- 10 bulan yang lalu
Film terbaik agen misterius full brutal
Kategori
😹
KesenanganTranskrip
00:00Kisah Ilegal
00:30Dari garis keturunan dua negara
00:32Yaitu ayah Korea dan ibu Filipina
00:34Di mana ayahnya yang memilih cerai saat dirinya masih kecil
00:38Membuat Marco harus mencari napkah untuk bea kebutuhan sehari-hari
00:42Serta menyisihkan sebagian uang hasil pendapatannya mengikuti tinju
00:46Agar ibunya yang saat ini sakit bisa dibawa ke rumah sakit
00:50Marco sering berkunjung ke tempat pamannya yang mengelola panti asuhan
01:04Di mana kondisi bangunan yang sudah rusak
01:06Serta kondisi keuangan yang tidak stabil
01:08Akibat tidak adanya donatur membuat tempat tersebut terancam
01:12Akan ditutup oleh pemerintah
01:14Tapi meski begitu si Paman tetap mengusahakan yang terbaik
01:18Untuk anak-anak yang ada di panti asuhan ini
01:21Tujuan Marco kesana
01:34Ia yang membutuhkan dana untuk pengobatan ibunya berharap si Paman
01:39Memiliki informasi terkait keberadaan ayahnya
01:42Marco yang belum pernah melihat wajah beliau
01:45Kini memberikan sejumlah uang kepada pamannya
01:48Untuk menyewa orang Korea
01:49Demi bisa mencari sosok itu
01:51Sesampainya di sebuah bar
02:00Marco ikut memasang taruhan bola dengan sisa uang yang dimilikinya
02:03Ia juga dihampiri seorang pria Rusia
02:07Yang mengaku
02:08Sedang butuh partner untuk merampok toko perhiasan
02:11Di mana si pria Rusia
02:13Hanya menginginkan Marco
02:14Untuk menjadi pengalih perhatian satpam
02:17Di lokasi yang menjadi tujuannya saat ini
02:19Namun Marco tidak dapat langsung menerimanya
02:22Mengingat resiko jika tertangkap oleh kepolisian
02:25Apa yang kamu katakan?
02:27Saya inginkan tentangnya
02:28Ayo, man!
02:30Apa yang kamu inginkan?
02:31Saya bahkan lupa tentang tempat ibu
02:33Malam harinya
02:40Marco harus menerima kenyataan pahit
02:43Karena tim bola yang ia dukung telah kalah
02:46Dalam pertandingan
02:47Sehingga uang sisa sebelumnya dijadikan taruhan
02:50Kini lenyap begitu saja
02:52Tak ada pilihan lain
02:53Marco akhirnya terpaksa menerima tawaran si pria Rusia
02:56Dan langsung melancarkan aksinya sebagai pengalih perhatian
03:00Dan ya
03:10Datanglah beberapa orang preman yang langsung menyerang
03:13Sehingga pantas jika si pria Rusia menawarkan bayaran tinggi
03:17Jika berhasil menjalankan tugas ini
03:19Namun di luar dugaan
03:20Marco yang kini sedang dalam posisi kesulitan pun
03:24Malah ditinggal begitu saja oleh rekannya sendiri
03:26Pengendara mobil bernama Yuli yang bersedia tanggung jawab
03:40Langsung membawa Marco ke rumah sakit terdekat
03:42Di mana Marco yang baru pertama kali ke tempat seperti ini
03:46Hanya mengikuti prosedur tanpa protes akan apa yang tengah dilakukan dokter kepadanya
03:51Yang nampak sedang melakukan beberapa uji coba tes DNA
03:54Entah apa yang sebenarnya terjadi
04:04Marco yang kini sudah cukup baikkan pun langsung bersiap untuk meninggalkan rumah sakit
04:09Hingga tak lama
04:10Yuli juga datang menghampiri dan memberikan amplop berisi uang sebagai ganti rugi
04:15Dan setelah saling berkenalan
04:17Yuli selaku keturunan Korea asli pun
04:19Memanggil Marco dengan sebutan Kopino
04:22Yang berarti keturunan Korea Filipina
04:24Baru saja beberapa langkah meninggalkan rumah sakit
04:35Marco dihubungi pamannya yang mengaku
04:38Sudah memiliki informasi mengenai ayahnya
04:41Dan setibanya di sana
04:42Si Paman dengan perasaan senang lantas memberitahunya
04:45Jika ternyata ayah Marco sendirilah yang akan datang menemuinya
04:49Sesuai perkataan si Paman
05:02Kini sebuah mobil hitam berisi beberapa orang dari Korea
05:06Jika parkir tepat di halaman depan rumah Marco
05:08Mereka rupanya merupakan anak buah ayahnya yang sengaja dikirim untuk menjemput
05:14Sedangkan ibunya akan tetap berada di tempat ini dan dirawat oleh seorang pengasuh
05:19Alasan mereka menjemput
05:31Rupanya ayah Marco yang diketahui sedang sakit keras mengaku ingin bertemu dengan Marco selaku anaknya
05:38Dan karena tidak memiliki banyak waktu
05:40Marco yang diminta agar segera berkemas pun tidak memiliki pilihan lain
05:45Kecuali menuruti keinginan mereka demi bisa mendapatkan uang untuk biaya operasi ibunya
05:50Di sisi lain kita juga akan diperkenalkan kepada seorang direktur bernama Han
06:04Yang merupakan kakak Marco namun terlahir dari ibu yang berbeda
06:09Ia yang mendapat kabar jika Marco bersedia datang
06:12Seketika merasa senang saat mengetahuinya
06:15Dan berharap agar Marco segera dibawa ke tempat ini
06:18Dan inilah babeng uksi ayah
06:30Dia bernama kita panggil saja dengan sebutan samsul
06:33Ia kini terbaring lemas di atas kasur dibantu peralatan medis
06:37Yang rupanya saat ini mengidap penyakit jantung
06:40Entah apa yang sebenarnya direncanakan oleh Han
06:43Ia pun meminta ayahnya agar tetap bertahan
06:45Menunggu kedatangan Marco yang kini sedang dalam perjalanan
06:49Sementara itu Marco yang kini berada di dalam pesawat
07:02Dihampiri seorang pria bernama Kim
07:04Dimana Kim yang sepertinya mengenai sosok ayah Marco
07:07Seketika mengatakan jika dirinya merupakan teman Marco
07:11Bahkan dapat dikatakan jika Kim adalah orang terakhir yang akan menjadi temannya
07:16Dan meskipun wajahnya terlihat muda
07:18Kim mengaku bahwa dirinya tidaklah semudah yang dipikirkan Marco sekarang
07:23Di tengah pembicaraan yang tak kunjung membuat Marco mengerti
07:35Seorang pramugari datang meminta Kim agar kembali ke tempat duduknya
07:40Namun sebelum itu Kim seketika membisikkan terkait alasan kenapa Marco diundang
07:45Kediaman Samsul
07:46Entah apa yang dikatakan olehnya
07:48Namun hal itu cukup membuat Marco sangat terkejut
07:51Tingkat cerita
08:01Tiba lah Marco di bandara Korea
08:03Dimana seorang wanita bernama Gayung
08:05Kini terlihat sedang bersama Yuli
08:08Yang rupanya merupakan sosok pembunuh bayaran
08:10Tujuan Yuli datang ke Filipina sebelumnya
08:13Diperintahkan oleh Han untuk mencari adiknya yang tiada lain adalah Marco
08:18Sehingga dapat disimpulkan bahwa tes DNA yang didapatkan Marco saat di rumah sakit
08:24Hal itu bertujuan untuk membuktikan jika Marco memang benar anak Samsul
08:28Di sana Gayung selaku adik Krihan yang terlahir dari ibu yang berbeda
08:41Kelah memesan sebuah kotak dari Yuli
08:44Entah apa isi yang ada di dalam kotak itu
08:46Gayung mengaku
08:48Hanya memerlukan barang di dalamnya untuk berjaga-jaga
08:51Dalam perjalanan
09:02Supir bersama beberapa orang yang kini tengah membawa Marco menuju lokasi tujuan
09:08Seketika dibuat heran dengan mobil yang mengikuti dari arah belakang
09:11Dimana si pengendara mobil yang ternyata adalah Kim
09:14Kini lantas mensejajarkan mobilnya seolah merencanakan sesuatu dan
09:19Entah siapa dan apa yang direncanakan oleh Kim
09:33Marco yang baru tersadar dalam kondisi setengah oleng pun
09:36Menyaksikan kegilaan Kim yang tanpa segan
09:39Menghabisi semua pengawal
09:41Bahkan sosok tersebut juga langsung menghubungi Han
09:44Bermaksud meminta uang tebusan
09:46Sehingga hal itu membuat Han lekas menyuruh semua anak buahnya agar bersiap
09:50Untuk mencari keberadaan Marco saat ini
09:53Di sana Marco yang ingin selamat mencari waktu yang tepat untuk melarikan diri
10:07Dimana Kim yang memintanya agar tenang lekas memberitahu
10:11Jika apa yang dilakukannya sekarang merupakan tugas
10:14Namun mengenai tujuannya
10:15Kim yang saat dalam pesawat rupanya mengatakan
10:18Bahwa kedatangan Marco ke Korea
10:20Hanyalah untuk menyetorkan nyawa pun
10:23Membuat Marco curiga
10:24Jika orang inilah yang ingin membunuhnya
10:26Sehingga
10:27Marco yang berlari ke arah hutan dan keluar dari jalan lain
10:41Terus dikejar oleh Kim yang menggunakan mobil
10:44Hingga setibanya di jalan hayang
10:46Marco yang sudah terlanjur kecapean memutuskan untuk melompat dari sana
10:50Yang karena Kim juga melakukannya
10:52Ia pun harus kembali berlari
10:54Demi bisa mengelamatkan diri sampai akhirnya
10:57Anak buah yang kini baru tiba di lokasi kecelakaan
11:15Langsung melaporkan apa yang ditemukan kepada bosnya
11:18Dimana Han yang sadar jika sosok yang meminta tebusan bukan orang sembarangan pun
11:24Menceritakan hal ini kepada ayahnya
11:26Dan meminta beliau agar tetap bertahan
11:28Sampai Marco berhasil dibawa ke tempat ini
11:31Entah apa yang direncanakan oleh Han bersama beberapa dokter
11:44Marco sendiri saat ini sudah berada di perkotaan
11:47Dan menghampiri telepon umum untuk menghubungi nomor dari kartu nama
11:51Yang diberikan oleh si paman kepadanya
11:54Dimana si penerima telepon yang ternyata adalah Yuli
11:56Langsung menyuruhnya untuk menunggu sebuah jemputan
11:59Tepat saat Marco menghubungi pamannya untuk memberitahu terkait situasinya saat ini
12:13Kim yang melihat keberadaannya membuat Marco harus kembali berlari
12:16Demi menjauhi orang itu
12:18Ia masuk ke dalam gang sempit yang menjadikan Kim terpaksa langsung keluar dari mobilnya
12:24Dan aksi kejar-kejaran di antara mereka berdua pun kembali terjadi
12:27Pada akhirnya Marco tetap terpojok hingga diberi todongan pistol
12:46Ia diminta agar menuruti perkataannya jika tidak ingin mati di tempat ini
12:51Setelah cukup jauh meninggalkan pria itu
13:03Marco akhirnya bertemu dengan Yuli yang langsung ajaknya pergi
13:07Sehingga Kim yang tidak ingin kehilangan jejak
13:10Memutuskan untuk kembali membawa mobilnya
13:12Sedangkan Marco yang sudah lebih dulu meninggalkan lokasi
13:15Cukup dibuat terkejut saat menyadari jika orang yang telah dihubungi
13:19Merupakan sosok wanita yang telah menabraknya
13:22Di sana Marco yang curiga jika Yuli merupakan anak buah ayahnya
13:37Lekas menanyakan tujuan mereka ingin membawanya ke Korea
13:40Dimana jawaban Yuli yang menyatakan bahwa Marco sendiri
13:44Akan mengetahui sebelum mati
13:46Membuatnya semakin penasaran akan hal tersebut
13:49Namun di tengah pembicaraan itu
13:51Han bersama anak buahnya datang dari arah berlawanan
13:54Berlangsung mengejar mereka untuk membawa Marco
13:57Yuli yang rupanya telah diperintah oleh orang lain
14:07Membuat Han bersama anak buahnya harus merebut Marco secara paksa
14:11Namun di waktu yang sama
14:12Kim juga datang
14:13Dan ikut melakukan pengejaran sampai akhirnya
14:16Yuli yang masuk ke area hutan
14:32Berhasil mengecohan dengan anak buahnya
14:35Ia memilih berhenti sejenak untuk bercerita terkait ayah Marco
14:39Yang tengah sekarat akibat penyakit jantung
14:42Dimana Gayung selaku adik Tirihan
14:44Yang berniat mengambil alih warisan
14:46Membuat Han tentu tidak ingin membiarkan hal itu terjadi
14:49Sehingga kini Han yang menganggap Marco tidak berharga
14:53Membutuhkan jantung untuk didonorkan kepada ayah mereka
14:56Demi memaksanya agar mengubah kembali surat wasiatnya
15:12Gayung yang meminta jasa Yuli agar menghabisi Marco
15:15Kini sudah siap dengan sepucuk pistol di tangannya
15:18Namun saat hendak melepaskan tembakan
15:21Kim kembali datang yang kali ini menabrakkan mobionya dari arah belakang
15:25Membuat Marco memiliki kesempatan untuk memberikan perlawanan dan
15:30Setelah Marco berhasil lolos
15:39Yuli yang kali ini harus berhadapan dengan Kim pun langsung menembak ke arah pria tersebut hingga kehabisan peluru
15:46Ya dengan cepat mengisi pistolnya untuk kembali memberikan serangan
15:51Tetapi
15:52Marco yang baru keluar dari dalam hutan
16:04Kini mendapat masalah baru karena bertemu dengan Han
16:07Ya langsung dibawa menuju ke rumah keluarga yang disana
16:12Juga ada Gayung yang nampak kesal karena Yuli tidak berhasil menyelesaikan tugas
16:17Hingga tak ada pilihan lain
16:19Gayung yang sebelumnya memesan sebuah kotak dari wanita itu pun
16:23Terpaksa harus menggunakan isi di dalamnya
16:25Yang ternyata berisi sepucuk pistol
16:28Lengkap dengan beberapa buah peluru
16:30Disana Marco yang baru pertama kali melihat bebenguk si ayah pun
16:46Lekas diajak berfoto oleh Han untuk mengabadikan momen kebersamaan ini
16:51Ia yang sudah mengetahui akan rencana Han
16:54Kini tidak dapat berbuat apa-apa
16:56Dan diberi suntikan bius untuk dibawa menuju ruang operasi
17:00Namun ketika operasi akan dimulai
17:02Marco yang tiba-tiba kembali sadar membuat dokter ahli bedah
17:06Segera menyuruh asistennya agar menyuntikkan obat bius dalam dosis tinggi
17:10Tetapi
17:11Dan iya
17:27Kim yang menyamar sebagai salah seorang rekansi ahli bedah
17:31Lekas menghabisi beberapa anak buahan yang berdatangan
17:34Ia kembali mengingatkan Marco agar menganggapnya sebagai teman bahkan satu-satunya teman
17:40Yang dimiliki Marco saat ini
17:41Hal itu membuat Marco semakin bertanya-tanya
17:44Terkait apa yang direncanakan Kim sebenarnya
17:47Han yang menyadari kehadiran penyusup langsung mengerahkan semua anak buahnya untuk mengepung ruang operasi
18:02Sedangkan Marco sendiri yang merasa kecewa terhadap ayahnya
18:06Lekas meminta beliau agar tidak perlu lagi mencarinya
18:09Di waktu yang sama
18:10Han kini sudah tiba di depan pintu masuk
18:13Berusaha melakukan negosiasi agar Kim tidak ikut campur lagi dalam urusannya
18:18Tidak ada pilihan
18:27Kim terpaksa menggunakan Marco sebagai tameng pelindung
18:30Ia mengancam akan menghabisi pemuda ini jika Han tidak menebusnya
18:35Dimana jumlah yang tidak sedikit
18:36Membuat Han harus berpikir secara matang
18:39Sebelum ia bertransaksi
18:40Karena Kim meminta tebusan 10 juta dolar
18:52Atau sekitar 14 miliar dalam bentuk mata uang Korea
18:56Membuat Han lekas mengajukan untuk membayar setengah dari jumlah yang diminta
19:01Namun Kim menolak permintaan tersebut
19:03Dan tetap teguh akan pendiriannya
19:05Yang di tengah negosiasi itu
19:07Gayung tiba-tiba muncul berniat menghabisi Marco sehingga
19:11Akibat hal tersebut
19:27Anak buahan yang spontan ikut melakukan serangan pun membuat Kim terkena gorisan kecil
19:33Dimana Pak Samsul yang terbaring di dalam juga menerima dampak
19:37Dari penyerangan sebelumnya
19:38Dimana kamera CCTV yang mengawasi ruangan
19:41Menjadikan Han langsung mengetahui kondisi ayahnya saat ini
19:44Meski begitu
19:54Kim yang memberi tahu jika Samsul masih hidup
19:57Membuat Han tidak memiliki pilihan lain
19:59Kecuali harus menuruti keinginan Kim
20:01Ia dengan penuh kekesalan lantas menghubungi staff keuangannya
20:05Agar mentransferkan uang ke dalam rekening yang diberikan
20:08Namun setelah transaksi berhasil
20:10Han yang kepalang edan pun
20:12Lekas menodongkan pistol berniat menghabisi Kim
20:15Dan ya Kim seorang diri mampu menghajar semua orang yang ada di sana
20:35Dimana Han yang tidak membiarkannya selamat
20:38Lekas berusaha bangkit untuk menembak pria itu
20:40Sampai akhirnya
20:42Setelah seluruh anak buah berhasil dikalahkan
20:58Han yang kini dalam kondisi sekarat mengaku
21:01Jika Kim merupakan sosok penjahat profesional
21:04Dan setelah dipastikan mati
21:06Kim yang lupa jika sebelumnya telah tertembak pada bagian kaki
21:10Kini meminta bantuan Marco untuk sekedar berjalan
21:13Dan membawanya keluar dari tempat ini
21:15Baru saja beberapa meter meninggalkan ruangan
21:27Gayung kembali datang berniat menghabisi Marco
21:30Sehingga Kim yang mengetahui kebusukan keluarga ini
21:33Yang saling merebutkan warisan
21:35Lekas memberitahu
21:36Jika Gayung telah diuntungkan dalam masalah ini
21:39Namun karena Gayung khawatir Marco akan datang
21:42Untuk mengambil alih kekayaannya
21:44Hal itu membuat Marco merasa terhina
21:46Mengingat kondisi ekonomi keluarganya yang sangat buruk
21:49Di sana Marco menjelaskan
21:57Jika dirinya sama sekali tidak tertarik dengan kekayaan keluarga ini
22:00Dimana Gayung yang tentu tidak dapat percaya begitu saja
22:04Lekas berniat ingin menggunakan jasa Kim untuk menghabisi Marco
22:08Namun Kim sama sekali tidak peduli
22:11Dan memberitahu Marco sebuah fakta
22:13Bahwa ternyata keluarga Samsul bukanlah ayah Marco yang sebenarnya
22:16Disinilah kita akan diberitahu terkait alasan Kim melakukan semua ini
22:29Ya sebelumnya diminta oleh Yuli agar mencari anak Samsul
22:34Dengan ditawari bayaran tinggi
22:36Namun alih-alih mengikuti perintah
22:38Kim yang merupakan pemenuh bayaran berniat bertaubat pun
22:42Menemui paman Marco dan memintanya
22:44Agar mencarikan pemuda yang masuk dalam kriteria
22:47Untuk menjalankan sebuah rencana yang lebih besar
22:49Demi bisa membangun kembali panti asuhan yang lebih baik
22:53Karena si paman menunjuk Marco
23:04Kim langsung menjalankan rencana pertamanya
23:06Dengan membayar seorang dokter agar memasukkan tes DNA
23:10Saat Marco dibawa kerubah sakit
23:12Sehingga Marco yang kini merasa diperalat seketika emosi
23:15Dan hendak memukulnya
23:17Namun Kim meyakinkan jika apa yang dilakukan olehnya
23:20Adalah demi menghidupkan kembali panti asuhan sekaligus
23:24Untuk membiayai pengobatan ibu Marco di rumah sakit
23:27Beberapa bulan kemudian
23:43Proyek pembangunan panti asuhan pun berjalan mulus
23:46Dengan bantuan dana yang didapatkan oleh Kim
23:49Dimana Marco juga kali ini bisa bernapas lega
23:52Setelah operasi ibunya berjalan dengan lancar
23:55Hingga tak lama
23:56Kim tiba-tiba datang berkunjung
23:58Mengajak Marco keluar
24:00Untuk menghirup udara segar
24:02From my ass
24:10Tamat ending yang sangat membagongkan
24:18Terima kasih telah menonton!
Komentar