- 13/6/2025
JAKARTA, KOMPAS.TV - Joko Widodo dikabarkan akan bergabung ke partai politik, salah satunya adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bahkan, Jokowi disebut menjadi kandidat untuk menjadi Ketua Umum PSI. Kali ini Adisty akan berbincang bersama Anggota Dewan Penasihat PSI sekaligus salah satu pendiri KPK, Irma Hutabarat. Karena selain soal Jokowi, Inang Irma juga akan ngomongin prinsip antikorupsi dan perspektif soal KPK hari ini. Saksikan selengkapnya hanya di On Point with Adisty! #jokowi #psi #korupsi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/599293/inang-irma-hutabarat-ngomongin-kans-jokowi-bergabung-ke-psi-hingga-prinsip-antikorupsi-on-point-28
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/599293/inang-irma-hutabarat-ngomongin-kans-jokowi-bergabung-ke-psi-hingga-prinsip-antikorupsi-on-point-28
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Jadi seorang Irma Utabarat lebih memilih KS Sang untuk tetap bisa melanjutkan 5 tahun ke depan
00:05Untuk memimpin Partai Solidarity
00:07Saya pikir lebih bagus begitu karena kan nggak kena dengan DNA-nya
00:13Apakah seorang Jokowi akan menerima pinangan masuk ke dalam bursa ketung PS?
00:20Saya pikir akan menjadi aneh ketika Estafed diberikan kepada yang tua, yang menurut pendapat saya
00:29Masuknya ada di dunia politik, di Partai Solidarity Indonesia
00:32Bisa mengubah upaya pemberantasan korupsi yang sampai saat ini
00:39Setidaknya dicoba, setidaknya dicobalah
00:41Jadi kenapa caranya untuk menyembuhkan korupsi harus dihukum seberat beratnya
00:45Orang koruptor nggak takut dipenjara kok
00:47Tiga kata untuk pemberantasan korupsi
00:50Jangan beri kesempatan
00:59Halo kembali lagi di On Point with Adistila Rasati
01:14Ada beragam topik dan juga isu terhangat yang menarik untuk diperbincangkan
01:19Dan saat ini saya sudah kedatangan tamu spesial dari partai politik
01:25Membahas soal bagaimana dinamika politik
01:27Termasuk juga soal bagaimana isu-isu terkini terkait dengan politik Indonesia
01:33Termasuk juga soal pemberantasan korupsi yang kemudian harus tetap diberantas dengan serius
01:42Kita sudah kedatangan tamu spesial
01:45Hari ini sudah ada Irma Huta Barat, Dewan Penasihat Partai Solidaritas Indonesia
01:51Inang, apa kabar?
01:53Hai sayang, dan pendiri KPK
01:55Dan pendiri KPK
01:56Kenapa saya menyinggung soal pemberantasan korupsi?
01:59Karena apa?
02:00Karena seorang Irma Huta Barat ini juga dikenal sebagai pendiri KPK
02:06Iya kan? Betul ya Inang ya?
02:07Iya, dan ICW dulu sebelumnya
02:09Dan pernah di ICW juga ya?
02:11Indonesian Corruption Watch ya di awalnya
02:12Oh oke, wow, luar biasa ya
02:14Terima kasih loh Inang mau mampir di On Point with Adistila Rasati
02:18Berawal dari ICW
02:20Iya, tahun 98
02:22Tahun 98
02:23Aktivis ini sudah pasti ya
02:25Iya kan?
02:27Sudah pasti aktivis, 98
02:29ICW, kemudian pendiri KPK juga
02:32Tapi kemudian sekarang menjadi Dewan Penasihat Partai Solidaritas Indonesia
02:38Kenapa sih Inang akhirnya mau nih terjun ke dunia politik begitu?
02:42Sebetulnya kan waktu itu memang ingat gak waktu ada peristiwa Joshua
02:48Iya kan, itu kan ramai sekali
02:51Lalu setelah itu tidak lama
02:53Kemudian sebenarnya yang ini belum pernah saya ceritakan
02:57Jadi yang ngajak
02:58Baru udah disini?
02:59Iya
02:59Jadi yang ngajak saya pertama kali itu
03:02Saya sendiri tidak menyangka, kayak dilamar gitu
03:05Siapa yang ngajak?
03:07Bang Akbar Faisal
03:08Oke
03:09Bang Akbar Faisal waktu itu di lembah
03:12Kita lagi sekeluarga
03:14Dengan keluarganya
03:16Lalu keluarga kita
03:17Dan anak-anak
03:18Ada anak saya juga
03:19Pas mau pulang itu dia ngajak bicara
03:21Dia bilang
03:22Inang
03:22Ada sesuatu yang sangat serius
03:25Dia bilang
03:25Ini kita perlu katanya
03:27Perempuan yang memiliki reputasi
03:30Dan juga mau berjuang untuk mengubah dari dalam
03:32Saya kan aktivis
03:34Saya aktivis anti korupsi
03:36Saya punya podcast
03:37Saya biasa bicara apa adanya
03:39Terus Akbar Faisal bilang
03:41Oh
03:41Ini partai anak muda
03:44Boleh bicara apa saja
03:46Karena DNA-nya anti korupsi gitu
03:48Jadi saya
03:49Kemudian
03:50Bicara dengan anak saya juga
03:53Anak saya kan anak muda
03:54Tentu saja dia bilang
03:55Oh ini
03:55PSI partai yang masih bersih
03:57Dan
03:58Kolam kecil tapi bening gitu kan
04:00Waktu itu
04:01Karena baru
04:02Iya
04:02Waktu itu
04:04Lalu waktu itu kan mau
04:06Pilek
04:08Ya kan jadi diminta lah
04:10Untuk nge-lag
04:11Saya juga
04:12Lalu Kevin juga
04:13Anak saya
04:14Dan
04:16Saya sendiri
04:17Tidak mengatakan
04:18Iya secara langsung
04:20Lalu kemudian ada partai lain juga
04:21Yang melamar
04:24Sampai mengajak
04:25Bicara bahwa ini
04:26Partai besar
04:27Partai besar
04:28Kan begini
04:29Begini
04:29Begini
04:30Gitu kan
04:30Siapa tuh
04:31Waktu itu saya
04:33Diajak sama
04:35Bang Zulkifli Hasan
04:37Which is my friend juga
04:38Gitu loh
04:39Saya akhirnya
04:41Menyerahkan kepada
04:42Ya udah
04:43Bagaimana anak saja
04:43Kita kan kalau udah tua itu
04:45Maunya membuka jalan
04:47Buat
04:47Anak-anak muda
04:48Ya kan
04:49Lalu
04:49Akhirnya
04:51Kevin dia bilang
04:52Ini partai yang masih baru
04:53Masih bersih
04:54Mama juga masih bisa
04:56Bicara soal
04:57Anti korupsi
04:58Anti toleransi
04:59Dan
05:00Karena saya aktivis
05:01Jadi kan saya
05:02Selalu mengusung sesuatu
05:04Sesuai dengan hati Nurani
05:05Saya pikir
05:05Oh ini saya bisa berpolitik
05:06Dengan Nurani
05:07Tempatnya adalah di PSI
05:09Masuklah saya
05:10Ke PSI
05:11Itulah yang kemudian
05:13Akhirnya
05:13Dijadikan juru bicara
05:15Untuk
05:15Anti korupsi
05:16Lalu juga
05:18Remember waktu itu
05:19Yang BTS
05:19Itu yang
05:20Dari mulai BTS
05:21Lalu mulai ada banyak sekali
05:23Kasus-kasus korupsi
05:24Yang kita
05:25Tetap menggaungkan
05:27Untuk
05:28Supaya
05:29Undang-undang
05:31Perampasan aset
05:32Lalu undang-undang
05:33Uang kartal
05:34Itu bisa disahkan
05:35Walaupun sampai sekarang
05:36Juga masih mandat
05:37Itu dia
05:37Itu dia
05:38Itu dia
05:39Tapi kan saya bersemangat
05:41Karena memang DNA-nya itu
05:43Sesuai dengan apa yang
05:44Dicitas-citakan
05:45Lalu
05:45Akbar Faisal mengatakan
05:47Bahwa Inang masih bisa bicara
05:49Tentang apa
05:50Yang di
05:51Inginkan
05:53Untuk diusung
05:54Karena saya pikir
05:55Kalau kita bicara
05:56Soal partai
05:57Soal institusi
05:58Soal apapun
05:59Kenapa negara kita
06:01Yang kaya raya ini
06:03Tapi tidak kunjung
06:04Makmur sejahtera
06:05Itu kan jawabannya
06:07Karena
06:07Korupsi
06:08Korupsi
06:08Yang tidak pernah dihukum
06:10Dengan setimpal
06:10Kalau orang korupsi
06:12Lalu kemudian
06:13Masih diberikan tempat
06:15Yang terhormat
06:16Di masyarakat
06:16Masih dilulukan
06:18Maka kita tidak pernah
06:19Sungguh-sungguh melawan korupsi itu
06:21Ya dong
06:22The cost of corruption
06:24Is so cheap here
06:26Orang korupsinya triliunan
06:28Disuruh dua tahun setengah
06:30Lalu kemudian keluar
06:32Masih bisa
06:33Berbisnis
06:34Masih bisa berpartai
06:35Masih bisa menjadi
06:37Panas sehat
06:39Masih meluasa
06:39Melakukan apa saja
06:40Jadi
06:41Saya pikir
06:42Hal seperti itu
06:43Memang akan menghambat kita
06:45Untuk menjadi
06:46Negara yang
06:48Maju
06:49Itulah kemudian
06:50Niat awalnya adalah
06:51Bagaimana
06:52Seorang
06:53Irma Huta Barat
06:54Bisa
06:54Berkecimpung
06:56Di dunia politik
06:56Karena memang
06:57Apa ya
06:58Niat baiknya adalah
07:00Gimana caranya
07:01Indonesia tuh
07:01Biar bisa
07:02Bebas dari korupsi
07:03Begitu ya
07:04Betul
07:04Walaupun kemudian
07:05Akbar Faisalnya
07:06Tidak
07:06Saya bilang ngomong loh
07:08Loh kok
07:09Ujung-ujungnya
07:10Gimana tuh ya
07:11Gitu ya kan
07:11Iya iya
07:12Tanya kemana
07:13Bang Akbar
07:13Tadinya kan
07:17Musinya dia juga
07:17Di Dewan Penasehat
07:19Tapi akhirnya
07:20Kenapa
07:20Berpisah jalan
07:22Bukan berpisah jalan
07:23Karena memang
07:25Mundur pelan-pelan
07:29Pada waktu itu
07:30Jadi saya kayak
07:31Kayak
07:32Home alone
07:34Pertamanya
07:34Tapi ya sudahlah
07:35Kan kita tidak bisa
07:36Menyesali
07:38Keputusan yang sudah
07:38Dibuat
07:39Dan saya pikir
07:39Ya ini tempat yang
07:40Bisa
07:43Dijadikan
07:44Untuk
07:45Menggantungkan harapan
07:48Bagi anak muda
07:49Dan pada saat itu
07:50Memang
07:50Kita langsung
07:52Kampanye
07:53Calek
07:54Seperti itu
07:55Jadi ya
07:56Ya gak ngerasa
07:58Dibohongin
07:58Cuman ngerasa
07:59Ditinggal
08:01Bung akbar
08:04Bung akbar
08:04Tolong
08:06Ini dijawab
08:07Tapi akhirnya
08:09Kita tahu ya
08:11Partai Solidaritas Indonesia
08:12Atau PSI ini
08:13Kemudian berkembang
08:15Begitu dan
08:16Akhirnya
08:17Besar sekarang
08:18Growth
08:19Saya ingat betul
08:21PSI itu adalah
08:22Salah satu partai
08:23Yang punya
08:24Vokal atau
08:26Speak up banget
08:26Waktu itu
08:27Di DPRD
08:28DKI Jakarta
08:29Kala itu
08:29Dan
08:30Menjadi bahan
08:32Pertimbangan juga
08:33Banyak orang
08:34Sampai akhirnya
08:34Suaranya juga naik
08:35Begitu signifikan
08:36Tapi kemudian
08:37Kita tahu sekarang
08:39PSI itu
08:40Identik dengan
08:41Jokowi
08:42Family
08:43Apakah ini juga
08:45Jadi salah satu
08:45Alasan
08:46Seorang Irma Huta Barat
08:48Juga masih bertahan
08:48Di sana
08:49Saya kan masuk
08:51Waktu itu
08:51Belum ada
08:52Kaisang ya
08:53Waktu itu
08:55Jamannya Giring
08:56Dan waktu
08:58Perpindahan itu
09:00Saya ingat tuh
09:01Waktu itu
09:02Di
09:02Gedung Jakarta
09:03Theater
09:04Kan banyak yang
09:05Mempertanyakan
09:06Kenapa baru
09:06Berapa hari
09:07Lalu kemudian
09:08Menjadi ketua umum
09:09Tapi
09:09Bahkan sampai
09:10Kartu keanggotaannya
09:12Sampai diantar loh
09:13Iya
09:13Diantarkan ke Solo
09:15Iya
09:15Itu
09:16Waktu itu
09:17Memang
09:17Dewan Pembinanya
09:19Memutuskan
09:20Untuk
09:20Memberikan KTA
09:23Langsung ke Solo
09:24Lalu
09:24Diangkat secara
09:26Aklamasi
09:27Karena semua
09:27DPW dan DPC
09:28Itu setuju
09:29Jadi
09:31Mereka
09:32Menginginkan
09:33Makanya kan
09:34Waktu
09:34Serah terima
09:36Jabatan itu
09:37Kan Giring
09:39Dia sambil
09:40Berlutut
09:40Menyerahkan
09:41Rangkaian
09:43Bunga Mawar
09:44Terus
09:46Bro Giring
09:47Bilang bahwa
09:48Ini
09:49Diserahkan kepada
09:50Yang muda
09:51Karena demikianlah
09:53Kulturnya
09:54PSI
09:55Kan masih muda juga
09:57Bro Giring
09:59Ya kan
09:59Nggak ah sudah tua
10:01Umurnya sudah 40
10:02Maka diberikan kepada
10:03Yang lebih muda
10:05Estafetnya
10:05Yaitu kepada
10:06Kaesang
10:07Pada saat itu
10:08Jadi memang
10:09Di saat
10:11Menyerahkan itu
10:13Estafet
10:14Tentu saja
10:15Diberikan kepada
10:17Kaesang
10:18Karena
10:18Menurut
10:20Giring
10:2040 itu
10:21Udah
10:22Bukan pemuda lagi
10:23Udah tua
10:24Tapi kan juga
10:24Masih banyak juga
10:25Sebenarnya
10:25Nama-nama
10:28Teman-teman PSI
10:29Yang masih muda-muda
10:30Juga gitu kan
10:31Itu kemudian
10:32Jadi pertanyaan juga
10:33Kala itu
10:33Ya kala itu
10:34Jadi
10:34Memang ada peraturan
10:37Bahwa ketua umum
10:39Satu periode
10:40Pasti akan mundur
10:41Lalu juga
10:43Ya karena yang diusung
10:44Partainya anak muda
10:46Jadi ya
10:47Diberikan kepada
10:48Anak muda
10:49Yaitu Kaesang
10:50Bukan karena
10:50Anak presiden
10:51Kala itu ya
10:52Bisa jadi juga
10:53Iya kan
10:54Karena ada
10:55Ada
10:56Banyak
10:58Keuntungan
10:59Dalam politik
11:00Kan pasti
11:00Pikir untung ruginya
11:02Kan ada
11:03Relawan-relawannya
11:04Dari
11:05Pak Jokowi
11:08Yang tentu
11:09Pasti akan
11:09Ikut
11:10Menjadi
11:10Insentif lah ya
11:12Ibarannya
11:13Begitu ya
11:13Insentif elektoral
11:15Begitu
11:15Nah awalnya kan adalah
11:16Soal bagaimana
11:18Partai ini
11:18Partai yang baru
11:20Begitu ya
11:20Kolam
11:21Bahkan
11:21Inang mengatakan
11:23Ini adalah kolam
11:24Yang kecil
11:24Masih jernih
11:26Dan bening
11:26Masih bening
11:27Begitu ya
11:27Masih belum banyak
11:28Terkontaminasi
11:30Inainu
11:30Inainu
11:31Gitu kan
11:31Tapi kemudian
11:33Seiring berjalannya
11:35Dengan waktu
11:36Begitu
11:36Partai muda
11:37Dan sekarang
11:38Justru
11:38Bursa
11:39Lagi bursa ketua umum nih
11:41Lagi-lagi ramai
11:42Dan kemudian
11:43Muncul lah
11:44Nama
11:45Joko Widodo
11:45Yang tidak lain
11:47Yang tidak lain adalah
11:47Ayahanda dari
11:49Keesong Pangarap
11:50Nah ini gimana
11:51Masih senafas
11:52Gak sebenarnya
11:53Saya sendiri
11:57Kalau saya sih
11:58Seperti antitesis
12:01Atau otokritik ya
12:01Karena
12:02Estafet kan
12:03Harusnya ke yang muda
12:04Nah itu dia
12:04Harusnya yang lebih muda lagi kan
12:06Dan
12:07Ya atau
12:08Atau
12:09Saya pikir juga
12:10Belum tentu lah
12:11Mau
12:14Maju atau tidak
12:15Pak Jokowi
12:16Kan masih nunggu
12:17Sampai Juni katanya
12:18Kalau menurut saya gini
12:19Tapi kalau menurut
12:20Inang
12:20Apakah
12:21Seorang Jokowi
12:22Akan menerima
12:23Pinangan masuk
12:25Dalam bursa ketung
12:26Kalau secara hikmat
12:29Kebijaksanaan
12:31Ya
12:31Ada
12:32Wisdom disitu
12:34Saya pikir
12:35Akan menjadi aneh
12:38Ketika
12:39Estafet diberikan kepada
12:40Yang
12:41Yang tua
12:42Menurut pendapat saya
12:43Kalau saya
12:44Dimintai
12:45Pendapat atau
12:46Nasihatnya
12:46Maka saya akan
12:47Berkata seperti demikian
12:48Karena kita
12:50Ingat
12:50Waktu reformasi itu
12:51Kesalahan terbesar
12:52Reformasi itu
12:53Adalah
12:54Kita tidak
12:55Siap
12:55Untuk
12:56Memberikan tongkat
12:58Estafet itu
12:58Kepada anak-anak muda
13:00Ya kan
13:01Banyak sekali
13:02Waktu itu
13:04Mahasiswa
13:06Aktivis muda
13:07Yang dianggap
13:08Tidak siap
13:09Ya kan
13:11Akhirnya
13:11Estafetnya diberikan
13:12Kepada yang
13:13Lebih tua
13:15Gitu
13:16Saya adalah
13:17Pengagum Gusdur
13:18Gusdur adalah orang
13:18Yang sangat berpikir
13:19Progresif
13:20Saya bicara
13:21Dalam kerangka
13:22Sejarah
13:23Alam
13:24Secara natur
13:25Kita ini kan
13:27Membiarkan
13:28Tunas-tunas muda
13:29Tumbuh
13:29Ya kan
13:30Kalau
13:31Memang di dalam
13:33Dunia politik ini
13:34Masih banyak
13:36Nama dari
13:37Angkatan
13:376 masih ada
13:38Angkatan
13:4065 masih ada
13:42Ya kan
13:43Itu
13:43Membuat
13:44Regenerasi itu
13:45Menjadi
13:46Sulit
13:47Kalau saya sih
13:48Melihatnya dari situ saja
13:49Jadi menurut
13:50Seorang
13:51Indang
13:51Lebih baik
13:52Tongkat Estafetnya
13:53Diberikan ke
13:54Yang
13:54Yang muda
13:56Yang kan
13:56KSN kan muda
13:57Dibandingkan nanti
13:58Ketika nanti
14:00Ujungnya
14:01Kita gak tau
14:02Karena kan memang
14:02Kandida terkuatnya
14:03Saat ini adalah
14:04Nama Jokowi Dodo
14:05Iya memang
14:06Menurut
14:07Bursa
14:08Kalau
14:08Pak Jokowi
14:10Maju
14:10Ya yang lain
14:11Pasti akan
14:12Kurang pamornya
14:15Atau pasti
14:16Semua suara
14:17Akan
14:17Kepada Pak Jokowi
14:19Gitu kan
14:19Tapi kan ini
14:22Jadi kalau
14:22Misalkan
14:23Pak Jokowi
14:24Menerima
14:24Dan akhirnya
14:25Kita inilah
14:27Akhirnya
14:28Seorang Jokowi Dodo
14:29Misalkan
14:30Mau menjadi
14:30Ketua umum PSI
14:31Gitu kan
14:32Ini kan jadi
14:32Keuntungan tersendiri
14:34Juga buat
14:35Partai Solidaritas Indonesia
14:37Begitu
14:37Kalau dilihat
14:39Dari DNA
14:40Mungkin
14:41Akan jadi pertanyaan
14:43Karena pertama
14:44Waktu sebelum
14:44Awalnya
14:45Partai Enak Buda
14:47Lalu kemudian
14:48Kan Kaisang
14:48Belum selesai
14:49Belum menyelesaikan tugasnya
14:51Ya maksudnya
14:52Saya mencoba
14:52Untuk objektif
14:53Untuk
14:54Bisa berpolitik
14:56Dengan
14:57Kebijakan
14:58Kebijaksanaan
15:00Lalu juga
15:01Dengan nurani
15:02Gitu ya
15:03Masih bisa kok
15:04Jadi orang kan
15:05Suka mencemoh
15:05Orang politik
15:06Pasti mau untungnya
15:07Dan enaknya saja
15:08Enggak kok
15:09Saya gak cari untung
15:10Saya gak dapet untung
15:11Saya gak minta
15:12Jadi komisaris
15:14Saya gak minta jabatan
15:15Gak minta posisi
15:16Enggak maksudnya
15:17Emang ada yang kayak gitu ya
15:17I don't know
15:18People have the
15:19People have the impression
15:22Bahwa
15:22Orang-orang itu
15:24Akan mengatakan sesuatu
15:25Sesuai dengan
15:26Pesanan
15:27Ya kan
15:28Saya tidak dipesan
15:30Oleh siapapun
15:31Dan kalau saya
15:32Diizinkan untuk
15:33Memberikan nasihat
15:34Maka saya akan
15:34Bicara bahwa
15:35Biar saja
15:37Mas Keseng yang
15:37Diberi kesempatan
15:38Untuk memimpin
15:39Lagi
15:40Bukan lagi
15:41Kan belum selesai
15:42Kan lima tahun
15:43Lima tahun kan
15:44Gak boleh
15:45Diteruskan
15:46Gitu
15:47Jadi
15:47Tidak perlu
15:50Di
15:51Interupsi
15:52Lagi
15:54Karena nanti
15:55Bisa menjadi
15:56Pertanyaan
15:58Kenapa
15:59Iya kan
16:00Yang tadi saya bilang
16:01Estafet kan harusnya
16:02Ke bawah
16:03Bukan ke atas
16:05Gitu
16:05Saya kan
16:06Tapi
16:07Bukan kebun ya
16:08Saya kan bukan kebun ya
16:09Jadi kalau kamu berkebun itu
16:11Kamu harus memberikan tempat
16:13Kepada tunas-tunas muda
16:14Untuk tumbuh
16:15Yaitu dengan cara
16:17Ranting-ranting yang sudah tua
16:20Daun-daun yang sudah tua itu
16:21Harus diambil
16:23Harus dibuang
16:26Untuk memberikan
16:26Kesempatan kepada
16:28Yang muda
16:28Untuk tumbuh
16:29Saya pikir kehidupan manusia
16:30Ekosistem di
16:31Dunia politik
16:32Ataupun ekosistem
16:33Di dalam organisasi
16:34Harus mengikuti
16:36Hukum alam
16:37Yang memang
16:37Berlaku
16:38Jadi seperti itu
16:40Kalau menurut
16:42Pendapat saya
16:43Tapi sejauh ini
16:44Komunikasi soal ini
16:46Sudah dikomunikasikan
16:47Bersama dengan
16:48DPP
16:48Atau bagaimana
16:49Karena kan
16:50Mencuat banget nih
16:52Di publik
16:52Begitu kan
16:53Seorang Jokowi Dodo
16:54Menjadi calon terkuat
16:56Atau kandidat terkuat
16:57Di bursa ketua umum PSI
16:58Begitu ya kan
16:59Jadi ini bisa jadi
17:02Kendaraan politik
17:02Di 2029
17:03Bahkan
17:04Sebenarnya kan Pak Jokowi
17:07Enggak perlu kendaraan
17:08Politik apapun
17:10Karena sebelum
17:12Sebelum
17:12Pulang ke Solo
17:14Kan diwawancara juga
17:15Sama wartawan
17:16Bapak mau gimana
17:17Nanti pensiun
17:18Ah saya mau di Solo saja
17:20Dan itu
17:21Menikmati masa tua
17:23Bermain bersama
17:25Cucu-cucu
17:26Menerima
17:27Warga biasa
17:28Dan saya menjadi
17:29Warga biasa
17:30Saya pikir itu adalah
17:31Pilihan yang terbijak
17:33Dan
17:34Ya nice
17:35You're right
17:36It's very nice
17:37To be heard
17:38And
17:39It has to be done
17:41Maybe somebody will hold
17:42Accountability
17:43Iya kan
17:44Jadi
17:45Bapak bukannya lebih seneng
17:47Pensiun dengan
17:50Cucu-cucu
17:50Dengan anak-anak
17:51Dan itu menjadi
17:52Sangat indah
17:53Karena kan
17:54Masih ada
17:55Mas Kaesang
17:56Yang di
17:57PSI
17:58Yang sedang menjalankan
18:00Jadi seorang
18:01Irma Utabarat
18:02Lebih memilih
18:03Kaesang
18:04Untuk tetap bisa melanjutkan
18:05Lima tahun ke depan
18:06Untuk memimpin
18:07Partai Solidaritas
18:08Saya
18:08Dibandingkan
18:09Saya pikir lebih bagus begitu
18:10Karena kan
18:11Enggak
18:12Enggak
18:12Kena dengan DNA-nya
18:13Agak
18:15Sedikit
18:16Antitesa ya
18:17Iya
18:17Jadi menjadi
18:18Antitesis terhadap
18:19DNA
18:20PSI sendiri
18:22Gitu
18:23Dan saya kan juga
18:24Memiliki
18:26Kewajiban
18:27Untuk
18:28Mengatakan
18:29Apa yang saya pikirkan
18:30Dan apa yang saya rasakan
18:31Dan menjaga
18:31Supaya DNA ini
18:33Tetap dipercaya oleh publik
18:34Karena yang terpenting itu adalah
18:36Rakyat
18:38Atau konstituen kita
18:39Yang memberikan suara kepada kita
18:41Iya kan
18:42Jadi saya pikir
18:43Kalau orang-orang
18:44Banyak yang
18:45Menyukai Pak Jokowi
18:48Dengan likability
18:49Yang masih tinggi
18:50Itu
18:51Sudah ada
18:53Kaisang kok disitu
18:54Yang sudah
18:56Berniat
18:57Untuk
18:58Memberantas korupsi
19:00Untuk
19:01Mengusung
19:02Isu anti korupsi
19:03Untuk
19:03Membantu
19:04Mengesahkan
19:05Undang-undang
19:05Perampasan aset
19:06Walaupun belum ada
19:07Di parlemen
19:07Tapi bisa
19:08Yang di DPRD
19:10Juga
19:10Menunjukkan
19:11DNA-nya
19:12Seperti apa
19:13Itu saya pikir
19:13Akan menjadi
19:14Harapan
19:15Bagi anak-anak muda
19:18Dan bagi anak-anak
19:18Genset
19:20Atau
19:21Yang
19:22Males untuk
19:23Berpartai
19:24Bisa
19:25Memberikan
19:25Pertimbangan
19:27Bahwa ada kok
19:29Partai yang
19:30Konsisten gitu
19:31Karena juga
19:34Selain
19:34Banyak yang
19:35Mencuat
19:36Jokowi ke
19:37PSI
19:38Tapi juga
19:38Ada yang mengatakan
19:39Wah Jokowi ini dapat
19:40Tawanan ke
19:41P3
19:41Nah kalau menurut
19:42Inang sendiri
19:43Lebih baik
19:44Jokowi ini
19:46Tidak berpolitik
19:46Sama sekali
19:47Tidak ada
19:48Kedaran politik
19:49PSI tidak
19:50Ke P3
19:50Enggak
19:51Sudah
19:52On the track
19:54Sudah selesai
19:55Pensi dan segala macam
19:56Apakah seorang
19:57Jokowi akan
19:57Seperti itu
19:58Iya
19:59Saya kan
20:00Gak bisa jawab
20:01Untuk
20:01Beliau ya
20:02Karena
20:03Prediksi-prediksi
20:06Seperti itu
20:07Bisa jadi
20:09Iya
20:09Bisa jadi
20:09Tidak
20:10Dan saya tidak
20:11Mau menduga-duga
20:11Kalau memang
20:12Bursanya itu
20:13Nanti
20:13Terbuka
20:15Bagi partai-partai
20:16Lain
20:16Saya pikir
20:17Silahkan saja
20:19Cuman
20:20Kan ini kan
20:21Yang
20:21Yang menjadi
20:23Masalah ini
20:24Kan karena
20:25Ada anaknya
20:26Yang menjadi ketua umum
20:27Tadi yang saya bilang
20:28Kan
20:28Gimana nanti
20:30Estafetnya kok ke atas
20:31Kita kan orang tua
20:32Mau buka jalan
20:33Untuk anak
20:34Apa yang saya lakukan
20:36Sekarang ini
20:36Memudahkan jalan
20:38Untuk
20:38Kevin
20:40Aisyah
20:40Gibran
20:41Dan bahkan
20:41Cucu saya
20:42Saka
20:42Yang
20:44Nantinya
20:46Akan
20:46Berjalan
20:48Di
20:48Jejak
20:49Yang pernah
20:50Kita
20:50Berikan
20:52Dan meneruskan
20:52Bagaimana
20:53Bagaimana
20:53Kedipan
20:54Bangsa ini
20:55Menjadi
20:57Pembuka jalan
20:59Dan menjadi
21:00Tauladan juga
21:01Terus
21:02Gimana nih
21:03Kalau ngomong
21:03Soal perampasan aset
21:04Sejauh ini
21:05Kalau PSI ini kan
21:06Ya belum di parlemen
21:07Tapi kemudian
21:08Speak up-nya
21:09Sampai mana gitu
21:10Apalagi
21:11PSI adalah
21:12Salah satu partai
21:13Yang
21:14Speak up banget nih
21:15Soal
21:15Anti korupsi
21:16Gini
21:17Sayang
21:18Perampasan aset
21:19Itu kan
21:19Satu hal undang-undang
21:20Kita kan juga
21:22Punya
21:22Banyak undang-undang
21:24Yang
21:25Sebetulnya
21:26Sudah
21:27Menuju
21:29Ke arah
21:29Pemberantasan korupsi
21:31Tapi kan
21:31Implementasinya
21:32Belum
21:33Bisa
21:34Baik
21:35Karena gini
21:35Harus diingat
21:37Ini
21:38Dulu kita
21:38Belum punya undang-undang
21:39Untuk
21:41Perlindungan saksi
21:42Ya kan
21:43Whistleblower protection
21:45Witness protection
21:46Bagaimana orang
21:47Mau melaporkan
21:49Kasus korupsi
21:50Kalau kemudian
21:51Dia dituntut
21:52Pencemaran
21:52Nama baik
21:53Bagaimana orang
21:54Mau menuntut
21:56Memberikan
21:57Pengaduan
21:58Padahal
21:59Korupsi itu kan
22:00Organized crime
22:01Gak mungkin
22:01Kalau gak ada yang
22:02Ngasih tau dari dalam
22:03Kalau gak ada yang
22:04Ngasih tau
22:04Karena gak ada
22:05Kuitansinya
22:06Gak ada tanda terimanya
22:08Jadi semua dilakukan
22:09Secara
22:10Organized
22:11Rahasia
22:12Tertutup
22:14Gelap
22:14Harus ada orang dalam
22:16Yang memberi tau
22:17Apa yang terjadi
22:18Nah orang ini
22:19Yang harus dilindungi
22:20Nah apakah
22:21Itu sudah terjadi
22:22Untuk
22:23Witness protection
22:24Perlindungan saksi
22:25Sehingga orang-orang
22:26Berlomba-lomba
22:28Ingin ikut
22:29Membenahi negara ini
22:30Dengan
22:30Melaporkan korupsinya
22:32Itu belum terjadi
22:34Lalu juga
22:35Soal penegakan hukumnya
22:36Apakah orang percaya
22:38Terhadap KPK
22:39Nah itu dia
22:40Kalau berbicara KPK
22:41Kok kayaknya sekarang KPK
22:42Agak sedikit anteng ya
22:44Yang lebih
22:45Lebih
22:46Banyak
22:48Ini lagi
22:49Kejaksaan agung
22:50Nah
22:50Anda sebagai pendiri KPK
22:52Gimana
22:53Harusnya diingat
22:54Sejarah pendiriannya
22:55Itu kan pada waktu
22:57Reformasi
22:59Itu kan ada
23:00Tab MPR
23:01Nomor 11
23:02Ya
23:03Yang menyebutkan bahwa
23:05Republik Indonesia
23:06Harus
23:07Harus
23:07Mendirikan
23:09Sebuah
23:10Lembaga
23:11Itu berikutnya
23:13Artinya harus
23:13Memberantas KKN
23:14Waktu itu
23:15Korupsi
23:15Korupsi
23:16Korupsi
23:17Kolusi
23:17Kolusi dan
23:18Nepotisme
23:18Yang kemudian
23:20Menyebutkan
23:21Ada nama
23:22Keluarga
23:22Soeharto disitu
23:24Di dalam tab
23:25MPR nomor 11 itu
23:26Lalu kemudian pada
23:28Waktu
23:28Dijalankan
23:31Itu memakan
23:33Waktu
23:33Nah alasan
23:34Kenapa harus
23:35Ada satu
23:36Lembaga
23:37Baru
23:37Yang bersih
23:38Adalah karena
23:41Pada waktu itu
23:42Judicial system
23:44Kepolisian
23:46Kejaksaan
23:47Dan kehakiman
23:47Itu
23:48Pada waktu
23:49Indeks
23:50Corruption
23:50Perception
23:51Pada waktu itu
23:51Yang terkorup
23:52Sehingga ini
23:54Harus
23:54Dibersihkan
23:56Lebih dulu
23:57Seperti yang dilakukan
23:58Di Hongkong
23:59Nah untuk
23:59Membersihkannya itu
24:00Harus dibuat
24:01Satu lembaga
24:01Yang tidak ter
24:02Kontaminasi
24:03Tidak ter
24:04Dan akhirnya
24:05Dibuatlah KPK itu
24:07Iya pada saat itu
24:08Semangatnya
24:09Seperti itu
24:10Tapi kemudian
24:11Pada kenyataannya
24:11Seiring berjalannya
24:12Waktu begitu ya
24:13Sekarang kok
24:15Kayaknya
24:15Anteng-anteng aja ya
24:16Nah ada beberapa hal
24:18Yang tidak
24:19Dijalankan
24:20Waktu itu kan
24:21Saya yang membawa
24:22Saya yang membawa
24:23Rancangan Undang-Undang
24:25KPK itu
24:26Ke Istana Merdeka
24:27Saya bersama
24:29Menteri Kehakimannya
24:30Waktu itu
24:30Namanya Marsilam
24:31Siman Juntak
24:32Lalu Burton
24:33Despeville
24:34Yaitu
24:34Komisari
24:36Skotlanyar
24:37Yang menjadi ketua
24:38ICAC Hongkong
24:39Yang mendirikan
24:40Tahun 73
24:42Itu Hongkong
24:42Sama seperti Indonesia
24:43Banyak korupsi
24:46Hukumnya masih
24:47Tidak tegak
24:48Lalu masyarakat
24:50Kepercayaannya
24:50Sangat rendah
24:51Sehingga harus dibuat
24:52Satu lembaga yang
24:53Sangat kuat
24:55Nah waktu itu
24:55ICAC Hongkong itu
24:57Yang pertama kali dilakukan
24:59Selama lima tahun itu
25:00Adalah
25:01Membersihkan
25:02Kepolisiannya
25:04Sampai kepala
25:05Polisinya dikejar
25:06Sampai ke
25:07Amerika Selatan
25:08Lalu juga
25:09Orang-orang yang
25:10Terlibat itu
25:11Takut sekali
25:13Sama KPK ini
25:14Karena dia tidak
25:15Pandang bulu
25:16Tidak mau
25:17Dipengaruhi
25:19Di intervensi
25:20Tapi kenapa di Indonesia
25:21Kita tidak bisa
25:22Seperti itu
25:22Nah
25:23Itu kan yang
25:25Jadi pertanyaan
25:25Karena memang
25:26Karena kan semangatnya
25:28Contohnya
25:29Hongkong berhasil
25:30Tapi kenapa
25:30Singapura
25:31Australia
25:31Singapura berhasil
25:32Tapi kemudian
25:33Kenapa yang jadi pertanyaan
25:34Kok di Indonesia
25:35Kayaknya
25:37Belum terlihat
25:38Nah karena
25:39Bukan hanya
25:41Political will
25:42Tapi kalau
25:43Kita ini kan
25:44Itu kan udah
25:44Kayak kanker sosial
25:45Korupsi itu bikin
25:46Negara kita ini
25:47Kayak
25:48Tapi kita miskin
25:49Karena memang
25:49Uangnya dikorup
25:50Digerogoti dari dalam
25:51Iya
25:52Tadi saya baru jalan
25:53Sama teman saya
25:54Natalia
25:55Kita lagi bilang
25:56Ini
25:56Kita punya banyak
25:58Investor dari Afrika loh
25:59Dari Ghana
26:01Dari Afrika
26:02Yang tadinya
26:03Sama-sama negara berkembang
26:04Sekarang mereka sudah menjadi
26:05Negara yang invest
26:06Kemana-mana
26:07Karena mereka bisa
26:08Pelan-pelan
26:09Memberantas korupsi
26:13Dengan
26:14Membuat negaranya
26:15Menjadi lebih
26:15Kaya
26:16Menjadi lebih makmur
26:17Yang tadinya miskin
26:19Bisa menjadi
26:20Lebih
26:21Prosperous
26:22Hongkong aja contohnya
26:24Atau Cina
26:24Jadi intinya adalah
26:25Political willnya tuh
26:26Belum sampai
26:27Atau kemudian
26:28Political will tuh awalnya
26:30Nomor satu
26:30Lalu ada penegakan hukum
26:32Setelah penegakan hukum
26:33Ada yang namanya
26:35Prevention
26:36Prevention tuh
26:37Perbaikan sistem
26:38Kita gak bisa
26:39Bicara
26:39Mengandalkan
26:40Kepada orang
26:42Kepada orang
26:42Atau individu
26:43Ya
26:44Baik di kejaksaan
26:45Di kepolisian
26:46Mau di
26:47Kehakiman
26:48Memang
26:49Individunya itu
26:50Pemimpinnya itu
26:52Harus yang bersih
26:53Tidak takut kepada
26:54Kekuasaan
26:55Tidak kalah sama uang
26:56Itu dulu ya
26:56Tapi
26:57Tidak bisa
26:58Mengandalkan kepada dia
26:59Saka dia akan pensiun
27:00Satu ketika dia akan
27:01Sakit
27:02Atau dia meninggal
27:03Apa yang bisa
27:04Diwariskan
27:05Sistem yang baik
27:07Sistem yang baik
27:08Karena kita ngeliat
27:09Korupsi di Pertamina itu
27:10Sejak tahun 70-an
27:12Dari zaman
27:13Tahun 70
27:15Lalu
27:16Tahun 80
27:18Tahun 90
27:18Tidak berhenti
27:20Sampai kita
27:20Dikejutkan dengan
27:21Angka yang
27:22Fantastik
27:23Saya gak bisa
27:24Ngebayang
27:24Seribu triliun
27:25Itu seperti apa ya
27:26Tapi artinya
27:27Hal yang sama
27:28Terjadi
27:29Di tempat yang sama
27:31Karena sistemnya
27:32Tidak diubah
27:34Iya kan
27:36Sistemnya tidak diubah
27:38Tidak diubah
27:38Lalu yang pelakunya
27:39Tidak dihukum
27:40Petral misalkan
27:40Dibubarkan
27:41Tapi kan kita tahu
27:42Ada Reza Halid disana
27:43Kenapa dia tidak pernah
27:44Ditangkap
27:45Lalu sekarang sudah turun
27:46Ke generasinya
27:47Ke anaknya
27:48Itu menjadi
27:49Apa
27:51Keri Muhammad Halid
27:52Artinya kan
27:52Sudah dua generasi
27:53Apa yang terjadi
27:55Sistem di Petral
27:56Dan di Pertamina itu
27:57Kan tidak dibenahi
27:58Artinya ya
28:00Cuman ganti orang
28:01Tapi masih
28:02Sistemnya masih
28:02Sistemnya sama
28:03Sehingga memungkinkan
28:05Untuk
28:05Melakukan
28:06Korupsi
28:08Untuk melakukan
28:09Manipulasi
28:11Untuk
28:12Mengambil hak
28:14Rakyat atau orang banyak
28:15Tanpa
28:16Takut akan
28:18Hukumannya
28:18Kalau hukumannya
28:20Tiga generasi
28:21Tidak boleh menjadi pegawai negeri
28:22Tiga generasi
28:23Tidak boleh berpolitik
28:24Uangnya diambil semua
28:26Asetnya diambil semua
28:27Dan ada kemungkinan
28:28Dihukum mati
28:29Orang mikir
28:30Cina melakukan itu
28:32Jadi misalkan
28:33Kalau diistikorupsi
28:34Enggak
28:35Enggak
28:35Enggak
28:36Enggak
28:36Enggak
28:36Enggak
28:37Kalau misalkan
28:37Ada temannya
28:39Nggak ada
28:40Enang
28:41Pokoknya
28:41Enang hidup
28:41Enang
28:42Kalau aturan yang tadi
28:44Benar-benar
28:45Diberlakukan di Indonesia
28:46Enggak ada
28:46Itu masyarakat miskin
28:48Yang masih kelaparan
28:50Yang
28:51Enggak
28:51Sekolah
28:52Enggak dapat kerja
28:52Enggak dapat kerja
28:53Jauher
28:53Enggak mungkin penuh
28:55Sekarang
28:56Kan tinggal memang
28:57Si political willnya aja
28:59Political will
29:00Penegakan hukum
29:00Tadi baru penegakan hukum
29:02Lalu perbaikan sistem
29:03Yang ketiga
29:04Public education
29:05For us to say no to corruption
29:07It's very important
29:08Karena
29:09Menormalkan
29:11Dan mewajarkan
29:12Korupsi itu
29:13Menjadi
29:14Penyakit itu
29:16Menyebar
29:16Lebih banyak lagi
29:18Orang
29:19Enggak aneh kelas
29:19Ya harusnya
29:20Enggak aneh kelas
29:21Jangan disogok gurunya
29:22Itu corruption juga namanya
29:23Orang
29:24Mau gak punya gelar
29:26Mau ambil gelar
29:26Tapi ya
29:27Dikorup gelarnya
29:28Itu juga corruption
29:29It is a corruption
29:30Yes
29:31Iya kan
29:32It is a corruption
29:33Orang kesian
29:33Yang kuliah beneran
29:35Gitu
29:35Ini contoh aja
29:36Kalau anak saya gak aneh kelas
29:37Saya bilang
29:37Ulang
29:39Harus gitu dong
29:40Artinya
29:41Harus jelas
29:41Sekolahnya dimana
29:42Iya kan
29:43Iya
29:43Lulus atau enggak
29:44Nah
29:45Dan tidak juga
29:46Menggunakan
29:48Korupsi
29:49Untuk
29:50Mencapai
29:51Keinginan
29:52Jadi itu harus di
29:53Namanya public education
29:55Jadi publik
29:56Atau masyarakat
29:56Tator air juga tau
29:57Jangan cuma nyalahin aja
29:59Kalian sendiri
30:00Sudah berani gak
30:00Bicara tidak
30:01Ya
30:03Sudah bicara tidak
30:04Kalau biar
30:04Supaya gampang
30:05Supaya cepat
30:06Kita
30:07Bayar aja lebih
30:09Gak apa-apa
30:09Kalau bayar lebihnya
30:10Masuk ke negara
30:11Bener
30:12Kayak di Singapura ya
30:13Kamu mau urus
30:14Ijin
30:14Ini yang mau cepat
30:16Ini harganya 10
30:1710 juta katakan ya
30:18Kamu mau 2 minggu
30:19Nunggu
30:20Ini harganya
30:211 juta
30:22Tapi sama-sama
30:23Jalur resmi
30:24Resmi
30:24Instan
30:25Sama aja
30:25Kalau mau
30:26Cuci film
30:27Cuci baju
30:28Atau apa
30:28Ada yang
30:29Ada yang
30:30Ekspres
30:30Kereta api juga ada
30:32Ekspres kok
30:32Cuci film udah gak ada
30:34Ini bukan kamar
30:34Puno banget ya
30:35Udah pake kereta cepat
30:39Atau kereta argo
30:40Iya kan
30:41Ketahuan ya umurnya
30:42Udah tua banget ya
30:44Udah tuh
30:44Tapi kamu kan ngerti
30:47Maksudnya
30:47Kalau kamu mau
30:49Istimewa
30:50Kelasnya berbeda
30:51Kamu bayar lebih
30:52Gak apa-apa
30:53Tapi memang
30:53Aturannya sudah jelas
30:54Ada loket
30:55Di Singapura juga ada
30:56Ini kalau mau 2 minggu
30:57Segini
30:58Kalau mau 1 hari
30:59Ekspres segini
31:00Kalau mau yang sebulan
31:01Lebih murah lagi
31:01Nunggunya lama
31:02Tapi sudah jelas
31:04Payah hukumnya ada
31:05Itu yang kemudian
31:06Dan tidak ada diskriminasi
31:08Dan uangnya masuk ke negara
31:09Gitu
31:09Jadi enggak
31:10Loh itu kok dia ngurus
31:12Ijinnya cepat banget
31:13Kenapa gitu loh
31:15Kan ordal gitu
31:16Nah itu dia
31:16Nah itu ordal-ordal itu
31:18Merusak sistem
31:20Ordal itu merusak sistem
31:22Saya ini bersungguh-sungguh
31:23Karena gini
31:24Kita ini kan mau
31:25Menuju ke 2045
31:27Negeri Indonesia
31:28Indonesia maju
31:29Dan Indonesia emas
31:31Why the nation fails
31:34Itu kamu udah baca bukunya kan
31:36Belum
31:37Lah kan jujur
31:41Makanya aku minta jelasin ke Inang
31:45Iya
31:45Jadi
31:47Kamu
31:50Melihat bahwa ada beberapa
31:52Jadi gini
31:52Ada bagaimana kita
31:54Tidak mendiskriminasikan
31:56Warga negara
31:59Lalu juga ada meritokrasi
32:01Yang dijalankan
32:02Lalu ada institusi
32:04Yang dipercaya
32:06Sistemnya itu
32:07Inklusif
32:08Kalau ordal itu kan
32:09Artinya
32:11Ekstraktif
32:14Hanya orang-orang tertentu
32:16Yang memiliki
32:17Keistimewaan
32:20Yang orang yang melihatnya
32:22Menjadi cemburu
32:23Orang yang melihatnya
32:25Menjadi marah
32:26Dan kesal
32:26Dan itu tidak sehat
32:28Karena di dalam
32:29Masyarakat itu
32:30Ada yang namanya
32:31Suasana kebatinan
32:33Nah berbicara soal kebatinan
32:35Katanya
32:35Inang
32:37Ini juga
32:38Apa ya
32:39Penyembuh juga
32:40Benar gak itu
32:41Iya bukan kebatinan kali
32:42Itu
32:43Gak maksudnya
32:49Healer
32:49Healer
32:50Iya
32:51Itu
32:52Itu
32:52Bisa gak nyembuhin tuh
32:54Ketawa
32:55Ketawa yang di make up film
32:57Ketawa lucu banget
32:59Ini kayaknya yang di belakang
33:00Perlu disembuhin nih
33:01Iya
33:01Healer itu kan penyembuh
33:04Ya kan penyembuh
33:04Jadi
33:05Saya
33:06Saya kan
33:07Kayak
33:08Sudah-sudah menjalankan
33:09Apa sih
33:10Mencari cinta
33:11Sudah punya anak
33:12Sudah gitu kan
33:13Sudah jadi ini
33:14Menikah
33:15Punya anak
33:15Lalu cari uang
33:16Cari posisi
33:17Sudah nih
33:18Buat nyekolahin anak
33:19Anak udah dinikahkan
33:20Ya udah selesai
33:21Terus mencari
33:23Apa
33:23Aktualisasi diri
33:25Ya boleh lah
33:25Ambisi
33:26Mau cari posisi
33:27Segala macam
33:27Sudah nih
33:28Sudah misalkan
33:29Saya menganggap ini
33:30Sudah selesai
33:30Karena anak-anak saya
33:31Sudah mandiri
33:33Dan sudah menikah
33:33Lalu yang
33:34Nomor empatnya
33:35Yang paling atas
33:36Di atas semua ini
33:37Ada cinta
33:38Ada uang
33:39Ada kekuasaan
33:40Ini
33:40Damai
33:42Peaceful
33:43Number four
33:44Is the peace
33:45Kalau sudah selesai
33:47Dengan ini
33:48Saya anggap
33:48Saya sudah selesai
33:49Walaupun saya tidak
33:50Punya uang banyak
33:51Tidak punya perusahaan
33:53Yang besar
33:53Tidak punya
33:54Gak jadi komisaris
33:55Tidak
33:55Jadi komisaris
33:56Tidak
33:56Tidak
33:57Tidak jadi komisaris
33:58Tar aku langsung gini
33:58Inang
33:59Mampir dong ke kantor
34:00Gak ada yang salah
34:04Jadi komisaris
34:05Kalau memang dia pantas
34:06Kalau dia bisa membawa itu
34:07Menjadi lebih baik
34:08Dan
34:08Meritokrasi itu
34:10Tadi kan
34:10Kita lagi bicara
34:11Why nation fails
34:12Karena
34:12Karena itu
34:14Nah ini kan
34:14Ada damai
34:15Saya ini mencari damai
34:16Saja
34:17Peaceful
34:18Makanya saya jadi healer
34:19Jadi saya tuh
34:21Kalau 2025 tuh
34:23Resolusi saya
34:24Saya ugah hari
34:25Ugah hari tau gak tau
34:26Ugah hari itu
34:28Secukupnya
34:31Sa
34:32Madio
34:33Kalau kata bahasa Perancisnya
34:35Apa anane
34:36Apa adanya
34:38Seadanya
34:39Jadi
34:40Ya sudah
34:41Merasa cukup
34:43Merasa cukup itu adalah
34:43Merasa cukup dan merasa
34:44Sudah selesai dengan
34:46Semuanya
34:46Saya ingin berbuat baik
34:47Saya ingin berdharma
34:48Saya ingin
34:49Dimanapun saya berada
34:50Baik di PSI
34:51Mau di
34:52Daerah komunitas saya
34:55Mau di pulau
34:57Yang saya suka
34:58Ke Citarum
35:00Mau di sungai
35:01Mau di Citarum
35:02Berbuat
35:03Kebajikan
35:06Itu
35:07Bisa dimana saja
35:09Nah kalau kamu sudah
35:10Sampai kepada
35:11Tahapan bahwa
35:13Udah saya mau cari damai
35:14Dan saya mau
35:15Mengikuti kata hati
35:17Bersetia pada kata hati
35:18Kalau kata Pramudia
35:19Anantatur
35:20Bersetia pada kata hati
35:23Itu
35:23Membuat hidupmu
35:25Menjadi enteng
35:26Saya mau pergi kemana-mana
35:28Saya seperti ini
35:30Ya kan
35:31Saya berteman dengan
35:32Banyak sekali
35:34Kalau di dalam dunia politik
35:35Kan nanti sebentar
35:36Ini musuhan sama ini
35:36Ntar berteman lagi
35:37Nanti musuhan
35:38Saya gak mau terbawa
35:39Dalam arus itu
35:40Tapi kan
35:41Inang masuk ke dalam dunia politik
35:43Gak apa
35:43Kan masih bisa berpolitik
35:45Dengan Nurani
35:46Bisa dong
35:49Ada Bung Hatta
35:51Jadi gak ada
35:52Musuh-musuhan tuh ya
35:53Kalau Inang
35:54Ini kan lagi di PSI
35:55Jadi gak ada musuh nih
35:56Di partai mana gitu
35:57Gak ada ya
35:58Gak ada
35:59Semuanya temen ya
35:59Gak ada semua temen
36:00Saya temen baik sama
36:01Refli Harun
36:03Gais Halifah
36:04Junior saya
36:05Siapa lagi
36:07Rocky temen saya kuliah
36:09Jadi saya pikir
36:10Itu kan
36:11Opini
36:12Ketika mereka
36:13Memberikan kritikan
36:14Itu bukan orangnya
36:16Yang salah
36:16Ya kan
36:17Dia mengkritik kebijakan
36:18Dan kita juga membalas
36:19Dengan kritikan kebijakan
36:20Jadi saya pikir
36:21Saya berteman dengan
36:22Banyak sekali
36:24Orang-orang yang sebelum
36:25Saya memasuki dunia politik
36:27Sudah menjadi teman saya
36:28Dan tidak ada alasan
36:30Untuk memusuhinya
36:31Karena toh nanti
36:32Yang kita musuhin loh
36:34Kok gandengan sekarang
36:35Gitu
36:36Ayo
36:36Banyak yang kecelengah
36:37Kamu sejujurnya juga
36:41Ayo
36:41Pernah kecelengah
36:43Kan
36:44Siapa ya
36:45Siapa
36:45Ya kan
36:47Pernah kan
36:49Jadi
36:49Jadi
36:49Jadi
36:50Dulu kan
36:51Tapi
36:51Kalau kata politisi
36:53Itu adalah dinamika politik
36:54Dinamika
36:57Itu penting
36:58Ya kan
36:59Harus ada dialektika
37:00Harus ada orang yang punya
37:01Antitesis
37:02Harus ada polemik
37:03Sehingga kita bisa menjadi maju
37:04Namun
37:06Prinsip juga
37:07Penting
37:08Prinsip juga penting
37:10Bahwa saya
37:11Akan berpolitik
37:12Tapi saya tidak akan
37:13Menghianati kata hati saya
37:15Saya tidak melakukan ini
37:16Karena uang
37:17Saya tidak melakukan ini
37:18Karena kekuasaan
37:19Karena saya masih bisa mengusung
37:21Sesuatu yang sesuai
37:22Dengan keinginan saya
37:23Gitu
37:24Dan
37:24Kalau saya masih bisa
37:26Memberikan nasihat
37:27Ya
37:27Kalau didengar
37:28Ya
37:28Alhamdulillah
37:29Ya kan
37:29Kalau tidak didengar
37:30Juga gak boleh sakit hati
37:31Jadi
37:32Keren
37:33Kalau gak dengar ya
37:33Cabut aja gitu
37:34Emang singkong
37:37Emang singkong
37:38Nah
37:39Ini yang kemudian
37:40Jadi pertanyaan selanjutnya
37:42Adalah begini
37:42Merasa cukup
37:44Merasa cukup
37:45Itu kan adalah
37:46Satu hal yang
37:47Kalimat yang
37:50Gampang untuk di ucapkan
37:51Tapi kemudian sulit
37:52Gitu ya
37:53Bisa gak sih tuh
37:54Disembuhin korupter-korupter itu
37:56Biar merasa cukup
37:57Nah
37:58Ada dua hal
38:00Kan teorinya begini
38:02Korupsi itu
38:04Korupsi itu
38:04Jika ada kesempatan
38:06Oke
38:07Karena sistemnya memungkinkan
38:08Kalau di Hongkong
38:09Atau di Singapura
38:10Kamu dari mulai
38:11Ballpoint
38:12Sampai satelit
38:13Itu semua
38:13Transparan
38:14Ada harganya
38:15Kamu beli di mana
38:17Di toko mana
38:19Lalu harus bisa dibandingkan
38:20Sehingga kesempatan kamu
38:21Untuk korupsi itu
38:22Kecil sekali
38:24Gitu
38:24Lalu
38:25Katanya orang korupsi
38:27Karena kebutuhan
38:27Nah ini kan yang korupsi
38:29Gajinya 3 miliar
38:30Sebulan
38:30Kamu bawa-bawa di rumah aja
38:32Kamu dapet uang
38:33Berapa tuh sehari
38:34100 juta
38:35Banyak lah pokoknya
38:36Yang hanya mimpi
38:38Bagi rakyat biasa
38:40Gitu
38:40Jadi
38:40Disparitas
38:41Atau
38:42Kesenjangan
38:43Sosial
38:45Yang semakin tajam
38:45Semakin tajam
38:46Itu gak sehat
38:47Itu tidak sehat
38:48Untuk
38:49Sebuah negara
38:51Yang ingin menuju
38:52Ke negara emas itu
38:53Supaya tidak
38:53Fail
38:54Ini harus
38:55Dikecilkan gap ini
38:56Jadi
38:57Kenapa caranya
38:58Untuk menyembuhkan
38:59Yang korupsi
38:59Harus dihukum
39:00Seberat-beratnya
39:01Orang koruptor
39:01Gak takut di penjara
39:02Kok
39:03Dia takut
39:06Kalau hartanya diambil
39:07Cina
39:08Dimiskinkan
39:09Dimiskinkan
39:10Dan
39:10Keluarganya
39:12Adiknya
39:13Kakaknya
39:13Anaknya
39:14Menantunya
39:15Itu gak boleh lagi
39:16Ikut dalam
39:17Pemerintahan
39:19Ikut dalam bisnis
39:20Kayak di blacklist
39:21Kan kita takut
39:22Di blacklist
39:22Kalau
39:23Didaftarkan
39:26Kredit cardnya
39:27Macet
39:28Tidak bisa mengakses
39:29Tidak punya lagi
39:30Kewenangan untuk mengakses
39:31Kan misalkan
39:32Ada blacklist
39:33BI kan
39:33Pada takut orang
39:34Karena nanti gak dikasih
39:36BI checking
39:36Yes
39:37Kredit dan segala macem
39:38Walaupun cuman pinjol
39:39Yang ada di cerita
39:40Kesian banget
39:41Kenapa gak bisa kayak gitu ya
39:42Nah
39:43Kenapa koruptor
39:44Paling cuma
39:44Apa itu ya
39:45Pencabutan hak politik kan
39:46Pencabutan hak politik
39:47Selama 5 tahun
39:48Blah-blah-blah
39:49Segala macem
39:49Artinya
39:50Kita tidak bersungguh-sungguh
39:52Sekarang tadi kan kamu tanya
39:54Kenapa gak bisa
39:54Karena cost of corruptionnya tuh murah
39:56Kamu korupsi triliunan
39:58Kamu dihukumnya cuma 6 tahun
39:59Yaudah keluar masih kaya raya kok
40:01Orang masih
40:02Wah
40:04Masih hormat
40:05Masih nyembah gitu
40:07Gak ada hukuman sosial
40:09Kalau kamu ditaruh di penjara
40:11Penjaranya pakai AC
40:12Terus kamu hidup seperti di hotel bintang 5
40:15Emang ada yang kayak gitu
40:17Lah kan Najwa pernah
40:19Kamu masa gak liat tayangannya
40:21Pancing dikit
40:22Sama laga
40:22Sama laga bodo ya
40:25Ya kan aja
40:26Terus gini
40:28Coba kalau koruptor itu
40:30Kebanyakan gak disiti
40:30Suruh nyapu di pinggir jalan
40:32Gak mau lah
40:34Loh
40:34Hukuman sosial kok
40:35Iya
40:35Makanya bilang gak mau lah
40:37Gitu kan
40:37Bukan tidak punya pilihan
40:39You corrupted
40:40You are now
40:41Ketangkap
40:42Dan kamu harus membayar
40:45Karena dosa kamu tuh bukan hanya
40:46Kepada kepala penjara
40:48Kepada negara
40:49Tapi kepada seluruh rakyat Indonesia
40:51Secara sosial
40:52Dan maling
40:53Maling
40:53Mereka nyapu dong setiap pagi
40:56Pakai seragam orange
40:57Sama kayak yang
40:58Yang pekerja-pekerja yang tangannya mulia itu
41:00Yang gajinya UMR
41:02Gajinya cuman UMR Jakarta
41:04Berapa? 4 juta? 5 juta?
41:06Tapi cukup-cukup aja kok
41:06Koruptornya 5 triliun gitu
41:08Berapa puluh kali ribu kali
41:10Lipat
41:10Nah
41:11Kalau mereka dipakaikan baju
41:12Saya koruptor
41:14Jangan tiru saya
41:16Nyapu tiap hari tiap pagi
41:18Kan semua anak-anak akan lihat
41:20Itu hukuman yang akan membuat orang kapok
41:24Jangan ditaruh di penjara aja
41:27Penjaranya mewah kok
41:28Kamu mau gak ngeliatnya?
41:31Koruptor itu
41:31Kita kan orang bilang
41:33Ah ditembak aja digantung
41:34Enggak lah
41:35Kita kan tidak ada capital punishment
41:37Kita membuat
41:39Secara sosial
41:40Makanya ahli hukum itu kan juga
41:43Hukuman itu kan harus
41:44Secara sosiologi
41:45Secara antropologis
41:46Orang Indonesia ini kan
41:47Suka malu
41:49Mau menyelamatkan muka
41:50Enggak kalau sekarang udah dimaskerin
41:52Inang
41:52Semenjak covid itu tuh
41:54Jadi koruptor-koruptor
41:55Pas udah lagi
41:56Bapak pakai rompi gitu kan
41:57Tapi pakai masker gitu kan
41:58Itu kan kayak
41:59Lah udah nyuri duit rakyat
42:01Kalau cewek langsung pakai tutupan
42:03Supaya gak kelihatan mukanya sebenarnya
42:05Bukan karena mau hijrah atau menjadi berhijab
42:08Tapi supaya tidak kelihatan
42:10Nah itu kan hal-hal yang selalu kita lihat seperti biasa
42:14Akhirnya
42:14Di normalisasi
42:15Di normalisasi
42:16Seandainya
42:17Orang yang sudah memiskinkan rakyat
42:19Membuat negara ini
42:20Menjadi kacau
42:21Balau dan rusak
42:22Itu
42:23Dibuat
42:25Hukuman sosial
42:26Bersihin
42:28God
42:29Bersihin sampah
42:31Bersihin gorong-gorong
42:32Pakai baju oranya
42:33Ditulis
42:34Saya koruptor
42:34Setiap hari
42:35Hukumannya 20 tahun
42:37Gak boleh didiskaun
42:38Hartanya diambil
42:40Tiga generasi
42:42Diberi tanda
42:44Bahwa ini adalah keturunan koruptor
42:46Ini adalah
42:46Maka orang akan berpikir seribu kali untuk korup
42:49Tadi kan kamu tanya
42:51Tapi pertanyaannya
42:52Kenapa masih mau tadi kan kamu bilang
42:54Bukan karena mereka gak punya uang loh sayang
42:57Karena yang kita lihat itu
43:01Mereka orang-orang kaya
43:02Ada yang kawinnya di Disneyland
43:05Ada yang mobilnya 20
43:08Mobil sport 20
43:12Kita cuma bisa gini
43:12Itu gimana ceritanya ya
43:15Bisa begitu ya
43:16Ada yang punya emas 50 kilo
43:19Dipakein backpack aja gak bisa ke
43:23Berat
43:24Itu dia
43:25Tapi kemudian gini
43:26Dengan seorang Irma Huta Barat
43:30Masuk ke dunia politik
43:31Dan masuk ke Partai Solidaritas Indonesia
43:34Anda masih yakin
43:36Dengan masuknya Anda di dunia politik
43:39Di Partai Solidaritas Indonesia
43:40Bisa mengubah upaya pemberantasan korupsi yang sampai saat ini
43:47Setidaknya dicoba
43:48Setidaknya dicoba
43:49Setidaknya dicoba lah
43:49Kan kalau dibilang mau
43:52Saya kan tetap
43:54I'm an activist at heart
43:56Ya dan
43:57Kalau Partai membiarkan untuk
44:00Tetap mengusung
44:01Anti korupsi
44:02Artinya kan kita yang harus
44:04Hold them accountable
44:05Ini benar gak
44:06Ya kan
44:09Dari dalam
44:09Ada yang melihat
44:11Dari luar ada yang melihat
44:12Sehingga terjadi checks and balances
44:14Dan itu sehat
44:15Itu sehat
44:16Karena keberagaman
44:17Lalu juga pendapat-pendapat yang
44:20Konstruktif
44:21Itu diperlukan
44:23Di mana-mana
44:24Ya kan
44:25Kadang-kadang kayak
44:26Kamu di kompas
44:26Kamu mau mengkritisi kompas
44:27Takut
44:28Kan gak boleh
44:29You should have no fear
44:31Untuk mengatakan
44:34Demi kebaikan ya
44:34Bukan karena
44:35Jangan ngeliat ke
44:36Ini dong kamera
44:37Loh itu keren
44:42Kita lihat dari
44:43Founding fighter kita
44:44Yang pendahului-pendahului kita
44:46Keren banget
44:46Bung Hatta bisa
44:48Beda pendapat
44:49Di depan umum
44:50Dengan Bung Karno
44:51Bukan karena saling benci
44:52Tapi karena memang
44:53Mereka memiliki
44:54Masap yang berbeda
44:55Bagaimana memajukan
44:56Secara ekonomi
44:57Bagaimana
44:58Politik yang fair
45:00Jadi
45:01Publik juga melihat
45:03Diskursus yang keren
45:04Iya kan
45:06Dan kita disajikan
45:08Dengan
45:08Edukasi-edukasi
45:10Yang memang
45:10Apa ya
45:12Nalar
45:12Nalar
45:13Dan kemudian
45:13Apa ya
45:14Prinsip
45:16Etika
45:17Ya itulah yang kemudian
45:18Kita
45:19Itu yang dipertontonkan
45:21Ya itu yang dipertontonkan
45:22Dan Anda
45:23Seorang Irma Huta Barat
45:24Masih punya optimis
45:26Ke arah situ
45:26Saya tidak punya
45:28Saya tidak punya
45:29Pilihan lain
45:30Selain optimis
45:31Melihat negara ini
45:32Memang harus
45:33Kita benahi
45:35Rame-rame
45:35Dari segala sisi
45:37Tapi yang pertama
45:38Itu tadi memang
45:38Pemberantasan korupsi
45:40Is the key
45:40Kita mau ngomong
45:41Soal apa
45:42Aja
45:43Selama korupsi
45:44Tidak diberantas
45:45Maka akan sulit
45:46Kita menjadi
45:47Indonesia emas
45:48Dan tadi kan
45:49Why the nation fails
45:50Institusi-institusi itu
45:52Harus
45:52Merebut
45:53Kepercayaan publik
45:54Sehingga bisa
45:55Menjadi
45:56Sebuah institusi
45:57Yang menjalankan
45:59Mesin
46:00Yang akan
46:01Membawa
46:02Negara ini
46:03Terhadap kemajuan
46:04Ya kalau enggak kan
46:06Mesinnya
46:06Enggak lancar
46:09Itu dia ya
46:11Enggak bisa jalan
46:12Itu harus
46:13Enggak perlu dianggap remeh
46:15Institusi
46:17Penegakan hukum
46:17Kepolisian
46:18Kejaksaan
46:18Kehakiman itu
46:19Harus mendapat kepercayaan
46:20Karena sekarang ini kan
46:21Kepercayaannya turun
46:22Turun
46:22Lalu juga
46:24BUMN
46:26BUMN
46:26Kenapa BUMN
46:27Kok pendapatannya
46:28Hanya
46:29Lebih sedikit
46:30Daripada cukai rokok
46:31Sementara BUMNnya banyak
46:33Cukai rokoknya
46:34Sampai 216 triliun
46:36Lalu BUMNnya
46:37Kenapa
46:37Cuman
46:3890 triliun
46:40Kan itu ada pertanyaan
46:41Apa yang terjadi
46:42Nah itu kan harus dijawab
46:43Dan kayaknya perlu
46:44Inang 10 ya
46:45Kayak gini ya
46:46Modelanya
46:46Supaya kemudian
46:47Bisa benar-benar
46:48Apa ya
46:49Punya
46:50Greget lah ya
46:52Untuk bisa kemudian
46:53Memberantas korupsi ini
46:55Secara serius
46:56Iya
46:56Yang mau memberantas korupsi itu
46:57Tidak boleh korup
46:58Itu dulu
47:00Itu dulu
47:01Kamu lihat presidennya
47:03El Salvador
47:04Nayib Bukele
47:06Ya kan dia bilang
47:07I'm fighting corruption
47:09I'm combating corruption
47:10Kalau ada yang di sekitar saya
47:12Yang korupsi
47:13Tangkap
47:14Kalau saya korupsi
47:16Periksa saya punya rekening
47:18Periksa saya punya harta
47:19Dan sekeliling saya
47:22Saya mau bersih dari koruptor
47:23Baru bisa
47:25Orang percaya
47:27Dia perang lawan mafia
47:28Dia bikin penjara yang baru
47:3075 ribu orang dia penjarakan
47:32Akhirnya
47:34Menjadi negara teraman
47:36Tidak ada orang yang saling bunuh
47:39Tidak ada lagi yang korupsi
47:40Copet aja takut
47:42Dan kita masih mendambakan
47:44Seorang pemimpin seperti itu
47:45Harus dimulai dari pemimpinnya
47:48Yang berani menyatakan bahwa
47:49Saya tidak akan korupsi
47:51Dan saya tidak mau dikelilingi oleh koruptor satu pun juga
47:54Seandainya di sekeliling saya
47:55Ada yang dicurigai
47:56Atau dia korup
47:59Kenapa Inang gak
47:59Ke KPK lagi sih Inang?
48:02Ya
48:02Kan KPK itu
48:05Dari awal memang sudah
48:07Salah kaprah
48:09Salah kaprahnya di?
48:11Salah kaprah
48:11Kalau kamu mau membenahi
48:13Tiga institusi
48:15Kepolisian
48:16Kejaksaan
48:17Dan kehakiman
48:18Karena pendekangan hukum dulu nih
48:19Kalau di Hongkong ini dulu nih
48:20Lima tahun nih
48:21Nah di kepolisian itu
48:23Kan harus tahu bahwa
48:24Kami memang
48:26Ingin
48:27Dibersihkan
48:29Dari oknum-oknum yang korup
48:31Kami mau menjadi institusi yang keren
48:34Yang dipercaya oleh masyarakat
48:36Jadi masyarakat itu sayang
48:38Kalau melihat polisi itu
48:38Jadi pengen
48:39Pak polisi gitu
48:41Nah itu harus dibangun
48:43Gak ketakutan orang yang
48:46Empat kali kehilangan motor
48:48Gak mau ngelapor gitu
48:50Dan kemarin
48:52Revisi undang-undang KPK
48:53Nah itu terjadi pelemahan
48:54Demi pelemahan
48:55Demi pelemahan
48:56Dan Anda mengamini itu?
48:58Ya kan saya tidak punya hak untuk bicara
49:00Seharusnya memang harus bicara
49:01Dengan para ahli
49:02Bicara
49:03Saya kan gak pernah diundang juga
49:04Ketika mau mengubah
49:06Undang-undang KPK
49:08Ada orang-orang yang
49:09Memutuskan itu
49:11Di parlemen
49:13Yang tidak tahu
49:14Anatomi korupsi
49:15Bahwa ketika
49:16Lembaga yang
49:18Harusnya bersih
49:20Dari intervensi
49:21Ya
49:22Kalau dia mau memberesi kepolisian
49:24Jangan ada orang dari kepolisian
49:25Yang ada di sana
49:26Karena
49:27Dia yang mau diobati
49:29Bukan kita
49:30Membenci kepolisian
49:32Tapi kita harus
49:33Berani mengakui bahwa
49:34Sedang terjadi masalah besar
49:36Dalam penegakan hukum
49:38Siapa yang berhadapan dengan rakyat
49:39Dulu saya bicara dengan
49:40Om Awaludin Jamin
49:42Dia bicara soal
49:45Yang harus jadi garda terdepan
49:47Dari kepolisian
49:48Kapolri ya
49:49Jaman itu
49:50Anaknya juga teman saya
49:51Maggie
49:51Nah
49:52Om Awaludin bilang bahwa
49:55Yang harus jadi tombak
49:57Terdepan itu adalah
49:58Polres
49:59Bukan baris krim
50:02Kenapa Om
50:04Polres itulah yang melayani
50:06Rakyat sampai ke seluruh Indonesia
50:08Yang ada di seluruh desa-desa
50:10Itu yang harus di
50:11Kuatkan
50:13Itu yang harus menjadi
50:14Garda terdepan
50:16Garda terdepan
50:17Yang mengangkat
50:17Triberata itu
50:18Dia yang akan melindungi
50:20Dia yang akan mengayomi
50:21Dia yang akan melayani
50:23Masyarakat
50:24Oh jadi Polres
50:25Iya
50:26Jangan dibalik
50:27Kalau sekarang kan orang lihat polisi
50:29Oh baris krim
50:29Baris krim
50:30Iya penting
50:30Tapi ini hanya 20 persen
50:3280 persennya itu adalah
50:33Polres sebagai ujung tombak
50:36Dari penegakan hukum polisian
50:39Yang ngomong mantan Kapolri
50:40Nah
50:41Di masa kemarin
50:42Pak Jokowi
50:43Pemberantasan korupsi
50:44Dan sekarang di
50:45Pemerintahnya Pak Prabowo
50:46Giba
50:46Anda melihat ada perbedaankah
50:49Yang kemudian
50:50Cukup signifikan
50:51Mengarah ke yang lebih baik
50:53Atau kemudian justru sebaliknya
50:54Gini
50:55Pemberantasan korupsi itu
50:57Tidak bisa hanya
50:58Oke presiden mau memberantas
51:00Tapi kan kemudian presiden
51:01Ya ini tadi
51:01Yang tiga penegakan hukum ini
51:03Diberesin dulu gak
51:04Si
51:05Kita OTT
51:07Lalu kan disidang
51:09Nah hakimnya
51:09Ngukumnya tiga tahun
51:10Gimana
51:10Lalu naik lagi
51:13Dulu di dalam
51:15Rancangan undang-undang
51:16Yang pertama itu
51:18Kita menganjurkan bahwa
51:19Untuk kasus-kasus
51:21Organized crime
51:22Seperti terorisme
51:23Lalu juga
51:24Narkoba
51:26Lalu juga
51:27Human trafficking
51:28Dan korupsi
51:29A very serious
51:31Organized crime
51:32Itu
51:32Hakimnya tuh
51:34Harus yang
51:34Tahu bahwa kita
51:35Sedang memerangi ini
51:36Dan tidak
51:37Boleh banding
51:38Buang-buang waktu
51:39Dan
51:40Akhirnya
51:41Dia gak bisa nyobok disini
51:43Dia ke atas
51:44Tunggu
51:44Nanti akhirnya loh
51:45Udah ke PNPT
51:47MA
51:48Ini
51:49PK lagi
51:50Gak boleh
51:51Banyak kasus lain
51:52Yang mau diurus
51:52Itu yang usulan pertama
51:54Lalu usulan kedua
51:56Di dalam KPK itu
51:58Waktu itu
51:58Kita mengusulkan
51:59Yang namanya
52:00Integrity Checking Specialist
52:02Itu penting banget
52:05Itu sekarang terlaksana gak?
52:07Gak ada
52:08Harusnya di atas KPK itu
52:10Ada Integrity Checking Specialist
52:11Siapa yang mau jadi ketua KPK?
52:13Siapa yang mau jadi
52:13Direktur BUMN?
52:14Siapa yang mau jadi
52:15Gubernur?
52:17Siapa yang mau jadi
52:18Pilkada apa?
52:19Itu ada Integrity Checking Specialist
52:21Dia
52:22Meneliti
52:24Your Integrity
52:26Sampai
52:27Ke
52:28Kamu
52:29SDTK
52:30SMP
52:31Temen kamu siapa
52:32Dulu pernah gak kamu
52:33Utang gak bayar
52:34Dulu pernah gak ambil tanah orang
52:35Dikulitin deh
52:36Semuanya di kulitin
52:38Pacarnya siapa?
52:39Jangan
52:39Jangan
52:40Kalau kayak gitu
52:41Jangan udah
52:41Pacarnya siapa?
52:43Jangan
52:43Ntar masuk ke catetannya
52:45Inang
52:46Susah kalau masuk ke catetannya
52:47Inang
52:47Ini
52:48Ada rahasia partai politik
52:49Gak ada sayang
52:50Ini jurnal
52:52Ini jurnal
52:52Karena yang saya bicarakan di depan dan di belakang itu kan sama ya
52:56Jadi kalau jadi orang itu
52:57Yang paling nyaman itu apa?
52:58Kamu ngomong di depan sama ngomong di belakang itu sama
53:01Harus sama
53:01Jadi kamu tidurnya nyenyak
53:03Kalau gak gak bisa damai mas
53:04Nah itu dia
53:05Tiga kata untuk pemberantasan korupsi
53:08Jangan
53:11Jangan beri kesempatan
53:15Jangan berikan kesempatan
53:16Jangan berikan kesempatan kepada koruptor
53:18Karena
53:20Itu akan merusak seluruh sendi-sendi bangsa ini
53:24Baik dari sisi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan
53:28Semua rusak karena korupsi
53:30Dan kalau saya pikir
53:32Yang penting itu
53:34KPK, kepolisian, kejaksaan itu
53:37Harus bersih atasnya
53:40Korupsi itu kayak nyapu dari atas
53:42Kalau sapunya bersih
53:43Maka dia akan bisa menyapu ke lantai-lantai bawah yang bersih
53:46Dan kita tidak bisa bicara sembarangan soal korupsi
53:49Kita ini punya yang namanya
53:50Corruption Perception Index
53:54CPI
53:55Yang setiap tahun dinilai
53:58Dari orang-orang seluruh dunia yang berbisnis
54:00Mereka membuat survei
54:02Dan menulis setiap tahun
54:04Nah kita itu selalu jadi juara
54:06Masa kita bareng-bareng sama Kamboja
54:11Bareng-bareng sama Myanmar
54:12Kan harusnya kita harus membaik
54:15Sehingga nilai kita itu
54:17Jadi nilainya itu dari 0 sampai 10
54:19Kalau kita itu 3,45
54:22Artinya kita di bawah 6
54:24Nggak lulus ya
54:25Nggak lulus
54:26Nanti deh saya cari dulu
54:29Sapunya yang benar yang mana
54:31Jangan sapu yang sapunya agak-agak belok-belok ya
54:34Nanti kita akan bahas lagi
54:35Banyak lah pokoknya
54:36Kalau soal korupsi
54:38Thank you
54:39Thank you so much saya
54:40Sudah di On Point with Adi Silarasati
54:42Nanti kita akan bahas lagi soal lain yang lebih menarik
54:45Thank you
54:46Kita nanti akan bahas lagi dengan topik-topik menarik lainnya
54:50Jadi tetap bersama kami di On Point with Adi Silarasati
54:53Di next episode
54:54Ciao
54:54On Point
54:55Terima kasih telah menonton!
55:25Terima kasih.
Dianjurkan
1:45
|
Selanjutnya
4:24