00:00 [Musik]
00:06 Mr. President, saya tidak melihat Anda di kota itu.
00:15 Saya senang bertemu Anda.
00:16 Saya senang bertemu Anda. Selamat datang ke Washington.
00:18 Anda memiliki hari yang indah.
00:19 Ya.
00:20 Itu bagus. Terima kasih.
00:22 Mr. President, saya senang bertemu Anda lagi.
00:24 Saya juga.
00:25 Saya senang bertemu Anda lagi.
00:26 Saya juga.
00:27 Halo, Mr. Milling.
00:28 Saya senang bertemu Anda.
00:29 Halo, Mr. Miller.
00:30 Apa kabar?
00:31 Apa kabar? Senang bertemu Anda.
00:32 Memang kan hubungan perdagangan Indonesia-Amerika terus meningkat sekarang.
00:36 Dan kalau kita lihat, apalagi surplus perdagangan kita sama Amerika sudah mencapai hampir 16 miliar USD.
00:42 Dan pertumbuhannya berapa tahun terakhir cepat.
00:45 Investasi Amerika di Indonesia itu sudah nomor 4 sekarang.
00:48 Yang belum pernah terjadi sebelumnya.
00:50 Dan itulah kenapa Bapak Presiden terus mendorong investasi untuk Indonesia dari negara Amerika Serikat juga.
00:58 Dan salah satunya tentu Freeport yang kebetulan kita BUMN sudah menguasai 51%.
01:05 Dan ini investasi yang memang kita hilirisasi.
01:09 Yang tadinya hanya murni pertambangan emas dan koper, sekarang sudah mulai diturunkan menjadi industrialisasi-nya.
01:17 Dengan membuka smelter yang di Surabaya.
01:20 Desember ini akan diresemikan juga mudah-mudahan Bapak Presiden bisa hadir.
01:26 Peningkatkan kapasitas dari 1 juta menjadi 1,3 juta.
01:30 Sebelum nanti tahun depan ditingkatkan lagi smelternya.
01:33 Dan tidak hanya di Surabaya, Freeport punya komitmen membangun juga smelter di FAK-FAK di Papua.
01:40 Nah hal-hal ini yang tadi disampaikan sangat positif.
01:43 Untuk terus kita meningkatkan investasi dari luar negeri untuk pembukaan lapangan pekerjaan di Indonesia sendiri.
01:50 Yang seperti yang dicita-citakan oleh Bapak Presiden.
01:53 Terima kasih.
01:55 (Sampai jumpa di video selanjutnya)
01:57 [SUARA RONIN]
Comments