- 6 months ago
SUPPORT : https://www.youtube.com/@filmjadulindonesia
Film "Saur Sepuh IV: Titisan Darah Biru" (1991) menceritakan tentang kelanjutan kisah Kerajaan Madangkara, yang kini dipimpin oleh Raden Wanapati, putra Brama Kumbara, setelah ayahnya melakukan tapa brata. Film ini menampilkan konflik internal kerajaan akibat ambisi dan hasutan, serta ketegangan antara generasi tua dan muda dalam kepemimpinan.
Film "Saur Sepuh IV: Titisan Darah Biru" (1991) menceritakan tentang kelanjutan kisah Kerajaan Madangkara, yang kini dipimpin oleh Raden Wanapati, putra Brama Kumbara, setelah ayahnya melakukan tapa brata. Film ini menampilkan konflik internal kerajaan akibat ambisi dan hasutan, serta ketegangan antara generasi tua dan muda dalam kepemimpinan.
Category
🎥
Short filmTranscript
00:00:00Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:00:30Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:01:00Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:01:29Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:01:59Sampai jumpa.
00:02:29Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:02:59Sampai jumpa.
00:03:01Sampai jumpa.
00:03:03Sampai jumpa.
00:03:05Sampai jumpa.
00:03:07Sampai jumpa.
00:03:09Sampai jumpa.
00:03:11Sampai jumpa.
00:03:13Sampai jumpa.
00:03:15Sampai jumpa.
00:03:17Sampai jumpa.
00:03:19Sampai jumpa.
00:03:21Sampai jumpa.
00:03:23Sampai jumpa.
00:03:25Sampai jumpa.
00:03:27Sampai jumpa.
00:03:29Sampai jumpa.
00:03:31Sampai jumpa.
00:03:33Sampai jumpa.
00:03:35Sampai jumpa.
00:03:37Sampai jumpa.
00:03:39Sampai jumpa.
00:03:41Sampai jumpa.
00:03:43Sampai jumpa.
00:03:45Sampai jumpa.
00:03:49Sampai jumpa.
00:03:51Sampai jumpa.
00:03:53Sampai jumpa.
00:03:55Sampai jumpa.
00:03:57Sampai jumpa.
00:03:59Sampai jumpa.
00:04:01Sampai jumpa.
00:04:03Sampai jumpa.
00:04:05Akan berani masuk lagi
00:04:08Akhirnya itu bukan persoalan yang sulit
00:04:13Tanda perang kita
00:04:13Wala paksi dan paksi
00:04:16Pasti akan mampu menang-menang
00:04:18Juga tempatis-tempatis
00:04:21Menangkara yang lain
00:04:22Sudah saatnya kita menguji diri
00:04:27Dari hal-hal kemenangian
00:04:29Bukan berjuduk akan hujan
00:04:32Hamba Guti Dewi
00:04:36Kami akan menjaga badan kara sampai kapanpun
00:04:38Nah, apalagi
00:04:40Selama ini kita selalu menilai anak-anak kita lemah
00:04:45Jangan
00:04:46Mereka pasti mampu
00:04:49Siapa tahu
00:04:50Mungkin malah melebih kita
00:05:00Benar kata Linda Harnum
00:05:01Tapi mereka masih butuh bimbingan
00:05:05Anak muda suka lepas kendali
00:05:08Ini tugasmu
00:05:12Keringkin
00:05:13Bursila
00:05:15Dan kalian berdua
00:05:19Kanda
00:05:21Untuk sementara Linda berdua tidak usah menyertai Kanda
00:05:26Tunggu sampai Wanapati
00:05:31Bentar
00:05:32Dan juga Paksi Jaladara beristri
00:05:35Dan sesuai janjiku
00:05:41Anakmu Garnis akan kupangga kemari
00:05:44Terima kasih, Kanda Prabu
00:05:47Jaladara beruang
00:05:49Jaladara beruang
00:05:54Jaladara beruang
00:05:55Terima kasih telah menonton!
00:06:25Terima kasih telah menonton!
00:06:55Terima kasih telah menonton!
00:07:25Terima kasih telah menonton!
00:07:55Terima kasih telah menonton!
00:08:25Terima kasih telah menonton!
00:08:55Terima kasih telah menonton!
00:09:25Terima kasih telah menonton!
00:09:27Terima kasih telah menonton!
00:09:57Terima kasih telah menonton!
00:09:59Terima kasih telah menonton!
00:10:01Terima kasih telah menonton!
00:10:03Terima kasih telah menonton!
00:10:05Terima kasih telah menonton!
00:10:07Terima kasih telah menonton!
00:10:09Terima kasih telah menonton!
00:10:11Terima kasih telah menonton!
00:10:13Terima kasih telah menonton!
00:10:15Terima kasih telah menonton!
00:10:17Terima kasih telah menonton!
00:10:19Terima kasih telah menonton!
00:10:21Terima kasih telah menonton!
00:10:23Terima kasih telah menonton!
00:10:25Terima kasih telah menonton!
00:10:27Terima kasih telah menonton!
00:10:29Terima kasih telah menonton!
00:10:31Terima kasih telah menonton!
00:10:33Terima kasih telah menonton!
00:10:35Terima kasih telah menonton!
00:10:37Lama sekali paduka tidak datang dalam mimpi saya.
00:10:55Kapan saya bisa berangkat ke Madangkarat?
00:10:59Kamu harus naik kapal dari pelambangan ketuban.
00:11:04Kemudian lanjutkan dengan kuda kebaran.
00:11:07Baik, paduka. Besok saya akan berantap.
00:11:13Panggil aku, Romo. Gangga darah.
00:11:17Terima kasih atas kembelenganmu pada putriku Garnis.
00:11:21Saya yakin dia sudah cukup matang untuk turun gunung.
00:11:26Mbah hanya mampu mengajar kejujuran dan kebersihan diri dari bohong, serakah, serta rugi.
00:11:34Sedikit pajak dan kenurakan hanya untuk bekal menjaga diri.
00:11:39Gangga darah, dari dulu kamu selalu merendah.
00:11:44Tapi aku tahu, kamu adalah lahar yang mampu menunjang bumi.
00:11:49Berangkatlah, Garnis.
00:11:55Perjalanan akan membuat kamu lebih matang.
00:11:58Ya, Romo.
00:12:02Kamu mimpi lagi, Garnis.
00:12:04Besok saya harus berangkat, Guru.
00:12:10Aku sudah tahu.
00:12:11Terima kasih telah menonton.
00:12:41Terima kasih telah menonton.
00:13:11Terima kasih telah menonton.
00:13:12Terima kasih telah menonton.
00:13:41Terima kasih telah menonton.
00:14:11Terima kasih telah menonton.
00:14:13Hebat, hebat.
00:14:14Hebat, hebat.
00:14:14Saya menonton.
00:14:16Terima kasih telah menonton.
00:14:18Terima kasih telah menonton.
00:14:21Terima kasih telah menonton.
00:14:25Terima kasih telah menonton.
00:14:27Terima kasih telah menonton.
00:14:29Terima kasih telah menonton.
00:14:31Terima kasih telah menonton.
00:14:33Terima kasih telah menonton.
00:14:35Terima kasih telah menonton.
00:14:37Terima kasih telah menonton.
00:14:39Terima kasih telah menonton.
00:14:41Terima kasih telah menonton.
00:14:43Terima kasih telah menonton.
00:14:45Terima kasih telah menonton.
00:14:47Terima kasih telah menonton.
00:14:49Terima kasih telah menonton.
00:14:51Terima kasih telah menonton.
00:14:53Terima kasih telah menonton.
00:14:55Terima kasih telah menonton.
00:14:57Terima kasih telah menonton.
00:15:27Terima kasih telah menonton.
00:15:29Hebat.
00:15:31Hahaha.
00:15:33Pantas kamu berani melanglang bumi ini sebenarnya.
00:15:37Ilmu tenaga dalammu cukup tinggi untuk anak susiaka.
00:15:41Terima kasih telah menonton.
00:15:43Terima kasih telah menonton.
00:15:45Hebat.
00:15:47Hebat.
00:15:49Hebat.
00:15:53Filmer.
00:15:55Jangan lupa like, share, dan subscribe
00:16:25Jangan lupa like, share, dan subscribe
00:16:55Jangan lupa like, share, dan subscribe
00:17:25Jangan lupa like, share
00:17:55Jangan lupa like, share
00:18:25Jangan lupa like, share
00:18:55Jangan lupa like, share, dan subscribe
00:19:25Jangan lupa like, share
00:19:55Jangan lupa like, share, dan subscribe
00:20:57Jangan lupa like, share, dan subscribe
00:21:29Jangan lupa like, share
00:21:31Jangan lupa like, share
00:21:33Jangan lupa like, share
00:21:35Jangan lupa like, share
00:21:37Jangan lupa like, share
00:22:09Jangan lupa like, share
00:22:11Jangan lupa like, share
00:22:43Jangan lupa like, share
00:22:45Jangan lupa like, share
00:22:47Jangan lupa like, share
00:22:49Jangan lupa like, share
00:22:51Jangan lupa like, share
00:22:53Jangan lupa like, share, dan subscribe
00:22:55Jangan lupa like, share
00:22:57Jangan lupa like, share
00:22:59Jangan lupa like, share
00:23:01Jangan lupa like, share
00:23:03Jangan lupa like, share
00:23:05Jangan lupa like, share
00:23:07Jangan lupa like, share
00:23:09Jangan lupa like, share
00:23:11Jangan lupa like, share
00:23:13Jangan lupa like, share
00:23:15Jangan lupa like, share
00:23:17Jangan lupa like, share
00:23:19Jangan lupa like, share
00:23:21Jangan lupa like, share
00:23:23Jangan lupa like, share
00:23:25Jangan lupa like, share
00:23:27Jangan lupa like, share
00:23:29Jangan lupa like, share
00:23:31Jangan lupa like, share
00:23:33Jangan lupa like, share
00:23:35Jangan lupa like, share
00:23:37Jangan lupa like, share
00:23:39Jangan lupa like, share
00:23:41Salam saya buat Pak Ginda Brahma, dan pipi memandu.
00:23:44Baik, Pak. Akan saya sampaikan.
00:23:47Mari, silakan.
00:23:49Iya.
00:23:51Oh iya.
00:23:53Barangkali ini ada gunanya untuk memandu perjalanan Anda.
00:24:00Itu warisan keluarga ku.
00:24:02Batu penangkal sihir dan imitam.
00:24:04Terima kasih.
00:24:05Iya.
00:24:11Terima kasih.
00:24:41Terima kasih.
00:25:11Lumayan juga kebisaan.
00:25:19Tapi aku tidak akan membiarkan kamu tetap hidup.
00:25:23Jangan dumawa.
00:25:23Hiat!
00:25:46Hiat!
00:25:47Dan!
00:26:17Ternyata gampang dijinakan.
00:26:45Siapa namamu?
00:26:47Kamu pasti orang Madangkara.
00:26:50Aku bukan orang Madangkara.
00:26:52Tidak usah bohong.
00:26:54Aku dengar pembicaraanmu dengan Nakoda.
00:26:57Kamu masih kerabat dengan orang Madangkara.
00:27:00Aku orang Bambangan.
00:27:02Memang mau ke Madangkara.
00:27:09Rahabistara.
00:27:11Siapa Rahabistara?
00:27:13Ayahku.
00:27:15Orang Sadeng.
00:27:15Kalau begitu, kamu benar-benar bukan orang Madangkara.
00:27:21Aku akan menolong.
00:27:22Aku akan mengeluarkan darah tutu dari dadamu.
00:27:24Kenapa kamu seperti dengan sekalipada orang Madangkara?
00:27:38Masa lalu ku baik sekali, Tissa.
00:27:40Sebenarnya, aku satu-satunya muridku Stimantili yang paling disayang.
00:27:47Kamu orang Madangkara?
00:27:49Kamu orang Madangkara?
00:27:51Aku orang Pajajaran.
00:27:55Semua itu karena perbuatanku.
00:27:59Kelakuanku buruk.
00:28:01Bahkan memalukan Gusti Dewi.
00:28:04Aku dipenjarakan dan disiksa dengan kecam oleh Panglima Ringking.
00:28:10Bisa apa yang kamu lakukan?
00:28:11Aku menodai seorang putri Narfati Madangkara.
00:28:16Aku diusir dari Madangkara seperti anjing kurap.
00:28:19Aneh.
00:28:21Kamu sendiri yang bersalah.
00:28:22Tapi kamu juga yang menaruh dendam.
00:28:25Karena mereka menutup pintu tobat untukku.
00:28:27Aku ingin menembus dosaku.
00:28:29Aku ingin membalas kebaikan Gusti Matini dan Gusti Prabu.
00:28:33Aku ingin berbakti pada Madangkara.
00:28:35Tapi semua orang memusuhiku.
00:28:37Juga Ramau Prabu?
00:28:38Mungkin hanya beliau satu-satunya yang memaafkan aku.
00:28:46Sudah kepalang tanggung.
00:28:49Dan tidak ada lagi jalan untuk mundur.
00:28:52Kita pengaruh gadipaten-gadipaten lain untuk ikut dan merontak.
00:28:56Ini sudah terlalu menyimpang dari tujuan kita sebenarnya, Dursila.
00:29:02Kita sepakat bahwa tujuan kita memberontak.
00:29:05Hanya untuk peringatan pada Prabu Wanapati.
00:29:08Ya.
00:29:12Tapi tidak ada salahnya.
00:29:14Jika kita hancurkan dulu Madangkara.
00:29:17Untuk kemudian kita dudukkan seorang wajah baru.
00:29:20Barangkali Gusti Raden Bentar lebih punya otak.
00:29:23Daripada Wanapati.
00:29:24Yang pikirannya hanya dipenuhi oleh ilmu kanuragan.
00:29:28Dan keangkuhan.
00:29:28Yang tidak kita setuju sebenarnya cuma rencana sang Prabu yang ingin mengiru keagungan Majapahit.
00:29:38Dan itu timbul dari jiwa yang ampuh.
00:29:42Ingat Sabu.
00:29:44Kita ini negeri kuno.
00:29:47Adalah gila jika sang Prabu memimpikan akan membangun armada laut yang besar.
00:29:53Rakyat akan sengsara jika rencana ini dilaksanakan.
00:29:57Sebenarnya saya sudah menyampaikan hal ini dengan Panglima Ringkin.
00:30:02Tapi beliau tidak berdaya.
00:30:04Apalagi kedudukannya nyaris diambil alih oleh paksi jala darah.
00:30:07Hah?
00:30:07Itulah keangkuhan anak-anak muda.
00:30:10Mereka baru bisa melompat.
00:30:12Tapi mereka sudah merasa mampu terbang.
00:30:15Lebih baik kita berpikir dengan kepala dingin.
00:30:19Sebab amarah hanya akan menghancurkan.
00:30:22Seperti tujuan kita semula.
00:30:24Kita sebaiknya menghindari perang.
00:30:26Tidak mungkin kita hindari.
00:30:29Semua tujuan harus ada korupan.
00:30:31Dan kami akan berada di belakang mudur silah.
00:30:34Semua orang-orang Kuntala akan berpihak pada kalian.
00:30:42Ini dendam lama memang.
00:30:45Tapi kami tidak akan pernah berhenti.
00:30:47Sebelum tanah leluhur kami dikembalikan.
00:30:50Jangan mimpi Karti.
00:30:54Kuntala sudah lama punah.
00:30:56Sudah lama habis.
00:30:59Jangan mimpi.
00:31:01Ini urusan kami.
00:31:02Urusan orang-orang Madangkara.
00:31:09Kau punya apa untuk berdiri di belakangku Karti?
00:31:13Harta?
00:31:15Pala sentara?
00:31:17Atau apa?
00:31:21Jarin.
00:31:22Jarin bisa memandu ratusan makhluk seperti itu.
00:31:43Kalau dia mau sekarang juga.
00:31:46Jangan coba-coba.
00:31:48Dia ada satu senjata pun yang mampu membunuh.
00:31:51Bagaimana?
00:31:55Tunggu.
00:31:58Darim.
00:32:06Aku tahu.
00:32:08Sebenarnya kalian belum mampu mengerontak.
00:32:11Senopati-senopati Madangkara.
00:32:15Bermudah menghancurkan kalian.
00:32:19Ya, baik.
00:32:21Kami terima tawaranmu Karti.
00:32:23Tapi ingat.
00:32:24Kepemimpinan tetap ada kami.
00:32:27Tursila yang akan mengatur segala-galanya.
00:32:30Dan yang paling penting.
00:32:32Tidak ada yang bergerak sendiri-sendiri.
00:32:33Itu lebih bijaksana.
00:32:38Kita hancurkan Madangkara.
00:32:41Kalian bisa bebas memilih pembesar.
00:32:44Tapi dengan syarat.
00:32:45Kepaskan tanah-tanah milik orang-orang Kuntala.
00:32:52Padi-padi kami dirampas.
00:32:55Dan semua rakyat harus membayar uperti kepada mereka.
00:32:59Kamu yakin?
00:33:00Bahwa mereka orang-orang Kuntala?
00:33:03Betul kesti Prabu.
00:33:04Karena buka arti ada di antara mereka.
00:33:07Karti?
00:33:10Iya.
00:33:13Perempuan Kuntala itu berhasil menelaskan diri.
00:33:16Waktu pemberantakan mereka tentu hari.
00:33:22Tepat jugaanku.
00:33:24Apa selitnya, bunda?
00:33:26Kita gempur mereka.
00:33:28Degudur sila, sambil, dan subang anom.
00:33:30Habis bekara.
00:33:31Tapi barangkali tidak segampang itu, Tanda Prabu.
00:33:38Coba ceritakan tentang gangguan makhluk-makhluk itu di lurah.
00:33:42Setiap malam,
00:33:44kulit diganggu.
00:33:48Semua orang takutkan.
00:34:01Selamat menikmati.
00:34:06Terima kasih telah menonton
00:34:36Terima kasih telah menonton
00:35:06Terima kasih telah menonton
00:35:36Terima kasih telah menonton
00:36:06Terima kasih telah menonton
00:36:36Terima kasih telah menonton
00:37:06Terima kasih telah menonton
00:37:36Terima kasih telah menonton
00:37:38Terima kasih telah menonton
00:37:40Terima kasih telah menonton
00:37:42Terima kasih telah menonton
00:37:44Terima kasih telah menonton
00:37:46Terima kasih telah menonton
00:37:48Terima kasih telah menonton
00:37:50Terima kasih telah menonton
00:37:52Terima kasih telah menonton
00:37:54Terima kasih telah menonton
00:37:58Terima kasih telah menonton
00:38:00Terima kasih telah menonton
00:38:04Terima kasih telah menonton
00:38:06Terima kasih telah menonton
00:38:08Terima kasih telah menonton
00:38:10Terima kasih telah menonton
00:38:12Terima kasih telah menonton
00:38:14Terima kasih telah menonton
00:38:16Terima kasih telah menonton
00:38:18Terima kasih telah menonton
00:38:20Terima kasih telah menonton
00:38:22Terima kasih telah menonton
00:38:24Maman Nursi
00:38:41Maman Sambi dan Subanglano
00:38:44Jadi ini awalan teman kalian
00:38:46Ini peringatan pertama nandapati
00:38:49Agar Gusti Prabu juga mendengar suara kami
00:38:55Selama ini ternyata kami bukan apa-apa
00:38:58Meskipun pengatian kami pada Matangkara sudah puluhan tahun
00:39:02Bagi Gusti Prabu dan juga nandapati
00:39:05Kami bertiga
00:39:08Tidak lebih cuma bagian dari tatanan negara
00:39:19Selamat datang Gusti Prabu
00:39:22Dengan langkah kami ini
00:39:24Semoga Gusti Prabu dan juga nandapati
00:39:27Lebih mengenal kami sebagai manusia
00:39:29Yang punya pikiran
00:39:31Dan juga pendapat
00:39:32Jangan buru-buru mencabut keris Gusti Prabu
00:39:36Peperangan dengan mudah kita suruh
00:39:39Tetapi kenapa kita masih bertarung
00:39:42Itu yang lebih penting untuk kita berjarakan
00:39:44Kalian mau menggulingkan dan menghancurkan Matangkara
00:39:47Dan kalian harus siap untuk menghadapi akibatnya
00:39:49Kami sudah siap Gusti Prabu
00:39:51Tetapi ingatlah
00:39:52Kami memberontak
00:39:54Karena kami tidak setuju rencana Gusti Prabu
00:39:56Akan membangun arah Mada Angkatan Laut
00:39:58Sejak dulu Matangkara jalan negeri yang damai
00:40:01Dan bukan negeri yang menjarah raya negeri lain
00:40:03Itu bukan urusanmu Dusila
00:40:05Aku akan membangun negeri ini semegah Majapahit
00:40:07Kamu mau apa?
00:40:09Kami ingin membangunkan Gusti Prabu dari mimpi
00:40:12Murah ngajar
00:40:13Terima kasih telah menonton!
00:40:43Terima kasih telah menonton!
00:41:13Terima kasih telah menonton!
00:41:15Terima kasih telah menonton!
00:41:17Terima kasih telah menonton!
00:41:19Terima kasih telah menonton!
00:41:21Terima kasih telah menonton!
00:41:23Terima kasih telah menonton!
00:41:25Terima kasih telah menonton!
00:41:27Terima kasih telah menonton!
00:41:29Terima kasih telah menonton!
00:41:31Terima kasih telah menonton!
00:41:33Terima kasih telah menonton!
00:41:35Terima kasih telah menonton!
00:41:37Terima kasih telah menonton!
00:41:39Terima kasih telah menonton!
00:41:41Terima kasih telah menonton!
00:41:43Terima kasih telah menonton!
00:41:45Terima kasih telah menonton!
00:41:47Terima kasih telah menonton!
00:41:49Terima kasih telah menonton!
00:41:51Terima kasih telah menonton!
00:41:53Terima kasih telah menonton!
00:41:55Terima kasih telah menonton!
00:41:57Terima kasih telah menonton!
00:41:59Terima kasih telah menonton!
00:42:01Terima kasih telah menonton!
00:42:03Terima kasih telah menonton!
00:42:33Terima kasih telah menonton!
00:42:35Terima kasih telah menonton!
00:42:37Terima kasih telah menonton!
00:42:39Terima kasih telah menonton!
00:42:41Terima kasih telah menonton!
00:42:43Terima kasih telah menonton!
00:42:45Terima kasih telah menonton!
00:42:47Terima kasih telah menonton!
00:42:49Terima kasih telah menonton!
00:42:51Terima kasih telah menonton!
00:42:53Terima kasih telah menonton!
00:42:55Terima kasih telah menonton!
00:42:57Terima kasih telah menonton!
00:42:59Terima kasih telah menonton!
00:43:01Terima kasih telah menonton!
00:43:02Tolong!
00:43:25Tidak, Harnum!
00:43:26Tolong!
00:43:27Masih juga belum jera kamu, Tarsi.
00:43:29Memang seharusnya orang macam kamu harus lenyap dari muka bumi ini.
00:43:59Tunggu menang!
00:44:00Kepung!
00:44:01Oh, jangan!
00:44:29Kepung!
00:44:30Kepung!
00:44:31Kepung!
00:44:32Kepung!
00:44:33Kepung!
00:44:34Kepung!
00:44:35Kepung!
00:44:36Kepung!
00:44:37Kepung!
00:44:38Kepung!
00:44:39Kepung!
00:44:40Kepung!
00:44:41Kepung!
00:44:42Kepung!
00:44:43Kepung!
00:44:44Kepung!
00:44:45Kepung!
00:44:46Kepung!
00:44:47Kepung!
00:44:48Kepung!
00:44:49Kepung!
00:44:50Kepung!
00:44:51Kepung!
00:44:52Kepung!
00:44:53Kepung!
00:44:54Kepung!
00:44:55Kepung!
00:44:56Kepung!
00:44:57Kepung!
00:44:58Terima kasih telah menonton
00:45:28Terima kasih telah menonton
00:45:58Terima kasih telah menonton
00:46:28Terima kasih telah menonton
00:46:58Terima kasih telah menonton
00:47:28Terima kasih telah menonton
00:47:58Terima kasih telah menonton
00:48:00Terima kasih telah menonton
00:48:02Sebenarnya
00:48:04Terima kasih telah menonton
00:48:06Sebenarnya
00:48:08Sebenarnya
00:48:10Terima kasih telah menonton
00:48:12Sebutkan siapakah
00:48:14Ayah
00:48:16Terima kasih telah menonton
00:48:18Terima kasih telah menonton
00:48:20Terima kasih telah menonton
00:48:22Ibu kita
00:48:24Terima kasih telah menonton
00:48:26Terima kasih telah menonton
00:48:28Terima kasih telah menonton
00:48:30Terima kasih telah menonton
00:48:32Terima kasih telah menonton
00:48:34Ibu bernama
00:48:36Terima kasih telah menonton
00:48:38Terima kasih telah menonton
00:48:40Terima kasih telah menonton
00:48:44Terima kasih telah menonton
00:48:46Terima kasih telah menonton
00:48:48Terima kasih telah menonton
00:48:50Terima kasih telah menonton
00:48:52Terima kasih telah menonton
00:48:54sudah dapat cerita dinda paksi mereka yang memegang kunci kanda Prabu kita hanya mampu menunggu
00:49:18bagaimana bintang mata-mata kita dikira kembar dia tidak melihat Taman Bursila dan Bukarti ada di sana tapi
00:49:27kesibukan orang-orangnya mencurigakan bahwa mereka tidak main-main menyatakan pemberotan ada
00:49:34dua persoalan yang sama penting untuk ditangani sarankan dah panglima ringkin dan para senopati harus
00:49:43menugaskan kembali untuk menjaga istana itu akan meringankan beban-beban kita untuk mencari
00:49:48untuk menerima kemudian dan seperti kembali yang begitu
00:49:51dua
00:49:53dua
00:49:55dua
00:49:57dua
00:49:58dua
00:50:00dua
00:50:02dua
00:50:02dua
00:50:04dua
00:50:06dua
00:50:08dua
00:50:11dua
00:50:12dua
00:50:14dua
00:50:15dua
00:50:16dua
00:50:17Terima kasih telah menonton!
00:50:47Terima kasih telah menonton!
00:51:17Paksi Jaladara dan Kamu Garnis.
00:51:24Wanapati dan Dinda Harnum berjaga-jaga di Madangkara.
00:51:27Kelihatannya yang kalian hadapi bukan orang-orang sembarangan.
00:51:40Orang-orang kuntala tidak akan pernah merasa puas sebelum melihat Madangkara hancur.
00:51:44Jaladara dan Kamu Garnis.
00:52:14Jaladara dan Kamu Garnis.
00:52:44Jaladara dan Kamu.
00:52:45Jaladara dan Kamu.
00:52:46Jaladara dan Kamu!
00:52:47Jaladara dan Kamu.
00:52:49Jaladara dan Kamu.
00:52:52Jaladara dan Kamu.
00:52:54Jaladara daniamo samudizations.
00:52:55Jaladara dan Kamu Garnis.
00:52:59Mampis responded Keys촌 tersempeljang.
00:53:01Jaladara dan Kamu.
00:53:02Jaladara dan Kamu quais Contalajamu seyuju Maya.
00:53:03Jaladara dan mereka butonannya?
00:53:05Jaladara di Bankaku.
00:53:06Terima kasih telah menonton
00:53:36Terima kasih telah menonton
00:54:06Cuma mereka bertiga yang berhasil di pantai keluar
00:54:08Artinya tenteng Madanggara masih kuat
00:54:11Terima kasih telah menonton
00:54:41Saya yakin
00:54:53Hutan ini pun bukan mau lihat
00:54:56Saya tidak pernah melihat hutan sangat bertinggi
00:54:59Di kawasan Madanggara
00:55:00Jangan-jangan kita sudah memasuki kerajaan Siluman Gantar Sumenda
00:55:05Di Kunung Romas
00:55:06Ketauan Kalian membangunkan Tapa Brata
00:55:19Ketahuilah ibu kalian ada di desa buku
00:55:24Hati-hati
00:55:26Kalian mengharapi Raja Sihir yang mahasat
00:55:30Raja Siluman dan Pang Sumenda
00:55:33Bukan
00:55:35Makhluk-makhluk Siluman itu cuma ciptaan ilmu sihir
00:55:39Ia hanya menghancurkan pikiran
00:55:42Yang sebenarnya tidak akan membahayakan
00:55:45Kalau jiwa karyanku
00:55:47Apa yang harus kami lakukan
00:55:49Jaga batinmu jangan sampai terpengaruh
00:55:53Kosongkan pikiranmu
00:55:55Dan mahluk Siluman itu tidak akan bisa apa-apa
00:55:57Terima kasih atas masyarakat
00:56:00Dewa tak akan selalu melindungi kalian
00:56:03Karena tugas kalian
00:56:05Adalah bakti seorang anak
00:56:08Kepada ibunya
00:56:09Kalau
00:56:18Tak sama dangkala bisa kita rebut
00:56:20Kenapa tuh mereka yang mati
00:56:24Karena mereka adalah
00:56:27Kenapa bukan sayang diri aja
00:56:30Jangan macam-macam
00:56:36Banyak orang yang berdarah biru saja
00:56:39Yang mampu jadi Raja
00:56:40Tapi boleh kan
00:56:45Orang punya cita-cita
00:56:47Dewa tak akan menutup cita-citamu
00:56:51Yang mimpi dari
00:56:52Dia bagaimanapun
00:56:54Kamu tetap jadi pembantu
00:56:56Maksudnya teh
00:56:57Denkapi juga punya cita-cita dari Raja
00:57:00Loh
00:57:01Saya kan masih punya silsilah darah biru
00:57:04Apa salahnya
00:57:05Apa salahnya
00:57:09Kalau saya
00:57:10Nampingnya Aden
00:57:12Jadi suami
00:57:14Asik
00:57:18Biarkan mereka terus berkaya
00:57:24Kalau nanti matangkala sudah kita kuasai
00:57:26Kita imut mereka
00:57:28Kotak
00:57:29Namanya juga Darim
00:57:30Darim
00:57:37Darim
00:57:37Bukardi
00:57:39Kami baru saja berembuk
00:57:43Untuk memecah dua perlawanan kita
00:57:46Kami yakin
00:57:50Darim akan mampu menumpas
00:57:51Tiga pengsawan Madangkara ini
00:57:53Kalian mau kemana?
00:57:58Kami akan langsung menyerang Madangkara
00:58:00Menculik
00:58:01Raja Muda itu
00:58:02Serta Gusti Dewi Harnum
00:58:04Dengan demikian
00:58:05Tekanan kita akan semakin kuat
00:58:07Itu juga bagus
00:58:10Selamat berjuang
00:58:12Selamat berjuang
00:58:12Terima kasih
00:58:22Terima kasih
00:58:35Kurang atas
00:58:36Mereka sudah siapa nih desain
00:58:39Terima kasih
00:59:09Terima kasih
00:59:39Terima kasih
01:00:09Anak-anakku
01:00:11Anak-anakku
01:00:12Jangan peruskan
01:00:15Ibumu ada di selatan
01:00:17Kurang ajar
01:00:30Mereka betul-betul tangguh
01:00:33Sihirku tidak mempan
01:00:35Karte
01:00:37Karte
01:00:38Keluar
01:00:39Kita harus siap untuk menghalabi mereka
01:00:42Terima kasih
01:01:14Kami tidak berontak
01:01:15Kami tidak berontak
01:01:16Kami hanya ingin mengambil tanah kami
01:01:20Karte
01:01:21Karte
01:01:22Madangkara tidak pernah menyerang
01:01:23Madangkara
01:01:24Madangkara tidak pernah menyerang Kuntala
01:01:25Orang Kuntala yang menyatakan perang pada Madangkara
01:01:27Tutup kulit kamu
01:01:28Tutup kulit kamu
01:01:29Karim
01:01:30Tidak
01:01:32Tidak
01:01:34Tidak
01:01:36Tidak
01:01:38Tidak
01:01:40Tidak
01:01:42Tidak
01:01:44Tidak
01:01:46Tidak
01:01:48Terima kasih telah menonton!
01:02:18Terima kasih telah menonton!
01:02:48Terima kasih telah menonton!
01:03:18Terima kasih telah menonton!
01:03:48Terima kasih telah menonton!
01:04:18Terima kasih telah menonton!
01:04:48Terima kasih telah menonton!
01:05:18Terima kasih telah menonton!
01:05:20Terima kasih telah menonton!
01:05:22Terima kasih telah menonton!
01:05:24Terima kasih telah menonton!
01:05:26Terima kasih telah menonton!
01:05:28Terima kasih telah menonton!
01:05:30Terima kasih telah menonton!
01:05:32Terima kasih telah menonton!
01:05:34Terima kasih telah menonton!
01:05:36Terima kasih telah menonton!
01:05:38Terima kasih telah menonton!
01:05:40Terima kasih telah menonton!
01:05:42Terima kasih telah menonton!
01:05:44Terima kasih telah menonton!
01:05:46Terima kasih telah menonton!
01:05:48Terima kasih telah menonton!
01:05:50Siapa dia?
01:05:55Pacarmu?
01:05:58Mama hamba?
01:06:02Garis wanyi hiyun?
01:06:07Anakku?
01:06:20Benda bengkar terlalu berlebihan.
01:06:30Saya mohon izin untuk menghabisi pemberontak yang telah menyusahkan Wadewi.
01:06:37Pak Cik, dia harus diadili.
01:06:41Biar sang pelaku Wanapati yang menghukum dengan undang-undang yang adil.
01:06:46Aku tidak takut mati.
01:06:50Biar sang pelaku Wanapati yang menghukum dengan menang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang.
01:07:20Menang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang-undang.
01:07:28Lanak.
01:07:30Danakan x ν dile dan permulaan engager.
01:07:35Kami.
01:07:41Al farming sorti.
01:07:42Terima kasih telah menonton!
01:08:12Terima kasih telah menonton!
01:08:42Terima kasih telah menonton!
01:09:12Terima kasih telah menonton!
01:09:42Terima kasih telah menonton!
01:10:12Terima kasih telah menonton!
01:10:42Terima kasih telah menonton!
01:11:12Terima kasih telah menonton!
01:11:14Terima kasih telah menonton!
01:11:16Terima kasih telah menonton!
01:11:18Terima kasih telah menonton!
01:11:20Terima kasih telah menonton!
01:11:22Terima kasih telah menonton!
01:11:24Terima kasih telah menonton!
01:11:26Terima kasih telah menonton!
01:11:28Terima kasih telah menonton!
01:11:30Terima kasih telah menonton!
01:11:32Terima kasih telah menonton!
01:11:34Terima kasih telah menonton!
01:11:36Jangan bunuh dia.
01:11:38Mereka harus diadili.
01:11:41Tapi jelas mereka pemberontak, Pak Man.
01:11:43Benar.
01:11:44Tapi mereka harus diputus oleh Undang-Undang Madangkara.
01:12:06Masukkan pemberontak-pemberontak ini ke dalam penjara.
01:12:36Jangan bunuh dia.
01:13:06Jangan bunuh dia.
01:13:36Jangan bunuh dia.
01:14:06Jangan bunuh dia.
01:14:08Jangan bunuh dia.
01:14:10Jangan bunuh dia.
01:14:12Jangan bunuh dia.
01:14:14Jangan bunuh dia.
01:14:16Jangan bunuh dia.
01:14:18Jangan bunuh dia.
01:14:20Jangan bunuh dia.
01:14:22Jangan bunuh dia.
01:14:24Jangan bunuh dia.
01:14:26Jangan bunuh dia.
01:14:28Jangan bunuh dia.
01:14:30Jangan bunuh dia.
01:14:32Jangan bunuh dia.
01:14:34Jangan bunuh dia.
01:14:36Jangan bunuh dia.
01:14:38Jangan bunuh dia.
01:14:40Jangan bunuh dia.
01:14:42Jangan bunuh dia.
01:14:44Jangan bunuh dia.
01:14:46Jangan bunuh dia.
01:14:48Jangan bunuh dia.
01:14:50Jangan bunuh dia.
01:14:52Jangan bunuh dia.
01:14:54Jangan bunuh dia.
01:14:56Jangan bunuh dia.
01:14:58Bukan diukur oleh luas atau sempitnya wilayah.
01:15:03Tapi, oleh makmur atau tidak rakyatnya.
01:15:07Hamba telah membuat kekeliruan, Romo.
01:15:10Hamba juga, Wabrama.
01:15:12Terus terang kami silo.
01:15:14Ini meniru kebesaran Majapahit.
01:15:17Kenapa harus meniru?
01:15:19Bangun negerimu dengan cara sendiri.
01:15:21Belum tentu yang baik di Majapahit, baik di Madengkara.
01:15:26Bukan begitu, Bentar.
01:15:28Benar, Romo.
01:15:29Nah, tugasmu untuk memberi nasihat pada adik-adikmu.
01:15:34Berfikir yang jernih.
01:15:37Jangan gulburu membuat peraturan.
01:15:39Sebab, peraturan raja adalah hukum.
01:15:43Yang sulit untuk dicabut kembali.
01:15:58Selamat menikmati.
01:16:16Terima kasih telah menonton!
Comments