18Mana Shinchan dan garis itu tadi?
33:20Hah?
33:21Wah, enggak di situ.
33:30Anu, permisi, Nona.
33:32Bisa tolong ajari aku bermain surfing juga.
33:35Hah?
33:35Apa?
33:36Mau minta dia ajari?
33:38Kau orang aneh ya.
33:39Baiklah.
33:40Aku suka sekali.
33:41Akanku ajari dengan senang hati.
33:43Shinchan, papa di mana?
34:08Huh?
34:08Sudah minta dia ajari surfing sama paman tadi kenal, Ma.
34:17Jangan begitu.
34:19Harus berdiri di papan dengan lebih cepat.
34:21Ayo, coba sekali lagi.
34:22Ah, payah-payah.
34:32Sekali lagi.
34:33Berdiri yang kuat di papan.
34:34Ayo, cepat.
34:35Berjambung.
34:47Ada otak bagus gak, Hiroshi?
34:50Hah?
34:52Bagus sekali, Hiroshi.
34:53Terima kasih ya.
35:04Ikat bantuanmu.
35:05Aku sudah mahir bersurfing.
35:14Nah, sekarang kita sarapan di restoran.
35:16Lalu pergi ke pantai lagi ya, Pak.
35:18Waduh, papa.
35:19Kenapa?
35:20Tidak apa-apa.
35:22Papa hari ini mau surfing lagi ya, Pak.
35:24Papa tidak mau.
35:25Papa sudah capek.
35:26Sebetulnya orang itu galak sekali.
35:28Oh, Hiroshi.
35:32Kenapa?
35:33Kebetulan sekali, kita menginap di hotel yang sama ya.
35:37Kamar nomor berapa?
35:39Kamar 1001.
35:40Itu kamar Hiroshi ya?
35:41Kalau begitu, nanti akan kujemput di kamar ya.
35:44Sampai nanti.
35:45Ini orang yang baik ya, Pak.
35:54Gagak yang kemarin dateng lagi tidak ya?
35:58Enak sekali kau meluncur ya, anak muda.
36:01Apa kau pernah memakanku?
36:03Memang aku senang gitu ya?
36:05Maksudku kau jago sekali surfing.
36:07Oh, om juga mensurfing ya.
36:11Panggil aku kakak.
36:12Aku baru 28 tahun.
36:14Oh, 28 tahun.
36:16Kalau sudah 28 tahun, buat aku tetap jadah, om.
36:19Om, bagaimana sih?
36:21Ya sudah, panggil om juga boleh.
36:24Aw, hei bolanya.
36:2710 tahun yang lalu, aku pesurfing.
36:29Adang tetapi, setiap saat itu, aku berhenti bersurfing.
36:33Aku memutuskan untuk berhenti.
36:34Apa dalasannya?
36:35Kau ingin tahu?
36:37Ada juga.
36:42Tapi kalau kau ingin cerita, cerita jadah, om.
36:46Sejak masih kecil, aku suka sekali bersurfing.
36:49Begitu ada waktu, aku langsung meluncur di papan.
36:53Impianku cuma ada satu.
36:55Yaitu menaiki big wave mengendari siang konon cuma datang 10 tahun sekali.
37:00Hei.
37:01Kau dengarkan aku tidak.
37:03Silahkan lanjut kembali.
37:05Saat itu, aku berumur 18 tahun.
37:09Ombak itu datang.
37:14Atau tetapi, menjadi suatu keserakaan.
37:18Akhirnya aku tidak berhasil menaiki ombak itu.
37:22Kejil kenapa, om?
37:23Aku tidak ingin cerita tentang hal itu.
37:27Nah, sudah saatnya aku kembali bekerja.
37:29Selamat tinggal, anak muda.
37:31Hati-hati bermain surfingnya, ya.
37:33Dadah, om.
37:40Umur 28 tahun, dadah.
37:42Dadah.
37:42Dadah.
37:43Ayo berjuanglah.
37:48Ayo berjuang.
37:49Padahal sedang hiburan musim panas.
37:50Apa sebenarnya yang dilakukan, ya?
37:58Baiklah, latihan pagi cukup sampai di sini, ya.
38:01Latihan pagi.
38:02Nah, sampai nanti siang.
38:03Hahaha.
38:08Bobo, ayo ke demakan simpel.
38:12Kita makan di sini saja, ya.
38:15Kok bobrok begini?
38:17Jangan-jangan makanannya tidak enak.
38:18Benar-benar, Mel.
38:20Hah, kamu?
38:22Gagajire.
38:24Bukan, gagajirven yang kemarin, ya, kan?
38:27Terima kasih, ya.
38:29Kemarin sudah banyak membantu, lho.
38:31Ah, sama-sama.
38:32Aku iso demaki.
38:34Salam kenal.
38:35Oh, iya, aku misai.
38:37Ini restoran ayah.
38:38Aku membantu di sini.
38:39Wah.
38:40Oh, ini restoran yang bagus.
38:42Tadi bapak bilang restoran bobrok makanannya tidak enak, tidak copen, po.
38:46Dasar, kamu curang.
38:48Hahaha.
38:50Penampilannya memang bobrok.
38:52Apa boleh buat.
38:53Tapi makanannya super enak.
38:55Ayo.
38:55Iya.
39:02Hiroshi di mana, ya?
39:10Ah, nyaris, nyaris.
39:12Siang hari ini cocoknya di luar di pantai, ah.
39:15Asik sekali.
39:16Ah.
39:17Eh.
39:17Hei, jangan.
39:20Ketemu kau, Hiroshi.
39:22Kelas.
39:23Baru cuma saja kau lari dariku, soalnya bumi itu bulat.
39:27Hahaha.
39:27Hahaha.
39:28Hahaha.
39:28Hahaha.
39:29Hahaha.
39:29Hiroshi.
39:31Hiroshi.
39:33Hiroshi.
39:36Hmm, pembahagiannya senang, ya?
39:40Sinchan, kenapa kamu suka sama laut?
39:43Rasanya, kalau melihat laut, entah kenapa aku tidak bisa jujur.
39:49Bagaikan perasaanku waktu masih kecil kembali lagi.
39:53Aku suka perasaan seperti itu.
39:55Hahaha.
39:56Kok masih kecil?
39:58Masa bisa lupa?
39:59Gagak punya gagah, sih?
40:02Lu pernah punya.
40:04Tapi pergi entah kemana.
40:05Karena itu sekarang aku sendiri.
40:07Oh, oh, oh.
40:08Bajok siang aku pulang.
40:10Karena itu, bajok ke jari aku curving lagi, ya, Gagak.
40:14Teres.
40:19Sinchan, ayo tidur.
40:23Eh.
40:24Hahaha.
40:27Gagak lagi.
40:29Ayo, mama mengawasimu.
40:42Mainlah sepuasanya, ya, sayang.
40:44Hihihi.
40:45Oh, Gagak belum datang, ya.
40:48Huh?
40:49Wah, mana yang kemarin, ya?
40:52Sinchan!
40:52Ah?
40:54Ah?
40:54Nah, ya?
40:57Maaf.
40:58Gagak lagi.
40:59Gagak lagi genel.
41:00Mana saja kau sepuluh tahun ini?
41:03Entahlah.
41:04Maafkan aku.
41:04Tidak bisa dimaafkan.
41:06Masa cuma karena Gagak menaiki Big Wave saja kau berhenti surfing?
41:09Diam!
41:10Salahmu sendiri.
41:12Sebelum Big Wave datang menghabiskan satu semangka utuh.
41:15Sudah, jangan sebutkan itu lagi.
41:16Oh, jadi suatu gedelgan itu adalah.
41:30Buang air besar karena sakit berut, ya.
41:33Mustahil bisa menaiki ombak.
41:35Malu-malu, iiii.
41:36Iyam!
41:37Bagiku itu pukulan besar, tau.
41:39Cuma karena hal seperti itu kau membuang aku dan surfing.
41:43Dasar kita nakan-akan.
42:07Norio, kau harus surfing lagi.
42:09Hah, aku sudah berhenti.
42:11Sekarang yang terpenting bagiku adalah pekerjaan kantor.
42:14Hei, Om.
42:15Di hadapan laut, kau tidak boleh berkata tidak judul.
42:19Padahal sebenarnya kau juga sekali surfing.
42:23Ah, tolong!
42:27Dimawari!
42:29Hah?
42:31Dimawari!
42:36Ah, itu kan?
42:38Big Wolf dalam legenda.
42:40Dimawari!
42:49Itu dia!
42:50Jurus menyambut ombak jika Torio!
42:52Hmm, okean?
43:01Hai!
43:05fool!
43:10Terima kasih banyak
43:30Terima kasih banyak ya
43:32Terima kasih
43:33Tidak, akulah yang harus berterima kasih
43:36Berkat itu, aku tidak bimbang lagi
43:38Aku berhasil menaiki Big Wave
43:40Yah, jadi dia tanah kami Norio yang terkenal itu
43:43Lalu anak muda, terima kasih ya
43:45Di depan laut, aku bisa berkata jujur
43:48Yang benar-benar kusukai adalah surfing dan
43:53Maki, dirimu
43:55Norio
43:56Demikianlah, mesin panas di mana si Musuki sedikit jadi dewasa
44:24Ia, iya
44:27Siapa yang menelpon jam segini?
44:31Halo, sekarang Mas Suzaka sedang tidak di rumah
44:33Silahkan tinggalkan pesan setelah berikut bunyi
44:35Bip
44:36Bip
44:37Halo, ini Tokuro
44:39Besok aku tunggu di taman jam 12
44:45Bicaranya saat itu saja ya
44:47Eh, tunggu dulu
44:49Apa yang mau dibicarakan ya?
44:55Jam segini menelpon balik juga tidak sopan
44:57Sudahlah
44:58Kalau besok ketemu juga bisa tahu, kan?
45:02Tapi dia mau bicara apa ya sebenarnya?
45:07Jam 12
45:08Aduh, apa terlambat?
45:12Karena terlambat, sekarang jadinya malah tidak bisa tidur
45:14Apa sebenarnya yang mau dibicarakan?
45:17Aduh, bagaimana ini ya kalau terlambat tersebut tidak enak?
45:20Maaf ya, sudah menunggu lama
45:23Baru sudah datang
45:25Tiba-tiba dia bingsan
45:29Mungkin saja darah rendah
45:30Bukan
45:31Ngomong-ngomong kenapa kalian berkumpul di sini semuanya, ha?
45:35Ada apa?
45:37Hari ini pajukan pelindung kajukan KB akan melakukan kegiatan di taman ini
45:41Oh, begitu ya
45:42Sebenarnya kegiatan seperti apa itu?
45:45Itulah tidak ada yang menjadi lagukan
45:47Menanggih
45:48Kalau begitu, bagaimana kalau tidak usah melakukan apa-apa dan kalian pulang?
45:53Begitu saja
45:54Kalau tidak ada yang bisa dilakukan, tidak ada gunanya, kan teman-teman?
45:59Iya, di sini Mas Suzaka
46:01Eh, kau Toguro
46:03Sekarang kau ada di mana, Toguro?
46:06Aku ada di rumah temanku
46:07Ada sedikit urusan
46:08Urusan?
46:11Kalau aku sudah selesai, aku akan segera datang
46:14Tunggu aku ya
46:15Aku tidak keberatan
46:16Oh iya, pembicaraan penting itu tentang apa ya, Toguro?
46:20Eh, akan ku beritahu saat kita bertemu nanti
46:22Maaf ya
46:23Ini rahasia
46:24Kutunggu jawaban darimu, sayang
46:26Kegiatan hari ini sudah diputuskan
46:36Mau apa kalian?
46:39Kami ingin membantu Ibu Mas Suzaka menemukan dok Toguro
46:42Aku menentangnya
46:43Tapi yang lain bersikir, Rosbo
46:45Tidak mau
46:46Kalau tidak merepotkan, mohon kerja jamannya ya
46:49Aku tidak mau kerja sama dengan kalian
46:52Saya merepotkan, Go
46:54Ayo, ayo
46:55Kalau marah nanti karpet membawa ke bagian kabur lo
46:58Yang benar itu Cupit membawa kebahagiaan
47:01Kang Sejan
47:01Bisa dibilang begitu
47:03Lagipula, kenapa di sini Cupit akan datang?
47:07Kalau lagi-lagi bilang ada pembicaraan penting pada wanita itu sudah pasti
47:11Hah? Itu benar juga
47:13Selamat ya, Ibu Mas Suzaka
47:16Selamat? Selamat apa?
47:20Sudah pasti kan?
47:21Kata yang berawalan huruf L
47:23L?
47:25Jangan-jangan
47:26Ini aku impi-impikan
47:29Oh, lalalala, aku pahagi ya
47:31Ledekan, guys
47:33Kenapa hal seperti itu harusku impi-impikan?
47:37Aku pikir itu dasyat jadi bagus
47:40Dengar ya, Sincar
47:42Kata yang berawalan huruf L itu adalah
47:45Hal yang paling gisikan seorang gadis tau
47:47Lalalala
47:50Lihat gulat profesional
47:52Oh, tidak bisa diam tidak
47:55Jadi begini ya
47:58Menurutku, pembicaraan penting itu adalah mengajukan amaran
48:02Oh, begitu
48:03Jadi berarti
48:05Maaf ya, membuatmu menunggu
48:08Apa yang mau kau bicarakan?
48:14Umi, maukah kau
48:16Menikah denganku?
48:19Iya
48:25Iya
48:26Iya
48:39Selamat ya
48:40Masa langsung menikah
48:43Ramu tidak tunangan dulu
48:45Terima kasih ya, Bu Guru Mas Uzaka
48:49Ibu Muradi
48:51Nah, ayo kita rayakan pertunangan Bu Mas Uzaka
48:53Selamat ya, Bu Guru
48:55Aduh
48:56Mau pertunangan atau menikah?
49:00Masanya terlalu cepat untukku
49:01Apa boleh buat?
49:03Kenapa?
49:04Kita sudah bersenang-senang begini
49:05Tapi jangan-jangan Dokter Toguro bukan mau membicarakan hal itu
49:09Benar kan?
49:10Jadi yang mau dibicarakan Dokter Toguro?
49:12Mungkin tentang perpisahan
49:14Wah, ini sekali
49:16Mas Uzaka tidak apa-apa
49:19Mana dimuntahkan begitu, Jayang?
49:22Tentang perpisahan katamu
49:24Ya, seperti itu malah mungkin terjadi untukku
49:26Ya, benar
49:29Tidak mungkin terjadi
49:30Makanya jangan asal bicara dulu, anak-anak
49:32Kami tidak punya alasan apapun untuk perpisahan
49:36Apapun, anak-anak
49:38Mungkin saja Dokter Toguro punya percaya baru, Bu
49:41Hah?
49:43Pocer baru?
49:46Maaf, sudah lama menunggu
49:48Sebenarnya, apa yang mau kau bicarakan padaku?
49:54Umeh, maukah kau
49:56Berpisah denganku?
49:59Jangan terkejut karena cuma mengandai Anda, Ibu
50:10Iya, benar
50:11Mungkin pacarnya bukan perempuan, tapi laki-laki, Bu Guru
50:14Tidak mungkin
50:18Tidak mungkin
50:19Tidak mungkin
50:20Bicarnya pedas ya
50:22Punya pacar baru ya
50:25Kalau dipikir, tadi dia bilang sedang ada urusan dengan temannya
50:28Mana mungkin punya pacar baru
50:31Jangan-jangan temannya itu
50:33Pasti perempuan
50:34Berarti
50:35Urusannya itu
50:38Hubungannya dengan Bu Majidaka ketahuan oleh perempuan itu
50:41Aduh
50:42Padahal mereka sudah punya bayi
50:45Bayi
50:47Ya ampun, bayi
50:49Begitulah, kami sudah punya bayi
50:52Mungkin bukan cuma seorang
50:54Kami sudah punya bayi
50:55Jadi aku tidak bisa berhubungan denganmu
50:57Maaf ya
50:58Mustahil
51:01Hai, Mas Suzaka
51:03Maaf membuatmu menunggu
51:06Apa yang ingin kau bicarakan, Toguro
51:16Sebenarnya
51:18Sebenarnya
51:20Bayinya telah lahir
51:23Benar-benar ada bayi ya
51:31Ya
51:32Kucing liar yang tinggal di wilayah tempat tinggalku melahirkan di beranda rumah temanku
51:37Sekarang tinggal dua ekor ini dan tidak ada yang mau memeliharanya
51:41Bu, Mas Suzaka
51:42Kau tahu kan
51:44Seseorang yang mau memeliharanya
51:46Mas Suzaka
51:51Bisa melakukan apapun tanpa ibu kan
51:55Jadi yang terpenting adalah semua jadi berjalan sesuai kehendak ibu
51:59Oh begitu ya
52:00Ada cara seperti itu ya
52:02Oh ya
52:02Bagaimana kalau kau juga pakai cara itu
52:05Benar juga
52:06Tapi mungkin tidak bisa
52:08Ya biar bagaimanapun juga kau kan seperti ayah
52:11Benar juga tidakkan bisa
52:13Kuasa
52:14Mama bisa
52:15Yang benar itu mana bisa
52:17Ima Bobo
52:22Kalau
52:23Kalau menyanyi aneh begitu Ima tidak akan tidur, Pak
52:26Kau memang tidak mengerti, Sinchan
52:29Kalau Papa lanjutkan lagi
52:34Sinchan juga mau coba menyanyi?
52:46Tidak
52:47Nah, sekarang tidur ya
52:48Nah, sekarang tidur ya
52:50Oh, Mama
52:58Kenapa sih, Sinchan?
53:02Aku tidak bisa tidur
53:03Nyanyikan lagu Nina Bobo
53:05Eh?
53:06Lagu Nina Bobo?
53:07Ada angin apa ini?
53:11Aku kan juga ingin tidur dibuai oleh lagu Nina Bobo, Mama
53:15Ya ampun, anak ini
53:17Kalau ku nyanyikan, Sinchan harus tidur ya
53:20Tidak boleh tidak
53:20Kalau begitu, Mama akan menyanyikan untuk Sinchan
53:24Ini, ini
53:25Aduh
53:25Oh, udah salah
53:26Nganja
53:27Satu, dua
53:29Nina Bobo
53:32Mama
53:32Aku ini pria perfeksionis
53:36Pokoknya jangan falis ya
53:37Nyanyinya
53:38Eh, jangan falis apa maksudmu, Sinchan
53:41Suara Mama kan tidak falis
53:43Enak saja kok ini
53:44Cuma bilang saja
53:45Oh, begitu
53:47Mama sedang apa?
53:48Ayo cepat, Mama nyanyi, cepat
53:51Satu, dua
53:53Nina Bobo
53:56Oh, Nina Bobo
53:57Kau sepertinya kurang menjiwai, Mama
53:59Bagaimana kalau ganti lagu, Mama?
54:02Ganti lagu
54:03Kalau begitu, tidurlah
54:06Tidak mau
54:07Anak manis
54:08Yang itu juga tidak mau
54:09Tidurlah, oh tidurlah
54:11Hari sudah malah
54:14Tidak mau, tidak mau
54:16Selamat tidur
54:17Mama
54:20Masa bodoh
54:21Mama
54:26Biosinaga dan Pak Isisaga kapan menikahnya ya
54:31Tidak penasaran, Mama
54:34Mama tidak penasaran
54:35Kalau begitu
54:37Mengenai Ibu Masisaga dan Dokter Togu
54:40Waktu itu mereka
54:41Ceritakan nanti saja, Sinchan
54:43Mungkin besok aku sudah lupa, Mama
54:46Mama
54:49Sudah tidur
54:51Mama
54:53Ayo bangun, Mama
54:55Kompornya sudah dimatikan belum ya
55:00Kompornya
55:02Kompornya belum dimatikan ya
55:04Sudah dimatikan kok
55:06Jangan bicara yang aneh-aneh ya, Sinchan
55:08Kalau begitu, TV-nya sudah dimatikan belum
55:12Dan nilai kamar mandi sudah ditutup belum
55:15Pintu depan sudah dikunci belum ya, Mama
55:17Semuanya sudah
55:18Kenapa kau tidak bisa tidur
55:20Mungkin gara-gara El Nino ya
55:24Jangan sedikit-sedikit menyalakan El Nino ya
55:26Oh iya
55:28Jangan-jangan kau diam-diam minum kopi lagi ya, Sinchan
55:30Ayo mengaku
55:31Tidak
55:32Pasti begitu kan
55:34Aku ingin jadi laki-laki yang mengerti perbedaan, Mama
55:37Bodoh
55:38Saat tidak bisa tidur, minum susu panas saja
55:41Setelah minum, jangan lupa gosok gigi ya
55:43Tunggu dulu, dimana aku tidur, Mama
55:49Tidak mau, Mama mengantuk
55:51Mama, aku sudah gosok gigi, Mama
56:06Mama
56:07Ini saya, kejam betul
56:14Mama, Mama
56:18Jangan tidur, buka matanya
56:20Mama, Mama
56:22Tim penolong sebentar lagi datang
56:24Bertahanlah sedikit
56:26Mama, bertahanlah
56:31Buka matanya
56:32Kalau sampai ketiduran kau bisa mati
56:35Wah, salju lanser
56:40Tidak apa, Sinchan
56:41Wah, salju lanser
56:43Mama
56:43Kenapa? Ada apa?
56:51Pura-pura tertampar di tengah salju
56:53Kok ini?
56:54Wah, entah kenapa aku sudah dengah aduk ya
56:58Selamat tidur
57:01Hei, apa kalian tidak memperhatikan perutku akhir-akhir ini?
57:09Roger, aku suka sekali pada perutmu
57:12Oh, kau tahu aku melakukan apa?
57:15Malah aku yang jadi tidak bisa tidur sekarang
57:16Dengan begitu, perutku jadi berbentuk
57:18Kalau kau tidak percaya coba saja sendiri
57:23Pasti dalam sekejap perutmu akan lansing dan indah
57:26Tidak
57:26Tidak
57:27Tidak
Komentar