Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Politisi Partai Demokrat, Yan Harahap, mempertanyakan maksud Presiden ke-7 RI, Joko Widodo yang menyebut adanya sosok "orang besar" di balik kasus dugaan ijazah palsu serta isu pemakzulan Wakil Presiden.

Menurut Yan, pernyataan tersebut justru mencerminkan lemahnya argumen dalam menghadapi kasus yang tengah menyeret nama Jokowi.

Sebagai Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Strategis DPP Demokrat, Yan meminta Presiden Jokowi untuk fokus menyelesaikan permasalahan tanpa perlu menyenggol pihak lain.

#demokrat #sby #jokowi

Baca Juga Penegasan Jokowi & Respons Kaesang soal Nama 'SBY' Terseret Kasus Ijazah | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/608762/penegasan-jokowi-respons-kaesang-soal-nama-sby-terseret-kasus-ijazah-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/608763/demokrat-buka-suara-minta-jokowi-ungkap-orang-besar-di-balik-kasus-ijazah-sapa-malam
Transkrip
00:00Polemik ijasa Jokowi kini seakan bergeser ke nuansa politik.
00:05Apalagi usai Jokowi blak-blakan menyebut ada tokoh besar di balik isu ijasa.
00:11Merespons adanya tokoh besar, politisi Partai Demokrat, Ian Harahap mempertanyakan maksud Presiden ke-7 RI Jokowi Dodo.
00:19Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Strategis DPP Partai Demokrat ini meminta Jokowi agar fokus pada masalah tanpa harus menyenggol pihak lain.
00:30Nyata-nyata melakukan tuduhan bahwa ada orang besar di balik kisroh ijasa palsunya.
00:41Jadi kita melihat kurang pas ya seseorang yang pernah memimpin Republik ini selama 10 tahun malah melakukan tuduhan yang sifatnya insinuasi.
00:56Karena PSB sama Partai Demokrat itu kan memiliki jejak rekam yang panjang dalam menjaga demokrasi dan etika politik.
01:06Alangkah baiknya ya selesaikan saja masalahnya dengan pihak-pihak yang terkait tanpa harus menuduh kesana kesini.
01:14Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan