Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 bulan yang lalu
Transkrip
00:00:00Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan, Damai, Pekanbaru pada minggu pagi.
00:00:06Kobaran api dan asap hitam pertama kali muncul di lantai 2 Ruko.
00:00:10Banyaknya material elektronik yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan toko berlantai 2.
00:00:19Pada saat terjadi kebakaran, 4 orang penghuni Ruko tidak bisa terselamatkan karena api sudah terlihat membesar dan Ruko dalam kondisi terkunci.
00:00:27Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat di lantai 2 toko.
00:00:35Sebanyak 5 mobil damkar dari kota Pekanbaru dikerahkan ke lokasi memadamkan api.
00:00:39Kebakaran baru bisa dipadamkan sekitar pukul 8 pagi.
00:00:43Keempat korban dibawa ke rumah sakit Bayangkara Pekanbaru untuk dilakukan otopsi.
00:00:47Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
00:00:52Dari Pekanbaru Riau, Indra Yose Rizal Ainyus melaporkan.
00:00:57Sebenarnya 20 pengunjung RS Udetarakan Gambir, Jakarta terjebak dalam lift yang tiba-tiba berhenti mendadak.
00:01:10Mereka pun tak mampu berbuat banyak dan hanya bisa menanti pertolongan.
00:01:13Setelah 1,5 jam para korban akhirnya bisa dievakuasi petugas, sebagian korban mengalami sesak nafas dan menangis ketakutan.
00:01:21Para korban mengatakan insiden terjadi saat mereka hendak naik ke lantai 5, namun lift tiba-tiba berhenti mendadak.
00:01:29Karena sudah terlalu lama ada yang sesak, ada yang normal, ada mayoritas ibu-ibu yang itu sudah lansia.
00:01:37Jadi ada yang sesak dan yang baik keluar itu ada yang langsung diberikan oksigen.
00:01:41Dugaan sementara lift macet akibat overload, namun indikator kelebihan muatan itu tak berbunyi.
00:01:48Minyak operator lift masih menyelidiki penyebab pasti insiden ini.
00:01:51Dari Jakarta, Rani Sanjaya, AINews melaporkan.
00:01:55Jenazah Mars Matai di Fajar, perban tewas jatuhnya pesawat latih dibawa ke Probolinggo untuk dimakamkan.
00:02:25Cek kesehatan gratis di sekolah dimulai serentak hari ini targetkan 53 juta siswa.
00:02:41Ratusan truk menuju pelabuhan Ketapang, tujuan Bali dan NTB terjebak pacet hingga 20 km.
00:02:55Halo selamat siang pemirsa, apakah Rani hari ini?
00:03:04Setelah sekali saya Reza Seregar, kembali hadir menemani Anda dalam AINews siang.
00:03:08Selain tiga berita utama tadi, AINews siang juga akan mendugukan beragam informasi penting lainnya.
00:03:14AINews siang hari ini kami awali dari kericuan terjadi dalam pesawat Lion Air rute Jakarta-Medan.
00:03:19Saat hendak lepas landas, seorang penumpang tiba-tiba teriak ada bom.
00:03:25Yang merasa petugas, turun!
00:03:28Mau polisi, mau tentara, mau apa itu, turun!
00:03:32Ada bom!
00:03:37Tidak nyaman, turun!
00:03:40Ini punya kita, soalnya pesawat, tidak tahu, kalian.
00:03:45Sebuah video viral di sosial media saat seorang penumpang mengamuk dan berteriak membawa bom.
00:03:50Diduga penumpang ini mengamuk karena delay penerbangan Lion Air dari Jakarta ke Medan.
00:04:07Pesawat Lion Air ini sedang melayani rute penerbangan Jakarta-Medan pada Sabtu 2 Agustus 2025.
00:04:14Kejadian ini pun membuat penumpang panik.
00:04:16Terdengar jelas penumpang tersebut mengeluarkan kata-kata kasar, bahkan diduga menantang pihak maskapai.
00:04:26Ulah penumpang tersebut kontan memicu kepanikan di dalam pesawat.
00:04:30Banyak penumpang berteriak dan mendesak agar pelaku segera diamankan.
00:04:34Awak pesawat pun berusaha menenangkan penumpang dan mengimbau agar tetap tenang.
00:04:38Petugas akhirnya mengamankan pelaku dan menurunkan seluruh penumpang untuk dilakukan pemeriksaan ulang.
00:04:47Hingga kini belum ada konfirmasi dari pihak maskapai maupun kepolisian terkait kejadian tersebut.
00:04:52Pemirsa jatuhnya pesawat latih di area pemakaman di Ciampea, Bogor merenggut korban mantan Kadispen AU, Marsmaten Ifajar Adrianto.
00:05:07Pesawat diketahui hilang kontak setelah baru 11 menit terbang.
00:05:10Detik-detik jatuhnya pesawat latih milik Federasi Aerosport seluruh Indonesia atau FASI terekam kamera handphone warga.
00:05:25Pesawat sejak di udara terlihat miring, kemudian jatuh di area pemakaman umum di Desa Benteng, Ciampea, Bogor, Jawa Barat, Minggu Pagi.
00:05:32Petugas makam dan warga yang melihat langsung mendekati pesawat dan mengevakuasi penumpang.
00:05:44Pesawat yang jatuh jenis Micro Light Fixed Wing Quicksilver GT500 dengan register PK S126.
00:05:52Tragis akibat kecelakaan pilot pesawat Marsmah Fajar Adrianto meninggal dunia,
00:05:56sementara copilot Ronnie terluka parah dan masih dirawat intensif.
00:05:59Pesawat lepas landas dari lanut Atang Sanjaya sekitar pukul 9 BIB
00:06:25untuk latihan profisiensi penerbangan olahraga Dirgantara.
00:06:29Namun baru 11 menit terbang, pesawat hilang kontak hingga ditemukan jatuh di sekitar TPU Astana.
00:06:40Kadis Penau Marsmah TNI Nyoman Swatnyana menyebutkan saat latihan pesawat dalam kondisi baik dan layak jalan.
00:06:54Marsmah TNI Fajar Adrianto melaksanakan latihan training dengan pesawat FASI
00:07:04yang merupakan bagian daripada tugas untuk olahraga kedirgantaraan yang bagian dari TNI AU melaksanakan ada eksiden
00:07:16dengan dua orang penerbang, Marsmah Fajar sendiri dengan saudara Ronnie.
00:07:24Untuk penerbang yang saudara Ronnie sampai saat ini sudah,
00:07:32tapi belum bisa diajak ngomong.
00:07:35Sudah siuman, sudah sadar, namun masih tetap dalam perawatan lanut Atang Sanjaya,
00:07:42rumah sakit Hasan Toto Lanut Atang Sanjaya.
00:07:47Ya kini TNI AU masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan pesawat.
00:07:50Tim Liputan AI News melaporkan.
00:07:53Pemirsa Duka menyelimuti keluarga saat jenazah Marsmah TNI Fajar Adrianto
00:08:01tiba di rumah Duka di komplek TNI AU Pancoran, Jakarta Selatan.
00:08:05Korban merupakan pilot pesawat tempur F-16
00:08:07dan pernah bertugas sebagai kadis pen AU pada 2023.
00:08:11Jenazah Marsmah TNI Fajar Adrianto yang meninggal dunia
00:08:23dalam kecelakaan pesawat lati sipil
00:08:25tiba di rumah Duka Komplek TNI AU
00:08:27di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan pada minggu sore.
00:08:31Islah tangis keluarga pecah saat menyambut kedatangan jenazah.
00:08:35Diiringi doa dan suasana duka yang mendalam,
00:08:37peti berwarna putih yang membawa jenazah
00:08:39diturunkan menuju ke kediaman.
00:08:41Para pelayat yang tiba di rumah Duka pun
00:08:43memberikan penghormatan terakhirnya
00:08:45kepada sosok yang dikenal memiliki integritas tinggi tersebut.
00:08:50Pada malam hari terlihat para pelayat
00:08:51silih berganti berdatangan hingga tengah malam
00:08:54untuk memberikan penghormatan terakhir
00:08:55dan doa bagi mendiang dan keluarga.
00:08:58Karangan bunga dengan ucapan belasungkawa
00:09:00juga terlihat berjejar di pekarangan rumah.
00:09:03Jenazah almarhum Marsmah Fajar diterbangkan pagi ini
00:09:06menuju Probolinggo untuk dimakamkan.
00:09:09Tim Liputan, AINews melaporkan.
00:09:11Panglima TNI Jenderal Agus Subianto
00:09:14turut menyambagi rumah duka
00:09:16mendiang Marsmah TNI Fajar Adrianto
00:09:18untuk menyampaikan duka dan doanya.
00:09:21Mendiang dikenal oleh sebagai sosok yang murah senyum.
00:09:24Ucapkan duka dikit Pak, ucapkan duka Pak.
00:09:28Almarhum, orang baik dekat dengan saya dulu pernah kita sekolah bareng
00:09:33waktu saya sekolah TNI tahun 2014 sampai 2015.
00:09:39Mudah-mudahan Allah beliau bisa diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala
00:09:44diterima iman Islam.
00:09:45Terima kasih.
00:09:49Beliau itu senyum terus, ada masalah senyum.
00:09:54Jenazah Marsmah TNI Fajar Adrianto yang dibawa menggunakan pesawat Hercules
00:09:58telah tiba di lanut Abdurrahman Saleh.
00:10:00Jenazah langsung diberangkatkan melalui jalur darat ke Probolinggo untuk pemakaman.
00:10:05Kedatangan jenazah Marsmah TNI Fajar Adrianto di lanut Abdurrahman Saleh
00:10:14disambut keluarga besar TNI AU serta kerabat dan juga sahabat.
00:10:19Mendiang Marsmah TNI Fajar dikenal sebagai sosok yang peduli
00:10:23dan aktif kegiatan sosial dan juga kemanusiaan.
00:10:27Marsmah Fajar mendapat kenaikan pangkat satu tingkat
00:10:31menjadi Marsmah Buddha Anumerta.
00:10:33Jenazah kemudian dibawa ke Probolinggo untuk dimakamkan
00:10:37di Makam Moniatan Tiga, Bengawan Solo.
00:10:47Untuk informasi terkini, kita sudah terhubung dengan Hana Purwadi
00:10:50di tempat pemakaman umum Moniatan Probolinggo, Jawa Tibur.
00:10:54Selamat siang.
00:10:55Hana, apakah jenazah Marsmah Fajar sudah tiba?
00:10:59Selamat siang, Reza. Selamat siang, Permeta.
00:11:01Saat ini kami berada di Makam Umum Moniatan di Kelurahan Kedepangan
00:11:07di mana tempat almagun atau jenazah
00:11:11seperti Masmah Fajar Adiyato meningkat dan dikepumikan.
00:11:17Baru kan sekitar 15 minit lalu, jenazah sudah tiba di pemakaman Moniatan
00:11:24dan sudah dilakukan prosesi pemakaman secara militer dan sepak terjang dari
00:11:31Al-Mahrum sedang menjadi tentara, khususnya BNI AU,
00:11:38dan menjabat hingga mengalami musibah di area Bogor
00:11:44saat menaiki pesawat FASI atau federasi aerosupport peluruh itu tidak.
00:11:51Dan saat ini prosesi sudah dilakukan dan mulai di pemakaman dilakukan
00:12:00dan masih berlangsung saat ini. Begitu, Reza.
00:12:05Baik.
00:12:06Hana, siapa saja pejabat TNI AU yang hadir di sana saat ini?
00:12:10Terlihat banyak rombongan TNI AU dari Lanut Abdul Rahman Saleh
00:12:18dan dari Musbidah dan seperti Dandim 0880 dan Polresta,
00:12:28Kota Probolinggo juga hadir, ikut memberikan doa terakhir
00:12:34kepada Al-Mahkum Mas Fajar Adiyato.
00:12:39Begitu, Reza.
00:12:42Baik.
00:12:43Hana, apakah sudah ada informasi mengenai apa sebetulnya penyebab kecelakaan tersebut?
00:12:49Rasakan dari informasi yang kami dapat bahwa memang kondisi pesawat FASI
00:12:54yang dipiloti oleh Al-Mahrum saat itu dalam kondisi baik dan sempurna.
00:13:02Dan entah suatu apa sehingga pesawat tersebut tiba-tiba online dan mengalami musibah
00:13:10yang menimpa pada Mas Fajar Adiyato begitu, Reza.
00:13:16Dan barusan saya juga berbincang santai dengan anak-anak dari Al-Mahkum bahwa
00:13:21memang dari keseluruhan dan pesawat S-16 itu memang selalu kondisi prima
00:13:29dan di mana memang kalau pesawat tersebut tidak kondisi prima dan tidak boleh diterbakar.
00:13:36Namun, kemarin sebelum kejadian pesawat tersebut dalam kondisi prima dan maksimal begitu.
00:13:42Namun, musibah menimpa dari Al-Mahrum begitu, Reza.
00:13:48Baik, terima kasih atas informasi Anda.
00:13:50Anda melaporkan langsung dari Probo Linggo.
00:13:52Selamat siang, selamat bertugas kembali.
00:13:55Dan pemirsa, Marisma Fajar Adiyato merupakan sosok berprestasi
00:13:59selama berkarir TNI Angkatan Udara.
00:14:01Marisma Fajar dikenal sebagai penerbang pesawat tempur
00:14:04dan menjadi kardispen AU pada tahun 2023.
00:14:12Marisma TNI Fajar Adiyato yang gugur dalam kecelakaan pesawat latih di Ciampea Bogor
00:14:18merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1992.
00:14:24Marisma Fajar merupakan penerbang pesawat tempur F-16 Fighting Falcon
00:14:28dengan Skull Sign Red Wolf di skadron udara 3 Lanud Iswah Yudi.
00:14:35Almarhum juga sempat menuduki jabatan Pabandia Ops SOEPS Kohanud Nas.
00:14:42Komandan Pangkalan TNI AU Lanud Manuhua 2017
00:14:45dan kardispen TNI AU 2019 hingga 2020.
00:14:50Sementara pada tahun 2023,
00:14:53Menjadi dan Lanud Halim Perdana Kusuma.
00:14:58Selama hidupnya, Marisma Fajar terlibat dalam peristiwa penting.
00:15:02Salah satunya peristiwa udara dengan pesawat Angkatan Laut Amerika Serikat
00:15:06di Langit Bawian 2003.
00:15:07Selama menjadi kardispen AU,
00:15:13Marisma TNI Fajar Andrianto selalu memberikan informasi terdepan
00:15:17terkait pemberian informasi instansinya.
00:15:20Kita ke informasi lain,
00:15:26Pemirsa Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,
00:15:28Abdul Muti meresmikan dimulainya program Cek Kesehatan Gratis
00:15:31di Sekolah Dasar Negeri Cideng 02 Jakarta Pusat.
00:15:35Peluncuran program Cek Kesehatan Gratis
00:15:37dilakukan di 12 sekolah dan madrasah secara serentak.
00:15:40Kik-off program Cek Kesehatan Gratis di sekolah
00:15:47dilakukan di 12 sekolah dan madrasah secara serentak pada hari ini.
00:15:52Salah satunya di SDN Cideng 02 Jakarta Pusat
00:15:55yang dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,
00:15:58Abdul Muti.
00:16:00Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis
00:16:02dilakukan usai senam sehat dan upacara para siswa.
00:16:05Pemeriksaan Kesehatan untuk siswa kelas 1 hingga 6 SD
00:16:09meliputi 13 kategori mulai dari mata, mulut, mental, gizi,
00:16:15tekanan darah, telinga, dan status imunisasi.
00:16:19Untuk siswa kelas 4 hingga 6 SD,
00:16:21pemeriksaan juga dilakukan untuk kebugaran fisik.
00:16:25Nantinya, hasil cek kesehatan gratis di sekolah
00:16:28akan langsung tercatat di aplikasi Satu Sehat
00:16:30dan ditindaklanjuti oleh Puskesmas.
00:16:33Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini
00:16:38dimaksudkan sebagai usaha dari Bapak Presiden
00:16:42berdasarkan dengan berbagai pihak,
00:16:45Bapak Menteri Kesehatan sebagai leading utamanya
00:16:48dan kami Menteri Pendidikan Dasar Menengah
00:16:51sebagai mitranya berusaha untuk bagaimana membangun
00:16:55kebiasaan hidup yang sehat
00:16:57dan juga budaya hidup yang sehat di kalangan anak-anak
00:17:00karena dengan pemeriksaan kesehatan ini
00:17:03dapat diketahui sejak dini
00:17:04masalah-masalah kesehatan
00:17:07yang ada di kalangan anak-anak kita.
00:17:10Dengan pemeriksaan kesehatan ini
00:17:12kita dapat menyelamatkan anak-anak kita ini
00:17:15dari berbagai kemungkinan penyakit
00:17:17yang dapat tidak hanya menghambat kesehatan mereka
00:17:20Sementara itu, Menpora Dito Aryo Tejo
00:17:26meninjau cek kesehatan gratis di SMKN 26
00:17:30Rowamangun, Jakarta Timur.
00:17:32Para siswa antusias mengikuti kegiatan ini.
00:17:35Program cek kesehatan gratis
00:17:37yang digelar serentak di 12 sekolah dan madrasah ini
00:17:40untuk mengwujudkan anak sehat
00:17:42menuju Indonesia Emas 2045.
00:17:45Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan,
00:17:49pemeriksaan gigi, mata, hingga tes kebugaran.
00:17:58Selain di Cideng dan Rowamangun
00:18:00cek kesehatan gratis juga digelar
00:18:02di SMPK Penabur Gading Serpong, Tangerang, Banten.
00:18:05Menteri Komunikasi dan Digital Mutia Hafid
00:18:07meninjau langsung cek kesehatan gratis di sana.
00:18:10Dan berikut wawancara rekan KW Hamzah Sibuan
00:18:13dengan MenkomDigi.
00:18:16Ya pembersa, kami baru saja melakukan
00:18:18pemantauan terkait dengan
00:18:19cek kesehatan gratis, kick off cek kesehatan gratis
00:18:22di salah satu sekolah yaitu SMPK
00:18:24Penabur Gading Serpong.
00:18:25Dan saat ini kami sudah bergabung bersama dengan
00:18:27Menteri Komunikasi Digital.
00:18:28Selamat pagi Ibu Mutia Hafid.
00:18:29Selamat pagi.
00:18:30Semangat.
00:18:30Baik Ibu, mungkin bisa dijelaskan tadi bagaimana
00:18:32Ibu memantau cek kesehatan gratis
00:18:34di SMPK Penabur Gading Serpong ini Ibu.
00:18:35Ya, ini kerja kolaboratif
00:18:37antara kementerian.
00:18:39Jadi kami juga kebetulan
00:18:40kementerian komunikasi.
00:18:42Jadi juga harus ikut
00:18:44menyampaikan program-program pemerintah
00:18:46dengan tepat gitu ya.
00:18:47Agar tidak salah kaprah satu
00:18:50dan juga atas nampak transparansi.
00:18:51Dan senang sekali hari ini kita melihat
00:18:53pelaksanaan di BPK Tangsel.
00:18:57Ini juga BPK Penabur
00:18:59cukup lancar
00:19:00dan anak-anaknya semuanya
00:19:01semangat gitu ya.
00:19:03Mulai dari yang tes
00:19:04apa tadi, tes gula darah,
00:19:06mata,
00:19:08lari, dan sebagainya.
00:19:10Dan saya senang sekali juga ada
00:19:12tes seperti ini untuk anak-anak.
00:19:14Karena kami juga di KOMDIG itu ingin lihat
00:19:16dan juga menyarankan
00:19:18misalnya tes mata nih.
00:19:19Kami dengar untuk
00:19:20gangguan kesehatan mata pada anak itu
00:19:22meningkat dengan kita banyak sekali
00:19:23menggunakan screen time gitu.
00:19:25Jadi ini juga sebagai pengingat
00:19:26tes kesehatan ini bisa
00:19:27mengingatkan orang tua
00:19:28untuk juga menjaga
00:19:29anak-anaknya dari
00:19:30kesehatan sejak dini gitu.
00:19:33Terima kasih banyak Ibu Mutihafit
00:19:34atas tanggapannya.
00:19:36Itu dia pemirsa.
00:19:37Memang tadi
00:19:38ada hubungan ya
00:19:39cek kesehatan gratis
00:19:40dengan dunia digital.
00:19:40Karena di dunia digital saat ini
00:19:42banyak anak-anak yang juga
00:19:43memang menggunakan gadget.
00:19:44Sehingga banyak juga
00:19:46masalah mata yang ditemukan.
00:19:47Ini dari Kabupaten Tanggerang,
00:19:49Hamzah Sibon,
00:19:49Jemijasin,
00:19:50INews melaporkan.
00:19:52Ratusan truk menuju
00:19:53pelabuhan Ketapang
00:19:54dengan tujuan Bali dan NTB
00:19:55terjebak bacet hingga
00:19:5620 km.
00:19:58Selengkap ya,
00:19:59usai jedan.
00:19:59Akibat korosleting listrik,
00:20:19kebakaran rumah terjadi
00:20:20di Cepaka Putih, Jakarta Pusat.
00:20:22Lokasi kebakaran yang berada
00:20:23di Gang Sempit
00:20:24sempat menyulitkan
00:20:25petugas pemadam kebakaran.
00:20:26Kebakaran api dengan cepat berbesar
00:20:37menghanguskan rumah dua lantai
00:20:39di Gang Cendana Cepaka Putih, Jakarta Pusat.
00:20:42Sejumlah warga berupaya
00:20:43membelamkan api
00:20:43dengan alat seadanya
00:20:44agar kebakaran tidak semakin berluas.
00:20:47Api diketahui pertama kali muncul
00:20:48dari atap rumah.
00:20:50Dalam waktu singkat,
00:20:51api membesar melumat
00:20:52seisi bangunan.
00:20:54Diduga kebakaran disebabkan
00:20:55hubungan arus pendek listrik
00:20:56dari lantai dua rumah.
00:20:58Lokasi kebakaran yang berada
00:20:58di Gang Sempit
00:20:59menyulitkan petugas pemadam kebakaran
00:21:01melakukan upaya pemadaman.
00:21:02Api baru padam setelah
00:21:03petugas mengerakkan 15 unit
00:21:05mobil damkar ke lokasi.
00:21:07Dari Jakarta,
00:21:08Rani Sanjaya News melaporkan.
00:21:12Meskita di Guyur Hujan,
00:21:14banjir kembali merendam
00:21:15permukiman di Kebun Pala, Jakarta Tibur
00:21:17dan Pejahatan Tibur, Jakarta Selatan.
00:21:20Banjir setinggi hampir 1 meter ini
00:21:22merupakan kiriman dari Bogor
00:21:23yang semalam di Guyur Hujan Deras.
00:21:31Air mulai merendam permukiman
00:21:33dimi hari tadi
00:21:33hingga sedalam 50 cm
00:21:35hingga 1 meter
00:21:36di kawasan Kebun Pala,
00:21:38Jatinegara, Jakarta Timur.
00:21:40Banjir ini merupakan kiriman
00:21:42usai kawasan Bogor
00:21:43di Guyur Hujan Deras tadi malam.
00:21:47Warga yang akan beraktifitas pun terganggu
00:21:49dan harus bersusah payah
00:21:50melewati banjir.
00:21:51Sedikitnya 3 RT
00:21:54terdampak banjir ini
00:21:55namun sudah mengantisipasinya
00:21:56karena adanya peringatan dini.
00:22:00Warga mengaku banjir
00:22:01sudah terjadi beberapa kali
00:22:02dalam sebulan terakhir
00:22:03karena kawasan ini
00:22:04memang menjadi titik langganan banjir.
00:22:10Banjir juga merendam permukiman warga
00:22:12di Pejahatan Tibur Pasar Minggu, Jakarta Selatan
00:22:15saat warga tengah beristirahat.
00:22:18Warga segera memindahkan motornya
00:22:19saat air mulai masuk permukiman.
00:22:22Sementara ketinggian air ini
00:22:23mencapai setengah meter
00:22:24dan total ada 5 RT terdampak banjir.
00:22:29Sebelumnya warga juga sudah diberi kabar
00:22:31datangnya banjir
00:22:32menyusul naiknya ketinggian air
00:22:33di pintu air Katulampa Bogor, Jawa Barat.
00:22:37Dari Jakarta,
00:22:38Tim Liputan Ay News melaporkan.
00:22:41Ratusan truk tujuan Bali dan Nusa Tenggara Barat
00:22:44terjebak bacet hingga 20 km
00:22:46di Jalan Raya Situbondo, Banyuwangi, Jawa Timur.
00:22:49Ini terjadi akibat ketersediaan kapal
00:22:52tidak sebanding dengan jumlah kedaraan
00:22:53yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk, Jemberana, Bali.
00:23:03Ratusan truk ekspedisi tujuan Bali dan Nusa Tenggara Barat
00:23:06terjebak macet di Jalan Raya Situbondo, Banyuwangi, Jawa Timur.
00:23:10Antrean mengular hingga 20 km.
00:23:12Penumpukan kendaraan truk ukuran besar tersebut
00:23:15dimulai dari area parkir Pelabuhan ASDP,
00:23:19Pelabuhan LCM,
00:23:20dan Pelabuhan Bulusan.
00:23:23Antrean ini terjadi akibat kedatangan kapal
00:23:25dari Pelabuhan Gilimanuk 5 jam sekali setiap jadwal.
00:23:29Hal tersebut terjadi karena ketersediaan kapal
00:23:31hanya sebanyak 9 armada
00:23:33untuk melayani bongkar muat di 5 dermaga.
00:23:37Sementara untuk murai kemacetan,
00:23:38kepolisian memprioritaskan kendaraan kecil
00:23:41terlebih dahulu untuk bisa melewati antrean.
00:23:44Apa yang terjadi di ASDP ini,
00:23:47imbasnya atau dampak kemacetan panjangnya
00:23:50itu bisa diurai.
00:23:53Khususnya terhadap kendaraan-kendaraan
00:23:56yang kecil, yang TS,
00:23:59yang kendaraan penumpang, bus,
00:24:01itu diprioritaskan.
00:24:03Termasuk kendaraan BBM dan gas,
00:24:06itu juga diprioritaskan.
00:24:08Selain penumpukan kendaraan di area parkir pelabuhan,
00:24:13antrean truk besar juga terjadi
00:24:15hingga mengular di jalan raya Situbondo
00:24:17menuju pelabuhan penyeberangan Ketapang
00:24:19sejauh 2 km.
00:24:21Buka tutup jalur lalu lintas
00:24:23diterapkan kepolisian untuk mengurai kemacetan
00:24:25menuju kebupaten Situbondo.
00:24:27Dari Banyuwangi, Jawa Timur,
00:24:30Eris Utomo, Anyus melaporkan.
00:24:33Untuk informasi terkini,
00:24:35kita telah terhubung dengan Eris Utomo
00:24:36di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
00:24:39Selamat siang.
00:24:40Eris, bagaimana situasi terkini di sana?
00:24:42Apakah antrean kendaraan truk masih terjadi?
00:24:44Ya, selamat siang.
00:24:47Iga saat ini memang masih terjadi
00:24:49antrean mengular di jalan raya Situbondo, Banyuwangi.
00:24:54Dan memang saat ini saya berada di salah satu kantong parkir pelabuhan
00:24:57di mana di sini menumpuk ratusan kendaraan
00:25:01atau truk yang akan mengantri
00:25:03dan mereka juga tidak tahu sampai kapan
00:25:06bisa masuk dalam pelabuhan
00:25:09yang akan bisa menyeberangkan daripada mereka.
00:25:12Dan ini saya perlihatkan
00:25:16antrean truk
00:25:19yang mengantri di kantong parkir di pelabuhan
00:25:24dan ini pembangun pelabuhan berurusan
00:25:26di mana memang ada kapal yang nantinya
00:25:29juga akan membawa mereka melayar ke
00:25:32Dermaga atau di pelabuhan Kilimando.
00:25:35Dan memang saat ini juga
00:25:37ada sejumlah supir yang beristirahat
00:25:42dan mereka juga menunggu bagaimana
00:25:44mereka akan dipanggil untuk mengantri di pelabuhan
00:25:48dan ini juga ada salah satu supir yang bisa kita ajak ke komunikasi
00:25:55dan mereka juga mengaku sudah lebih dari sepalam untuk bisa masuk di dalam pelabuhan ini.
00:26:03Bapak?
00:26:05Iya.
00:26:06Pak siapa Pak?
00:26:07Indra.
00:26:07Pak Indra ya. Pak Indra dari mana?
00:26:09Dari Malang.
00:26:10Dari Malang mau ke?
00:26:11Bali.
00:26:12Bapak sendiri dalam perjalanan ini mengalami gedala apa ini Pak?
00:26:16Dan jalan dari kemarin
00:26:18dan 6 sore sampai ke pelabuhan ini
00:26:23jam 4-10 tadi.
00:26:26Jadi begitu lama untuk bisa mengantri masuk di pelabuhan.
00:26:29Dan ini jam berapa kira-kira bisa dapat layanan atau penyeberangan?
00:26:33Ya ini masih belum tahu Pak.
00:26:35Layanannya masih
00:26:36Masih tidak apa-apa kira-kira.
00:26:39Demikian Reza, ini salah satu dari supir truk yang merasa juga harus menunggu
00:26:46setiap lama untuk bisa masuk ke antrian.
00:26:48Dan memang di pelabuhan dari pihak SDP sendiri sudah menyiapkan sebanyak 11 armada kapal
00:26:54namun yang dioperasikan sebanyak 9 kapal
00:26:57dengan percepatan resisi, percepatan pokokan kuat
00:26:59dan juga memang terjadi sistem untuk bisa membedakan
00:27:06dari kedaraan yang ton aslinya juga dibedakan itu 30 ton ke atas
00:27:12dan juga bisa lebih di situ.
00:27:14Demikian.
00:27:16Baik, terima kasih RS Utomo atas laporan Anda.
00:27:19Selamat siang dan selamat bertugas kembali.
00:27:22Dan biasa kita beralih ke informasi berikutnya.
00:27:24Seorang pelajar SMK di Tanjung Priuk, Jakarta Utara
00:27:26menjadi korban penyiraman air keras.
00:27:28Penyiraman air keras dilakukan oleh sekelompok pelajar SMK dari sekolah lain.
00:27:41Dalam rekaman CCTV, korban disiram dengan air keras oleh sekelompok pelajar
00:27:45di Jalan Sungai Bambu, Tanjung Priuk, Jakarta Utara.
00:27:49Korban pelajar SMK mengalami luka bakar di bagian wajah hingga leher.
00:27:54Akibat luka serius yang diderita,
00:27:56korban dilarikan ke rumah sakit Ciptau Mangunkusumo, Jakarta Pusat
00:28:00untuk mendapatkan perawatan.
00:28:02Polisi telah menangkap para pelajar termasuk sang eksekutor penyiraman.
00:28:07Selain pelaku, polisi juga menyita dua kendaraan roda dua
00:28:10yang digunakan saat peristiwa penyiraman.
00:28:13Dari hasil pemeriksaan, air keras yang digunakan untuk menyiram korban
00:28:17sengaja telah dipersiapkan oleh para pelaku.
00:28:21Para pelaku berencana melakukan tawuran dan mencari pelajar sebagai target serangan secara acak.
00:28:27Apa akan dengan korban?
00:28:32Pertama, pelaku-pelaku ini memenangkan penyiraman roda,
00:28:43kemudian pelanggan terjatuh,
00:28:48kemudian si pelaku langsung menjahatkan air keras.
00:28:52Saat ini polisi masih memeriksa secara intensif para pelaku,
00:28:57lantaran pelaku masih di bawah umur.
00:29:00Pemeriksaan mendapatkan pendampingan dari unit TPA Polres Jakarta Utara
00:29:04dan sementara untuk penahanan dilakukan di Bapas.
00:29:08Dari Jakarta, Sofian Firdaus, Ainews, melaporkan.
00:29:14Seorang siswi SD meninggal dunia,
00:29:16sementara sangguru luka-luka usai tertimpa dahan pohon patah di bangkalan Jawa Tibur.
00:29:22Sebuah dahan pohon terbesi patah menimpa sejumlah peserta jalan-jalan santai
00:29:36yang sedang beristirahat di halaman Pendopo Agung Bangkalan, Jawa Tibur.
00:29:41Akibat kecelakaan ini,
00:29:43seorang siswa dan guru SDN demangan satu luka-luka.
00:29:46Panitia dan warga mengevakuasi kedua korban ke RSUD Syarifah Ambami Rato Embuh Bangkalan
00:29:53dengan mobil pick-up dan diduga
00:29:55dahan pohon patah akibat dimakan usia.
00:29:58Di saat kita melakukan pengundian,
00:30:04yang bersangkutan ini sama gurunya itu kan lagi mendengarkan istirahat.
00:30:12Di pintu masuknya Pendopo.
00:30:18Depan kosopang di daerah itu.
00:30:23Kemudian ada pohon jatuh.
00:30:25Usai menjalani perawatan Yasinta Dewi,
00:30:29siswa kelas 5 SD akhirnya meninggal dunia karena patah di bagian leher.
00:30:34Sementara Rani Aulia,
00:30:36seorang guru SDN demangan satu mengalami luka-luka serta memar
00:30:39di beberapa bagian tubuhnya dan masih menjalani perawatan.
00:30:43Jenazah korban Yasinta Dewi pun langsung dibawa ke rumah duka
00:30:46yang akan dikembangkan di pemakaman setempat.
00:30:49Dari Bangkalan Jawa Timur, Taufik Carawi, AINews, melaporkan.
00:30:5580 RI, pesanan penjualan bendera bajak laut atau one piece
00:30:59beledak selengkap ya usai jeda.
00:31:01Pemirsa polisi horbati tanggapan keluarga diplomat muda Arya Darupangayunan
00:31:24yang meyakini Arya tidak mengakhiri hidupnya seorang diri.
00:31:28Polisi pun membuka pintu bila ada informasi atau temuan baru terkait kematian Arya.
00:31:38Indikasi meninggal tanpa keterlibatan pihak lain.
00:31:48Polda Metro Jaya menghormati respon keluarga diplomat Kementerian Luar Negeri
00:31:52Arya Darupangayunan terhadap penyelidikan kematian Arya.
00:31:55Keluarga Arya meyakini Arya tidak mengakhiri hidupnya seorang diri.
00:32:00Polisi menyebut, hasil pendidikan dipastikan tidak ada unsur pidana
00:32:03dan tidak ada keterlibatan pihak lain dalam kematian Arya.
00:32:07Namun polisi tetap membuka pintu bila ada temuan atau informasi baru
00:32:10terkait kematian diplomat muda itu.
00:32:11Kami menghormati apa yang menjadi, apa yang disampaikan oleh dari pihak keluarga ADP.
00:32:21Ya, silakan.
00:32:24Kemarin Bapak Direktur Hekimwinal Komo juga sudah menyampaikan
00:32:27bahwa hingga pada saat kemarin
00:32:34ya, sudah disimpulkan bahwa
00:32:37bukan merupakan suatu perkara tindak pidana
00:32:41belum menemukan usur tindak pidana
00:32:44ya, dan tidak ada keterlibatan orang lain dalam kejadian tersebut.
00:32:49Sebelumnya, polisi menyampaikan hasil pendidikan
00:32:52atas kematian Arya Daru Pengayunan
00:32:54yang ditemukan telus kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
00:32:59Polisi memastikan Arya meninggal dunia bukan karena aksi pembunuhan
00:33:02namun karena mati lemas akibat lilitan lakbat kuning di kepalanya.
00:33:07Dari Jakarta, Helmisa Jangbati, AYUS melaporkan.
00:33:14Kebakaran lahan di wilayah Palangkaraya, Kalimantan Tegah terus meningkat
00:33:18berdasarkan data dari BPBD Kota Palangkaraya
00:33:22tercatat 71 kejadian kebakaran lahan
00:33:25dengan total luas mencapai lebih dari 18 hektare.
00:33:34Musim kemarau disertai cuaca ekstrim
00:33:37menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan gambut
00:33:40di wilayah Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
00:33:42Data BPBD setempat mencatat sudah terdapat 71 kejadian kebakaran lahan
00:33:52yang tersebar di sejumlah kecamatan
00:33:54dengan total luas lahan yang terbakar mencapai lebih dari 18 hektare.
00:34:00Penyebab kebakaran diduga akibat faktor kelalaian dan kesengajaan.
00:34:03Memang paling banyak itu ada di kamatan Jekan.
00:34:08Jekan Raya apa ya?
00:34:09Ada juga di situ kejadian di situ.
00:34:11Berkait dengan kakibatannya memang
00:34:14api itu kan ditimpulkan itu karena faktor kelalaian manusia
00:34:20dan memang ada juga faktor kesengajaan
00:34:22yang dilakukan oleh pemilik lahan
00:34:25yang memang sengaja membersihkan lahan
00:34:27kemudian juga yang kering
00:34:28dan kemudian ada alam yang membatalkan.
00:34:30BPBD Kota Palangkaraya mengimbau warga
00:34:34untuk tidak membakar lahan selama musim kemarau
00:34:36karena dapat menimbulkan dampak kerusakan lingkungan
00:34:39serta mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat sekitar.
00:34:44Dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah,
00:34:45Adesata Anyus melaporkan.
00:34:50Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas
00:34:53bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih
00:34:55membahas kebakaran lahan dan hutan.
00:35:00Rapat digelar di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
00:35:09Presiden menyeroti data terbaru
00:35:11yang menunjukkan tren penurunan luas kebakaran hutan
00:35:14dan lahan secara konsisten dalam dua tahun terakhir.
00:35:18Sampai bulan Agustus 2025,
00:35:21total luas kebakaran menjadi 8.955 hektare.
00:35:26Namun Prabowo menegaskan penegakan hukum
00:35:29menjadi pilar penting dalam penanganan karhutlah.
00:35:32Jelang perayaan kemerdekaan RI muncul fenomena baru.
00:35:52Alih-alih mengibarkan bendera merah putih,
00:35:54warga justru mengibarkan bendera one piece.
00:35:57Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia menilai
00:36:00pengibaran bendera one piece sebagai bentuk kritik bagi pemerintah.
00:36:04Secara resmi saya luncurkan
00:36:06tema dan logo hari ulang tahun ke-80 Republik Indonesia.
00:36:15Jelang peringatan Hari Kemernikaan RI ke-80,
00:36:17Presiden Prabowo Subianto meluncurkan logo dan tema baru.
00:36:21Logo dengan angka 8 itu bermakna saling terhubung tanpa terputus.
00:36:25Tak lama, istana meminta seluruh rakyat Indonesia
00:36:27memasang bendera merah putih.
00:36:29Kibarkan merah putih di rumah, di sekolah,
00:36:34di kantor-kantor, ruang-ruang publik, dimanapun berada.
00:36:39Namun alih-alih bendera merah putih yang terpasang,
00:36:41justru bendera hitam yang berkibar.
00:36:44Bendera bergambar tengkorak bertopi jerami itu
00:36:46diambil dari anime populer berjudul One Piece.
00:36:48Bagi penggemarnya, One Piece memiliki makna yang dalam.
00:36:55Anime Jepang itu berbicara tentang keberanian,
00:36:58kebebasan, bahkan pemberontakan.
00:37:00Fenomena penggembaran bendera One Piece
00:37:01langsung memantik pemerintah dan anggota parlemen.
00:37:04Menko Polkambu Digunawan bahkan mengatakan
00:37:06aksi itu merupakan bentuk provokasi
00:37:08dan mencenderai simbol negara.
00:37:13Sementara itu, Submi Dasko Ahmad,
00:37:15wakil ketua DPR RI, bahkan mengatakan
00:37:16pemasangan bendera One Piece
00:37:18dapat memecah belah bangsa.
00:37:20Mana ada ditutupnya?
00:37:22Memang ada upaya-upaya
00:37:23yang namanya untuk memecah belah
00:37:25persatuan dan kesatuan bangsa.
00:37:29Di bawah saya, kepada seluruh anak bangsa,
00:37:31mari kita bersatu,
00:37:32justru kita harus bersama lawan awan seperti itu.
00:37:36Setali tiga uang,
00:37:37anggota Komisi 3 DPR Firman Subiagyo
00:37:39bahkan meminta pelaku pemasangan bendera One Piece
00:37:41harus ditindak tegas.
00:37:42Kepada para pendekat hukum,
00:37:44tidaknya atribut-atribut
00:37:48yang ada motivasi-motivasi tertu,
00:37:51itu harus ada larangan.
00:37:53Pandangan berbeda disampaikan
00:37:54Wamendagri Bima Arya Sugiyarto.
00:37:56Bima menilai pemasangan bendera One Piece
00:37:58berpakaan bentuk ekspresi
00:37:59dan kreatifitas warga.
00:38:02Sementara itu,
00:38:03Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia
00:38:04atau YLBHI menilai
00:38:06pengibahan bendera One Piece
00:38:07tidak dipandang sebagai ancaman
00:38:08atau pemberontakan,
00:38:10melainkan bentuk kritik bagi pemerintah.
00:38:12Jadi harus dipandang inilah kritik
00:38:14kepada pemerintah,
00:38:16kepada DPR,
00:38:17kepada kekuasaan kehakiman
00:38:18bahwa mereka tidak lagi menjadi aktor
00:38:21yang mendistribusikan keadilan.
00:38:23Ini adalah bentuk cinta mereka,
00:38:25bentuk semangat rakit
00:38:26untuk berpartisipasi secara demokrasi.
00:38:28Makanya harus dihargai,
00:38:30bukan dianggap sebagai sebuah
00:38:31pemberontakan atau makar.
00:38:32Fenomena bendera One Piece
00:38:36hampir sama dengan
00:38:37fenomena garuda hitam
00:38:38dan garuda biru.
00:38:39Lewat cara itu,
00:38:40masyarakat tidak hanya berkreasi,
00:38:41tetapi juga menyampaikan
00:38:42aspirasi dan kritik kepada pemerintah.
00:38:45Tim Liputan AINUS melaporkan.
00:38:48Menteri Hak Asasi Manusia,
00:38:49Natalius Pigai,
00:38:50menyatakan negara bisa
00:38:51belarang pengibahan bendera One Piece
00:38:53lantaran dianggap
00:38:55melanggar hukum
00:38:56sekaligus sebagai bentuk makar.
00:38:58Menteri Ham Natalius Pigai
00:39:05di akun X-nya
00:39:06menyoroti maraknya
00:39:07pengibaran bendera One Piece.
00:39:10Menurutnya,
00:39:10mengibarkan bendera One Piece
00:39:12sejajar dengan bendera Merah Putih
00:39:14di hari besar proklamasi
00:39:16kemerdekaan RI
00:39:17dan bisa dianggap
00:39:18melanggar hukum,
00:39:20yakni sebagai bentuk makar
00:39:22dan bisa dilarang dengan tegas.
00:39:25Lebih lanjut,
00:39:25menurut Pigai,
00:39:26pelarangan pengibaran
00:39:27bendera One Piece
00:39:28adalah upaya.
00:39:30Pentingnya menjaga
00:39:30simbol-simbol nasional
00:39:32sebagai wujud penghormatan
00:39:33terhadap negara.
00:39:41Sementara itu,
00:39:42pemerintah meminta
00:39:43rakyat Indonesia
00:39:44untuk mengibarkan
00:39:45bendera Merah Putih.
00:39:47Pasalnya,
00:39:47pengibaran bendera One Piece
00:39:49dinilai bisa menimbulkan
00:39:50kesalahpahaman.
00:39:52Kita fokuskan
00:39:54ke depan ini
00:39:55kita merayakan
00:39:56Indonesia.
00:39:57Indonesia Merdeka.
00:39:59Jadi harus
00:40:00bendera kita lah
00:40:01yang utama.
00:40:02Jangan sampai nanti
00:40:03ada salah persepsi
00:40:05yang namanya
00:40:07kita merayakan
00:40:09Indonesia Merdeka,
00:40:10nanti orang bisa
00:40:11salah paham,
00:40:11tidak semuanya
00:40:12memahami.
00:40:13Jadi saya pikir
00:40:14harus bijak lah.
00:40:15Jadi sebaiknya
00:40:16kita
00:40:16mengedepankan
00:40:18pemasangan
00:40:19atribut
00:40:20Merah Putih.
00:40:21mau suka
00:40:22atau tidak
00:40:22suka dengan
00:40:23pemerintah
00:40:23itu hak.
00:40:26Keduanya
00:40:27pilihan yang sah
00:40:28di Republik ini.
00:40:30Tapi
00:40:30bendera Merah Putih
00:40:31itu bukan pilihan.
00:40:33Dia
00:40:34kenisayaan.
00:40:35Bendera Merah Putih
00:40:36tidak boleh diganti
00:40:37dengan yang lain.
00:40:38Di balik polemik
00:40:40pengibaran bendera
00:40:41Jolly Roger
00:40:41dari serial One Piece
00:40:43ada berkah
00:40:43bagi para pelaku
00:40:44usaha konvensi.
00:40:46Jelang hut RI
00:40:47omset penjualan
00:40:48bendera bajak laut
00:40:48tersebut
00:40:49melonjak
00:40:50hingga
00:40:50300%.
00:40:52Fenomena pengibaran
00:40:59bendera One Piece
00:41:00jelang hut
00:41:01kemerdekaan
00:41:01Republik Indonesia
00:41:02membawa berkah
00:41:03tersendiri
00:41:03bagi para
00:41:04pengusaha konveksi.
00:41:08Salah satunya
00:41:09adalah bagi
00:41:09Dendy Christanto
00:41:11seorang pengusaha
00:41:12konveksi
00:41:12asal Dusun Pundung
00:41:14Rejo
00:41:14Kabupaten Karanganyar
00:41:15Jawa Tengah.
00:41:17Akhir Juli lalu
00:41:18ia kebanjiran
00:41:19pesanan
00:41:19bendera Jolly Roger.
00:41:22Tidak tanggung-tanggung
00:41:24pesanan yang datang
00:41:26padanya berasal
00:41:27dari hampir
00:41:27seluruh wilayah
00:41:28di Indonesia.
00:41:30Bahkan
00:41:30adanya
00:41:31fenomena pengibaran
00:41:32bendera One Piece
00:41:32membuat
00:41:33omset penjualan
00:41:34naik
00:41:34200 hingga
00:41:36300%.
00:41:37Kalau permintaan
00:41:40sudah dari lama
00:41:41yang banyak kita
00:41:43produksi
00:41:43sudah ada permintaan
00:41:45cuman
00:41:45kalau meledak
00:41:47baru di
00:41:47bulan Juli.
00:41:50Sudah ada
00:41:50ribuan bendera One Piece
00:41:51siang dipesan
00:41:52dengan berbagai
00:41:53ukuran.
00:41:54Banyaknya permintaan
00:41:55pelanggan
00:41:55membuat
00:41:56Dendi menggandeng
00:41:57penjahit dan
00:41:58UMKM lokal
00:41:59untuk mengerjakan
00:42:00pesanan.
00:42:02Dari Karanganyar,
00:42:02Jawa Tengah,
00:42:03Khali Mahfur,
00:42:04Ainews melaporkan.
00:42:09Dan pemirsa
00:42:10selanjutnya
00:42:10Ainews siang
00:42:11akan dibawakan
00:42:12oleh rekan
00:42:12Desvita Bionda.
00:42:14Selamat siang
00:42:14Desvita,
00:42:15ada informasi apa
00:42:16di segmen berikutnya?
00:42:17Iya,
00:42:17halo selamat siang
00:42:18Reza dan juga
00:42:19pemirsa
00:42:19di Ainews siang
00:42:20selanjutnya
00:42:20akan ada
00:42:21informasi terkait
00:42:22modus pakai
00:42:23tas mewah
00:42:23emak-emak
00:42:24curi perhiasan
00:42:25berlian
00:42:25di Mall
00:42:26Kelapa Gading
00:42:26Jakarta Utara.
00:42:28Informasi selengkapnya
00:42:29sesaat lagi
00:42:30saya jadwal berikut.
00:42:51Anda masih di Ainews siang
00:42:53bersama saya
00:42:53Desvita Bionda.
00:42:54Pemirsa ratusan warga
00:42:56yang sebagian besar
00:42:57makmak di
00:42:58Lamongan Jawa Timur
00:42:59menjadi korban penipuan
00:43:01Arisan Bodong.
00:43:02Total kerugian korban
00:43:0320 miliar rupiah.
00:43:13Puluhan ibu-ibu
00:43:15mendatangi
00:43:15Polres Lamongan
00:43:16untuk melaporkan
00:43:17Arisan Bodong
00:43:17yang diduga
00:43:18dilakukan oleh
00:43:19seorang wanita
00:43:19bernama Elda
00:43:20warga desa
00:43:21Sugian
00:43:22kecamatan
00:43:22Solokuro.
00:43:24Diduga
00:43:25wanita tersebut
00:43:25membawa kabur
00:43:26uang puluhan miliar rupiah.
00:43:27Para korban
00:43:29terdiri dari
00:43:29berbagai profesi
00:43:30mulai dari
00:43:31ibu rumah tangga
00:43:32nelayan
00:43:32TKI
00:43:33hingga dokter.
00:43:35Salah satu korban
00:43:36bernama Azam
00:43:3629 tahun
00:43:37yang berprofesi
00:43:38sebagai dokter
00:43:39mengatakan dirinya
00:43:40mengalami kerugian
00:43:41hingga mencapai
00:43:412,5 miliar rupiah.
00:43:44Sementara
00:43:45puluhan korban lain
00:43:46menerita kerugian
00:43:47bervariasi
00:43:47mulai dari
00:43:48jutaan
00:43:48hingga ratusan
00:43:49juta rupiah.
00:43:51Para korban
00:43:51tertarik dengan
00:43:52iming-iming
00:43:52keuntungan besar.
00:43:54Namun
00:43:54setelah berjalan
00:43:55tiga tahun
00:43:55pelaku mulai
00:43:56melakukan kecurangan
00:43:57dengan menjual
00:43:58arisan fiktif.
00:44:00Kuasa hukum
00:44:01mengatakan
00:44:01jumlah korban
00:44:02yang melapor
00:44:03sebanyak 144 orang
00:44:04dengan kerugian
00:44:05sementara
00:44:06mencapai
00:44:06total
00:44:0620 miliar rupiah.
00:44:08diiming-iming
00:44:17diiming-iming
00:44:18diiming-iming
00:44:21mereka menawarkan
00:44:25mereka menawarkan
00:44:26arisan itu
00:44:27jumlahnya
00:44:28misalkan
00:44:285 juta
00:44:30dapat
00:44:307 juta
00:44:31dengan jangka
00:44:32waktu keputusan
00:44:32seperti itu.
00:44:34Bahkan
00:44:34ada juga
00:44:34yang mereka
00:44:35menangkaikan
00:44:36ada yang meninggal
00:44:38bahwa orang ini
00:44:39meninggal
00:44:39menawarkan
00:44:40arisannya
00:44:41ternyata
00:44:41orangnya masih cukup.
00:44:43Ada juga
00:44:43dengan gali
00:44:44bahwa ini
00:44:45butuh uang
00:44:46karena mau nikah.
00:44:47Ternyata
00:44:47mereka memakai
00:44:48bibit orang lain
00:44:49tetapi
00:44:49nomor-nomornya
00:44:50korban diperkirakan
00:44:55masih akan
00:44:56terus bertambah
00:44:57karena pelaku
00:44:57beraksi juga
00:44:58di luar wilayah
00:44:59Lamongan.
00:45:00Dari Lamongan,
00:45:02Jawa Timur
00:45:02Abdul Wahid
00:45:03I News
00:45:03maforkan.
00:45:07Penampilan mewah
00:45:08terkadang
00:45:09bisa menipu.
00:45:10Bergaya elit
00:45:11sambil menenteng
00:45:12tas mewah
00:45:12seorang wanita
00:45:14mencuri kalung emas
00:45:15dan berlian
00:45:15di toko perhiasan
00:45:16di Mall Kelapa Gading
00:45:18Jakarta Utara.
00:45:20Inilah aksi
00:45:26pencurian
00:45:27yang dilakukan
00:45:27seorang wanita
00:45:28di toko perhiasan
00:45:29di sebuah mall
00:45:30di Kelapa Gading
00:45:31Jakarta Utara.
00:45:33Tak ada yang menyangka
00:45:34wanita ini
00:45:34merupakan seorang pencuri.
00:45:36Dengan gaya yang parlente,
00:45:38pelaku datang ke toko
00:45:38sambil menenteng tas mewah.
00:45:41Namun,
00:45:41pelaku tertangkap
00:45:42kamera pemantau
00:45:43mengambil perhiasan
00:45:44emas dan berlian
00:45:45untuk kemudian
00:45:46disembunyikan di baju.
00:45:48Dan untuk
00:45:48mengalihkan perhatian
00:45:49karyawan toko,
00:45:50pelaku melihat-lihat
00:45:51perhiasan di Talase.
00:45:53Karyawan toko
00:45:54baru menyadari
00:45:54ada perhiasan
00:45:55yang hilang
00:45:55setelah pelaku
00:45:56tinggalkan lokasi.
00:46:00Pelaku ditangkap
00:46:01dengan barang bukti
00:46:01perhiasan hasil curian,
00:46:03pakaian,
00:46:04dan juga tas mewah
00:46:04yang digunakan pelaku
00:46:06saat melakukan
00:46:06pencurian
00:46:07di toko perhiasan.
00:46:08kemudian dari hasil
00:46:11penelusuran yang kami
00:46:13lakukan
00:46:13juga berdasarkan
00:46:15dari rekaman CCTV
00:46:16yang kami peroleh,
00:46:17kemudian kami bisa
00:46:18mengubah
00:46:18pengasih pelaku.
00:46:20Dan pada hari Jumat,
00:46:21tanggal 1 Agustus
00:46:222025,
00:46:24pelaku telah
00:46:25berhasil kami
00:46:26memankan.
00:46:28Dan juga beberapa
00:46:28perang bukti
00:46:29terkait dengan
00:46:30perkara tersebut
00:46:31juga sudah
00:46:31kami sita,
00:46:33baik pakaian
00:46:34yang digunakan
00:46:35oleh pelaku
00:46:36pada saat itu,
00:46:36ada juga tas yang digunakan,
00:46:39handphone,
00:46:39dan juga
00:46:40barang bukti
00:46:41berupa
00:46:42talung dan leontin
00:46:43juga sudah kami amarkan.
00:46:45Pelaku kini
00:46:46jalani pemeriksaan
00:46:47di Polsekla,
00:46:48Pagading, Jakarta Utara.
00:46:50Dari Jakarta,
00:46:51Sofian Firdaus,
00:46:53INews,
00:46:53melaporkan.
00:46:57Pemirsa waspadalah,
00:46:59saat ini perhiasan
00:47:00yang Anda gunakan
00:47:01bisa dioplos.
00:47:03Polisi baru-baru ini
00:47:04bergerebek
00:47:04toko perhiasan emas
00:47:05yang ternyata
00:47:06dioplos dengan perak.
00:47:15Saat mengerbekan,
00:47:16Kepulisan Megal Seriau
00:47:17menyaksikan langsung
00:47:18pembuatan perhiasan
00:47:19yang dioplos dengan perak.
00:47:21Polisi mencinta
00:47:21barang bukti
00:47:22lebih dari
00:47:221,8 kg
00:47:23emas oplosan,
00:47:25cairan kimia,
00:47:26alat sepuh,
00:47:27buku faktur penjualan,
00:47:28serta uang tunai
00:47:28dari hasil penjualan
00:47:29emas oplosan.
00:47:31Alhasil,
00:47:32seorang pemilik toko
00:47:33saat ini diamankan
00:47:33dan ditapkan
00:47:34sebagai tersangka.
00:47:35Pelaku diketahui
00:47:36telah berakses
00:47:37sejak 2021.
00:47:40Kasus berhasil
00:47:40diungkap
00:47:41karena seorang warga
00:47:42merasa tertipu
00:47:42selama membeli
00:47:43dua gelang emas
00:47:44yang ternyata
00:47:44tidak mengandung
00:47:45kadar emas murni.
00:47:46korban merasa curiga
00:47:49dengan keaslian
00:47:50gelang emas tersebut.
00:47:54Karena pada saat
00:47:55membuat faktur
00:47:56pembelian pelaku
00:47:58tidak menuliskan
00:47:59kadar emas
00:48:00dari gelang tersebut.
00:48:03Dan karena tidak ada
00:48:04menuliskan kadar emas tersebut,
00:48:05korban menaruh
00:48:06rasa curiga.
00:48:08Dan selanjutnya,
00:48:09korban melakukan
00:48:09pengecekan terhadap
00:48:11barang yang sudah
00:48:12dibeli tersebut.
00:48:13dan ternyata memang
00:48:16ditemukan bahwa
00:48:17dari hasil itu
00:48:19gelang tersebut
00:48:20bukan
00:48:21berupa emas.
00:48:23Akan tetapi adalah
00:48:23kerat yang disepuh
00:48:25dengan emas
00:48:26jadi seolah-olah
00:48:26terlihat
00:48:27saat didagangkan
00:48:29itu terlihat
00:48:30seolah-olah
00:48:30emas 22 kerat.
00:48:32Akan tetapi
00:48:33bersangka
00:48:37tetap melakukan
00:48:40aktivitas
00:48:40jadinya tersebut.
00:48:43Saat ini
00:48:434 korban melapor
00:48:44dan jumlah yang diperkirakan
00:48:46akan terus bertambah.
00:48:47Pemilik tokoh pun
00:48:48dijerat pasal
00:48:49tentang pemalsuan
00:48:49dan penipuan
00:48:50dengan 6 tahun penjara.
00:48:53Dari Bengkales, Riau
00:48:54Indrius Rizal
00:48:55AYUS melaporkan.
00:48:56Informasi lainnya
00:49:00Pemirsa
00:49:01Apa jadinya
00:49:02jika di atas
00:49:03pelafon rumah Anda
00:49:04bersembunyi
00:49:05seekor ular sanca?
00:49:06Di Cengkaring, Jakarta Barat
00:49:08warga dihebohkan
00:49:09dengan temuan
00:49:09ular sanca
00:49:10sepanjang 6 meter
00:49:11di pelafon rumah.
00:49:13Tim pemadam kebakaran
00:49:26berupaya mengevokasi
00:49:27ular yang bersembunyi
00:49:28di pelafon rumah warga
00:49:29di Jalan Duriko
00:49:29Sambi, Cengkaring, Jakarta Barat.
00:49:31Untuk meluarkan ular
00:49:32petugas membobol pelafon.
00:49:34Namun ular itu
00:49:35berusaha kabur
00:49:36dengan menjatuhkan diri.
00:49:37Ia pun terus melawan
00:49:38saat hendak ditangkap tugas.
00:49:40Petugas dibantu warga
00:49:43akhirnya bisa menangkap
00:49:44binatang melata ini
00:49:4515 menit kemudian.
00:49:47Berselang 15 menit
00:49:48ular dengan ukuran panjang
00:49:496 meter ini
00:49:50berhasil di evakuasi
00:49:51dimasukkan ke dalam
00:49:52kantong hitam besar.
00:49:53Anak
00:49:54dari bobot
00:49:55yang kita evakuasi ini
00:49:57menurut saya nih
00:49:58selama saya
00:49:59berpigasi pemadam
00:50:00itu udah cukup besar.
00:50:03Paling besar lah
00:50:04selama saya
00:50:04bertugas pemadam
00:50:05selama 8 tahun ini
00:50:06paling besar
00:50:08yang pernah saya evakuasi
00:50:09selama ini
00:50:10Setelah ditangkap
00:50:13luar sancai
00:50:14sepanjang 6 meter ini
00:50:15akan diserahkan
00:50:16ke Badan Konservasi
00:50:17Sumber Daya Alam
00:50:17untuk dilepasliarkan
00:50:18kehabitatnya.
00:50:20Dari Jakarta
00:50:21Miftah Hulgani
00:50:22Anyus melaporkan.
00:50:26Hendak di relokasi
00:50:28Pemprov
00:50:28pedagang tetap bertahan
00:50:29di Pasar Barito
00:50:30Jakarta Selatan.
00:50:32Informasi selengkapnya
00:50:33usai jeda tetap
00:50:34di Anyus siang.
00:50:39Anda kembali di Anyus siang
00:50:54Pemirsa Pemprov Jakarta
00:50:55akan merelokasi
00:50:56pedagang Pasar
00:50:57Hewan Barito
00:50:58Jakarta Selatan.
00:51:00Relokasi dilakukan
00:51:01karena Pemprov
00:51:01akan menggabungkan
00:51:03tiga taman
00:51:03yakni Taman Langsat,
00:51:05Taman Barito,
00:51:06dan Taman Leuser.
00:51:06Sejumlah pedagang
00:51:11di Jalan Barito
00:51:11Jakarta Selatan
00:51:12memilih bertahan
00:51:13jelang relokasi
00:51:14yang akan dilaksanakan.
00:51:17Alasannya
00:51:17mereka menyatakan
00:51:19belum ada surat resmi
00:51:20terkait regulasi
00:51:22tersebut.
00:51:23Selain pedagang burung
00:51:24terdapat juga
00:51:25pedagang buah
00:51:26dan aneka
00:51:27raga makanan
00:51:28yang masih
00:51:28menjajakan
00:51:29dagangannya.
00:51:31Mereka memilih
00:51:32untuk tidak
00:51:32mengosongkan
00:51:33kiosknya.
00:51:35Relokasi
00:51:35pedagang burung
00:51:36di Jalan Barito
00:51:37dilakukan
00:51:37lantaran adanya
00:51:39proyek penggabungan
00:51:40Taman Ayodhya,
00:51:41Taman Langsat,
00:51:42dan Taman Leuser.
00:51:44Taman tersebut
00:51:45membutuhkan
00:51:46area yang bersih
00:51:47dari aktivitas
00:51:48jual-beli.
00:51:55Dan untuk
00:51:56informasi terkini
00:51:57kita sudah bergabung
00:51:58dengan Jen Cahyani
00:51:59di Pasar Barito
00:52:00Jakarta Selatan.
00:52:02Ya Jen
00:52:03apakah
00:52:03pedagang di Pasar
00:52:05Barito setuju
00:52:06dengan adanya
00:52:07relokasi ini
00:52:08Jen?
00:52:13Ya baik
00:52:14Desvita dan juga
00:52:15pemirsa.
00:52:16Kalau tadi kami
00:52:16sempat tanyakan
00:52:17kepada sejumlah
00:52:18pedagang yang ada
00:52:19di sini memang
00:52:20mereka sebagian
00:52:20besar menolak
00:52:22adanya
00:52:22relokasi
00:52:23lokasi pedagang
00:52:25mereka di sini
00:52:25ke daerah
00:52:27Lenteng Agung.
00:52:28Nah ini yang utama
00:52:29alasannya
00:52:29karena
00:52:30setelah mereka
00:52:31para pedagang ini
00:52:32melakukan
00:52:33survei di lokasi
00:52:34baru yang ada
00:52:35di Lenteng Agung
00:52:36ternyata di sana
00:52:36belum ada
00:52:37bangunan yang dibangun
00:52:39untuk lokasi
00:52:40mereka berjualan.
00:52:41Nah ini yang menjadi
00:52:42yang utama
00:52:43alasan utamanya
00:52:44mereka tidak
00:52:45mau direlokasi
00:52:46sekarang.
00:52:46Jadi sampai saat ini
00:52:48belum ada
00:52:48kesepakatan
00:52:49antara para pedagang
00:52:50atau para guyuban
00:52:51pedagang
00:52:51di Jalan Barito
00:52:53ini dengan
00:52:54Pemprov Jakarta.
00:52:55Nah Desvita dan juga
00:52:56pemirsa
00:52:56saya akan ajak
00:52:57Anda
00:52:58untuk melihat
00:52:59ini dia aktivitas
00:53:00para pedagang
00:53:02yang ada di sini
00:53:03yang sampai saat ini
00:53:05masih berjualan
00:53:06masih melakukan
00:53:06aktivitas jual beli
00:53:07karena hingga saat ini
00:53:09memang belum ada
00:53:10belum ada perintah
00:53:12untuk mengosongkan
00:53:14lokasi mereka
00:53:15berjualan.
00:53:16Nah untuk mengetahui
00:53:17lebih lanjut
00:53:17saya akan tanyakan
00:53:18kepada salah satu
00:53:19pedagang yang ada di sini.
00:53:21Ibu selamat siang Bu
00:53:22boleh minta waktunya
00:53:23sebentar.
00:53:24Nah saya
00:53:25mau
00:53:26ngobrol sedikit
00:53:27Ibu sebagai pedagang
00:53:28di sini ya Bu ya.
00:53:28Ibu dengan
00:53:29Ibu siapa?
00:53:30Ibu Dewi
00:53:30Saya mau tanya
00:53:33tanggapannya
00:53:33ini kan mau
00:53:34ada relokasi
00:53:35ini kabarnya
00:53:36nanti terakhir
00:53:37hari Jumat
00:53:38mau dikosongkan
00:53:40seperti itu Bu
00:53:40itu bagaimana sih
00:53:41tanggapan dari
00:53:42para pedagang?
00:53:43Tanggapan
00:53:44pedagang semua
00:53:45mohon sangat
00:53:46saya masih tetap
00:53:47berdiri di sini.
00:53:49Berarti
00:53:49artinya ini
00:53:50menolak
00:53:51adanya relokasi
00:53:52atau
00:53:52membutuhkan
00:53:54solusi lagi?
00:53:55menolak
00:53:56si tidak
00:53:57karena harus
00:53:58bagaimana ya
00:53:59katanya
00:54:00mau relokasi
00:54:01tapi tempatnya
00:54:02nggak ada.
00:54:04Jadi
00:54:04Ibu sama
00:54:05pedagang lain
00:54:05memang sudah
00:54:06survei ke sana
00:54:07tapi belum ada
00:54:08tempatnya ya?
00:54:08Belum bener
00:54:09itu belum ada
00:54:10tempatnya.
00:54:11Nah ini kemarin
00:54:12katanya ada
00:54:13sudah ada surat
00:54:14yang turun
00:54:15untuk ditanda tangan
00:54:16ini surat apa Bu?
00:54:17Apakah surat itu
00:54:18resmi?
00:54:18kemarin surat
00:54:20kayaknya
00:54:21nggak resmi itu.
00:54:23Belum tanda tangan juga?
00:54:25Belum.
00:54:26Kalau dari
00:54:28para pedagang di sini
00:54:29mungkin harapannya
00:54:30seperti apa sih
00:54:31kepada Pemprov Jakarta
00:54:32sendiri?
00:54:33Ya
00:54:33mohon sangat aja
00:54:34kalau memang
00:54:35direlokasi
00:54:36sebetulnya kan
00:54:37harus ada tempatnya
00:54:38yang layak
00:54:39itu.
00:54:40Ternyata
00:54:40mau dipindahkan
00:54:41ke Lenteng Agung pun
00:54:42juga
00:54:42belum ada tempatnya.
00:54:44Terus
00:54:45yang jualan-jualan
00:54:46seperti hewan
00:54:47makanan itu
00:54:48mau ditaruh di mana
00:54:49kan seperti itu.
00:54:50Oke baik
00:54:50jadi itu harapannya ya.
00:54:51Ibu terima kasih banyak ya
00:54:52Ibu Dewi.
00:54:53Nah itu dia
00:54:54Desvita dan juga
00:54:54pemirsa harapan
00:54:55dari para pedagang
00:54:56di sini yang
00:54:57tentu saja
00:54:58agar segera
00:54:59mendapat kepastian
00:55:00seperti apa
00:55:00kesepakatan
00:55:01melakukan relokasi ini
00:55:03dari Jalan Barito
00:55:05ke Lenteng Agung
00:55:06karena sampai saat ini
00:55:07belum dibangun
00:55:08tempatnya
00:55:08untuk pengganti
00:55:10lokasi mereka
00:55:11berdagang.
00:55:11Sementara itu
00:55:12Desvita.
00:55:14Baik
00:55:14terima kasih
00:55:15Jen Cahyani
00:55:16yang melaporkan langsung
00:55:17dari
00:55:17kawasan Pasar Barito
00:55:18Jakarta Selatan
00:55:19dan selamat bertugas
00:55:20kembali
00:55:20Jen.
00:55:23Pemirsa
00:55:23Partai Perindo
00:55:25membuka ruang
00:55:26kolaborasi
00:55:27bersama pemerintah
00:55:28daerah
00:55:28guna mendorong
00:55:29percepatan
00:55:30pembangunan
00:55:30dan pemerataan
00:55:31ekonomi nasional.
00:55:33Kali ini
00:55:33kolaborasi dilakukan
00:55:34bersama pemerintah
00:55:36Kabupaten Halmahera Selatan
00:55:37yang memiliki potensi
00:55:39di sektor maritim
00:55:40dan pariwisata.
00:55:41Ketua Umum DPP
00:55:46Partai Perindo
00:55:47Anjela Tanu Sudibyo
00:55:48yang didampingi
00:55:49jajaran pengurus
00:55:50Partai Perindo
00:55:51menerima silaturahmi
00:55:52politik Bupati
00:55:53Halmahera Selatan
00:55:54Hasan Ali Basam
00:55:55Kasuba
00:55:55di Jakarta.
00:55:57Dalam pertemuan ini
00:55:58turut membahas
00:55:59berbagai potensi strategis
00:56:00seperti
00:56:01mempercepat
00:56:01pembangunan
00:56:02dan pemerataan
00:56:03ekonomi daerah
00:56:04khususnya pada
00:56:05sektor maritim
00:56:06pariwisata
00:56:06dan investasi
00:56:07di Halmahera Selatan.
00:56:09Hasan Ali Basam
00:56:10Kasuba
00:56:10menilai hal ini
00:56:11menjadi momentum penting
00:56:12bagi pemerintah
00:56:13Kabupaten Halmahera Selatan
00:56:14dan Partai Perindo
00:56:15untuk bergerak
00:56:16bersama-sama
00:56:17membangun bangsa.
00:56:20Membangun kolaborasi
00:56:21Perindo
00:56:22khususnya
00:56:22dengan
00:56:23pemerintah daerah
00:56:24yang bersama-sama
00:56:25bagaimana
00:56:25kemudian memikirkan
00:56:26pembangunan yang ada
00:56:27di Kabupaten Halmahera Selatan
00:56:28di depan.
00:56:29Partai Perindo
00:56:30yang dikenal
00:56:31dengan partai kita
00:56:31menilai silaturahmi
00:56:32ini memperkuat
00:56:33arah komunikasi
00:56:34dan kolaborasi
00:56:35antar partai politik
00:56:36dengan pemerintah daerah
00:56:37sekaligus
00:56:38mempertegas
00:56:39komitmen
00:56:39mendukungan dalam
00:56:40menjalankan
00:56:41kebijakan
00:56:41pro-rakyat.
00:56:42Ini caranya
00:56:43memang akan
00:56:44terkacau
00:56:45bagaimana
00:56:45mendukung pemerintah
00:56:47di Kabupaten Halmahera Selatan
00:56:48Kemudian yang kedua
00:56:49ada beberapa hal
00:56:50yang
00:56:51terkadang investasi
00:56:52di daerah sana
00:56:53sumber daya
00:56:54yang memang
00:56:54orang-orang bisa disampaikan
00:56:56ke anunsi
00:56:57Kita ingin mendorong
00:56:58dan mendukung
00:56:59segala bentuk
00:57:00pembangunan
00:57:01di Indonesia
00:57:01karena
00:57:02di LKD selesai
00:57:04sekarang
00:57:05sudah saatnya
00:57:05kita semua
00:57:06kolaborasi
00:57:07untuk membangun.
00:57:07Melalui para kadernya
00:57:09partai yang dipimpin
00:57:10Anjila Tanusudibio ini
00:57:11akan terus konsisten
00:57:12mengawalki
00:57:13kinerja pemerintah
00:57:14dalam menyejahterakan
00:57:15masyarakat secara maksimal
00:57:16Tim Liputan Ainews melaporkan
00:57:19Dukung kemerdekaan
00:57:22Palestina
00:57:23ratusan ribu pengunjuk
00:57:24kerasa di Australia
00:57:25turun ke jalan
00:57:27sesaat lagi
00:57:28usai cedah
00:57:28tetap di Ainewsia
00:57:29Terima kasih
00:57:47Anda masih bersama
00:57:47Anyu Siang
00:57:48pemirsa PBB
00:57:49dan Bulan Sabit Merah
00:57:50Palestina
00:57:51mengirimkan
00:57:51truk bantuan
00:57:52kemanusiaan
00:57:53ke Gaza
00:57:53melalui perbatasan
00:57:54Rafah
00:57:55yang dikuasai
00:57:56Mesir
00:57:56Konvoi truk bantuan
00:58:01membawa 5.000 ton
00:58:02makanan
00:58:03obat-obatan
00:58:04peralatan medis
00:58:05dan produk kebersihan
00:58:06Selain itu
00:58:07truk bantuan
00:58:08Zad El Eza ini
00:58:09juga membawa
00:58:10107 ton
00:58:11bahan bakar
00:58:12untuk masyarakat Gaza
00:58:13Ratusan ribu liter
00:58:15bahan bakar ini
00:58:16diperlukan
00:58:16untuk memasuk listrik
00:58:18ke fasilitas-fasilitas
00:58:19penting
00:58:20seperti rumah sakit
00:58:21dan fasilitas pendidikan
00:58:23Dukung kemerdekaan
00:58:28Palestina
00:58:29ratusan ribu
00:58:29pengunjuk rasa
00:58:30di Australia
00:58:31turun ke jalan
00:58:33hingga memadati
00:58:33jembatan Sydney Harbour
00:58:35Lebih dari
00:58:38300 ribu orang
00:58:39menggelar
00:58:40Long March
00:58:40memadati jembatan
00:58:41Sydney Harbour
00:58:42Aksi unjuk rasa
00:58:43mendukung pengiriman
00:58:44bantuan kemanusiaan
00:58:45ke jalur Gaza
00:58:46yang di blokada Israel
00:58:48Mereka mendesak
00:58:49untuk mengakhiri
00:58:50kelaparan akut
00:58:51di Gaza
00:58:51para aktivis juga
00:58:53mengecam
00:58:53Perdana Menteri Israel
00:58:55Benjamin Netanyahu
00:58:56kita keberitaan
00:59:03olahraga
00:59:04Manchester United
00:59:05mengangkat trofi tour
00:59:06pramusim
00:59:07Premier League
00:59:08Summer Series
00:59:08di Amerika Serikat
00:59:10sementara
00:59:11Tottenham Hotspur
00:59:12harus puas
00:59:13mengakhiri laga
00:59:14pramusim
00:59:14di Seoul, Korea Selatan
00:59:15dengan hasil imbang
00:59:16melawan Newcastle United
00:59:18dan pemirsa
00:59:19informasi ini
00:59:20sekaligus
00:59:20menutup
00:59:21siang hari ini
00:59:22temukan informasi-informasi
00:59:24terbaru lainnya
00:59:25di www.ainews.id
00:59:27dan cuplikan tayangan
00:59:28berita Ainews
00:59:29dapat Anda saksikan
00:59:30di kanal
00:59:31Youtube
00:59:31at Official Ainews
00:59:33ya update
00:59:36informasi terbaru Anda
00:59:37dengan berita-berita
00:59:38aktual
00:59:38juga hangat
00:59:39dan sejukan dulu
00:59:40dengan air mineral
00:59:41yang murni
00:59:42dan alami
00:59:43saya Des Vita Bionda
00:59:44pamit undur diri
00:59:45selamat beraktifitas
00:59:47sampai jumpa
00:59:48Manchester United
01:00:10mengakhiri tur
01:00:11pramusim Premier League Summer Series
01:00:12dengan bermain imbang
01:00:14dua-dua
01:00:14lawan Everton
01:00:16bermain di Mercedes-Benz Stadium
01:00:20Atalanta
01:00:20Senin waktu setempat
01:00:21Setan Merah
01:00:22unggul di menit 19
01:00:23dimana Ahmad Diallo
01:00:24dijatuhkan di kotak penalti
01:00:26Kapten Bruno Fernandes
01:00:32berhasil eksekusi penalti
01:00:33dengan baik
01:00:33Everton yang terus tampil
01:00:47mendekat
01:00:47mampu samakan kedudukan
01:00:48di menit 40
01:00:49lewat gol
01:00:50Ily Mandiae
01:00:51di babak kedua
01:00:57MU tampil
01:00:58lebih dominan
01:00:58pada menit 69
01:01:05Setan Merah
01:01:05kembali unggul
01:01:07kali ini
01:01:08lewat
01:01:08Mason Mount
01:01:08yang sepakan
01:01:09melengkungnya
01:01:10tak mampu
01:01:10dihentikan
01:01:11keeper
01:01:11Jordan Vickford
01:01:12namun sayang
01:01:15Setan Merah
01:01:15gagal
01:01:16pertahankan
01:01:16keunggulan
01:01:176 menit
01:01:17jelang
01:01:18laga bubar
01:01:18Eden Heaven
01:01:20berupaya membuang
01:01:21bola peluang
01:01:22dari Everton
01:01:22namun bola
01:01:23malah masuk
01:01:24ke gawang sendiri
01:01:25Skor 2-2 bertahan
01:01:29hingga akhir pertandingan
01:01:31MU pun meraih
01:01:32trofi Premier League
01:01:32Summer Series
01:01:33dengan catatan
01:01:34tak terkalahkan
01:01:35di 3 lega
01:01:36pramusim
01:01:36di AS
01:01:37Tottenham Hotspur
01:01:55harus puas
01:01:56mengakhiri
01:01:56laga pramusim
01:01:57di Seoul
01:01:57Korea Selatan
01:01:58dengan hasil
01:01:58imbang
01:01:58melawan
01:01:59Newcastle United
01:02:00padahal
01:02:00Spurs
01:02:01unggul cepat
01:02:01pada menit
01:02:02keempat
01:02:02lewat
01:02:03Brandon Johnson
01:02:03namun Newcastle
01:02:12mampu menyamakan
01:02:12skor
01:02:13pada menit
01:02:13ke-38
01:02:14lewat
01:02:14Harvey Barnes
01:02:15kedua tim
01:02:35mencoba untuk
01:02:36mencetak gol
01:02:36penentu kemenangan
01:02:37pada sisa laga
01:02:38namun pada akhirnya
01:02:39skor 1-1
01:02:40tetap bertahan
01:02:41Satnam akan
01:02:42melanjutkan
01:02:43tur pramusim mereka
01:02:43dengan melawan
01:02:44Bayer Munchen
01:02:44pada 7 Agustus
01:02:45mendatang
01:02:46sedangkan Newcastle
01:02:47akan menghadapi
01:02:48Espanyol
01:02:48pada 9 Agustus
01:02:50selamat menikmati
01:02:51selamat menikmati
01:02:51selamat menikmati
01:02:52selamat menikmati
01:02:53selamat menikmati
01:02:55selamat menikmati
01:02:56Terima kasih telah menonton
01:03:26Terima kasih telah menonton
01:03:56Terima kasih telah menonton
Komentar

Dianjurkan