00:00Beberapa saat kemudian, mantan kekasih Shen Sifan yang bernama Yan Hen datang menemuinya.
00:11Yan Hen meminta maaf atas perpisahan mereka dahulu, yang disebabkan oleh campur tangan orang tuanya.
00:19Sekarang, Yan Hen meminta Shen Sifan untuk kembali dan mengajaknya menikah.
00:24Namun Shen Sifan menolaknya, karena ia merasa kecewa atas pengkhianatan Yan Hen yang meninggalkannya setelah tujuh tahun berpacaran.
00:34Dengan emosi, Shen Sifan meminta Yan Hen untuk tidak menemuinya lagi, lalu pergi meninggalkannya.
00:46Dalam perjalanan pulang menggunakan taksi, Shen Sifan merasa sedih mengingat kejadian tersebut.
00:53Ia teringat akan nasihat Suye, sehingga ia menghubungi Suye dan meminta untuk bertemu.
01:00Suye yang menerima telepon dari Shen Sifan memintanya langsung menunggu di klinik.
01:11Sesampainya di klinik, Suye langsung memeriksa Shen Sifan dan menyadari bahwa sesuatu terjadi padanya.
01:18Untuk menenangkan perasaan Shen Sifan, Suye memutuskan menggunakan metode akupunktur tradisional untuk membantu Shen Sifan tidur.
01:28Sementara itu, di luar klinik, Yan Hen tampak datang dan masuk ke klinik.
01:35Saat staff piket menanyakan keperluannya, Yan Hen mengatakan bahwa ia mencari seseorang.
01:42Di ruang perawatan, Suye mulai memberi terapi akupunktur pada Shen Sifan.
01:47Sambil menanganinya, Suye bertanya apa yang membuat Shen Sifan gelisah hari itu.
01:54Namun, saat Shen Sifan hendak menjelaskan, tiba-tiba Yan Hen masuk ke ruangan mereka.
02:01Melihat kedatangan Yan Hen, Shen Sifan tampak khawatir.
02:06Tapi Suye menenangkannya.
02:08Yan Hen menjelaskan bahwa ia ingin menemani Shen Sifan karena ia merasa bersalah setelah Shen Sifan marah padanya.
02:15Namun Suye menolaknya dan meminta Yan Hen menunggu di ruang tamu, karena Shen Sifan butuh istirahat.
02:23Setelah perawatan selesai, Suye berniat mengantar Shen Sifan pulang.
02:29Tetapi Yan Hen memperingatkan Suye untuk menjauh dari Shen Sifan.
02:33Ia mengklaim bahwa Shen Sifan adalah pacarnya selama tujuh tahun dan mereka akan menikah.
02:40Namun, saat Yan Hen keluar untuk mencari Shen Sifan,
02:44Ia tidak bisa menemukan Shen Sifan di luar.
02:50Sementara itu, Suye yang mengetahui tempat Shen Sifan menyendiri,
02:56segera menemuinya di sana.
02:58Sesampainya di tempat itu,
03:00ia langsung memberikan jaketnya pada Shen Sifan.
03:04Melihat Shen Sifan yang masih sedih karena kejadian sebelumnya,
03:08Suye memeluknya agar ia merasa lebih tenang.
03:11Suye menasihatinya agar tidak terus mengenang masa lalu dan mencoba melupakan semuanya.
03:18Mendengar nasihat itu,
03:20Shen Sifan tak kuasa menahan tangis.
03:23Namun Suye tetap sabar menenangkannya dan kembali menghibur.
03:27Setelah merenung semalaman tentang kesalahan masa lalunya,
03:42keesokan harinya Shen Sifan pergi ke klinik Suye untuk menyampaikan perasaannya.
03:48Namun saat tiba di sana,
03:50Shen Sifan tampak gugup saat berpapasan dengan Suye yang hendak membuang sampah.
03:55Ketika Suye menawarkan untuk mengantarkannya pulang,
04:04Shen Sifan akhirnya memberanikan diri mengungkapkan perasaannya.
04:09Dengan penuh kebahagiaan,
04:11Suye menerima perasaan itu.
04:13Lalu mereka saling berciuman.
04:15Malam harinya,
04:30Shen Sifan ikut Suye ke rumahnya untuk mengambil aromaterapi sebagai obat insomnia.
04:36Ternyata Suye telah menyiapkan ramuan itu dalam jumlah banyak,
04:40khusus untuk Shen Sifan.
04:42Melihat perhatian besar Suye,
04:45Shen Sifan meminta maaf karena pernah menolak cintanya dulu.
04:50Namun Suye mengatakan ia sudah melupakan hal itu.
04:54Lalu memeluk Shen Sifan dan kembali menciumnya.
04:57Tak lama kemudian,
05:08Suye mengantarkan Shen Sifan pulang.
05:11Sebelum masuk ke apartemennya,
05:14Shen Sifan berkata bahwa jika dirinya sudah menyukai seseorang,
05:18ia akan menyukai orang itu dalam waktu yang lama.
05:21Mendengar itu,
05:23Suye sangat bahagia karena ia pun telah menyukai Shen Sifan sejak pertama kali mereka bertemu.
05:29Setelah mencium pipi Suye,
05:32Shen Sifan masuk ke apartemennya dengan perasaan bahagia.
05:35Sejak saat itu,
05:43hari-hari mereka dipenuhi dengan kebahagiaan.
05:49Suatu hari,
05:51di tengah kemesraan mereka,
05:53Shen Sifan mengungkapkan kekhawatirannya akan hubungan mereka
05:56karena ia harus pergi belajar ke luar negeri.
06:00Namun Suye berjanji akan selalu menunggunya.
06:03Ia berkata bahwa jika setelah kembali dari luar negeri nanti
06:07Shen Sifan merasa tidak bahagia bersamanya,
06:10maka ia akan rela melepaskan Shen Sifan.
06:14Tapi Shen Sifan menyanggah dengan tegas.
06:17Ia yakin hal itu tidak akan pernah terjadi
06:19karena ia sangat mencintai Suye.
06:23Mendengar itu,
06:25Suye merasa lega.
06:26Mereka pun berpelukan erat.
06:33Beberapa hari kemudian,
06:38saat Shen Sifan sedang bekerja,
06:40ia menerima telepon dari Suye.
06:43Ternyata Suye ingin memperkenalkannya pada sang kakek.
06:47Kakek Suye sangat senang melihat pacar cucunya,
06:50bahkan memuji kecantikan Shen Sifan.
06:53Kakek juga mengundang Shen Sifan dan kedua orang tuanya
06:57untuk berlibur ke rumahnya.
06:59Malam harinya,
07:09Shen Sifan menyampaikan undangan itu pada kedua orang tuanya.
07:14Mereka pun sangat senang dan menerima undangan tersebut.
07:21Keesokan harinya,
07:23Shen Sifan dan kedua orang tuanya mengunjungi rumah kakek Suye.
07:27Sang kakek menyambut mereka dengan penuh sukacita.
07:32Mereka berjalan-jalan di taman milik sang kakek
07:34dan berfoto bersama untuk mengabadikan momen bahagia itu.
07:38Beberapa hari kemudian,
07:52saat Suye mengadakan acara pertemuan di hotel tempat Shen Sifan bekerja,
07:56tiba-tiba ayah Suye datang.
07:59Sang ayah mengucapkan selamat atas kesuksesan Suye
08:02yang telah menjadi dokter ahli.
08:04Sebelum pulang,
08:11Suye mengundangnya untuk makan malam di rumah sang kakek bersama Shen Sifan.
08:16Ayahnya menerima undangan itu dengan senang hati.
08:27Malam harinya,
08:29mereka makan malam bersama kakek dan ayah Suye di sebuah restoran.
08:33Sang kakek menjelaskan bahwa Suye dan Shen Sifan telah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih.
08:41Ayah Suye pun memuji keramahan calon menantunya.
08:45Ia bertanya kapan mereka akan menikah,
08:48karena menurutnya,
08:49mereka sudah sangat cocok.
08:51Namun Suye dan Shen Sifan menjelaskan bahwa mereka akan menikah setelah Shen Sifan menyelesaikan studinya di luar negeri.
08:59Setelah makan malam,
09:01sang ayah mengajak Suye berbicara berdua.
09:05Ia mengingatkan agar Suye menjaga Shen Sifan dengan baik,
09:08karena menurutnya,
09:10Shen Sifan adalah wanita yang pantas menjadi pendamping hidup Suye.
09:15Ia juga teringat pada mendiang istrinya,
09:18ibu Suye,
09:19yang memiliki sifat dan kebaikan seperti Shen Sifan.
09:22Beberapa hari kemudian,
09:32Shen Sifan mulai mempersiapkan keberangkatannya ke luar negeri.
09:36Di tempat kerja,
09:38rekan-rekannya melepas kepergiannya dengan haru.
09:45Saat hari keberangkatan tiba,
09:48untungnya Suye datang tepat waktu untuk mengantarkan Shen Sifan.
09:53Meski dengan perasaan berat,
09:55Suye melepas kepergian Shen Sifan dan berjanji akan menunggunya.
10:11Sejak kepergian Shen Sifan,
10:14hari-hari Suye dipenuhi rasa rindu,
10:16begitu pula dengan Shen Sifan yang ingin cepat menyelesaikan studinya agar bisa segera pulang.
10:27Beberapa tahun kemudian,
10:30Suye terlihat menunggu kepulangan Shen Sifan di bandara.
10:34Tak lama kemudian,
10:36Shen Sifan muncul dan langsung memeluk Suye dengan hangat,
10:39karena sangat merindukannya.
10:47Beberapa hari setelah pertemuan itu,
10:50sesuai janji mereka pada ayah Suye,
10:53akhirnya Suye dan Shen Sifan menikah.
10:56Pesta pernikahan mereka digelar dengan meriah.
10:59Dihadiri keluarga dari kedua belah pihak serta rekan-rekan kerja mereka.
11:04terima kasih.
11:14Terima kasih telah menonton
Komentar