00:00Pertamina Persero
00:30Pertamina resmi pemerintah terkait rencana peningkatan impor liquid petroleum gas dan minyak mentah dari Amerika Serikat.
00:36Rencana peningkatan impor LPG dan minyak mentah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai respon terhadap kebijakan Presiden Donald Trump yang menetapkan potensi tarif imbal-balik sebesar 32 persen.
00:49Menurut VP Corporate Communication Pertamina Fajar Joko Santoso
00:53Saat ini impor minyak mentah dari Amerika Serikat berkisar sekitar 4 persen dari total komposisi impor minyak mentah Indonesia.
01:00Sementara itu impor LPG dari Amerika mencapai 57 persen.
01:04Nantinya jika terdapat kebijakan baru pemerintah menyusul kebijakan tarif impor Amerika Serikat,
01:09Pertamina akan melakukan kajian internal untuk membandingkan nilai ekonomi impor dari Amerika dengan potensi impor dari negara lain.
01:17Sampai saat ini Pertamina masih menunggu arahan dan kebijakan pemerintah.
01:21Kita akan tunggu kajian dari pemerintah, tapi sebagai informasi saja bahwa Pertamina saat ini sudah memiliki kerjasama pengadaan crude LPG dan juga LNG dengan perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat.
01:36Besarannya untuk crude di sekitar 4 persen dari keseluruhan komposisi impor minyak mentah kita.
01:43Untuk LPG 57 persen dan mudah-mudahan nanti kita lihat bagaimana kebijakan pemerintah tentunya akan kita kaji juga secara internal.
01:53Wajar memastikan meski Pertamina telah memiliki kerjasama impor dengan perusahaan Amerika,
01:58peningkatan signifikan volume impor memerlukan pertimbangan matang,
02:02agar tak menguntungkan secara ekonomis bagi negara dan perusahaan.
02:06Dari Jakarta, Tim Liputan, AIDAksion.
02:08Terima kasih telah menonton!
Comments